Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Mediasi dalam Sengketa Perceraian dan Hak Asuh Anak: (Studi Kasus Tamara Bleszynski dan Teuku Rafli Pasya) Finsensius Samara; Apolonia Rahayu Ana Narek; Karmelia Cindiawati Tatu; Maria Sandriana Wea; Joseph Silvanus Richardo Asten; Vresly Imanuel
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3848

Abstract

Perceraian dan sengketa hak asuh anak merupakan isu sensitif dalam hukum keluarga karena berdampak langsung pada kesejahteraan anak. Artikel ini menganalisis kasus perceraian antara Tamara Bleszynski dan Teuku Rafli Pasya dengan fokus pada penerapan mediasi sebagai bentuk Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS). Analisis dilakukan melalui studi dokumen putusan Mahkamah Agung Nomor 349 K/AG/2006, kajian literatur hukum keluarga Islam, dan tinjauan peraturan terkait mediasi di Pengadilan Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mediasi dilakukan sesuai prosedur PERMA Nomor 1 Tahun 2008, upaya mencapai kesepakatan gagal karena faktor emosional, tekanan sosial, dan perbedaan prioritas antara kedua pihak. Putusan Mahkamah Agung menempatkan hak asuh anak pada ayah dengan pertimbangan prinsip best interest of the child. Artikel ini merekomendasikan penguatan dukungan psikologis, konseling keluarga, dan peningkatan standar evaluasi hadhanah untuk memaksimalkan efektivitas mediasi dalam sengketa keluarga.
Sengketa Kepemilikan Tanah Antara Ahli Waris Alm. H. Abdul Manaf Dan PT. Indogress Di Desa Kadubera, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang Finsensius Samara; Agustinus Renaldus J Djuma; Enrique Radja Sarabiti; Paulus Pace Nuban; Eugenius Toni Mage; Aristoteles Nahak
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merekonstruksi proses mediasi yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Pandeglang terkait sengketa tanah antara Ahli Waris Alm. H. Abdul Manaf (berdasarkan penguasaan fisik turun-temurun) dan PT. Indogress (berdasarkan Akta Jual Beli/AJB) atas tanah seluas $8.640 \text{ M}^2$ di Desa Kadubera. Sengketa ini merefleksikan konflik klasik antara penguasaan faktual masyarakat adat/lokal dengan legalitas formal berupa surat-surat kepemilikan industri. Berdasarkan fakta bahwa gugatan akhirnya berlanjut hingga putusan pengadilan yang menolak klaim ahli waris, diindikasikan bahwa proses mediasi yang difasilitasi sesuai Perma No. 1 Tahun 2016 gagal mencapai kesepakatan damai (non-settlement). Analisis menunjukkan bahwa kegagalan mediasi dipengaruhi oleh disparitas kekuatan tawar (bargaining power) antara pihak korporasi dan ahli waris, perbedaan pandangan fundamental mengenai validitas bukti kepemilikan (hak turun-temurun vs. AJB), serta kompleksitas isu-isu yang melibatkan sejarah penguasaan tanah dan kebutuhan ekspansi bisnis. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan mediasi sangat bergantung pada fleksibilitas, keterbukaan, dan kesediaan kedua belah pihak untuk berkompromi, serta kemampuan mediator dalam menjembatani kepentingan yang kontradiktif.
Analisis Pelaksanaan Pembina Tahap Akhir Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kupang, Nusa Tenggara Timur Finsensius Samara; Alfius Adika Jocta; Kaila Cahyani; Giovani Ira Palpialy; Roger Julio Pong; Gregorius Yoseph Bere Dole
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembinaan tahap akhir di Lembaga Pemasyarakatan Dewasa Kelas IIA Kupang, Nusa Tenggara Timur, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Pembinaan tahap akhir merupakan tahapan penting dalam sistem pemasyarakatan karena berfokus pada proses integrasi warga binaan ke dalam masyarakat sebagai perwujudan tujuan pemidanaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan petugas Lembaga Pemasyarakatan dan warga binaan, serta didukung oleh studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan tahap akhir di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kupang pada dasarnya telah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait pemberian hak integrasi seperti Cuti Menjelang Bebas (CMB) dan Pembebasan Bersyarat (PB), pendampingan oleh wali, serta penerapan Standar Sistem Penilaian Narapidana (SSPN). Namun demikian, efektivitas pelaksanaan pembinaan masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan jumlah petugas pemasyarakatan dan kurang memadainya sarana dan prasarana pendukung pembinaan. Hambatan tersebut berdampak pada kurang optimalnya proses bimbingan dan pembinaan kemandirian warga binaan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sumber daya manusia dan fasilitas pemasyarakatan guna mendukung tercapainya tujuan pemasyarakatan secara maksimal.
Co-Authors Adika Joseph Andrean Djawa Agnes Fioretta Bella Pareira Agnus Rosadipratama Hansko Agustinus Primus Feka Agustinus Renaldus J Djuma Agustinus Renaldus J. Djuma Alexander Reo Dae, Filipus Rinaldi S.S. Atamuking, Ernesto J. Danggur Alfius Adika Jocta Alfonsius Andro Gori Tibo Amelia Leni Baptista Carmeta Amelia Leny Baptista Cermeta Ananda Checilia Bere Anggi Boleng Anjelina Firli Ina Tokan Antonius Padua Untung Apolonia Rahayu Ana Narek Apriyanto Huki Haba Ariance Stefani Agnes Olin Aristoteles Nahak Arnoldus M Sanggu Arnoldus Martinus Sanggu Aurelia Agatha Echa Kelen Bendito Mitang, Yohanes Bergitha Salsa Theresia Djen Bernabas Poto Boneventura Sawu Atulolon Castyelo Sogen D.W. Rabawati David Amaral Da silva Delvira Reinarda Kosat Diana Eustakia Bhoki Elias Bertolomeus Neu Roga Enrique Radja Sarabiti Eugenius Toni Mage Eusebius Samudra Putra Seran Fallo, Umbu Febiana A.F Petto Felisiano Nicolas Tadji Felisiano Nikolas Tadji Felisitas Palan Lamamere Fernanda Maia, Ledythria Filigon Jerby Edgardo Fransiskus Ola Ama Frederich Mahendra Kunu Frederikus C.O Unggas Gabriela Putri Minami Gae Soro, Elroswit E.Teresa Gae Soro Geofano C. Semana Geovano Febrian Christian Semana Giovani Ira Palpialy Giovani Lucianus M. piera Gregorius Deu Bhega Gregorius Deu Bhegha Gregorius Yosep Bere Dole Gregorius Yoseph Bere Dole Gusti Putu Sri Devi Ambarwati Gusti Putu Sri Devi Ambarwaty Jacinta Da Reissureicao Do Carmo Jawa, Mariana Joseano Tedy Petrov Palla Joseph Silvanus Richardo Asten Julisandri T.A Pulupina Kaila Cahyani Kanisius Lay Hale Karmelia Cindiawati Tatu Kim Setyawan Haba Kinanti Rambu Nuning Hermin Hudhayati Kolumbanus Antoin Kristiano Yeskiel Kristina Elsa Elu Laurensius Kaba Dami Louisa Henukh Ledoh, Putri Marry Marcelinus Reiki Wayan Hr Maria Contasya Ingrainin Atitus Maria Elvira Suni Maria Martha Yasri Purek Maria Sandriana Wea Maria Virginia Jawaina Wotan Maria Yulia Astirx Leda Mario Eferen Yamba Kodi Mario Efren Yamba Kodi Marnof Lebe Pule Max Aipassa Melyn Christy R.K Muly Methodius Agil Nai Suliman Nataly Silviana Dewi O. Waang, Andre Wiliam Okran Donatus Buan Oktaviani Beatrix Benga Demoor Patrick Aleksandro Reinaldo Yazakur Paulus Pace Nuban Petrus Kanisius Manek Nekin Petrus Talele Mudapue Rambu Jenny C. C Hunga Ricardo Amaral Risto Babtista Kehitos Roger Julio Pong Ropa, Alfonsus Rosyani Harseni Riwu Shelomita Firsty Moata Shelvia Sipa Hekin Theresia Denissa Saraswati Odjan Thermuthis Temaluru Vresli Imanuel Lakimodu Vresly Imanuel Waiwurin Safrianus Wallep, Imanuel Markutoja Yahyadi Agung Paskalis Manggi Yarens Sutrisno Manu Yeremias Rana Yoachina Da Cunha Fernandes Yohanes Arman Yohanes Babtisto Seran Yohanes Leonardus Ngompat Yohanes Saverio Kewasa RL Yohanes Woda Fian Yohannes, Paula Nirwana Nojo Yosep Peka Yunita Indiyanti Ie