Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peran Guru dan Orang Tua tentang Kesadaran Keselamatan Diri Anak Down Syndrome di Lingkungan Sekolah dan Rumah Umizahra, Wika; Nurhastuti, Nurhastuti; Efrina, Elsa; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135801

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan membuahkan hasil yakni anak Down Syndrome berinisial D masih belum memiliki kesadaran keselamatan diri yang baik. Seperti belum memahami bahaya di jalan raya, bahaya kebakaran, serta bahaya benda-benda tajam. Sehingga masih membutuhkan peran guru dan orang tua dalam kegiatan sehari- hari yang berhubungan dengan kesadaran keselamatan diri. Masih perlunya perhatian terhadap pendidikan keselamatan diri pada anak-anak disabilitas, termasuk Down Syndrome. Diperlukan kajian untuk mengetahui sejauh mana peran guru dan orang tua telah dijalankan dan bagaimana sinerginya dapat ditingkatkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua tentang kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru, orang tua, serta kepala sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian data direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan guru dan orang tua telah menjalankan perannya sesuai dengan kedudukannya. Guru dan orang tua tetap menjalankan perannya dengan baik walaupun mengalami tantangan dalam pembelajaran kesadaran keselamatan diri anak. Penelitian ini menyajikan data deskriptif yang memuat pentingnya peran guru dan orang tua serta sinergi keduanya dalam membentuk kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome.
Meningkatkan Kemampuan Melakukan Penjumlahan Menggunakan Media Papan Hitung bagi Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan Salsabilla, Azka; Triswandari, Retno; Iswari, Mega; Taufan, Johandri; Handayani, Endang Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134807

Abstract

Operasi penjumlahan merupakan landasan utama dalam sistem operasi hitung bilangan dan menjadi dasar pemahaman berbagai konsep matematika. Penjumlahan memiliki peranan penting karena digunakan secara luas dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi pada kegiatan Praktik Lapangan Kependidikan (PLK), ditemukan bahwa peserta didik dengan hambatan intelektual ringan di kelas VI masih mengalami kesulitan dalam melakukan penjumlahan bilangan dengan hasil sampai 10. Solusi yang digunakan adalah media papan hitung dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada kondisi awal, kemampuan penjumlahan siswa menunjukkan persentase sebesar 42%, yang termasuk dalam kategori kurang. Setelah pelaksanaan siklus I sebanyak empat pertemuan, terjadi peningkatan menjadi 68%. Selanjutnya, pada siklus II yang juga terdiri dari empat pertemuan, persentase capaian meningkat menjadi 96%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan hitung efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan pada peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan, khususnya untuk operasi penjumlahan dengan hasil sampai 10.
Efektivitas Metode Bermain Sambil Belajar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Disabilitas Intelektual di SLB Negeri 1 Harau Salamah, Jihan Nur'alif; Triswandari, Retno; Nurhastuti, Nurhastuti; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Yuliana, Syari
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134655

Abstract

Kemampuan membaca permulaan menjadi aspek paling penting dalam keterampilan membaca. Karena untuk memasuki tahap membaca lanjutan seseorang memiliki kemampuan dalam membaca permulaan. Namun, pada kenyataannya masih banyak peserta didik yang masih belum bisa menguasai tahapan membaca permulaan, salah satunya peserta didik disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode bermain sambil belajar terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik dengan disabilitas intelektual di SLB Negeri 1 Harau. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Subjek penelitian adalah satu peserta didik dengan hambatan intelektual ringan. Metode bermain sambil belajar digunakan untuk membantu peserta didik dalam meciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efektif sehingga peserta didik dengan disabilitas intelektual dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes kemampuan membaca permulaan. Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca permulaan pada peserta didik disabilitas intelektual setelah menggunakan metode bermain sambil belajar. 
Efektivitas Metode Total Physical Response untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Lisan Disabilitas Rungu Mardatillah, Miftahul; Triswandari, Retno; Iswari, Mega; Mahdi, Arisul; Zulpiani, Mardhatillah
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134720

Abstract

Kemampuan bahasa lisan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan komunikasi individu, termasuk bagi penyandang disabilitas rungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Total Physical Response untuk meningkatkan kemampuan bahasa lisan disabilitas rungu di SLBN 1 Bukittinggi. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) desain A-B. subjek penelitian ini merupkan peserta didik disabilitas rungu. Metode Total Physical Response menggabungkan bahasa dengan menggunakan perintah langsung dan menggunakan alat bantu visual. Metode Total Physical Response dapat meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman kosakata serta kejelasan peserta didik dalam mengucapkan kata secara lisan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan tes kemampuan bahasa lisan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan bahasa lisan pada peserta didik disabilitas rungu setelah menggunakan metode Total Physical Response.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Media Sandpaper Letter Berbasis Wordwall Pada Anak Disabilitas Intelektual Bila, Marlina Zalza; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Marlina, Marlina; Triswandari, Retno; Muspita, Rila
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135939

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan yang peneliti temukan di SLB N 2 Sawahlunto. Seorang anak disabilitas intelektual yang duduk dikelas VII masih belum mampu mengenal huruf terutama dalam menunjukan huruf vokal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan terutama dalam menunjukan huruf vokal melalui media sandpaper letter berbasis wordwall pada anak disabilitas intelektual.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR) dengan desain A-B , data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui grafik visual, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes yaitu berupa tes perbuatan. Hasil penelitian ini menunjukan pada kondisi baseline (A) yang dilakukan sebanyak tiga kali pertemuan dan memperoleh  persentase kestabilan masing-masing 50%.  Yang menunjukan kecendrungan arah yang mendatar (=). Dan pada kondisi intervensi (B) yang dilakukan sebanyak enam kali pertemuan memperoleh persentase 55,55%, 66,66%, 72,22%, 91,44%,  91,44% dan 91,44%. Yang menunjukan kecendrungan arah yang meningkatkan dengan level perubahan (+35,98%) yang dimana dapat dikatakan adanya peningkatan dalam membaca permulaan terutama pada aspek menunjukan huruf vokal. Arah data menunjukan peningkatan yang signifikan dan persentase data yang overlap diangka 0%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media sandpaper letter berbasis wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan terutama dalam menunjukan huruf vokal.
Efektivitas Media Video Pembelajaran Untuk Peningkatan Kemampuan Mengenal Simbol Lambang Negara Garuda Pancasila Untuk Anak Disabilitas Fisik Salsabila, Afifa Dwi; Nurhastuti, Nurhastuti; Damri, Damri; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134950

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan seorang anak disabilitas fisik yang belum mampu mengenal simbol dalam lambang negara Garuda Pancasila pada pembelajaran pendidikan pancasila, yang sebelumnya sudah pernah diajarkan guru dengan alat bantu berupa media pembelajaran papan simbol Garuda Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas video pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mengenal simbol lambang Garuda Pancasila. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk single subject research (SSR) dengan pola desain A-B-A. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Mei 2025 sampai 12 Juni 2025. Subjek penelitian ini yaitu anak disabilitas fisik di kelas III SLB N 2 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi baseline (A1) selama tiga sesi pertemuan, kemampuan mengenal simbol lambang Garuda Pancasila anak tetap stabil yaitu 20%. Setelah dilakukan intervensi menggunakan video pembelajaran selama tujuh kali sesi pertemuan mencapai skor 100% pada pertemuan delapan hingga kesepuluh. Selanjutnya pada kondisi baseline (A2) selama tiga sesi, kemampuan peserta didik menunjukkan stabil yaitu 90%. Dengan demikian, penggunaan media video pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal simbol lambang Garuda Pancasila pada anak disabilitas fisik kelas III di SLB N 2 Padang.
Pembelajaran Crochet Kreatif melalui Direct Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Merajut Siswa Tunarungu Mazaya, Fatharani; Efrina, Elsa; Irdamurni, Irdamurni; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan merajut tempat air minum berbasis teknik Crochet pada siswa disabilitas rungu dengan menerapkan model Direct Instruction di SLBN 1 Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah proses pembelajaran keterampilan didasarkan pada temuan bahwa pembelajaran yang belum maksimal. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek dua siswa disabilitas rungu kelas IX.  Penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat pertemuan dengan tahapan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi dan test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan merajut siswa, setelah mengikuti pembelajaran dengan model Direct Instruction, baik segi tehknik, kerapihan, maupun kemandirian dalam menyelesaikan produk rajutan. Hal ini terlihat dari perbandingan nilai siswa sebelum diberikan Tindakan yaitu HN (52%) dan VLN (56%). Setelah diberikan Tindakan pada siklus pertama kemampuan HN dan VLN meningkat dengan skor HN (66%) dan VLN (70%). Penelitian dilanjutkan pada siklus ke dua untuk memaksimalkan kemampuan siswa dengan skor akhir diperoleh HN (89%) dan VLN (92%), maka dapat disimpukan bahwa Teknik Crochet melalui model Direct Instruction dapat meningkatkan keterampilan siswa disabiitas rungu dalam merajut tempat air minum.
Learning hijaiyah letters through sign language using marbel application for students with hearing impairment Iswari, Mega; Nurhastuti, Nurhastuti; Triswandari, Retno; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Taufan, Johandri; Fitra, Ringgi Rahmat; Arnez, Gaby; Budi, Setia
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084611011

Abstract

The advancements of knowledge and technology in the fourth industrial revolution have influenced learning settings at school. Teachers have to develop new learning methods, models, and media to help improve their students' learning outcomes.  The technology that is becoming popular among students is Android-based media. Students at school are diverse and so are students at special education schools(SLB). Students with hearing impairment are those who suffer from hard of hearing and hearing loss. Teachers must get their students to make the most of their residual hearing and other senses like touch and sight when learning, especially during difficult subjects. One of the subjects that the students consider the hardest is religious education because it has a lot of practice and memorization. Hijaiyah is 30 letters of the Arabic alphabet and learning them becomes the core competency in reading the Quran. Teachers can use sign language as their teaching strategy. Sign language is a non-verbal language used by hearing-impaired people. However, sign language is still not commonly used among teachers at special education schools. This research used Research and Development model. The data were collected through observations, interviews, documentation, and literature study. The data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and data interpretation. The product of the research is an Android application for learning hijaiyah letters through sign language for students with hearing impairment.
Modifikasi Permainan Bowling dalam Meningkatkan Kemanpuan Membilang pada Anak Tunagrahita Ringan Syahri, Rizka Purnama; Ardisal, Ardisal; Irdamurni, Irdamurni; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2230

Abstract

This research aims to improve the numeracy ability of mildly impaired students at SLB Negeri 1 Lubuk Sikaping through the modification of bowling games. This study uses a quantitative research type through an experimental approach in the form of Single Subject Research (SSR) and applies an A-B-A design. There are two variables in this study, namely the modification of bowling games as an independent variable and the ability to count as a bound variable. The subject of this study was a mentally retarded student with the initials D, male in class IV-C SLB Negeri 1 Lubuk Sikaping who was not yet able to count numbers up to 20 even though he was already in class IV. To overcome this problem, the researcher aims to improve the ability to count in students by continuing the ability of students who were previously only able to count 1 to 10 continued by counting 11 to 15 through modification of the bowling game. The results of the study showed the percentage of results in the Baseline condition (A1) with a percentage of 33%, 33%, 33%, 33%. Intervention Condition (B) with percentages of 40%, 40%, 67%, 73%, 87%, 93%, 93%, 93%. For Baseline condition (A2) with percentages of 87%, 93%, 93%, 93%. The final data that has been analyzed will be in the form of percentages and visual graphs, and it can be concluded that bowling game modification can improve the ability to count numbers in mentally retarded children