Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Kreatif Dan Berkelanjutan; Analisis Sinergi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dan Sekolah Fima Catur Nandita; Muhammad Thohir; Mardiyah
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v8i1.2274

Abstract

Pendidikan pada era abad 21 dituntut untuk mampu mencetak generasi yang kreatif, inovatif, adaptif, kompetitif, serta berorientasi pada keberlanjutan. Upaya mewujudkan ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan memerlukan sinergi yang kuat antara pemangku kebijakan dan pelaksana pendidikan, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah sebagai ujung tombak implementasi kebijakan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk sinergi yang terjalin antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan, sekaligus mengidentifikasi peluang dan tantangan penting dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta dokumentasi kebijakan, program, dan laporan pelaksanaan di lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan sekolah tercermin dalam berbagai program inovasi, digitalisasi pembelajaran, penguatan kapasitas guru, dan pengembangan layanan administrasi. Meski demikian, implementasi program masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan pemahaman antar pihak, dan keberlanjutan program yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi kolaboratif yang lebih intensif, penguatan komunikasi, serta konsistensi dalam monitoring dan evaluasi agar ekosistem pendidikan kreatif dan berkelanjutan dapat terwujud secara optimal.
Model Pembelajaran MURDER (Mood, Understanding,Recall,Digest, Expand, Review) Berbantuan Media Gamifikasi dan Self Concept: Dampak terhadap Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Subekti, Ina; Andriani, Siska; Mujib; Mardiyah
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat dampak model pembelajaran Mood, Understanding, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) berbantuan gamifikasi dan self concept terhadap dampak kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMK Persada Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel terdiri dari dua kelas, kelas yang pertama yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Mood, Understanding, Recall, Digest, Expand, Review (MURDER) berbantuan media gamifikasi dan kelas kedua yaitu kelas kontrol yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan strategi quasi eksperiment. Hasil rata rata dari penelitian ini pada kelas eksperimen yang menggunakan model MURDER yaitu sebesar 82,181 dan kelas kontrol dengan model PBL yaitu sebesar 65,587. Rata-rata angket yang diperoleh pada self concept tinggi adalah 77,214, dan pada self concept sedang adalah 73,271, sedangkan pada self concept rendah adalah 71,167. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas dan homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji anova dua arah. Kata Kunci : Murder, Gamifikasi, Pemahaman Konsep Matematis, Self Concept
Telaah Sanad dan Matan Hadis Iftirāq al-Ummah Mardiyah; Alma’arif; Abdul Wahab; Sari Haryati
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Februari)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i1.558

Abstract

The Hadith of Iftirāq al-Ummah states that the Muslim community will split into seventy-three sects, with only one group known as al-Firqah al-Nājiyah attaining salvation. This study aims to critically analyze the chain of transmission (sanad) and the text (matan) of this hadith, as well as to examine its contemporary theological implications, particularly concerning the understanding of the Firqah Nājiyah concept within the framework of Religious Moderation. The methodology applied includes takhrij and naqd al-ḥadīth (hadith criticism), enriched by a comparative study of the perspectives of classical theologians (mutakallimūn) and contemporary Indonesian scholars. The research findings reveal that this hadith possesses a strong sanad (ṣaḥīḥ li-ghayrihi) due to support from various corroborative transmissions (mutāba'āt). However, the matan specifically the threatening phrase "Hellfire" is vulnerable to criticism of shudhūdh if interpreted literally and outside its proper context. Within the contemporary socio-religious context of Indonesia, thinkers and scholars reconstruct the meaning of al-Firqah al-Nājiyah not as an exclusive and closed group identity, but as a collective commitment to practicing the principles of Religious Moderation (al-Wasaṭiyyah) and maintaining Unity (al-Jamā'ah). This reinterpretation ultimately encourages the development of an attitude of inclusiveness, tolerance, and broader social harmony within a plural society
Strategi Manajemen Konflik Berbasis Nilai Islam dalam Peningkatan Kinerja Guru Nurmalika Febrianti, Maftuhah; Afifati Fauziah, Hamidatul; Mukhlishah AM; Mardiyah
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the importance of conflict management as a process of planning and implementing strategies aimed at controlling conflict to produce the desired resolution. In its implementation, conflict management is designed by adopting the management functions of planning, organizing, actuating, and controlling (POAC), which directly support the improvement of teacher performance. This study aims to determine conflict management strategies in improving teacher performance at MTsN 1 Sumenep. This study uses a qualitative approach with a case study type, utilizing data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The results of this study reveal that the conflict management strategies implemented at MTsN 1 Sumenep are based on theology from the Qur'an and Hadith, including: 1) negotiation; 2) tabayyun; 3) deliberation; 4) tahkim; and 5) islah. The implications of these findings confirm that effective conflict management can be carried out to improve teacher performance based on Islamic values.
KURIKULUM KULLIYATUL MU’ALLIMIN AL-ISLAMIYAH (KMI) GONTOR SEBAGAI MODEL INOVASI KURIKULUM DI TENGAH ARUS MODERNISASI PENDIDIKAN: The Curriculum of Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor as a Model of Curriculum Innovation Amidst the Trend Toward the Modernization of Education Mardiyah; Najwa Sajida El Yunusi; Nasruddin
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/2097k645

Abstract

This article aims to explore curriculum innovation amid the trend of educational modernization based on the curriculum of Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) at the Gontor Islamic Boarding School in Ponorogo, East Java. The method employed is a historical approach (historiography) through a literature review. The primary data source is a book by Kiai Dr. A. Syukri Zarkasyi titled Gontor and the Renewal of Pesantren Education. Secondary data sources come from various relevant references. The data is then analyzed and described to form an innovative curriculum concept. From the time Indonesia was still in a state of chaos before independence, up to the post-independence era today, the Gontor Islamic Boarding School has participated in revitalizing the Educational Renaissance in Indonesia through the innovation of the KMI curriculum, whose graduation certificates were recognized by Egypt, Malaysia, and Pakistan before being officially recognized by the Indonesian government. Artikel ini bertujuan mengembangkan inovasi kurikulum di tengah arus modernisasi pendidikan berdasarkan Kurikukum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pesantren Gontor Ponorogo Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan sejarah (historiografi) melalui studi pustaka. Sumber data primernya adalah buku karya Kiai Dr. A. Syukri Zarkasyi yang berjudul Gontor dan Pembaruan Pendidikan Pesantren. Sumber data sekundernya dari berbagai referensi yang relevan. Lalu data dianalisis dan dideskripsikan menjadi konsep kurikulum inovatif. Sejak Indonesia masih dalam kondisi carut-marut sebelum masa kemerdekaan, hingga pasca kemerdekaan saat ini, Pesantren Gontor telah berpartisipasi dalam menyemarakkan Kebangkitan Pendidikan di Indonesia melalui inovasi kurikulum KMI yang ijazah lulusnya diakui oleh negara Mesir, Malaysia dan Pakistan, sebelum diakui secara resmi oleh negara Indonesia.  Kata Kunci : KMI Gontor; Kurikulum; Modernisasi; Pesantren.