Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Antara Pola Pernapasan Dengan Tekanan Darah, Denyut Nadi, Dan Saturasi Oksigen Pada Lansia Ahmad, Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi; Komara, Nisa Kartika; Kahanjak, Donna Novina; Balyas, Abi Bakring; Simarmata, Eviriana Rosmauli Harapan; Nurkalbi, Nuni Rismayanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.20996

Abstract

Pola pernapasan merupakan salah satu komponen fisiologis penting yang dapat memengaruhi parameter kardiovaskular dan respirasi, terutama pada populasi lansia yang mengalami penurunan fungsi organ akibat proses penuaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola pernapasan dengan tekanan darah, denyut nadi, dan saturasi oksigen pada lansia. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 58 lansia aktif di Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Palangka Raya. Data pola pernapasan diperoleh melalui Nijmegen Questionnaire, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter, denyut nadi dan saturasi oksigen diukur menggunakan pulse oximeter. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact untuk melihat hubungan pola pernapasan dengan tekanan darah, uji Pearson untuk korelasi dengan denyut nadi, dan uji Spearman untuk korelasi dengan saturasi oksigen. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola pernapasan dan tekanan darah (p = 0,00), serta korelasi negatif yang signifikan antara pola pernapasan dan saturasi oksigen (r = -0,318; p = 0,015), namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pola pernapasan dan denyut nadi (r = 0,009; p = 0,949). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pola pernapasan berhubungan dengan status tekanan darah dan saturasi oksigen pada lansia, tetapi tidak menunjukkan keterkaitan yang bermakna dengan denyut nadi dalam konteks populasi dan kondisi pengukuran pada studi ini.
Sosialisasi dan Pelatihan Produksi Sirup Buah Rimbang sebagai Potensi Wirausaha Berbasis Sumber Daya Alam Lokal di WBI Kenosis, Palangka Raya Manurung, Tety Wahyuningsih; Ariefin, Mokhamat; Pasaribu, Marvin Horale; Purba, Abed Nego; Cahyani, Risfiah Ruli; Komara, Nisa Kartika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18394

Abstract

Background: Pemanfaatan sumber daya alam seperti buah Rimbang dari Kalimantan Tengah dapat meningkatkan nilai ekonomisnya. Pengolahan buah ini menjadi sirup merupakan upaya untuk meningkatkan nilai jual dan mendukung kemandirian usaha WBI Jemaat Kenosis Palangka Raya. Metode: Sosialisasi, pelatihan, evaluasi serta monitoring dilakukan dalam kegiatan ini. Tahap sosialisasi dilakukan dengan memberikan paparan mengenai kandungan dan potensi buah rimbang sebagai bahan baku pembuatan sirup. Selain itu diberikan pula pelatihan pembuatan sirup dari tahap awal pengolahan hingga proses pengemasan produk yang layak jual. Hasil: Pemahaman peserta pada kegiatan ini meningkat signifikan dengan Analisa N-Gain dengan rata-rata nilai 0,91. Hasil produk sirup yang didapatkan mendapatkan penilaian yang baik dimana hampir seluruh peserta menyukai warna, rasa serta aroma sirup. Kesimpulan: Melalui monitoring pasca kegiatan beberapa peserta mulai memproduksi dan memasarkan sirup rimbang menunjukkan kegiatan ini memberikan manfaatkan kepada peserta untuk memulai usaha mandiri dalam mendukung peningkatan pendapatan dan kesejahteraan.
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DALAM PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA SMAN 1 KASONGAN Oksal, Efriyana; Fatah, Abdul Hadjranul; Chuchita, Chuchita; Pereiz, Zimon; Fauzi, M. Zainuddin Lutfi; Komara, Nisa Kartika; Pangestika, Inten
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29185

Abstract

Abstrak: Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan praktis dan kreativitas siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hardskill siswa dalam pembuatan lilin aromaterapi, sehingga mereka memiliki bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai peluang wirausaha. Metode pelatihan yang digunakan meliputi pemberian materi secara ceramah dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Peserta kegiatan ini adalah 80 siswa/i dari SMAN 1 Kasongan. Diakhir kegiatan pelatihan dilakukan evaluasi dengan pengisian angket oleh peserta untuk menilai pemahaman dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 81,25% peserta memahami metode pembuatan lilin aromaterapi, sedangkan 90% peserta mampu membuat lilin aromaterapi secara mandiri. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan praktis dan kreativitas siswa.Abstract: The aromatherapy candle-making training plays an important role in enhancing students' practical skills and creativity. This activity aims to enhance students' hard skills in making aromatherapy candles, so they have a set of skills that can be applied in daily life as well as entrepreneurial opportunities. The training methods used include lectures and hands-on practice in making aromatherapy candles. The participants of this activity are 80 students from SMAN 1 Kasongan. At the end of the training activities, an evaluation was conducted with participants filling out a questionnaire to assess the understanding and skills acquired during the training. The evaluation results show that 81.25% of the participants understand the method of making aromatherapy candles, while 90% of the participants are able to make aromatherapy candles independently. Thus, this training has proven effective in enhancing students' practical skills and creativity.
The Relationship Between Adolescents' Knowledge Level And Teacher Support on Compliance with Blood Supplement Tablets Consumption In SMP Negeri 3 Palangka Raya Sitohang, Megawati; Widodo, Tri; Ahmad, Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi; Lestarisa, Trilianty; Komara, Nisa Kartika
Barigas: Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 3 No. 2 (2025): Barigas: Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/barigas.v3i2.11899

Abstract

Indonesia has 20 provinces with anemia prevalence rates higher than the national average, with Central Kalimantan ranking third at 12.7%. This is due to a lack of awareness and knowledge about anemia among adolescent girls. SMP Negeri 3 is one of the schools in Central Kalimantan that receives blood supplement tablets (TTD). This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge of adolescents and teacher support for TTD consumption compliance among seventh and eighth grade female students at SMP Negeri 3 Palangka Raya. The population in this study consisted of 344 female students in grades VII and VIII at SMP Negeri 3 Palangka Raya, with a sample size of 100 female adolescents. This study used an analytical observational method with data collection using a questionnaire with 32 questions. Respondents were selected based on Proportional Stratified Random Sampling, then data processing was carried out using the SPSS application using univariate analysis and bivariate analysis with the Spearman correlation test method. The results of the study indicate that there is a relationship between knowledge and compliance with taking Blood Supplement Tablets (TTD) among female students in grades VII and VIII at SMP Negeri 3 Palangka Raya, and that there is a relationship between teacher support and compliance with taking Blood Supplement Tablets (TTD) among female students in grades VII and VIII at SMP Negeri 3 Palangka Raya. The results of this study can be concluded that there is a significant positive relationship between the level of knowledge of adolescents and teacher support for compliance with blood supplement tablet consumption among female students in grades VII and VIII at SMP Negeri 3 Palangka Raya, with the strength of the relationship being strong and moderately strong, respectively.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI DI PANTI WERDA SINTA RANGKANG PALANGKA RAYA Komara, Nisa Kartika; Donna Novina Kahanjak; Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi Ahmad; Abi Bakring Balyas; Sanggap Indra Sitompul; Widhiyanto, Hendrykus Theo Damar; Hartoyo, Riccardo; Ivanka, Dhea; Sitanggang, Christian Marvin Imannuel; Sandhikarana, I Dewa Gede; Anwar, Muhammad Naufa
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i2.10748

Abstract

Lanjut usia merupakan seseorang yang memiliki usia lebih dari atau sama dengan 60 tahun. Usia tersebut sangat rentan dengan berbagai macam penyakit. Umumnya penyakit yang timbul karena adanya proses penuaan yang menurunkan fungsi dari organ-organ tubuh. Salah satu penyakit yang banyak diderita oleh lansia adalah hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera diatasi. Hipertensi yang tidak terkendali dapat menyebabkan serangan jantung, hipertrofi jantung, hingga gagal jantung. Salah satu penyebab tingginya kejadian angka hipertensi adalah kurangnya kesadaran atau pengetahuan yang dimiliki oleh penderita, sehingga berujung kepada komplikasi penyakit. Hal tersebut menyebabkan hipertensi sering disebut sebagai “silent killer”, karena kuranganya kesadaran dari penderita hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kelainan pembuluh darah hingga pecahnya pembuluh darah kapiler di otak atau stroke bahkan hingga menyebabkan kematian. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan hampir 50% lansia yang berada di Panti Werda Sinta Rangkang mengalami hipertensi dan memiliki pengetahuan yang kurang terhadap hipertensi baik mulai dari penyebab hingga cara pencegahannya, utamanya di usia lanjut. Oleh karena itu, dalam upaya pencegahan hipertensi pada lansia, pengabdian masyarakat Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya mengadakan penyuluhan terhadap lansia di Panti Werda Sinta Rangkang guna meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi pada lansia. Harapan dari pengabdian masyarakat yang akan dilakukan adalah dengan meningkatnya pengetahuan para lansia, maka kejadian hipertensi di Panti Werda Sinta Rangkang dapat dicegah, sehingga tidak sampai menimbulkan komplikasi.
Hubungan Usia Menarke, Status Gizi, Kadar Lemak, dan Kadar Hemoglobin dengan Kejadian Dismenore Siswa SMP Negeri 4 Palangka Raya: Relationship Between Menarche Age, Nutritional Status, Fat Levels, and Hemoglobin Levels with the Incidence of Dysmenorrhea in Students of SMP Negeri 4 Palangka Raya Balyas, Abi Bakring; Kahanjak, Donna Novina; Komara, Nisa Kartika; Ahmad, Farah Fauziah
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.4796

Abstract

Jumlah kelompok usia 10-19 tahun di Indonesia menurut Sensus Penduduk 2010 sebanyak 43,5 juta atau sekitar 18 % dari jumlah penduduk.. Secara biologis, remaja biasa juga disebut dengan pubertas. Ciri pubertas sendiri ada berbagai macam. Pada laki-laki hal yang paling mendasar ialah terjadinya mimpi basah sedangkan pada wanita terjadinya menstruasi. Nyeri menstruasi terjadi karena prostaglandin, yaitu zat yang menyebabkan otot rahim berkontraksi. dismenore dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu dismenore primer fisiologis dan dismenore sekunder patologis. Berdasarkan data demografi yang ditemukan bahwa dismenore dipengaruhi oleh berbagai factor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini menganalisis mengenai Usia Menarche, Status Gizi, Persentase Lemak tubuh dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea.. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara Usia Menarche, Status Gizi, Persentase Lemak tubuh dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea. Variabel yang diteliti ialah Usia Menarche, Status Gizi, Persentase Lemak tubuh dan Kadar Hemoglobin dan kejadian dismenorea. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi square, serta multivariat. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara hubungan usia menarche dan status gizi dengan kejadian dismenore tetapi ada hubungan antara persentase lemak tubuh dan kadar hemoglobin dengan kejadian dismenorea pada siswi Smp Negeri 4 Palangka Raya
Upaya Menekan Penyakit Menular dan Tidak Menular melalui Pendekatan Edukasi Kesehatan Berbasis Herbal dan Pendampingan Latihan Fisik Ysrafil, Ysrafil; Komara, Nisa Kartika; Hanasia , Hanasia; Pratika, Remi Ayu; Ahmad, Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20891

Abstract

Background: Based on Indonesian Health Survey, Central Kalimantan has the highest prevalence of hypertension in Indonesia (40.7%). A similar situation occurs in Pahandut Seberang, In 2024, hypertension among top three most common diseases alongside respiratory tract infections and scabies, with 200, 290, and 190 cases out of 1,831 residents. The high incidence rate is influenced by excessive salt consumption, smoking, lack of physical activity, and geographical conditions prone to flooding. Recently, community has mostly used conventional drugs that cause side effects, while small number have tried herbal medicines, but their processing has not been appropriate. Method: To address these issues, our team implemented community service program consisting of education on hypertension, ISPA, and scabies, training on innovative herbal products, and physical exercise guidance (aerobic exercises, elderly exercises, and yoga) by involve of professional instructors. Results: The post-test results showed an increase in the cadres' understanding of educational material. Participants were also able to independently practice processing herbal plants into useful products (herbal tea, liquid soap, aromatherapy candles, and herbal creams) and demonstrate the physical exercises they had been taught. The community showed high enthusiasm, accompanied by appreciation and gratitude for the activities. In addition, the community service team teach cadres in obtaining PIRT (Traditional Food Product Registration) to support the sustainability of herbal products. Conclusion: The program successfully improved the knowledge, skills, and independence of cadres in processing herbs and performing physical exercises, thereby becoming strategic to prevent and reduce the incidence of communicable and non-communicable diseases in Pahandut Seberang