Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI DALAM IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN (AI) PADA PERUSAHAAN MODERN Dwi Rahmiyana Febriana; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f0r9g042

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah berdampak signifikan terhadap perusahaan modern dengan meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga menimbulkan berbagai risiko teknologi yang memerlukan manajemen yang tepat. Studi ini menganalisis risiko yang muncul dalam implementasi AI, termasuk bias algoritmik dan kerentanan keamanan siber. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko teknologi, termasuk tata kelola AI, audit algoritmik, model transparansi, dan penguatan keamanan data, merupakan langkah krusial untuk memastikan implementasi AI yang aman dan bertanggung jawab. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan seperti pengembang, manajer risiko, regulator, dan pengguna akhir dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Temuan studi juga menegaskan perlunya organisasi menerapkan pendekatan proaktif melalui kepatuhan terhadap standar internasional serta evaluasi etis secara berkala guna mengurangi dampak negatif dan meningkatkan akurasi sistem. Dengan mengintegrasikan strategi mitigasi risiko secara komprehensif, perusahaan dapat mengoptimalkan manfaat AI sekaligus menjaga kepercayaan pengguna, meningkatkan ketahanan digital, dan memperkuat daya saing bisnis di era teknologi yang semakin kompleks.
PENGARUH PENILAIAN RISIKO TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJEMEN SEKOLAH Wardah Qoniah Salsabila; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t8r1ec58

Abstract

Penilaian risiko merupakan salah satu komponen penting dalam manajemen modern yang berfungsi untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi, termasuk di lingkungan pendidikan. Dalam konteks sekolah, penilaian risiko membantu pihak manajemen dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang dapat menghambat pelaksanaan program pendidikan, seperti keterbatasan sumber daya, perubahan kebijakan, maupun gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian risiko terhadap efektivitas manajemen sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan standar manajemen risiko internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan penilaian risiko secara sistematis mampu meningkatkan efektivitas manajemen sekolah, terutama dalam aspek perencanaan, pengambilan keputusan, pengawasan, dan evaluasi program. Sekolah yang menerapkan penilaian risiko memiliki kemampuan lebih baik dalam mengantisipasi potensi hambatan serta merespons perubahan lingkungan pendidikan secara adaptif. Dengan demikian, penilaian risiko berperan signifikan dalam menciptakan tata kelola sekolah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
STRATEGI PENGENDALIAN RISIKO DALAM MANAJEMEN SEKOLAH EFEKTIF Zahra Aksell Vahrezy; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ker8eh20

Abstract

Manajemen sekolah merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis karena melibatkan berbagai komponen, seperti sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembiayaan, serta hubungan dengan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, sekolah tidak terlepas dari berbagai potensi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan. Risiko tersebut dapat bersumber dari faktor internal, seperti kesalahan pengambilan keputusan, lemahnya sistem pengawasan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya disiplin kerja; maupun faktor eksternal, seperti perubahan kebijakan pemerintah, kondisi sosial ekonomi, serta bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian risiko yang efektif dalam manajemen sekolah agar kegiatan pendidikan berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah tentang manajemen risiko di lembaga pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pengendalian risiko di sekolah meliputi empat tahapan penting, yaitu identifikasi dan analisis risiko, perencanaan strategi pengendalian, implementasi kebijakan mitigasi, serta evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan. Kepala sekolah memiliki peran utama dalam mengoordinasikan seluruh elemen sekolah, membangun komunikasi yang efektif, dan menciptakan budaya partisipatif dalam pengelolaan risiko. Melalui penerapan strategi pengendalian risiko yang sistematis dan terukur, sekolah dapat meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjamin mutu layanan pendidikan yang berkelanjutan.
MANAJEMEN KRISIS DAN RISIKO OPERASIONAL DI ERA DISRUPSI DIGITAL Serli Kurnia Ilahi; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gn8n8c19

Abstract

Era disrupsi digital mentransformasi operasional organisasi sekaligus meningkatkan kerentanan terhadap gangguan sistem, serangan siber, dan human error. Kondisi ini menuntut manajemen krisis dan risiko operasional yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk risiko operasional digital serta merumuskan strategi penanganan krisis efektif guna menjaga keberlangsungan organisasi. Menggunakan metode deskriptif melalui tinjauan literatur dan analisis kasus pada sektor pemerintahan, pendidikan, serta industri, ditemukan bahwa kerentanan utama bersumber dari lemahnya keamanan informasi, tingginya ketergantungan teknologi, dan rendahnya kompetensi digital pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas operasional sangat bergantung pada kesiapan organisasi dalam mengantisipasi risiko berbasis teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan keamanan siber, peningkatan kapasitas SDM melalui literasi digital, serta penyusunan protokol krisis yang sistematis dan terstruktur. Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam memperkuat ketahanan serta keberlanjutan organisasi menghadapi tantangan dinamis di era disrupsi digital yang terus berkembang.
PENERAPAN RISK-BASED DECISION MAKING DI INSTANSI PENDIDIKAN DAN PEMERINTAHAN Rezi Salsabila; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4chp7k23

Abstract

Artikel ini membahas penerapan teori pengambilan keputusan berbasis risiko pada institusi pendidikan dan pemerintahan di Indonesia. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menegaskan bahwa risiko dapat diidentifikasi secara proaktif, diklasifikasikan berdasarkan tingkat kemungkinan dan dampak, lalu dikelola melalui strategi mitigasi seperti penghindaran, pengurangan, transfer, maupun penerimaan risiko secara terukur. Pemanfaatan alat bantu seperti matriks risiko, dashboard analitik, serta perangkat lunak manajemen risiko membantu mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik. Implementasi teori ini juga mendukung efektivitas organisasi dalam menghadapi ketidakpastian dan dinamika era digital yang semakin kompleks. Faktor penting keberhasilan antara lain kualitas data, keterbukaan komunikasi, budaya sadar risiko, serta keterlibatan aktif para pemangku kepentingan. Selain itu, pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin diperlukan agar kebijakan tetap adaptif dan relevan. Secara keseluruhan, artikel ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi para pembuat kebijakan dalam meningkatkan tata kelola risiko, sehingga proses pengambilan keputusan di sektor publik dapat berjalan lebih sistematis, responsif, dan inovatif.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RESIKO DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM DI SMP N 2 X KOTO SINGKARAK Okta Vinda Lustikha; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/eh58xk83

Abstract

Risiko merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap aktivitas manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam konteks pengembangan kurikulum di satuan pendidikan, risiko dapat muncul dalam bentuk tantangan, hambatan, maupun ketidakpastian yang dapat memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi risiko agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan implementasi manajemen risiko dalam pengembangan kurikulum di SMP Negeri 2 X Koto Singkarak, strategi mitigasi yang diterapkan, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilakukan. Metode kualitatif deskriptif diterapkan melalui pengamatan lapangan, wawancara intensif dengan kepala sekolah, wakil kurikulum, dan guru, serta pemeriksaan dokumen rencana pembelajaran serta catatan supervisi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di SMP Negeri 2 X Koto Singkarak dilakukan melalui empat tahap utama, yaitu: (1) identifikasi risiko, yang meliputi pengenalan potensi hambatan dari faktor internal maupun eksternal; (2) pengukuran risiko, untuk menilai frekuensi dan dampak risiko terhadap mutu pembelajaran; (3) mitigasi risiko, melalui pelatihan guru, penyusunan pedoman kurikulum internal, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat; dan (4) monitoring dan evaluasi, dilakukan secara rutin melalui supervisi dan rapat evaluasi kurikulum. Penerapan manajemen risiko terbukti membantu sekolah dalam menjaga konsistensi mutu kurikulum dan meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan kebijakan pendidikan. Dengan demikian, implementasi manajemen risiko di SMP Negeri 2 X Koto Singkarak menjadi model pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pengembangan kurikulum berbasis Kurikulum Merdeka
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO (SIMR) DI LEMBAGA PENDIDIKAN Natasya Saputri; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gtsnfz21

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR) di lembaga pendidikan sebagai upaya strategis untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan akurasi data, serta mendukung transformasi digital dalam pengelolaan risiko. Penelitian ini berfokus pada tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi SIMR, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang komprehensif terkait pengembangan dan pemanfaatan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIMR mampu meningkatkan efektivitas identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko melalui pendokumentasian data yang terstruktur serta fitur pelaporan real-time. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan berbasis data dengan menyediakan informasi risiko yang akurat dan terintegrasi bagi pimpinan lembaga. Namun, implementasi SIMR masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi teknologi informasi, minimnya infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SIMR merupakan inovasi strategis yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas manajemen dan kesiapan lembaga pendidikan dalam menghadapi risiko operasional.
AUDIT BERBASIS RISIKO (RISK-BASED AUDIT) SEBAGAI ALAT PENGAWASAN MODERN Nadya Putri Aidil; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/r0s3qm02

Abstract

Audit Berbasis Risiko (Risk-Based Audit) merupakan pendekatan audit modern yang menempatkan risiko sebagai landasan utama dalam menentukan prioritas, ruang lingkup, serta kedalaman pemeriksaan audit. Pendekatan ini berkembang sebagai respons terhadap semakin kompleksnya tata kelola organisasi, dinamika risiko operasional yang terus berubah, serta meningkatnya tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang bersifat preventif. Berbeda dengan pendekatan audit tradisional yang berfokus pada kepatuhan dan pemeriksaan transaksi masa lalu, audit berbasis risiko menekankan pada proses identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi. Artikel ini mengkaji secara mendalam konsep audit berbasis risiko, tahapan implementasi, manfaat strategis, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapannya pada organisasi sektor publik maupun sektor privat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, standar profesional, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan audit berbasis risiko mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, efisiensi dalam penggunaan sumber daya audit, serta kualitas hasil audit melalui penetapan prioritas berbasis risiko. Selain itu, pendekatan ini mendorong terbentuknya budaya sadar risiko dan memperkuat sistem pengendalian internal yang lebih adaptif serta responsif terhadap perubahan lingkungan organisasi. Oleh karena itu, audit berbasis risiko dipandang sebagai instrumen strategis dalam mendukung penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Implementasi Manajemen Resiko Dalam Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Di Sekolah Menengah Kejuruan Sri Wulanjuni; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out about the application of risk management at SMK Mondoroko which includes determining the risk context, conducting a risk assessment consisting of Risk Identification, Risk analysis, and Risk Evaluation and determining mitigation in the learning process. This study uses a qualitative method approach with an exploratory analysis level that has been adapted to the stages in the risk management process from the ISO 31000:2018 framework on Risk Management Standards. Data was collected by observation, documentation and interviews with expert sampling. The results showed that risk analysis in the learning process at SMK Mondoroko was viewed from 4 categories, namely the student category, the teacher category, the curriculum category and the academic environment category. Based on these four categories, 29 risks were identified in the risk assessment process and had a significant impact sequentially, namely the curriculum category was handled through link and match curriculum synchronization with DUDI, the student category was handled through the application of work based learning (WBL) methods, the teacher category handling is carried out through the implementation of the industrial apprentice teacher program and the academic environment category is handled through the management and procurement of workshop equipment in accordance with the latest technology.  
Pendekatan Strategis Kepala Sekolah Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Mengatasi Resiliensi Pendidikan di Era Digitalisasi Dewi Sumiyarsih Syam; Fetmawati; Irsyad; Sufyarma Marsidin
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v8i1.2350

Abstract

Era digitalisasi menuntut sekolah untuk mampu menghadapi tantangan teknologi dan perubahan cepat dalam pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin strategis memiliki peran penting dalam membangun resiliensi pendidikan melalui pengambilan keputusan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan strategis kepala sekolah dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan resiliensi pendidikan di era digital. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah literatur terkait kepemimpinan digital, pengambilan keputusan berbasis data, supervisi dan kolaborasi digital, manajemen risiko, pengembangan kompetensi guru, serta strategi partisipatif dan inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan digital dengan karakter problem-solving, kolaboratif, kreatif, dan literasi digital yang memadai mampu menghadapi perubahan cepat, mendorong inovasi, memperkuat daya tahan sekolah, serta mengoptimalkan sumber daya dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas resiliensi pendidikan sangat bergantung pada strategi kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, adaptif, berbasis bukti, dan partisipatif.