Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penyuluhan Usaha Budidaya Ikan Bandeng di Desa Tobimeita Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara ruslaini, ruslaini; Abdul Muis Balubi; Kadir Sabilu; Wa Ode Piliana; Nurdiana A; La ode Aslin; Wellem H. Mustika
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v3i1.77

Abstract

Tujuan kegiatan penyuluhan ini sebagai bagian dari pelayanan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pembudidaya tambak di bidang budidaya ikan bandeng. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan panduan praktis dalam pengelolaan bisnis budidaya ikan bandeng, meliputi pemilihan benih, pengelolaan kolam, hingga strategi pemasaran produk. Melalui serangkaian sesi pelatihan, pendampingan lapangan, dan materi edukatif, diharapkan peserta dapat mengoptimalkan potensi budidaya ikan bandeng di Desa Tobimeita, Kabupaten Konawe Utara. Selain itu, upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat lokal dan memberikan kontribusi pada pengembangan budidaya perikanan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan produksi ikan bandeng tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan di Desa Tobimeita, Kabupaten Konawe Utara. Dengan demikian, upaya pelayanan masyarakat dalam bisnis budidaya ikan bandeng ini diharapkan dapat menjadi model berkelanjutan yang berdampak positif pada pengembangan sektor perikanan di wilayah tersebut
ANALISIS POTENSI KAWASAN BUDIDAYA LAUT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS PERAIRAN DI GUGUS KEPULAUAN TIWORO Romy Ketjulan; Zulhamsyah Imran; Muhumad Fajar Purnama; La Ode Muhumad Yasir Haya; Wa Iba; Kadir Sabilu; La Ode Aslin
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i2.519

Abstract

ABSTRACT Kepualaun Tiworo merupakan area fishing ground yang telah mengalami penurunan produktivitas akibat tingginya intensitas penangkapan. Sebagai bentuk problem solving kondisi tersebut Pemerintah Daerah setempat merencanakan pengembangan kegiatan budidaya laut di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kawasan budidaya laut dan implikasinya terhadap mutu air di perairan pulau-pulau kecil Kepulauan Tiworo Kabupaten Muna Barat. Kajian potensi kawasan budidaya mencakup aspek kesesuaian dan daya dukung, khususnya budidaya rumput laut, budidaya keramba jaring apung (KJA), dan budidaya keramba jaring tancap (KJT). Kesesuaian perairan ditentukan dengan menggunakan analisis matriks kesesuaian lahan. Daya dukung lahan untuk budidaya diestimasi dengan menggunakan pendekatan fisik. Sedangkan implikasi terhadap mutu air dianalisis dengan pendekatan estimasi beban limbah yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Luas perairan yang sesuai untuk budidaya rumput laut sebesar 1.7461 ha. Jumlah unit budidaya yang dapat diusahakan sebesar 1.4133 unit budidaya dengan asumsi setiap unit budidaya berukuran 50 x 100 m. Luas perairan untuk budidaya KJA sebesar 6.528 ha, dengan jumlah unit budidaya yang dapat diusahakan sebesar 3.138 unit KJA. Sementara itu, luas perairan untuk budidaya KJT 115,9 ha, dengan jumlah unit KJT yang dapat diusahakan sebesar 56 unit. Estimsi limbah yang dihasilkan yang akan membetuk ion amonia sebesar 0,001 mg/l masih jauh dibawah baku mutu air (0,3 mg/l) sesuai Kepmen LH No. 51 tahun 2004.
Pelatihan Pembuatan Tepung Ikan Sapu-Sapu Sebagai Bahan Pakan Alternatif Berkelanjutan di Kelurahan Padaleu Kendari Ruslaini; Agus Kurnia; Wellem H. Muskita; Abdul Muis Balubi; La Ode Muhammad Yasir Haya; Kadir Sabilu
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.54

Abstract

Tepung ikan merupakan salah satu komponen pakan ikan yang memiliki harga tinggi, sehingga diperlukan upaya untuk mencari alternatif pengganti dari sumber alam sekitar sehingga harga pakan menjadi lebih ekonomis. Pakan merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan keberhasilan dalam budidaya ikan. Tujuan pengabdian adalah untuk melatih pembudidaya ikan skala rumah tangga dalam penggunaan tepung ikan sapu-sapu dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan ikan budidaya dan sebagai salah satu upaya alternatif penyediaan sumber protein dalam pakan ikan, pengabdian ini berlangsung selama 2 bulan yaitu pada bulan Juni sampai Juli 2022 dengan jenis kegiatan berupa pelatihan kepada para pembudidaya ikan skala rumah tangga di Kelurahan Padaleu Kota Kendari, Adapun hasil kegiatan adalah sebagai berikut : Observasi Kegiatan observasi terdiri atas kegiatan survei lapangan dan wawancara. Survei lapangan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi lapangan dan lokasi yang tepat untuk melaksanakan sosialisasi. Survei meliputi kondisi masyarakat, sosiografi masyarakat, dan calon peserta pelatihan. Simpulannya bahwa pelatihan pembuatan pakan ikan sapu-sapu sangat membantu pembudidaya dalam melakukan kegiatan budidaya ikan
Pendampingan Implementasi Model Pembangunan Wilayah Berbasis Kawasan Strategis di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara Kadir Sabilu; La Ode Alwi; Romy Ketjulan; Waode Siti Anima Hisein; Ruslaini; Yusnaini; Wellem H. Muskita; La Ode Muh. Yasir Haya
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.72

Abstract

Pemetaan kawasan strategis berbasis kecamatan yang komprehensif dan terperinci sesuai pola pencaharian masyarakat, komoditi unggulan, keunggulan karakteristik situs dan geografis wilayah, ketersediaan fasilitas dan kelembagaan diperlukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan penduduk yang berkelanjutan. Hasil pengabdian masayarakat dengan tema Pendampingan Implementasi Model Pembangunan Berbasis Kawasan Strategis mengiformasikan bahwa secara umum Kabupaten Muna telah menerapkan pendekatan sektoral dan regional dalam meningkatkan daya saing ekonomi masyarakatnya, melalui penetapan 8 kawasan strategis berbasis wilayah kecamatan, yaitu: kawasan strategis perkotaan, kawasan strategis wilayah pesisir; kawasan strategis pariwisata terpadu, kawasan strategis perikanan terpadu, kawasan strategis ekonomi khusus, kawasan strategis rencana kawasan transmigrasi, kawasan strategis argopolitan, dan kawasan strategis agromina-bahari, yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kabupaten Muna. Pengembangan sarana dan prasarana seperti perbaikan akses jalan dan sistem irigasi, peremajaan tanaman perkebunan yang kurang produktif, intensfikasi lahan pertanian, ekstensifikasi dan intensifikasi tambak udang dan ikan di kawasan strategis perikanan terpadu dan agromina-bahari serta optimalisasi alat-alat pengolahan tanah diperlukan untuk optimalisasi dan efektifitas program model pembangunan yang dijalankan
RESTORASI EKOSISTEM MANGROVE BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT BINAAN PT HENG JAYA MINERALINDO DI DESA ONE ETE, MOROWALI, SULAWESI TENGAH afu, La Ode alirman; Sadarun, Baru; Nurgaya, Wa; salwiyah, Salwiyah; Balubi, Abdul Muis; Sabilu, Kadir; Cahyono, Harry; Nugroho, Oktsyavitto Adithya; Virginia, Chrisma; Permana, Nur; Afizha, Ainun; Emil, Wildan
Bina Bahari Vol 4, No 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v4i2.111

Abstract

This community service program aimed to enhance the capacity of residents in One Ete Village, Morowali Regency, to restore degraded mangrove ecosystems impacted by coastal abrasion, aquaculture activities, and land exploitation. The program was designed using a participatory and collaborative approach through technical training on mangrove seedling production and planting, with Rhizophora mucronata selected as the primary species. A total of 30 participants engaged in hands-on field training covering seed propagation, nursery maintenance, and post-planting monitoring and evaluation. Seedlings were cultivated independently using a sand-soil medium in polybags and later transplanted to abrasion-prone coastal zones using spaced planting supported by bamboo stakes. Monitoring over two months recorded an 85% seedling survival rate, with early signs of ecosystem recovery such as increased fine sediment deposition and the reappearance of coastal fauna. The community also formed working groups to ensure the continued management of mangroves independently. The outcomes demonstrate that a community-based approach, integrated with technical and institutional support, can produce both ecological and social benefits and offers a replicable model for other coastal regions.
Biochemical responses of painted spiny lobster Panulirus versicolor fed with molluscs meal and fish meal Kurnia, Agus; Hamzah, Muhaimin; Idris, Muhammad; Muskita, Wellem Henrik; Abidin, La Ode Baytul; Sabilu, Kadir; Yusnaini, Yusnaini; Balubi, Abdul Muis; La Usaha, La Usaha; Fatmawati, Famawati; Razak, La Ode Abdul; Khairunnisa, Khairunnisa
Aceh Journal of Animal Science Vol 9, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/ajas.9.3.42131

Abstract

Molluscs are one of the most preferred ingredients for marine lobster feed because the mollusc has a higher protein content. Therefore, this material has the potential to substitute the fish meals and reduce the cost for feeding lobsters. The objective of the present study was to investigate digestive enzyme activities and growth performance of painted spiny lobsters fed with a combination of mollusc meal and fish meal in the diet. Four experimental diets were formulated to contain 20% sardine fish meal and 20% mackerel fish meal (Diet A). 10% Telescopium muscle meal (TMM) + 15% golden snail meal (GSM) + 15% scallops muscle meal (SMM) (Diet B). 15% TMM + 10% GSM + 15% SMM (Diet C) and 15% TMM + 15% GSM + 10% SMM (Diet D). A total of 24 juvenile painted spiny lobsters were distributed into twelve plastic tanks (two lobsters/tank) with a size of 60 45 60 cm and reared in a recirculating system for a 50-day rearing period. The lobster was fed only one time a day (05:00 pm) with a dosage of 3% biomass weight. The results showed that the enzyme activities of lobsters fed with combined mollusc meals were higher than the enzyme activity in the lobsters fed with the fish meal combination diet. The weight gain of the painted spiny lobster fed with mollusc meal was higher than the lobster fed with a fish meal diet. Based on results of enzyme activities and growth performance. It was concluded that the combination of mollusc meal in the formulated diet was more suitable than the combination of fish meal for optimum enzyme activities and growth performance of painted spiny lobster
Pengaruh Motivasi Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Buton Tengah Iva Asfiani Bandera; Yusuf Sabilu; Nani Yuniar
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.7359

Abstract

Optimal nurse performance is essential to support the quality of health services in hospitals, in Buton Tegah Regional Hospital, nurse performance is still a concern because a number of problems related to nurse productivity and work quality were found, such as inefficient task implementation, and low active involvement in the service team, this problem is related to various factors that affect performance. This study aims to determine the effect of work motivation and work stress on nurse performance at Buton Tengah Regional General Hospital. The type of research used is observational analytical research using a cross-sectional research design with univariate, bivariate and multivariate tests. The population in this study were all nurses at Buton Tengah Regional General Hospital with a sampling technique using the Total Sampling technique of 64 people. Data analysis used the chi square test and logistic regression. The results showed that there was an effect of work motivation on nurse performance at Buton Tengah Regional General Hospital (0.022 <0.05) and there was a significant effect between work stress on nurse performance at Buton Tengah Regional General Hospital (0.009 <0.05).
STUDI EFISIENSI ASIMILASI DAN KECERNAAN LIMBAH ORGANIK PADAT TAMBAK UDANG SEBAGAI PAKAN TERIPANG PASIR Sabilu, Kadir; Kurnia, Agus; Yusnaini, Yusnaini; Patadjai, Rahmad Sofyan; Idris, Muhammad; Balubi, Abdul Muis
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 1 (2023): (Maret 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.1.2023.15-26

Abstract

Laju pertumbuhan teripang pasir yang relatif lambat dan kurangnya informasi mengenai pakan yang baik menyebabkan intensifikasi budidaya teripang pasir (Holothuria scabra) kurang berkembang. Berkaitan dengan pemanfaatan limbah organik padat tambak udang sebagai pakan teripang pasir, uji efisiensi asimilasi dan kecernaan penting dilakukan untuk memastikan kemanfaatan riil material organik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi asimilasi dan kecernaan limbah sedimen tambak udang sebagai sumber nutrisi teripang pasir. Pemanfaatan limbah organik padat tambak udang sebagai pakan teripang pasir dilakukan dengan cara dicampurkan ke dalam pasir dengan komposisi 40% dari total substrat. Penelitian menggunakan delapan unit akuarium berukuran 40 x 30 x 40 cm3, yaitu empat unit untuk uji efisiensi asimilasi dan empat unit lainnya digunakan untuk uji kecernaan. Hasil penelitian ini menunjukkan teripang pasir dapat memperoleh nutrisi dan energi dari sedimen tambak udang, dimana kemampuan tersebut ditunjukkan dengan nilai efisiensi asimilasi (AE) bahan organik sebesar 53,20 ± 13,23%, efisiensi asimilasi bakteri total sebesar 41,76 ± 1,69%, kecernaan total sebesar 46,63 ± 17,57%, kecernaan protein sebesar 71,52 ± 17,11%, dan kecernaan fosfor 73,32 ± 13,83%. Kemampuan tersebut mengofirmasi teripang pasir sebagai salah satu spesies ekstraktif yang dapat mengonsumsi limbah organik padat tambak udang. Teripang pasir berpotensi besar untuk dapat dimanfaatkan sebagai spesies Budidaya Multi-Tropik Terpadu, khususnya dalam pemanfaatan nutrisi limbah organik padat tambak udang.The relatively slow growth rate of sea cucumber (Holothuria scabra) and limited numbers of alternative feed have prevented the development and intensification of sea cucumber aquaculture. Anecdotal evidences suggested that solid organic waste from shrimp ponds could be used as feed for sea cucumbers. However, the efficiency of assimilation and digestibility of the waste have to be tested scientifically to ensure its real potential and benefits to farmed sea cucumber. This study aimed to determine the efficiency of assimilation and digestibility of solid organic waste sourced from shrimp ponds to be used as a feed for sea cucumber. The solid organic waste was treated by mixing it with a sand substrate at 40% of the total substrate. This study used eight aquarium units measuring 40 x 30 x 40 cm3, from which, four units for assimilation efficiency tests, and the remaining four for digestibility tests. The results of this study indicate that sea cucumbers were able to make use of nutrients and energy from the shrimp solid waste-based feed, where this ability was indicated by the assimilation efficiency (AE) of organic matter of 53.20 ± 13.23%, the assimilation efficiency of total bacteria of 41.76 ± 1.69 %, total digestibility of 46.63 ± 17.57%, protein digestibility of 71.52 ± 17.11%, and phosphorus digestibility of 73.32 ± 13.83%. The findings from this research confirms that sea cucumber can use the solid organic waste nutrients from shrimp ponds as feed and has a great potential as Integrated Multi-Trophic Aquaculture species to utilize solid organic waste nutrients from shrimp ponds.
Effects of Autotomy on Haemolymph Profile and Mineral Composition in Mud Crab (Scylla serrata) at Pre and Post- Moulting Cycle Yusnaini, Yusnaini; Yanti, Esri; Sabilu, Kadir; Fekri, Latifa; Nur, Indriyani
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i3.24303

Abstract

Soft-shell crab is a valuable product variant in aquaculture, with moulting being a critical phase for its production. Physiological indicators such as haemolymph profiles and mineral content in muscle tissue are essential for assessing crab health and moulting performance. This study aimed to evaluate the effect of autotomy treatment on the physiological condition of mud crab (Scylla serrata), focusing on haemolymph characteristics and mineral concentrations in muscle during the pre-moulting and post-moulting phases. The treatment involved inducing autotomy of walking legs and claws. Sampling was conducted at four distinct phases: pre-autotomy, 15 hours post-autotomy, at immediate post-moult stage, and two days post-moulting. The physiological parameters observed included Total Haemocyte Count (THC) and Differential Haemocyte Count (DHC), comprising hyaline, semi-granular, and granular cell types. Muscle mineral content was assessed by measuring calcium, sodium, and phosphorus concentrations. Results indicated that autotomy reduced THC and the proportion of hyaline cells, while granular cells increased during the post-moulting phase. Calcium, sodium, and phosphorus concentrations decreased shortly after autotomy, peaked during moulting, and declined again after moulting. These findings provide insight into the physiological responses of mud crabs to autotomy and offer practical reference points for enhancing moulting success and supporting soft-shell crab production in aquaculture systems.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUDIDAYA PEMULA RUMPUT LAUT Gracilaria verrucosa BERKELANJUTAN DI DESA MANURUNG KECAMATAN MALILI KABUPATEN LUWU TIMUR Ruslaini, Ruslaini; Kamri, Syamsul; Kurnia, Agus; Balubi, Abdul Muis; Sabilu, Kadir
Bina Bahari Vol 4, No 3 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v4i3.116

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya pemula dalam mengembangkan budidaya rumput laut Gracilaria verrucosa secara berkelanjutan di Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat antara lain keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, manajemen kualitas air, serta pemahaman tentang praktik budidaya ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi bimbingan teknis (bimtek) berupa penyuluhan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan intensif, yang difokuskan pada teknik penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, serta panen dan pasca panen yang sesuai standar. Kegiatan ini juga menekankan prinsip keberlanjutan melalui pengelolaan ekosistem perairan dan penerapan teknologi sederhana yang dapat diadopsi oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar ±80% berdasarkan pre-test dan post-test, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha budidaya rumput laut sebagai sumber pendapatan alternatif. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kapasitas pembudidaya pemula yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya
Co-Authors Abdul Muis Balubi Abdul Rahman Abdul Rahman Abubakar, Salim Adi Noman Susanto Afizha, Ainun Agus Kurnia AGUS KURNIA Ahmad, Aditiyawan Aisyah Nurul Musyarrafah Annisa Qoriyah Nur Ramadhany. S Aslin, La Ode Balubi, Abdul Muis Baru Sadarun Cahyono, Harry Daniel Happy Putra Denny Nugroho Sugianto Eddy Supriyono Effendy, Irwan J. Eko Harianto, Eko Eko S. Wibowo Emil, Wildan Fajria Dewi Salim Farida Ummami Fatmawati, Famawati Fekri, Laifa Hanif Fadhilah Harleli Hasan Eldin Adimu Haya, La Ode Muhumad Yasir Heriyoso Setyono Iba, Wa Indra Budi Prasetyawan Irma Iva Asfiani Bandera Iwan Hi. Kader Kamri, Syamsul Khairunnisa Khairunnisa Kukuh Nirmala La Ode Alirman Afu, La Ode Alirman La Ode Alwi La Ode Aslin La Ode Aslin La Ode Baytul Abidin La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muh. Yasir Haya La Ode Muhumad Yasir Haya La Usaha, La Usaha Marsidin, La Ode Mesrawaty Sabar Muhaimin Hamzah Muhammad Husni Muhammad Idris Muhammad Idris Muhumad Fajar Purnama Muskita, Wellem Henrik Nani Yuniar Nizam Aulia Rachman Nugroho Agus D Nugroho, Oktsyavitto Adithya Nur Syawaliyah Zahrah Nur, Indriyani Nurdiana A Nurgaya, Wa Nurhalisa, Nurhalisa Patadjai, Rahmad Sofyan Permana, Nur Pertiwi, Reni Tyas Asrining Petrus Subardjo Piliana, Wa Ode Purnama, Muhumad Fajar Rahma Fanti Razak, La Ode Abdul Rina Rina Rina Rina Riyadi Subur, Riyadi Romy Ketjulan, Romy Ruslaini Ruslaini Ruslan Madjid Rusmawati Labenua Sabilu, Murni Salwiyah, Salwiyah Sitti Farida Sitti Marzuqoh Aidah B Sri Endah Widiyanti Subhan Subhan sunarti Sunarti Sunarti Suryani Suryani Susanty, Sri Syamsiar, Syamsiar Virginia, Chrisma Wa Iba Wa Iba, Wa Iba Waode Siti Anima Hisein Wellem H. Muskita Wellem H. Mustika Wulandari, Rinda Yanti, Esri Yasidi, Farid Yusnaini Yusnaini Yusnaini Yusuf, Dewi Nurhayati Yuyun Abubakar Zhahrah, Zulfirah Zulhamsyah Imran