Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Metode Diskusi Dan Praktik Langsung Dengan Pendekatan Hots (Higher Order Thingking Skills) Untuk Peningkatan Pemahaman Peserta Didik Tentang Materi Bahasa Indonesia “ Ditukar Dengan Apa” Ilyas, Asmadi; Zamil, Ilham; Syam, Hidayani
Journal of Development Education and Learning (JODEL) Vol. 3 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jodel.v3i1.30

Abstract

Rendahnya tingkat pemahaman peserta didik pada materi “ Ditukar Dengan Apa” kelas IV UPT SD Negeri 011 Bukit Kratai disebabkan oleh metode yang digunakan masih bersifat teoritis, monoton dan majemuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan pemahaman peserta didik tentang materi “ Ditukar Dengan Apa” dengan metode diskusi dan praktik langsung dengan pendekatan HOTS (Higher Order Thingking Skills). Penetian ini menggunakan Penelitian Tindakan (action research) sebanyak dua kali putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV. Data yang diperoleh berupa hasil tes Formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari setiap siklus, yaitu prasiklus (26,8%) siklus I (65,2%), siklus II (100%) Kesimpulan dari penelitian ini adalah melaui model HOTS (Higher Order Thingking Skills) dapat meningkatkan prestasi belajar pada materi “ Ditukar Dengan Apa”.
Inovasi Pembelajaran: Optimalisasi Model Contextual Teaching Learning (CTL) dalam Pendidikan Agama Islam Fauzan, M; Hidayat, Rio; Syam, Hidayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) sebagai inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). CTL berfokus pada pengaitan materi ajar dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa, menjadikan pembelajaran lebih relevan dan bermakna. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, artikel ini mengkaji karakteristik, prinsip, serta dampak penerapan CTL dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CTL tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan karakter siswa, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif dalam kelas. Pembelajaran PAI yang berbasis CTL dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih hidup, mendorong siswa untuk mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan nyata mereka.
The Effect of Islamic Group Guidance on Student Self Efficacy Rangkuty, Lanna Sary; Rahmi, Alfi; Yusri, Fadhilla; Syam, Hidayani
Fahmina: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : UIN SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/fahmina.v1i1.9402

Abstract

This research is motivated by the phenomenon that there are still many students at MTsN 6 Agam who are indicated to have low Self-Efficacy in dealing with learning situations. The aim to be achieved in this research is to find out whether there is an influence of Islamic group guidance on student Self-Efficacy at MTsN 6 Agam. The formulation of the problem in this research is whether the Islamic Group Guidance technique has a significant influence on the Self-Efficacy of class VII-8 students at MTsN 6 Agam. This type of research is pre-experimental research with a One Group Pretest Posttest Design model. The population is class VII students at MTsN 6 Agam, while the research sample is 10 students who have indicated Self-Efficacy problems based on a non-random sampling technique in the form of purposive sampling and the results of the pretest. Data collection in this research used a questionnaire. The data analysis technique uses the Wilcoxon test which requires the hypothesis to be accepted if the sig value is less than 0.05 and is assisted by the SPSS version 26 application. Based on the results of data analysis using the Wilcoxon test, the sig value is known. p-value is 0.005 ɑ (ɑ = 0.05) which means Ha is accepted and Ho is rejected. The results of the Wilcoxon test calculations can be concluded that Islamic group guidance can be an alternative for increasing student Self-Efficacy in class VII-8 MTsN 6 Agam.
Upaya Orang Tua dalam Membentuk Kesehatan Mental Anak di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar Putri, Mery Karmila; Putra, Dodi Pasila; Syam, Hidayani; Hartati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13166

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah orang tua Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar telah melakukan berbagai upaya agar anak mereka tumbuh dan kembang dengan memiliki kesehatan mental yang baik. Dalam hal ini, orang tua berusaha agar tetap dekat dan menyediakan waktu khusus untuk mendidik anak, membawa anak ke masjid terutama ketika ada kegiatan wirid pengajian/ceramah agama atau kegiatan keagamaan lainnya, mengadakan komunikasi dan kerjasama dengan tokoh masyarakat dan guru untuk ikut membantu orang tua dalam mendidik dan menjaga anak-anak mereka. Oleh karena itu adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang upaya orang tua dalam membentuk kesehatan mental anak di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar. Namun demikian, upaya tersebut belum dapat dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fied research), yaitu penelitian yang dilakukan disuatu lokasi, ruangan yang luas atau di tengah-tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan secara sistematis faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu untuk mencoba menggambarkan fenomena secara detail. Informan kunci dalam penelitian ini adalah orang tua anak yang berjumlah 11 orang. Sedangkan informan pendukung berjumlah 3 orang diantaranya adalah wali nagari, wali jorong dan uztazah MDA/TPA. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan wawancara dan observasi. Adapun hasil penelitian ini adalah orang tua di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar telah melakukan berbagai upaya dalam membentuk kesehatan mental anak. Orang tua telah menanamkan ajaran agama Islam kepada anak. Namun demikian terdapat beberapa hal yang belum maksimal dilakukan oleh orang tua dalam membentuk kesehatan mental anak di antaranya; membentuk hubungan yang baik dengan anak, menumbuhkan kepercayaan diri anak, mengajak dan membiasakan anak berpikir positif. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa orang tua telah melakukan berbagai upaya dalam membentuk kesehatan mental anak di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar.
Pelaksanaan Bimbingan Belajar Bagi Peserta Didik Disleksia di Sekolah Luar Biasa (SLB) Baitul Fattaahu Kinali Kabupaten Pasaman Barat Adriyani, Winda; Pasilaputra, Dodi; Khairuddin, Khairuddin; Syam, Hidayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.18376

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah guru BK di SLB Baitul Fattahu Kinali Kabupaten Pasaman Barat telah membimbing siswa disleksia dalam belajar, di mana mereka lambat dalam membaca, lambat dalam mengenali huruf, dan lambat dalam menyatukan kosa kata menjadi kalimat. Bimbingan pembelajaran terhadap siswa disleksia dilakukan oleh guru ketika berlangsungnya proses pembelajaran maupun di luar proses pembelajaran. Meskipun guru telah melaksanakan bimbingan pembelajaran terhadap siswa disleksia, namun para siswa masih banyak yang mengalami kesulitan dalam membaca dan membentuk kosa kata menjadi kalimat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fied research), yaitu penelitian yang dilakukan disuatu lokasi, ruangan yang luas atau di tengah- tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan secara sistematis faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu untuk mencoba menggambarkan fenomena secara detail. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala SLB Baitul Fattahu Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan penulis menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan data yang diperoleh dapat dikemukakan bahwa pelaksanaan bimbingan belajar terhadap peserta didik di SLB Baitul Fattaahu Kinali Kabupaten Pasaman Barat dilakukan oleh guru dengan melalui beberapa langkah dan tahap melakukan diagnosis terhadap kesulitan belajar peserta didik, melakukan prognosis, dan menetapkan kumungkinan cara mengatasi masalah belajar peserta didik. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa guru BK di SLB Baitul Fattaahu Kinali Kabupaten Pasaman Barat telah melaksanakan bimbingan belajar terhadap peserta didik.
Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa melalui Membaca Al-Qur’an di SMK Plus Perbankan Bougenville Lubuk Basung Sari, Sandra Kumala; Santosa, Budi; Afrinaldi, Afrinaldi; Syam, Hidayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca Al-Qur’an adalah suatu kegiatan memahami atau melafalkan firman Allah Swt yang berikan petunjuk bagi umat muslim yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw untuk dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat. Konsentrasi Belajar adalah pemusatan perhatian dan pikiran terhadap objek yang dipelajari dengan mengabaikan hal-hal yang dapat mengganggu perhatian. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang penulis temui di lapangan yaitu siswa membaca Al-Qur’an dikarenakan adanya peraturan yang ditetapkan oleh sekolah, dalam membaca Al-Qur’an siswa diawasi oleh guru, saat jam pembelajaran berlangsung siswa keluar masuk kelas, dan saat proses pembelajaran siswa mengganggu teman yang sedang belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan membaca Al-Qur’an dalam rangka meningkatkan konsentrasi belajar siswa di SMK Plus Perbankan Bougenville Lubuk Basung. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yaitu suatu pendekatan yang mengambarkan keadaan suatu fenomena yang terjadi dengan kata-kata atau kalimat. Informan kunci dalam penelitian ini yaitu kelas XI yang berjumlah 20 orang, sedangkan informan pendukung yaitu 9 orang guru yang terdiri dari 6 orang guru mata pelajaran, 2 orang guru bimbingan dan konseling dan 1 orang wakil kesiswaaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di SMK Plus Perbankan Bougenville kegiatan membaca Al-Qur’an dilaksanakan dari jam 06.30 sampai dengan 07.30 yang wajib diikuti oleh seluruh siswa yang dibimbing oleh Guru setiap paginya. Siswa sudah lancar dalam membaca Al-Qur’an meskipun masih terdapat beberapa siswa yang kurang lancar dalam membaca Al-Qur’an. Selain itu konsentrasi belajar siswa sudah baik hal ini terlihat dari adanya perhatian siswa terhadap pembelajaran, siswa mampu merespon materi pelajaran, adanya gerakan anggota badan siswa yang sesuai dengan petunjuk guru, mampu menerapkan pembelajaran, dapat mengemukakan pendapat atau ide, dan berminat terhadap pembelajaran, meskipun terkadang ada beberapa hal yang dapat memecah konsentrasi belajar siswa.
Peranan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengembangkan Kedisiplinana Siswa di MTsN 6 Agam Kubang Putih Saufiati, Halimatus; Syawaluddin, Syawaluddin; Syam, Hidayani; Arif, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih ada santri yang belum mampu berjuang dengan kedisiplinan. Misalnya, masih ada santri yang melanggar aturan sekolah atau madrasah, ada yang meyakini bahwa aturan itu tidak wajib, ada yang datang terlambat, ada yang menolak memakai pakaian yang berhubungan dengan madrasah, dan ada yang membawa handphone tanpa izin dari guru di madrasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana supervisi dan penyuluhan guru BK dan berkontribusi terhadap pengembangan kedisiplinan siswa. Empat guru pembimbing dan penyuluhan (BK) menjadi informan utama studi, sedangkan wali kelas, pengurus, dan siswa MTSN 6 Agam Kubang Putih menjadi informan penunjang. Snowball sampling adalah pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan melalui pencatatan, wawancara, dan observasi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa: pembimbing dan guru bimbingan konseling (BK) yang kompeten telah memainkan beberapa peran dalam membantu siswa memperoleh disiplin yang ditanamkan pada diri mereka dengan mengikuti norma dan peraturan madrasah. Hasilnya, penulis dapat mengumpulkan informasi tentang peran guru pembimbing dan penyuluhan dalam membantu siswa MTSN 6 Agam Kubang Putih mengembangkan rasa disiplin. Guru-guru ini dapat berfungsi sebagai pembimbing, pengawas, dan teladan. Guru yang memberikan bimbingan dan konseling mengawasi perilaku muridnya selama berada di kelas untuk memastikan tidak ada gangguan atau tindakan ketidaktaatan pada tata tertib madrasah.
Pengaruh Praktek Kerja Lapangan dan Motivasi Kerja terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer Jaringan di SMK N 1 Bukittinggi Utami, Meliati Nur; Syawaluddin, Syawaluddin; Syam, Hidayani; Arif, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena yang terjadi pada siswa kelas XII jurusan TKJ di SMK N 1 Bukittinggi. Terdapat beberapa siswa yang mengalami kesulitan saat bekerja karena diduga kurangnya kesiapan kerja, memiliki praktek kerja lapangan yang rendah, dan motivasi kerja yang rendah. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pengaruh praktek kerja lapangan (PKL) terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan TKJ di SMK N 1 Bukittinggi. (2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan TKJ di SMK N 1 Bukittinggi. (3) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh praktek kerja lapangan dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII jurusan TKJ di SMK N 1 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 55 siswa, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini sebanyak 55 orang siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kusioner kesiapan kerja, praktek kerja lapangan dan motivasi kerja yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel praktek kerja lapangan (X1) terhadap kesiapan kerja (Y) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan tingkat persentase sebesar 45,9%. (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel motivasi kerja (X2) terhadap kesiapan kerja (Y) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan tingkat persentase sebesar 49,6%. (3) terdapat pengaruh yang signifikan dari praktek kerja lapangan (X1) dan motivasi kerja (X2) secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan tingkat persentase sebesar 58,3%. Jadi dapat disimpulkan bahwa praktek kerja lapangan dan motivasi kerja memberikan pengaruh positif terhadap kesiapan kerja.
Persepsi Orang Tua dan Guru tentang Pengenalan Gender Pada Anak Usia Dini di TK Islam Bakti 113 Koto Salak Litasari, Fuji; Syam, Hidayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini dilatarbelakangi dengan adanya tanggapan atau persepsi orang tua dan guru mengenai pengenalan gender pada anak usia dini di TK Islam Bakti 113 Koto Salak, terdapat berbagai permasalahan yang muncul seperti orang tua yang belum mendukung dalam memberikan pendidikan gender pada anak, guru belum secara maksimal memberikan ilmu pengetahuan gender di sekolah, dan anak suka meniru seseorang yang berbeda gender dengannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang persepi orang tua dan guru tentang pengenalan gender pada anak usia dini di TK Islam Bakti 113 Koto Salak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di TK Islam Bakti 113 Koto Salak. Dalam penelitian ini terdiri dari 10 Informan kunci 8 orang tua, 2 guru, dan informan pendukung. Dalam hal ini untuk pengumpulan data yang akurat mengenai keadaan dilapangan penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Berdasarkan data yang sudah penulis paparkan dapat dikatakan bahwa persepsi orang tua dan guru tentang pengenalan gender pada anak usia dini di TK Islam Bakti 113 Koto Salak, persepsi orang tua dan guru terbagi dalam tiga indikator terbentuknya persepsi yang menimbulkan persepsi positif dan negatif tentang pengenalan gender pada anak usia dini. Adapun tahapan persepsi tersebut, sebagai berikut: 1) Penyerapan terhadap rangsang atau objek dari luar individu (Pengetahuan), 2) Pengertian atau pemahaman, 3) Penilaian atau evaluasi. Dari tiga indikator tersebut orang tua dan guru memiliki persepsi positif tentang pengenalan gender pada anak usia dini. Bahwa orang tua sudah dapat menyerap dan menerima pengetahuan tentang pengenalan gender pada anak usia dini walaupun belum secara keseluruhan tetang gender. Juga guru sudah memberikan materi pembelajaran tentang gender kepada anak dengan cara mengelompokkan anak sesuai jenis kelaminnya. Orang tua dan guru beranggapan pengenalan gender penting diberikan kepada anak usia dini karena itu akan mempengarui pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia selanjutnya.
Pengaruh Konsep Diri dan Hubungan Teman Sebaya terhadap Kepercayaan Diri Siswa di Pondok Pesantren Darussalam Pinagar Aswanto, Fitri; Syawaluddin, Syawaluddin; Arjoni, Arjoni; Syam, Hidayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26358

Abstract

Riset ini dilatar belakangi oleh kejadian akan terjalin di alun- alun ialah rendahnya keyakinan diri sebagian anak didik akan nampak atas tindakan mereka akan susah mengemukakan opini dikala dimohon guru / ayal buat berdialog di depan kategori. Kondisi ini terus menjadi nampak kala anak didik ditunjuk buat tampak dalam aktivitas semacam apel pagi, tetapi memilah senantiasa di barisan sebab merasa tidak yakin diri. Tidak hanya itu, rancangan diri akan kurang positif ikut memriseti, misalnya kala anak didik merasa tidak puas atas performa fisiknya, kerap menyamakan diri atas sahabat selevel akan lebih menawan, besar, / putih, dan selalu memohon opini orang lain hal penampilannya. Ikatan sahabat seangkatan pula jadi aspek berarti, di mana sebagian anak didik merasa susah buat menyesuaikan diri & khawatir ditertawakan oleh sahabatnya dikala mengatakan opini. Riset ini bermaksud buat menelaah efek rancangan diri & ikatan sahabat seangkatan keatas keyakinan diri anak didik di Pondok Madrasah Darussalam Pinagar. Riset ini memakai pendekatan kuantitatif atas tipe asosiatif. Populasinya ialah semua anak didik kategori IV & V di Pondok Pesantrern Darussalam Pinagar akan berjumlah 142 orang anak didik. Ada pula pengumpulan sampelnya memakai metode stratified random sampling sebesar 105 orang. Instrument riset berbentuk angket rancangan diri, ikatan sahabat seangkatan & keyakinan diri akan telah penuhi ketentuan sehabis dikerjakannya percobaan keabsahan & reliabilitas. Analisa informasi dalam riset ini memakai regresi linear berganda. Hasil riset mengatakan kalau:( 1) rancangan diri mempunyai partisipasi sebesar 22, 4% keatas elastis keyakinan diri.( 2) ikatan sahabat seangkatan mempunyai partisipasi sebesar 43, 3% keatas elastis keyakinan diri.( 3) Ada efek akan lumayan penting antara rancangan diri & ikatan sahabat seangkatan keatas keyakinan diri atas partisipasi sebesar 45, 1%. Perihal ini bisa diamati atas analisa koefisien pemastian, R square sebesar 0, 451 / 45, 1% akan membuktikan kalau ada efek lumayan kokoh antara elastis rancangan diri dan ikatan sahabat seangkatan keatas variabel keyakinan diri sebesar 45, 1% & lebihnya 55% diriseti oleh elastis lain