Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analysis of Taiganja Semiotics in the Kailinese Alfisyahr; Gazali; Ulinsa; Efendi; Agustan
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 14 No. 1 (2026): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v14i1.9675

Abstract

This research aims to analyze the symbolic and philosophical meaning contained in taiganja, one of the cultural objects that has important value in the life of the Kaili tribe in Central Sulawesi. The type of research used is descriptive qualitative research. The method used in this study is a qualitative method. The data collection techniques used in this study are: 1) Observation (Observation), 2) Interview, 3) Documentation. The technical data analysis in this study is data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of this study show that taiganja is not just jewelry or decorative objects, but a symbol of identity, social status, and spirituality of the Kaili community. The shape of the taiganja circle symbolizes the cycle of life and balance between humans and nature, while the ornaments contain the meaning of fertility, strength, and protection. Philosophically, taiganja reflects the life view of the Kaili people who uphold harmony, togetherness, and respect for ancestors. In addition, this study emphasizes that through semiotic analysis, taiganja can be understood as a system of cultural signs that strengthens the identity and noble values of the Kaili community. This research is expected to contribute to the preservation of local cultural heritage and enrich the study of semiotics in the cultural context of the archipelago.
Tinjauan Global Konstelasi Satelit Penginderaan Jauh dan Implikasinya bagi Kemandirian Teknologi Indonesia Agustan; Darmawan, Soni; Bintoro, Oni Bibin; Agustino, Rubby Sidik; Alimuddin, Ilham; Hernawati, Rika
Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/jpji.v5i1.9189

Abstract

Perkembangan teknologi satelit penginderaan jauh dalam dua dekade terakhir ditandai oleh pergeseran dari satelit tunggal menuju konstelasi satelit dengan frekuensi pengamatan tinggi. Konstelasi berbasis sensor optik dan Synthetic Aperture Radar (SAR) kini menjadi komponen penting infrastruktur observasi Bumi global untuk pemantauan lingkungan, ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan keamanan maritim. Artikel ini bertujuan meninjau evolusi teknologi konstelasi satelit, pola pengembangan, serta model aktor utama dalam ekosistem observasi Bumi internasional, sekaligus mengkaji implikasinya bagi agenda kemandirian teknologi Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif melalui sintesis publikasi ilmiah, laporan institusional, dan dokumen kebijakan terkait penginderaan jauh serta ekonomi antariksa. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa efektivitas sistem penginderaan jauh tidak hanya ditentukan oleh kapabilitas satelit, tetapi juga oleh integrasi riset dan pengembangan, kapasitas industri, penguatan sumber daya manusia, serta tata kelola data. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi kemandirian perlu menekankan penguasaan rantai nilai teknologi dan integrasi optik–SAR guna menjamin kontinuitas observasi di wilayah tropis. Pendekatan adaptif dan kolaboratif direkomendasikan sebagai dasar perumusan strategi nasional yang berkelanjutan.
Strategi Guru Al-Qur’an Hadits dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an pada Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Asmin; Arfan Hakim; Agustan
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3785

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kenyataannya, sebagian siswa kelas IX B Madrasah Tsanawiyah Alkhairaat Biromaru masih mengalami hambatan dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk kesulitan membaca Al-Qur’an, strategi yang diterapkan guru Al-Qur’an Hadits, serta faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kasus. Informan penelitian terdiri atas guru Al-Qur’an Hadits, kepala madrasah, dan siswa kelas IX B yang mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an. Informan dipilih secara purposive dan dikembangkan dengan teknik snowball sampling. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dokumentasi, serta tes kemampuan membaca Al-Qur’an. Data dianalisis secara induktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa meliputi kesalahan pelafalan huruf, ketidaksesuaian penerapan tajwid, kurangnya kelancaran membaca, serta rendahnya motivasi belajar. Guru mengatasi hal tersebut melalui pendekatan individual, pembiasaan membaca secara rutin, metode demonstrasi, latihan intensif, serta pemberian motivasi. Keberhasilan strategi didukung oleh kompetensi guru dan dukungan sekolah, sementara hambatan berasal dari perbedaan kemampuan siswa dan kurangnya dukungan orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang konsisten dan kontekstual dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ULAR TANGGA DUA DIMENSI TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II UPT SDN BONTOALA I Al Fitri; Agustan; Kristiawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43737

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa pada materi penjumlahan pada kelas II di UPT SDI Bontoala 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media ular tangga dua dimensi terhadap kemampuan numerasi siswa di UPT SDI Bontoala 1 Kecamatan palangga Kabupaten Gowa, Sulawei Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain Non- equivalent control group desain. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 32 siswa dan kelas control sebanyak 32 siswa. Instrument penelitian ini adalah tes kemampuan numerasi, lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa sebelum menggunakan media ular tangga dua dimensi pada kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 44,22 berada pada kategori rendah dan setelah menggunakan media ular tangga dua dimensi nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 76,56 berada pada kategori sedang. Sementara itu, pada kelas kontrol nilai rata-rata pretest sebesar 47,81 berada pada kategori rendah dan nilai rata-rata posttest sebesar 67,87 berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji independent samples test inferansial di peroleh nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa data kedua kelas bersifat homogen dengan nilai signifikansi sebesar 0,534 > 0,05. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi < 0,05, sehingga terdapat pengaruh penggunaan media ular tangga dua dimensi terhadap kemampuan numerasi siswa. Berdasarkan hasil yang di peroleh dapat di ambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media ular tangga dua dimensi terhadap kemampuan numerasi siswa pada mata pelajaran matematika di UPT SDI Bontoala 1.