Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan Buku Ajar Microteaching  Berbasis Gamification Untuk Meningkatkan Kreativitas Mengajar Mahasiswa Sebagai Calon Guru Rulyani, Ayu; Sitompul, Astrid; Sa‘diyah, Halimatus; Ramadhan, Taufiq; Putra, Mulhady; Siregar, Gabriel Josua Saputra
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/hnxj6c91

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas mengajar mahasiswa calon guru dalam mata kuliah microteaching yang ditunjukkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang variatif Minimnya inovasi dalam merancang pengalaman belajar menyebabkan mahasiswa belum mampu mengembangkan kemampuan pedagogik secara optimal Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar microteaching berbasis gamification guna meningkatkan kreativitas mengajar mahasiswa Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis desain pengembangan implementasi dan evaluasi Instrumen penelitian berupa tes kreativitas mengajar lembar validasi ahli dan angket respon mahasiswa Uji coba dilakukan pada mahasiswa calon guru program studi Pendidikan Antropologi Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar berbasis gamification yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kreativitas mengajar mahasiswa secara signifikan ditunjukkan oleh naiknya skor rata rata dari 64 pada pretest menjadi 79 pada posttest Perhitungan menggunakan rumus N Gain menghasilkan nilai 0 42 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan gamification dalam buku ajar microteaching dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kreativitas mengajar mahasiswa calon guru < p>
Analisis Pola Persebaran Spesies Endemik Monyet Yaki, Burung Maleo, Kantong Semar, Dan Kayu Hitam Manis Terancam Di Sulawesi Utara Dan Faktor Penyebab Penurunanya Simanjuntak, Putri Rejeki; Telaumbanua, Fausta John Aro; Damanik, Keshya Vallerina Pricillia; Ananda, Qamara Aulia; Berutu, Nurmala; Putra, Mulhady
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1921

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengamati bagaimana penyebaran empat spesies endemik di Sulawesi Utara serta mengetahui apa yang memengaruhi penurunan populasi mereka. Spesies yang diteliti adalah Monyet Yaki (Macaca nigra), Burung Maleo (Macrocephalon maleo), Kantong Semar (Nepenthes sp.), dan Kayu Hitam (Diospyros celebica). Dengan membaca dan menganalisis berbagai referensi yang relevan secara sistematis, penelitian menunjukkan bahwa tiga spesies hewan dalam status Kritis (CR) dan satu spesies tumbuhan dalam status Rentan (VU). Pola penyebaran spesies ini cenderung terpusat dan sempit, banyak terdapat di kawasan yang dilindungi. Penurunan populasi terjadi karena rusaknya habitat, terpecahnya area hidup mereka, serta adanya pengambilan berlebihan secara ilegal. Hasil penelitian menunjukkan kondisi konservasi yang sangat memprihatinkan, sehingga diperlukan strategi konservasi yang berbasis pada lanskap secara terpadu. Strategi ini fokus pada pemulihan habitat, pengendalian aktivitas ilegal, serta pengelolaan ekosistem secara menyeluruh untuk menjaga keberlanjutan spesies endemik secara jangka panjang.
Analisis Persebaran Nepenthes, Pohon Ulin (Eusideroxylon Zwageri), Orangutan (Pongo Pygmaeus), Dan Bekantan (Nasalis Larvatus) di Kalimantan Timur Berdasarkan Status Konservasi Iucn Silitonga, Della Shinta Claudya; Zega, Puput Gloria; Hutabarat, Imel Triulina; Hutauruk, Randy Marcel; Putra, Mulhady; Berutu, Nurmala
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran Nepenthes, Pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri), Orangutan (Pongo pygmaeus), dan Bekantan (Nasalis larvatus) di Kalimantan Timur berdasarkan status konservasi IUCN. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji jurnal ilmiah, laporan konservasi, dokumen pemerintah, dan database IUCN. Hasil kajian menunjukkan bahwa persebaran keempat spesies tidak merata dan sangat dipengaruhi karakteristik ekologis habitatnya. Nepenthes memperlihatkan pola persebaran patchy pada mikrohabitat tanah miskin hara; Pohon Ulin tersebar secara terfragmentasi di hutan dipterokarpa dataran rendah; Orangutan memiliki persebaran mengelompok pada kawasan hutan primer dan sekunder yang masih terhubung; sedangkan Bekantan memiliki pola linear di sepanjang sungai dan kawasan mangrove. Status konservasi keempat spesies menunjukkan tingkat ancaman tinggi, yaitu Nepenthes dan Bekantan berstatus Critically Endangered (CR), Orangutan berstatus Endangered (EN), dan Pohon Ulin berstatus Vulnerable (VU). Faktor utama penyebab tekanan terhadap spesies meliputi deforestasi, konversi lahan, penebangan liar, kebakaran hutan, perda­gangan satwa, serta kerusakan mangrove pesisir. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian habitat dan penerapan strategi konservasi berbasis ekosistem untuk menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati Kalimantan Timur.
Analisis Persebaran dan Status Komodo, Elang Flores, Kakatua Jambul Kuning, Biawak Rote, Kura-Kura Leher Ular Rote, Ular Sanca Mata Putih, Cendana, Lontar, Ampupu, dan Sonokeling Berdasarkan Kategori Iucn dan Upaya Pelestariannya Br Simatupang, Eliana Renintan; Ramadhani, Haniyah; Asmiranda, Theresia; Sagala, Katarina Yoana Uly Artha; Berutu, Nurmala; Putra, Mulhady
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1936

Abstract

Penelitian ini menganalisis persebaran dan status konservasi sepuluh spesies flora dan fauna endemik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu Komodo, Elang Flores, Kakatua Jambul Kuning, Biawak Rote, Kura-Kura Leher Ular Rote, Ular Sanca Mata Putih, Cendana, Lontar, Ampupu, dan Sonokeling berdasarkan kategori IUCN. Kajian ini dilakukan untuk meninjau tingkat ancaman, pola distribusi, serta upaya pelestarian yang telah diterapkan di wilayah Wallacea. Penelitian menggunakan metode studi literatur yang bersumber dari laporan IUCN, publikasi ilmiah, dan hasil observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa spesies berada pada kategori terancam tinggi, seperti Kakatua Jambul Kuning (Critically Endangered) dan Komodo (Endangered), sedangkan spesies flora seperti Cendana dan Sonokeling juga mengalami tekanan akibat eksploitasi dan degradasi habitat. Persebaran spesies umumnya terbatas pada pulau-pulau kecil dengan ekosistem kering sehingga rentan terhadap perubahan lingkungan dan tekanan antropogenik. Upaya konservasi yang dilakukan mencakup perlindungan kawasan, penguatan kebijakan, rehabilitasi habitat, serta pelibatan masyarakat lokal. Namun, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui pengawasan ketat, pengelolaan adaptif, dan peningkatan riset keanekaragaman hayati. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan strategi konservasi yang berkelanjutan di NTT.
Analisis Sebaran Nuri Maluku, Kakatua Seram, Pohon Torem & Pakis Binaiya Ditinjau dari Kondisi Fisiografis dan Iklim Tropis di Kepulauan Maluku Amelia , Christine; Nainggolan , Rifani; Hutagaol , Oka Nelli; Akmaliyah, Annida; Barus , Ade Fransiska; Berutu , Nurmala; Putra, Mulhady
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran empat spesies endemik Maluku, yaitu Nuri Maluku, Kakatua Maluku (Kakatua Seram), Pohon Torem, dan Pakis Binaiya, dengan meninjau keterkaitannya terhadap kondisi fisiografi dan iklim tropis Kepulauan Maluku. Studi ini dilaksanakan melalui analisis deskriptif-kualitatif berdasarkan karakteristik habitat, struktur ekosistem, dan faktor lingkungan yang memengaruhi keberadaan setiap spesies pada berbagai wilayah di Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran setiap spesies sangat dipengaruhi kombinasi antara bentuk lahan, tipe substrat, ketinggian tempat, tutupan vegetasi, curah hujan, suhu, serta dinamika angin muson. Nuri Maluku dan Kakatua Maluku memiliki persebaran yang terkonsentrasi pada kawasan hutan primer dan pegunungan di Maluku Tengah, Maluku Utara, serta Seram bagian Barat, dengan ketergantungan tinggi terhadap pohon besar sebagai sarang dan sumber pakan. Pohon Torem ditemukan dominan di Maluku Tenggara Barat, terutama pada daerah dengan tanah laterit, kelembapan tinggi, dan hutan primer yang minim gangguan. Sementara itu, Pakis Binaiya banyak tersebar di kawasan pegunungan Maluku Tengah dengan tutupan kanopi rapat, suhu sejuk, dan kelembapan hutan yang stabil. Keempat spesies ini juga berada dalam status konservasi yang mengkhawatirkan, di mana Nuri Maluku, Kakatua Maluku, dan Pohon Torem tergolong Endangered, sedangkan Pakis Binaiya termasuk Vulnerable akibat degradasi habitat dan tekanan aktivitas manusia. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya perlindungan habitat berbasis bentang alam dan iklim mikro untuk menjaga keberlanjutan spesies endemik Maluku, sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan konservasi dan pengelolaan lingkungan di kawasan kepulauan tropis.
Analisis Pola Persebaran Flora (Kantong Semar & Rafflesia Rochusseni) dan Fauna (Anoa, Babirusa, Kakatua Jambul Kuning & Monyet Hitam) di Wilayah Sulawesi Barat Berdasarkan Iucn Hutapea , Angraini Oktavia; Syahputri , Deswita; Alfiaturahmah, Viona Lutfia; Hutapea, Risky Ansipar; Naibaho, Will Bright; Berutu, Nurmala; Putra, Mulhady
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisis pola persebaran flora dan fauna di Sulawesi Barat berdasarkan kategori konservasi IUCN serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kerentanan spesies endemik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui pengumpulan dan analisis data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan riset, serta database IUCN. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sulawesi Barat, yang berada dalam zona biogeografi Wallacea, memiliki tingkat endemisitas tinggi dengan konsentrasi spesies terancam di wilayah pegunungan Gandangdewata, Mamasa, dan Polewali Mandar. Beberapa spesies kunci seperti Anoa depressicornis (EN), Babyrousa celebensis (VU), Rafflesia roschusenni (EN), dan Cacatua sulphuera (CR) menunjukkan pola persebaran terbatas pada hutan primer yang tidak terfragmentasi. Faktor utama yang memengaruhi penurunan populasi meliputi deforestasi, fragmentasi habitat, perburuan liar, serta tekanan antropogenik lain yang mengganggu ekosistem. Upaya konservasi yang telah dilakukan meliputi pengelolaan kawasan lindung Taman Nasional Gandangdewata, konservasi berbasis masyarakat, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biodiversitas. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi data ilmiah dan kebijakan konservasi untuk melindungi spesies endemik Wallacea yang menghadapi risiko kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisis pola persebaran flora dan fauna di Sulawesi Barat berdasarkan kategori konservasi IUCN serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kerentanan spesies endemik. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui pengumpulan dan analisis data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan riset, serta database IUCN. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sulawesi Barat, yang berada dalam zona biogeografi Wallacea, memiliki tingkat endemisitas tinggi dengan konsentrasi spesies terancam di wilayah pegunungan Gandangdewata, Mamasa, dan Polewali Mandar. Beberapa spesies kunci seperti Anoa depressicornis (EN), Babyrousa celebensis (VU), Rafflesia roschusenni (EN), dan Cacatua sulphuera (CR) menunjukkan pola persebaran terbatas pada hutan primer yang tidak terfragmentasi. Faktor utama yang memengaruhi penurunan populasi meliputi deforestasi, fragmentasi habitat, perburuan liar, serta tekanan antropogenik lain yang mengganggu ekosistem. Upaya konservasi yang telah dilakukan meliputi pengelolaan kawasan lindung Taman Nasional Gandangdewata, konservasi berbasis masyarakat, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biodiversitas. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi data ilmiah dan kebijakan konservasi untuk melindungi spesies endemik Wallacea yang menghadapi risiko kepunahan.
Analsis Persebaran Flora dan Fauna di Jawa Barat Berdasarkan Kategori Iucn dan Upaya Pelestariannya Br Turnip, Elsa Shelommira; Situmoran, Elno; Sihombing, Rouli Anastasia; Mendrofa, Dina Nurrahma Yanti; Berutu, Nurmala; Putra, Mulhady
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2016

Abstract

Jawa Barat merupakan wilayah dengan keragaman ekosistem yang luas, mulai dari pesisir hingga pegunungan, sehingga mendukung keberadaan berbagai flora dan fauna endemik yang memiliki nilai konservasi penting. Penelitian ini bertujuan memetakan persebaran spesies endemik, mengidentifikasi faktor lingkungan yang memengaruhi keberadaannya, serta meninjau status konservasi berdasarkan data IUCN. Penelitian dilakukan melalui metode studi literatur dengan mengumpulkan sumber ilmiah berupa jurnal, laporan konservasi, dan dokumen resmi pemerintah. Hasil telaah menunjukkan bahwa flora seperti Rafflesia patma, Edelweis Jawa, Rasamala, dan Saninten memiliki distribusi terbatas dan sangat dipengaruhi kondisi lingkungan seperti ketinggian, tipe tanah, dan tutupan vegetasi. Fauna endemik seperti Badak Jawa, Owa Jawa, Surili, Macan Tutul Jawa, Kukang Jawa, dan Elang Jawa memiliki sebaran yang bergantung pada keberadaan hutan primer yang relatif utuh. Sebagian besar spesies tersebut berada pada kategori terancam hingga kritis berdasarkan penilaian IUCN akibat fragmentasi hutan, degradasi habitat, serta tekanan aktivitas manusia. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya strategi konservasi berbasis ekosistem untuk menjaga keberlangsungan spesies endemik di Jawa Barat.
Co-Authors Aisyah Dwi Ramadhani Akmaliyah, Annida Al Zahwa, Afitzka Alfiaturahmah, Viona Lutfia Amanda Anggraini Amelia , Christine Ananda, Qamara Aulia Andri Kurniawan Anisa Muftih As-Syifa R Ramadhani Tanjung As-Syifa R.Ramdhani Tanjung Asmiranda, Theresia Ayu Rulyani Barus , Ade Fransiska Berutu , Nurmala Br Simatupang, Eliana Renintan Br Turnip, Elsa Shelommira Christin Eva Citra Aulia Damanik, Keshya Vallerina Pricillia Damanik, Muhammad Ridha Syafii Darwin Parlaungan Lubis Dini Afrilia Duma Yanti Situmorang Dwi Wahyuni Nurwihastuti Eni Yuniastuti Fahira, Nazlia Feny Cristanti Siburian Girang Stevani Bancin Hadriadi Iskandar Sipayung Halimatus Sa'diyah Harefa, Meilinda Suriani Harefa, Sri Aswinda Hasibuan, Novita Annisah Haza, Suci Amaliah Hutabarat, Imel Triulina Hutagaol , Oka Nelli Hutapea , Angraini Oktavia Hutapea, Risky Ansipar Hutauruk, Mutiara Hutauruk, Randy Marcel Joey Athana Sembiring Khairunnisa Lumban Gaol, Riski Fanni M. Taufik Rahmadi Matondang, Muhammad Farouq Ghazali Mendrofa, Dina Nurrahma Yanti Muhammad Alfi Muhammad Anas Kautsar Muhammad Arif Mutia Alya Surianto Naibaho, Will Bright Nainggolan , Rifani Novida Yenny Novida Yenny Nurida Hana Simamora Nurintan Nurintan Nurmala Berutu Pinta Yosepin Turnip Prof. Dr. Sugiharto, M.Si Prof. Dr. Sugiharto, M.Si. Rahmadayanti Rahmah, Mawaddah Ramadhan, Taufiq Ramadhani, Haniyah Randy Rio Alfatha Regita Asiah Azzarah Restu Restu Ridha Suyatmika Nainggolan Rosa Delima Lumbantungkup Rosni Rosni Sagala, Katarina Yoana Uly Artha Salsabilla, Friska Sendi Permana Serli Sabela Shintia Malau Sihombing, Rouli Anastasia Silitonga, Della Shinta Claudya Simanjuntak, Putri Rejeki Siregar, Gabriel Josua Saputra Siregar, Risbue Siti Hajar Sahari Sitompul, Astrid Situmoran, Elno Sri Rum Giyarsih Sugiharto Sugiharto Sugiharto Sugiharto Sugiharto Syahputri , Deswita Syarifah Andini Syukri Hidayat Telaumbanua, Fausta John Aro Wafiq Ariska Widya Asmara Zega, Puput Gloria