Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Korelasi Antara Syaitan dan Sihir : Analisis Ayat-Ayat Tentang Syaitan dalam Al-Qur’an Hidayatullah Ismail; Mochammad Novendri S; Dasman Yahya Ma’ali; Khairunnas Jamal
Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Vol 20 No 1 (2023): Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-mutharahah.v20i1.717

Abstract

Islam, syaitan dan sihir memiliki hubungan yang erat. Syaitan berperan sebagai penggoda manusia untuk melakukan perbuatan maksiat, sementara sihir dipandang sebagai tindakan yang dilakukan oleh manusia dengan bantuan syaitan atau jin. Al-Quran menyampaikan peringatan dari Allah agar manusia menjauhi sihir dan memuat ayat-ayat yang menjelaskan tentang bahaya sihir dan peran syaitan. Artikel ini memuat tentang bagaimana korelasi antara syaitan dan sihir analisis ayat-ayat syaitan dalam al-Qur’an. Tulisan ini menggunakan pendekatan tafsir tematik dengan beberapa sumber dan rujukan. Adapun pembahasannya disebutkan bahwa dalam al-Qur’an disebutkan korelasi yang erat antara sihir dan syaitan. Syaitan berperan sebagai godaan bagi manusia untuk melakukan perbuatan maksiat, sedangkan sihir adalah tindakan yang melibatkan kerjasama antara manusia dengan syaitan atau jin. Praktik sihir dianggap sebagai dosa besar dan bentuk kesyirikan karena mengakui kekuatan selain Allah. Agama Islam dengan tegas melarang praktik sihir karena dapat merusak keimanan, membahayakan kesehatan, dan mengancam kehidupan manusia.
Typology Towards Attempts to Interpret the Qur'an with As-Sunnah Khairunnas Jamal; Ilyas Husti; Mochammad Novendri S
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v11i.755

Abstract

This study discusses the typology of attempts to interpret the Qur'an with as-Sunnah. In avoiding distortions and errors in interpretation, the most important thing to note is the source of an interpretation. Scholars argue that historical sources are the main ones, in particular the description of verses from the Qur'an with other verses and information sourced from the Prophet pbuh. So this paper examines the views and opinions of scholars in summing up patterns in interpreting the Qur'an with as-Sunnah. This research is library research and the methodology used in this research is descriptive research. The results of the discussion state that the form of interpretation of the Prophet Muhammad pbuh cannot be separated from the function of the sunnah itself as an explanatory. Sometimes the sunnah corroborates what the Qur'an says, other times the sunnah puts restrictions on the widely meaning pronunciation, sometimes also the sunnah details what is still common. The Prophet pbuh in interpreting verses sometimes begins by reciting the verses first then interpreting them or vice versa. In addition, there is also a form of interpretation of the Messenger of Allah pbuh by justifying what the friend misunderstood regarding the meaning of a verse or recitation in a verse.
Nilai Tauhid dalam Dasa Darma Pramuka Menurut Perspektif Al-Qur’an Nelvawita Nelvawita; Mochammad Novendri S.
Indonesian Journal of Scouting Studies IJSS, Vol. 1, No. 1, 2023
Publisher : Forum Pembina Pramuka PTKIN Se-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The scouting movement does not only bring fun in joking, or like the accusations mentioned above, but this movement can be a reason for someone to know maturity, independence and the meaning of life. Scouting is not only in charge of human aspects and individual development, but also oversees the values ​​and essence of monotheism. So this study will examine how the values ​​of monotheism contained in Dasa Darma Pramuka according to the perspective of the Qur'an. This study will describe the value of monotheism in the Dasa Darma which is contained in the verses and interpretations of the Qur'an. This research is a literature research with a qualitative approach, with reference to primary and secondary data sources, then analyzed using the tahlili method in content analysis. Then the results obtained in this study that the value of monotheism in the Dasa Darma Scouts according to the perspective of the Qur'an is that it can be grouped into three broad lines, namely, firstly, by submitting and obeying God Almighty, which is a reflection in Surah al-Ikhlas verse 1 and Surah Al-Ikhlas verse 1 and Surah Al-Ikhlas. Taha Verse 14. The second is to be loyal as in Surah al-Mumtahanah verse 1 which is the actualization of the second, third and eighth Dasa Darma. The third is to be independent as in Surah al-Mumtahanah verse 4 as the implementation of the fifth and ninth tenets of Dharma.
Metode Pemaparan Qirâ’at dalam Tafsir Fath Al-Qadir oleh Imam Al-Syaukâni Hidayatullah Ismail; Diki Agrastiadi; Mochammad Novendri S; Dasman Yahya Ma'ali
Jurnal An-Nur Vol 11, No 1 (2022): Jurnal An-Nur Juni 2022
Publisher : UIN SUSKA RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nur.v11i1.17149

Abstract

This article is entitled the method of explaining Qirâ'at in the book of commentary on Fath al-Qadir by Imam al-Syaukâni. In interpreting the Qur'an, al-Syaukâni also very often uses the Qira'at approach in explaining the meaning of the sentences of the Qur'an. This article examines how al-Syaukâni applies methods to the differences in Qirâ'at in his interpretation, and how al-Syaukâni's method resolves differences in Qirâ'at in his interpretation. Using a descriptive-analytical approach, this study examines the basic concepts of the rules of interpretation of the differences in Qirâ'at, looks for the roots of the character's thoughts, explains the advantages and disadvantages of the method including its implications. From the results of the discussion, it can be concluded that in the explanation of Qirâ'at, al-Syaukâni mentions which opinion is the strongest. Almost every verse that is interpreted is always made comparisons, this can be seen from the nazhair Qur'an (the similarity of meaning in other verses), as well as comparing the readings of the Qira'at of the Qurra'. Al-Syaukâni examines the strongest opinion from various interpretations by determining and explaining its meaning in the form of interpretations of al-Riwayah and al-Dirayah. Al-Syaukâni also uses three methods of approach, namely majhul, ma'lum, and istisyhad (proof with Arabic poems).
Pengaruh Aplikasi Tahsin Digital dan Motivasi Baca Al-Qur'an Terhadap Kemampuan Tahsin Tingkat Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Koto Kampar Hulu Nelvawita, Nelvawita; S, Mochammad Novendri; Soleha, Siti
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.3148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi tahsin digital dan motivasi baca al-Qur'an terhadap kemampuan tahsin tingkat madrasah ibtidaiyah di kecamatan Koto Kampar Hulu. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, sampel penelitian ini adalah sebanyak 69 santri. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analis data menggunakan Regresi Linier dan Berganda.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penggunaan Aplikasi Tahsin Digital  memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan tahsin tingkat madrasah ibtidaiyah di kecamatan Koto Kampar Hulu. Hal ini ditunjukkan dengan hasil t hitung lebih besar dari t tabel (62.230>1,66)  dengan nilai sig. 0,073 < 0,005. Dengan besar kontribusi 47%. motivasi membaca al-qur’an memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan tahsin tingkat madrasah ibtidaiyah di kecamatan Koto Kampar Hulu. Hal ini di tunjukkan dengan hasil t hitung lebih besar dari t tabel (54.165> 1,66) dengan nilai sig. 0,108 < 0,005.  Dengan besar kontribusi 38%.  Terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi tahsin digital dan motivasi membaca al-Qur’an Terhadap kemampuan tahsin tingkat madrasah ibtidaiyah di kecamatan Koto Kampar Hulu. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai F hitung > F (2,430 > 2,35). dengan besar konstribusi 69%. Ini berarti sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 69%.
RASIONALITAS KAN'AN DALAM MENOLAK DAKWAH NABI NUH AS PERSPEKTIF AL-QUR’AN Ismail, Hidayatullah; Prasetyo, Toto; Novendri_S, Mochammad; Yahya_Ma’ali, Dasman
Khulasah : Islamic Studies Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Khulasah Islamic Studies Journal
Publisher : LPPM IAI Pangeran Dharma Kusuma Segeran Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/kisj.v6i1.185

Abstract

This study aims to explore the rationality of Kan'an in the story of Prophet Noah (AS) from the perspective of the Qur'an. The story of Prophet Noah is one of the significant narratives in the Qur'an with profound relevance in understanding Islam. This research focuses on the attitude of Kan'an, one of Prophet Noah's sons, who refused to follow his father's command to board the ark that would save them from the forthcoming great flood as a punishment for the disbelieving people. The research methodology involves an in-depth textual analysis of the Qur'an using the thematic exegesis approach (tafsir maudhu’i). The analysis results indicate that Kan'an's attitude in the story can be interpreted rationally from certain perspectives. Factors such as cultural identity, fear of uncertainty, and considerations of resources and safety form the basis for his decision. This study significantly contributes to our understanding of the complexity of narratives in the Qur'an and their relevance to contemporary cultural and social contexts. Furthermore, this research emphasizes the importance of a hermeneutic approach that is sensitive to cultural contexts in interpreting religious texts.
Perspektif Tafsir Kontemporer Terhadap Ayat Ekonomi Dalam Implementasi Keuangan Islam Ismail, Hidayatullah; Fauziah, Wiwin; S, Mochammad Novendri
Kutubkhanah Vol 24, No 1 (2024): Januari - June
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v24i1.30014

Abstract

Artikel ini membahas perspektif tafsir kontemporer terhadap ayat-ayat ekonomi dalam Al-Quran dan implementasinya dalam sistem keuangan Islam. Dalam upaya memahami bagaimana prinsip-prinsip ekonomi yang diatur dalam Al-Quran dapat diterapkan dalam konteks modern, penelitian ini mengkaji berbagai tafsir kontemporer yang memberikan wawasan baru dan relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik untuk mengeksplorasi interpretasi ayat-ayat ekonomi oleh para mufassir kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir kontemporer menawarkan pendekatan yang lebih dinamis dan kontekstual dalam memahami ayat-ayat ekonomi, yang mencakup aspek-aspek seperti keadilan, transparansi, dan kesejahteraan bersama. Implementasi keuangan Islam yang berdasarkan pada tafsir ini menekankan pentingnya etika, tanggung jawab sosial, dan prinsip-prinsip syariah dalam praktik keuangan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam menghubungkan teks-teks suci dengan praktik keuangan modern, serta menegaskan relevansi ajaran Islam dalam membangun sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan.
Impresi Kaum Yahudi Madinah terhadap Pembentukan Hukum: Tela’ah Tafsir Adabi Ijtima’i dalam Surah Al-Ma’idah Jamal, Khairunnas; Zailani, Zailani; Novendri S, Mochammad
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 6 : Al Qalam (November 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i6.4143

Abstract

Tulisan ini mengulas mengenai bagaimana kaum Yahudi Madinah merespons pembentukan hukum dalam Islam melalui analisis tafsir Adabi Ijtima’i dalam Surah al-Ma'idah. Artikel ini meneliti interaksi antara teks Al-Quran, konteks sejarah Madinah, dan dinamika sosial-hukum pada masa Nabi Muhammad ﷺ. Fokusnya terutama pada respons kaum Yahudi terhadap hukum-hukum baru yang diwahyukan dalam Al-Quran, seperti hukum makanan halal-haram dan prinsip qisas. Dengan menggunakan pendekatan tafsir Adabi Ijtima’i, penelitian ini memperlihatkan bagaimana hukum-hukum tersebut tidak hanya menanggapi situasi sosial-historis Madinah tetapi juga mempengaruhi dinamika hubungan antara Muslim dan Yahudi. Hasilnya menunjukkan bahwa sementara ada elemen penerimaan terhadap prinsip-prinsip yang serupa dengan tradisi Yahudi, terdapat juga ketegangan akibat perbedaan fundamental dalam teologi dan hukum. Kemudian surah al-Maidah juga menggambarkan kompleksitas interaksi sosial dan implikasi teoretis dari hukum Islam dalam konteks pluralistik Madinah pada awal Islam.
TRANFORMASI ZAKAT MENUJU ERA DIGITAL: PELUANG DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN Indriani, Citra; khoiri, Umil; Novendri S, Mochammad
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 9, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v9i1.28500

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui peluang dan potensi zakat digital dalam pengentasan kemiskinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik literature review. Hasil penelitian yaitu potensi zakat digital dalam pengentasan kemiskinan 1) mengidentifikasi berbagai manfaat zakat digital, termasuk transparansi penggunaan dana zakat, otomatisasi proses administrasi, dan pengurangan biaya operasional, yang secara langsung berkontribusi pada alokasi dana yang lebih efisien untuk program-program pengentasan kemiskinan. 2) adanya sejumlah tantangan yang perlu diatasi, termasuk kurangnya pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap zakat digital, serta masalah teknis dan regulasi yang mempengaruhi pengembangan platform zakat digital 3) untuk memaksimalkan potensi zakat digital dalam upaya mengurangi kemiskinan, perlu dilakukan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, mengatasi hambatan teknis, dan memperkuat regulasi yang relevan dalam konteks zakat digital.Kata kunci: Zakat digital, Penanggulangan Kemiskinan, Peluang, Tantangan AbstractThe aim of this research is to determine the opportunities and potential of digital zakat in alleviating poverty. The method used in this research is a qualitative approach. Data collection is conducted through literature review techniques. The results of the research are as follows: 1) the potential of digital zakat in poverty alleviation includes identifying various benefits such as transparency in the use of zakat funds, automation of administrative processes, and reduction of operational costs, all of which directly contribute to more efficient allocation of funds for poverty alleviation programs. 2) there are several challenges that need to be addressed, including the lack of understanding and trust in digital zakat among the public, as well as technical and regulatory issues that affect the development of digital zakat platforms. 3) To maximize the potential of digital zakat in poverty reduction efforts, greater efforts are needed to raise public awareness, overcome technical barriers, and strengthen relevant regulations in the context of digital zakat.Keywords: Digital Zakat, Peverty Alleviation, Oppurtunities, Challengs
Kaidah Tafsir Kontekstual dalam Tafsir Ayat-ayat Hukum: Studi Tafsir Al-Mizan Saputra, Agus Rio; Isma’il, Hidayatullah; Akbar, Ali; Ma’aly, Dasman Yahya; Novendri S, Mochammad
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 5, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Pacsasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v5i1.35344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana Imam Thabathaba’i seorang pembesar syi’ah menafsirkan ayat-ayat hukum secara kontekstual dalam kitab terkenalnya yakni tafsir al-Mizan. Peneltian ini menggunakan metode library research yakni mengumpulkan data-data terkait penafsiran ayat-ayat hukum secara kontekstual dalam tafsir al-Mizan dan menggunakan buku-buku serta artikel pendukung terhadap pembahasan ini. Hasil dari pembahasan ini ialah bahwa Imam Thabathaba’i membuat kitab tafsirnya dengan latar belakang desakan dari mahasiswanya yang mengharuskan kodifikasi terhadap kajiannya selama kuliah, metode penafsiran dalam kitab tafsir al-Mizan tidak berbeda jauh dengan penafsiran pada umunya namun pada kesimpulan tafsirnya selalu membawa pendapat imam-imam suci mereka, serta penafsirannya kental dengan corak falsafi. Thabathaba’i dalam menafsirkan ayat tentang hukum nikah mut’ah pada Q.S. an-Nisa’ ayat 24 dan tentang hukum waris pada Qs.an-Nisa’ ayat 7. Berdasarkan konteks ayat yang mengacu pada sejarah dihalalkannya nikah mut’ah pada saat perang terjadi dan Thabathaba’i juga menjelaskan bagaimana pernikahan itu tetap dihalalkan sampai pada saat ini oleh aliran syi’ah yang ia anut. Nikah Mut’ah itu sendiri telah menjadi simbol dari syi’ah sehingga jika tidak melakukannya maka bukan dari bagian dari syi’ah begitulah menurut pendapat salah satu pendiri fiqh syi’ah. Ayat hukum nikah mut’ah pada Q.S. an-Nisa’ ayat 24 tersebut ada riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa ada tambahan lafaz qira’at yang menjadikan ayat itu dasar dibolehkannya nikah mut’ah