Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sektor Unggulan dan Interaksi Antarwilayah pada Kawasan Strategis Nasional Perkotaan MEBIDANGRO Mulhady Putra; Sri Rum Giyarsih; Andri Kurniawan
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 5, No 3 (2017): December 2017
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.751 KB) | DOI: 10.14710/jwl.5.3.181-187

Abstract

This research aims to analyze the priority sectors in MEBIDANGRO districts and their regional hierarchy and interactions. It used a quantitative descriptive method based on secondary data. The priority sectors were analyzed using Location Quotient (LQ), Shift-Share (S-S), and Klassen Typology. For analyzing the regional hierarchy, the research employed scalogram analysis and Marshall centrality index. The regional interactions were determined by gravitation and breaking point analysis methods. The results show that the regions in MEBIDANGRO have two distinctive priority sectors, namely primary sector specialization and sector diversification. The research also found that Percut Sei Tuan District performs at the highest hierarchy with the strongest influence on regional interactions.
Design of Geography Materials Have Substances of Indonesian Geopolitics as Systemic Program Strengthening National Character Sugiharto Sugiharto; Darwin Parlaungan Lubis; M. Taufik Rahmadi; Sendi Permana; Mulhady Putra
Randwick International of Social Science Journal Vol. 3 No. 4 (2022): RISS Journal, October
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rissj.v3i4.521

Abstract

This study aims to develop the design of geography learning materials containing Indonesian geopolitics as a systemic program to strengthen national character in the Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, State University of Medan. The specific target to be achieved is the production of textbooks on geography learning materials containing Indonesian geopolitics. The research method used is the R&D method by following the Borg & Gall procedure. The research subjects involved: lecturers in Political Geography courses; students as subjects for a limited group trial; and five experts for the validation of teaching materials. The instruments used were expert validation questionnaires, learning outcomes tests and observation sheets, which were analyzed using: qualitative descriptive analysis to analyze information about various field conditions; quantitative descriptive analysis used to analyze the scores given by the expert; and statistical analysis assisted by STATCAL software. The results showed that the textbooks developed were valid and suitable for learning Political Geography, as well as contributing to the systemic program of strengthening national character in campus life by placing six pillars of character, namely: citizenship, justice, honor, responsibility, caring, and being able to trust.
Struktur Hirarki Wilayah Kabupaten Pidie Jaya Mulhady Putra; Randy Rio Alfatha; Eni Yuniastuti
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i3.1064

Abstract

This research aims to analyze the leading sectors per sub-district in Pidie Jaya Regency and analyze the hierarchy and interactions between sub-district areas in Pidie Jaya Regency. This research uses quantitative analysis methods with secondary data bases. To analyze the hierarchy in this study, scalogram analysis and Marshall centrality index were used, regional interactions were determined by gravity analysis and breaking point analysis. The results of the research show that the regions in Pidie Jaya Regency have a superior sector, namely agriculture, which is run as the center of their economy.
Restoration Program Effect through Conservation of Mangrove Forest in Kwala Gebang Village, Gebang Sub-District, Langkat District Novida Yenny; Restu Restu; Muhammad Arif; Dwi Wahyuni Nurwihastuti; Mulhady Putra
Randwick International of Social Science Journal Vol. 4 No. 4 (2023): RISS Journal, October
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rissj.v4i4.819

Abstract

The restoration program aims to provide assistance to coastal communities in preserving mangrove forests and at the same time provide knowledge to the community about the importance of mangroves and the benefits that can be obtained from mangrove plants, so that mangroves can also help improve the socio-economic development of the community. The data collection techniques used in research are observation, interviews and documentation. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative, used to analyze and systematically process facts obtained from the field assisted by frequency tables. The limit of this research especially analyzed the effects of the socio-economy. The economic impact cannot be separated from activities involving the community starting from clearing land, searching for seeds, nurseries, planting and maintenance. The amount of work done by group members determines the results or income they will obtain. From the results of the data in the field, apart from the social impact that fosters concern for mangrove preservation and mutual cooperation created from togetherness in groups, it can also be seen that the influence of restoration activities on the economy is the involvement of farmer group members, most of whom are involved in seeding and planting. Work is carried out in groups, especially for planting. If you look at the highest income obtained from restoration activities, it is around IDR 401,000 – IDR 500,000 per activity and this is only obtained by 1 person (head of the farmer group), and the majority earn IDR 201,000 – IDR 300,000 (43.47%).
Dampak Globalisasi Terhadap Batas-Batas Negara: Studi Kasus Perubahan Geopolitik Di Era Modern Hutauruk, Mutiara; Prof. Dr. Sugiharto, M.Si.; Mulhady Putra S.Pd., M.Sc.; Hasibuan, Novita Annisah; Siregar, Risbue
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i9.12062

Abstract

Dengan globalisasi, batas negara menjadi lebih fleksibel dan dinamis. Fungsi batas negara telah berubah sebagai alat ekonomi dan administrasi karena kemajuan teknologi, perdagangan global, dan mobilitas manusia. Studi ini melihat dampak globalisasi terhadap batas negara melalui studi literatur dan analisis berbagai kasus geopolitik, seperti Uni Eropa, Laut Cina Selatan, dan perbatasan Rusia-Ukraina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun globalisasi mendorong kerja sama antara negara, masalah seperti migrasi ilegal, konflik perbatasan, dan dominasi aktor non-negara masih menjadi masalah utama. Oleh karena itu, negara-negara harus mengubah kebijakan perbatasan mereka untuk mengimbangi keterbukaan dan kedaulatan.
Politik Indonesia 2025 : Analisis Persepsi Masyarakat Terkait “INDONESIA GELAP” Salsabilla, Friska; Sugiharto; Mulhady Putra; Harefa, Sri Aswinda; Widya Asmara
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i9.12081

Abstract

Gerakan "Indonesia Gelap" muncul sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat, seperti pemangkasan anggaran pendidikan, kelangkaan gas LPG 3 kg, dan meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK). Gerakan ini dipelopori oleh mahasiswa yang berperan sebagai agen perubahan sosial, menggunakan demonstrasi dan media sosial untuk menyuarakan ketidakpuasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap fenomena ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa kondisi ekonomi memburuk dan menilai kebijakan pemerintah kurang berpihak kepada rakyat. Selain itu, gerakan sosial seperti "Indonesia Gelap" terbukti memiliki pengaruh dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan kebijakan publik.
Peran Strategis Geografi Politik Dalam Mempertahankan Kedaulatan Republik Indonesia Al Zahwa, Afitzka; Prof. Dr. Sugiharto, M.Si; Mulhady Putra S.Pd., M.Sc.; Citra Aulia; Syarifah Andini
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i9.12087

Abstract

Dengan luas daratan 1,937 juta km2 dan luas laut teritorial 3,1 juta km2, Republik Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia menghadapi banyak tantangan karena keanekaragaman rasnya dan ancaman dari dalam maupun luar, seperti separatisme dan konflik wilayah. Penelitian ini menekankan bahwa pemahaman geografi politik sangat penting untuk membuat keputusan strategis, serta rasa nasionalisme yang menurun yang disebabkan oleh modernisasi dan globalisasi. Untuk mendukung pendapat tentang bagaimana kontribusi geografi politik memperkuat kedaulatan negara, berbagai sumber dipelajari.
Peran Geografi Politik Dalam Upaya Mempertahankan Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Lumban Gaol, Riski Fanni; Rosa Delima Lumbantungkup; Duma Yanti Situmorang; Sugiharto; Mulhady Putra
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i9.12090

Abstract

Dalam rangka menjaga dan melindungi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), geografi politik sangatlah penting. Indonesia berada di persimpangan jalur perdagangan dunia dan terpapar ancaman eksternal karena lokasinya yang strategis di antara dua benua dan dua samudera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kedaulatan Republik Indonesia dipertahankan oleh elemen-elemen geografi politik seperti posisi strategis, perbatasan negara, sumber daya alam, dan diplomasi geopolitik. Kajian deskriptif terhadap kebijakan pemerintah, data sekunder dari lembaga-lembaga terkait, dan berbagai sumber literatur merupakan bagian dari metodologi penelitian kualitatif. Temuan-temuannya menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya alam yang kompeten, diplomasi internasional, dan rencana militer dan keamanan yang didasarkan pada geografi politik merupakan komponen penting dalam menjaga stabilitas nasional. Mempertahankan integrasi regional dan ketahanan negara juga sangat bergantung pada pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan dan penguatan identitas nasional. Indonesia dapat mempertahankan kedaulatannya dalam menghadapi kesulitan geopolitik yang semakin meningkat dengan mengambil pendekatan holistik.
Dinamika Geopolitik Mitigasi Bencana Di Indonesia : Antara Kepentingan Negara Dan Kesejahteraan Rakyat Rahmah, Mawaddah; Rahmadayanti; Serli Sabela; Sugiharto; Mulhady Putra
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i10.12107

Abstract

Dengan posisi geografis yang terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik dan Cincin Api Pasifik, Indonesia menjadi salah satu negara dengan kerawanan bencana alam tertinggi di dunia. Meskipun mitigasi bencana menjadi fokus utama nasional, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah masalah, termasuk kurangnya koordinasi antar lembaga, keterbatasan anggaran, dan ketidakmerataan distribusi sumber daya. Selain itu, dinamika geopolitik sering kali mempengaruhi kebijakan mitigasi, di mana bantuan internasional biasanya terkait dengan kepentingan politik dan ekonomi tertentu. Penelitian ini mengeksplorasi dampak geopolitik terhadap mitigasi bencana di Indonesia melalui pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis. Temuan menunjukkan bahwa fokus mitigasi sering kali lebih condong kepada kepentingan negara ketimbang kesejahteraan masyarakat, seperti yang terlihat dalam proyek infrastruktur yang sering kali mengabaikan risiko bencana. Untuk meningkatkan efektivitas mitigasi bencana, kebijakan yang lebih inklusif, anggaran preventif yang lebih besar, serta partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan mitigasi sangat dibutuhkan.
Pengaruh Faktor Geopolitik Terhadap Dinamika Etnis Dan Sosial Medan KAB. Percut Sei Tuan KEC. Deli Serdang Haza, Suci Amaliah; Mulhady Putra; Sugiharto; Girang Stevani Bancin; Hadriadi Iskandar Sipayung
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i10.12113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh faktor geopolitik terhadap dinamika etnis dan sosial di Medan Percut Sei Tuan, sebuah wilayah yang kaya akan keberagaman budaya dan memiliki posisi strategis dalam konteks regional. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan pelaku ekonomi, serta dilengkapi dengan analisis data sekunder dari dokumen sejarah, arsip pemerintah, dan laporan pembangunan. Latar belakang penelitian ini berakar pada fenomena globalisasi dan transformasi geopolitik yang mempengaruhi kebijakan pembangunan nasional dan regional, sehingga berdampak pada distribusi penduduk, pergeseran identitas etnis, serta interaksi sosial di tingkat lokal. Di Medan Percut Sei Tuan, kebijakan pembangunan yang didorong oleh pertimbangan geopolitik telah menghasilkan perubahan signifikan dalam struktur demografis dan alokasi sumber daya, yang pada gilirannya memunculkan tantangan serta peluang baru dalam proses integrasi sosial. Analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor historis seperti warisan kolonial dan arus migrasi awal masih berpengaruh, namun dinamika kontemporer yang ditandai oleh kebijakan investasi infrastruktur, perkembangan ekonomi global, dan pergeseran aliansi politik regional memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap perubahan struktur sosial dan identitas etnis. Temuan penelitian mengungkapkan adanya pergeseran identitas budaya serta ketidakmerataan distribusi sumber daya yang berpotensi memicu konflik, meskipun di sisi lain juga membuka peluang untuk dialog antarbudaya dan integrasi sosial melalui partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan. Implikasi dari hasil penelitian ini menekankan perlunya perumusan kebijakan publik yang inklusif dan responsif terhadap dinamika sosial, di mana penguatan dialog antar komunitas dan pendidikan multikultural dapat menjadi solusi strategis untuk mengatasi perbedaan yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori hubungan antara geopolitik dan dinamika sosial, serta menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di wilayah Medan Percut Sei Tuan.
Co-Authors Aisyah Dwi Ramadhani Akmaliyah, Annida Al Zahwa, Afitzka Alfiaturahmah, Viona Lutfia Amanda Anggraini Amelia , Christine Ananda, Qamara Aulia Andri Kurniawan Anisa Muftih As-Syifa R Ramadhani Tanjung As-Syifa R.Ramdhani Tanjung Asmiranda, Theresia Ayu Rulyani Barus , Ade Fransiska Berutu , Nurmala Br Simatupang, Eliana Renintan Br Turnip, Elsa Shelommira Christin Eva Citra Aulia Damanik, Keshya Vallerina Pricillia Damanik, Muhammad Ridha Syafii Darwin Parlaungan Lubis Dini Afrilia Duma Yanti Situmorang Dwi Wahyuni Nurwihastuti Eni Yuniastuti Fahira, Nazlia Feny Cristanti Siburian Girang Stevani Bancin Hadriadi Iskandar Sipayung Halimatus Sa'diyah Harefa, Meilinda Suriani Harefa, Sri Aswinda Hasibuan, Novita Annisah Haza, Suci Amaliah Hutabarat, Imel Triulina Hutagaol , Oka Nelli Hutapea , Angraini Oktavia Hutapea, Risky Ansipar Hutauruk, Mutiara Hutauruk, Randy Marcel Joey Athana Sembiring Khairunnisa Lumban Gaol, Riski Fanni M. Taufik Rahmadi Matondang, Muhammad Farouq Ghazali Mendrofa, Dina Nurrahma Yanti Muhammad Alfi Muhammad Anas Kautsar Muhammad Arif Mutia Alya Surianto Naibaho, Will Bright Nainggolan , Rifani Novida Yenny Novida Yenny Nurida Hana Simamora Nurintan Nurintan Nurmala Berutu Pinta Yosepin Turnip Prof. Dr. Sugiharto, M.Si Prof. Dr. Sugiharto, M.Si. Rahmadayanti Rahmah, Mawaddah Ramadhan, Taufiq Ramadhani, Haniyah Randy Rio Alfatha Regita Asiah Azzarah Restu Restu Ridha Suyatmika Nainggolan Rosa Delima Lumbantungkup Rosni Rosni Sagala, Katarina Yoana Uly Artha Salsabilla, Friska Sendi Permana Serli Sabela Shintia Malau Sihombing, Rouli Anastasia Silitonga, Della Shinta Claudya Simanjuntak, Putri Rejeki Siregar, Gabriel Josua Saputra Siregar, Risbue Siti Hajar Sahari Sitompul, Astrid Situmoran, Elno Sri Rum Giyarsih Sugiharto Sugiharto Sugiharto Sugiharto Sugiharto Syahputri , Deswita Syarifah Andini Syukri Hidayat Telaumbanua, Fausta John Aro Wafiq Ariska Widya Asmara Zega, Puput Gloria