Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

MODIFIKASI TEPUNG JAGUNG PULUT DAN SORGUM DENGAN METODE HMT (Heat Moisture Treatment) Saman, Widya Rahmawaty; Ahmad, Lisna; Isra, Muhammad; Ngadi, Febriyanti; Djama, Anisa; Datau, Firman; Junus, Sandrina Izhathuljannah Zilanya; Jenggu, Hilma A.; Usman, Nabila Y.; Sari, Neneng Puspita; Marwan, Alwi Pratama Putra
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.26035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan pati jagung pulut dan pati sorgum yang dilakukan dengan metode HMT. Parameter uji yang digunakan yaitu: ukuran granula, viskositas, Swelling Power, kelarutan, freeze stability. Nilai rata-rata ukuran granula yang dihasilkan yaitu : Pati sorgum sebesar 159 pixels (sebelum modifikasi) dan 193 pixels (setelah modifikasi). Pada pati jagung 173 pixels (sebelum modifikasi), dan 207 pixels (setelah modifikasi). Masing-masing dilihat menggunakan mikroskop dengan perbesaran 40x10. Berdasarkan hasil uji Viskositas nilai rata-rata yang di hasilkan yaitu : Pati jagung pulut sebesar 246 mPas (sebelum modifikasi) dan 208 mPas (setelah modifikasi). Pada pati sorgum sebesar 178 mPs (sebelum modifikasi) dan 207 mPas (setelah modifikasi). Berdasarkan uji swelling nilai yang dihasilkan yaitu: jagung pulut sebesar 5,1211 gr (sebelum modifikasi) dan 4,3213 (setelah modifikasi) dan pada pati sorgum yaitu 7,2912 gr (sebelum modifikasi) dan 6,7189 gr (setelah modifikasi). Berdasarkan uji kelarutan nilai yang dihasilkan yaitu: Jagung pulut sebesar 4,4% (sebelum modifikasi) dan 3,7% (setelah modifikasi). Sorgum sebesar 3,9% (sebelum modifikasi) dan 3,1% (setelah modifikasi).
Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Var Rubrum rhizoma) dalam Pembuatan Nugget dengan Bahan Dasar Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Saman, Widya Rahmawaty; Mahaling, Efraim
Jambura Journal of Food Technology Vol 5, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v5i02.22786

Abstract

Udang merupakan salah satu jenis krustasea dan merupakan salah satu hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, meskipun bagian yang dapat dimakan hanya sekitar 40%, namun rasanya lebih enak dibandingkan dengan daging ikan atau hasil perikanan lainnya. Salah satu jenis udang yang banyak ditemui di pasar atau supermarket adalah udang jenis kaki putih atau biasa disebut dengan nama udang vannamei (Litopenaeus vannamei) yang berasal dari Pantai Pasifik Barat Amerika Latin, dari Peru di bagian selatan hingga Meksiko bagian utara. . Udang vaname mulai masuk ke Indonesia dan resmi dilepasliarkan pada tahun 2001. Udang vaname merupakan salah satu udang yang memiliki nilai ekonomis dan merupakan alternatif jenis udang yang dapat dibudidayakan di Indonesia, selain udang windu (Panaeus monodon) dan udang putih (Panaeus merguensis). Udang vaname relatif mudah untuk dibudidayakan. Hal inilah yang membuat banyak petambak udang di Indonesia menggelutinya selama beberapa tahun terakhir. Tanaman jahe merupakan salah satu bumbu dapur, selain sebagai bahan pembuatan bumbu masakan, secara empiris jahe juga digunakan sebagai komponen berbagai tanaman obat: seperti ramuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengobati peradangan, batuk, luka, dan alergi akibat penyakit. terhadap gigitan serangga. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak lengkap dengan 1 faktor yaitu konsentrasi ekstrak jahe. Penelitian dilakukan dengan 1 kontrol dan 3 perlakuan. Parameter pengujian yang dilakukan meliputi uji TPC dan uji kadar protein. Berdasarkan hasil, nilai TPC terendah terdapat pada nugget udang dengan penambahan ekstrak jahe 15% yaitu 133,33 x 102. Dan kandungan protein tertinggi terdapat pada nugget udang dengan penambahan ekstrak jahe 15% yaitu 19,57%.
COMPARISON OF RESULTS OF PULUT CORN STARCH MODIFICATION AND SORGUM STARCH BY ACID HYDROLYSIS METHOD Isra, Muh; Ahmad, Lisna; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i1.26003

Abstract

Starch is a carbohydrate which is a glucose polymer, and consists of amylose and amylopectin, for example corn and sorghum starch, but it still has several obstacles when used as raw materials in the food and non-food industries. If starch is cooked it takes a long time (requiring high energy), and the paste that is formed is hard and not clear. Therefore, starch modification was carried out by acid hydrolysis. This research was conducted to evaluate the effect of physical modification on pulut corn starch and sorghum starch using the Acid Hydrolysis method. The research was conducted at the Processing Laboratory, Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University in May 2024. The tools used were containers, glass beakers, ovens, water baths, blenders, sieves, plastic clips. The ingredients used are pulut corn flour, sorghum flour, distilled water, NaOH, and citric acid. The research design used a Completely Randomized Design (CRD). Test parameters include the size of starch granules. It is hoped that the research results will provide new insights in the development of starch technology based on corn and sorghum.
Pemanfaatan Limbah Udang (Litopenaeus vannamei) Dengan Penambahan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica) Dalam Pembuatan Kaldu Bubuk Saman, Widya Rahmawaty; Lapamona, Oktaningsih
Jambura Fish Processing Journal Vol 6, No 1 (2024): VOLUME 6 NOMOR 1, JANUARY 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v6i1.22722

Abstract

Most of the shrimp waste generated by shrimp processing activities come from the head, skin, and tail. Shrimp skin contains protein (25% - 40%), chitin (15% - 20%), and calcium carbonate (45% - 50%). Additionally, shrimp meat is a good source of minerals, especially calcium, phosphorus, potassium, and zinc. The amount of shrimp waste remains a problem that needs to be addressed for utilization efforts. This research aims to determine the influence of different concentrations of turmeric extract on the broth powder of shrimp waste. Shrimp waste can be an alternative ingredient to replace seasoning additives in cooking. The study was designed using a Completely Randomized Design with one factor, namely the concentration of turmeric extract. The research was conducted with one control and three treatments. The test parameters conducted included solubility testing, water content testing, and antioxidant testing. Based on the results obtained, the highest solubility value was found in broth powder without the addition of turmeric extract, which was 25.0%. The highest water content was found in shrimp waste broth powder with the addition of 15% turmeric extract, which was 61.44%, and the strongest antioxidant was found in shrimp waste broth powder with the addition of 15% turmeric extract, which was 46.44 ppm.
PEMBUATAN STIK PEPAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA BULOTALANGI, KECAMATAN BULANGO TIMUR Saman, Widya Rahmawaty; Isra, Muhammad; Ui, Nurwinda; Safriany, Dwy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulotalangi Village, located in Bulango Timur Subdistrict, Bone Bolango Regency, Gorontalo, is a horticultural production area, including papaya, with an average yield of 224 kg per year. Despite the abundant production, most of the harvest is sold fresh without further processing, resulting in low added value. To enhance community welfare, especially through food diversification, a community empowerment program was implemented in the form of training to produce papaya sticks. This program was designed to equip the community, particularly housewives, with technical skills in papaya processing, business management, and marketing strategies. The training included selecting high-quality raw materials, hygienic production processes, and packaging techniques that meet market standards. Survey results showed that the majority of participants (90%) were women, with a dominant age range of 41–50 years (70%), high school education (60%), and working as entrepreneurs (90%). About 80% of participants preferred the spicy flavor variant of papaya sticks, and 100% stated that the product appearance was attractive. Additionally, the training successfully improved participants' understanding of business opportunities based on papaya processing. Post-training surveys noted that 90% of participants felt optimistic about the market potential of this product. Through this processing innovation, papaya sticks are expected to become a sustainable new source of income, support food security, and improve the welfare of the Bulotalangi Village community. The sustainability of this program requires support in the form of access to capital and broader marketing strategies.
Analisis Cemaran Bakteri dan Kapang pada Mi Basah yang Dijual di Area Center Point Bone Bolango Ahmad, Lisna; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Limonu, Marleni; Une, Suryani; Liputo, Siti Aisa; Saman, Widya Rahmawaty
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mi merupakan jenis makanan olahan dari tepung terigu yang cukup banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena penyajiannya yang praktis dan cepat, baik sebagai bahan makanan tambahan maupun sebagai makanan pengganti makanan pokok. Di Gorontalo, mi basah diproduksi dalam skala rumah tangga atau industri kecil, dan kemudian diedarkan di pasar-pasar tradisional, tetapi masih ada juga para produsen yang mengolah mi mereka secara kurang bersih, baik lingkungan maupun para pekerja yang terlibat dalam pembuatan mi ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui total cemaran bakteri pada mi basah yang di jual oleh pedagang kaki lima. Rancangan yang digunakan adalah metode deskriptif untuk memeriksa cemaran mikroba pada jajanan kaki lima. Adapun parameter uji yang dilakukan diantaranya, uji bakteri, uji kapang dan kadar air. Berdasarkan hasil yang didapatkan cemaran bakteri pada mi basah yaitu  2,0 x 104 – 7,8 x 104 cfu/gram,  kadar air 45,21 – 50,89% dan total kapang dari 9,5 x 103 - 1,4 x 105 cfu/gram.
Penurunan Angka Stunting Melalui Pelatihan Pembuatan Sorgum Cookies Sebagai Inovasi untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Usia Dini di Desa Tinelo Arsyad, Karlena; Saman, Widya Rahmawaty; Nurfadillah, Ayu Rofia
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16383

Abstract

Background: Stunting adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mental anak. Kecamatan Tilango memiliki prevalensi stunting tinggi, sehingga perlu intervensi melalui pemberian makanan tambahan bergizi. Salah satu solusi adalah pengolahan sorgum menjadi produk inovatif, seperti cookies, yang dapat diterima masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah stunting dengan memberdayakan sumber daya lokal menjadi produk bergizi. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pembuatan sorgum cookies, yang diawali dengan memberikan penyuluhan tentang stunting, pengenalan tanaman sorgum, dan kandungan gizi sorgum cookies. Kelompok sasaran dalam kegiatan ini adalah Tim PKK, Kader Kesehatan, Aparat Desa dan perwakilan masyarakat. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting (85% pengetahuan baik) dan sorgum (30% pengetahuan baik) setelah penyuluhan. Pelatihan pengolahan sorgum meningkatkan keterampilan peserta, dengan 75% memiliki keterampilan baik dalam pembuatan cookies. Pelatihan ini menghasilkan cookies bergizi yang diharapkan dapat mencegah stunting dan menjadi potensi usaha ekonomi baru. Produk ini juga diuji kandungan gizinya, yang menunjukkan sorgum sebagai sumber nutrisi baik untuk mencegah stunting. Kesimpulan: mitra memperoleh pengetahuan tentang sorgum sebagai pangan lokal bergizi yang dapat diolah menjadi produk makanan sehat, termasuk cookies untuk ibu hamil dan anak usia dini.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Produk Olahan dan Kerajinan Tangan Imran, Supriyo; Indriani, Ria; Sirajuddin, Zulham; Arsyad, Karlena; Adam, Echan; Amin, Nur Silfiah; Saman, Widya Rahmawaty
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3622

Abstract

Ulapato B Village, located in Telaga Biru District, Gorontalo Regency, is one of the leading sectors of the Gorontalo Provincial government. Agriculture is a source of livelihood for people in this area. Corn is one of the farming programs that revives the people in the area. In Ulapato B Village, this corn commodity is very popular. However, corn production also produces waste, which if not managed properly can cause environmental problems. Stalks, seed coats, and cobs are some of the components of corn waste. Most people consider this waste as production residue that has no economic value. As a result, corn waste is often ignored or simply thrown away, which can harm the environment.  Therefore, skills are needed to process corn waste into useful products. So the method used in this service activity is to carry out training in processing corn waste into handicraft products, briquettes and biochar. From this training activity, the community showed a positive response, where the training participants were enthusiastic about processing corn waste and increasing their knowledge about the use of corn waste so that corn waste would not become environmental waste.  Keywords: biochar; briquettes; handycrafts; corn waste; ulapato B Abstrak: Desa Ulapato B yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo adalah salah satu sektor unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertanian adalah sumber penghidupan masyarakat di daerah ini. Jagung adalah salah satu program usahatani yang menghidupkan masyarakat di daerah tersebut. Di Desa Ulapato B, komoditas jagung ini sangat populer. Namun, produksi jagung juga menghasilkan limbah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan. Tangkai, kulit biji, dan bonggol adalah beberapa komponen limbah jagung. Sebagian besar orang menganggap limbah ini sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, limbah jagung sering diabaikan atau dibuang begitu saja, yang dapat membahayakan lingkungan.  Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dalam mengolah limbah jagung ini menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan dalam pengolahan limbah jagung menjadi produk kerajinan tangan, briket, dan biochar. Dari kegiatan pelatihan ini masyarakat menunjukkan respon yang positif, dimana peserta pelatihan antusias dalam mengolah limbah jagung dan menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah jagung sehingga limbah jagung tidak akan menjadi sampah lingkungan.Kata kunci: biochar; briket; kerajinan tangan; limbah jagung; ulapato B 
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DALAM PEMBUATAN MINUMAN HERBAL IMUNOSTIMULAN DI DESA POPODU Saman, Widya Rahmawaty; Isra, Muhammad; Dahlan, Sakinah Ahyani; Panjaitan, Devina R.M; Safriyani, Dwy; Demo, Maryam E.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan menjadi isu penting dalam pembangunan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan dan ekonomi global. Diversifikasi pangan lokal berbasis sumber daya alam seperti Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi salah satu strategi dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Desa Popodu di Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi TOGA yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah TOGA menjadi minuman herbal imunostimulan. Metode pelaksanaan meliputi survei potensi TOGA, sosialisasi dan penyuluhan kesehatan, pelatihan pengolahan minuman herbal, serta evaluasi melalui kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait manfaat TOGA dan keterampilan dalam pengolahan produk. Evaluasi kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas peserta menyatakan materi mudah dipahami, metode penyampaian menarik, dan kegiatan memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan dan kesehatan keluarga. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan fungsional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan produk minuman herbal rumahan.
Type of Packaging Bags and their Impacts on the Post-Harvest Quality of Sorghum (Sorghum bicolor L.) Dahlan, Sakinah Ahyani; Saman, Widya Rahmawaty
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 1 (2025): Journal Of Agritech Science -Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i1.1471

Abstract

The primary objective of this study is to explore how different packaging bag types affect the storage duration of sorghum seeds during the post-harvest phase of sorghum (Sorghum bicolor L.). The storage process plays a pivotal role in determining the quality of sorghum seeds until they are ultimately consumed. This significance arises from the heightened risk of fungal infestation during this stage, primarily influenced by storage conditions, including the type of packaging utilized. The research involves identifying fungi, specifically belonging to the Aspergillus sp. group, known for their association with storage fungi. These fungi were directly isolated from dried sorghum seeds. The study follows a descriptive methodology, and data analysis is performed using SPSS Descriptive. The presence of fungi from the Aspergillus sp. group in all sorghum samples suggests that the chosen packaging was ineffective in safeguarding the sorghum seeds during storage.
Co-Authors Adnan Engelen Agus Bahar Rachman Amelia, Dwi Cahyani Amu, Lisa Aprilia Pakaya Ardiyanto Saleh Modjo Arie Febriyanto Mulyadi Arwin Huruji Asniwati Zainuddin Astin Lukum Ayu Rofia Nurfadillah Balu, Miranti Botutihe, Dea D Botutihe, Dhea Detasya Budy Santoso Butungale, Said Dahlan, Mastin Datau, Firman Demo, Maryam E. Diko, Mohamad Halid Djama, Anisa Djibu, Jimmy Echan Adam Eka Zahra Solikahan Eman Rahim Harun , Fahri Rahmawati Harun, Fahri Rahmawati Hatija Daingo Hidayat, Mohamad Bagas Husain, Ilyas Ibrahim, Fatma Isima, Putri Fajarwati Isima, Rahman Ismail, Nurdike Isra, Muh Isra, Muhammad Jenggu, Hilma A. Junus, Sandrina Izhathuljannah Zilanya Jusna Ahmad Karlena Arsyad Katili, Trenaldi Kyenky Anjelin Mokodompit Lamalaka, Moh. F Lapamona, Oktaningsi Lapamona, Oktaningsih Lisna Ahmad Lumalaga, Nurul Annisa M, Maesarah Mahaling, Efraim Mahaling, Efraim Maletu Mahmud, Afnisa Jesika Makalalag, Anjely Margaretha Solang Marleni Limonu Marwan, Alwi Pratama Putra Mohamad Ikbal Riski Danial Mokodompit, Firmansya Mooduto, Delin Mooduto, Mohamad Fahri Muh. Nur Akbar Muhammad Isra Muhammad Isra Mustamin Ibrahim Muti, Nurfadila Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad Nalole, Jihan Alqirah Ngadi, Febriyanti Nur Silfiah Amin Nurdin, Alwina Ramdina S. Nurdin, St. Surya Indah Oktaningsi Lapamona Olomia, Yayan K Olomia, Yayan Kurniawan Panggi, Husain Panjaitan, Devina R.M Paputungan, Sugi S Pitua, Rini Safitri H. Pranata, Rai E Rahmiyati Kasim Rajiku, Maryam K Rauf, Ardila Sebrina Ria Indriani Rival Rahman, Rival Safriany, Dwy Safriyani, Dwy Sakinah Ahyani Dahlan Sari, Neneng Puspita Silvana Apriliani Siti Aisa Liputo Siti Rahmatia Hikmawati Sulistiani Muti Supriyo Imran Supu, Nur Zenab K. Susinggih Wijana Syam S. Kumaji Tahir, Nadela Tunai, Kasmawati Ui, Nurwinda Usman, Nabila Y. Vidya Putri E. Haebun Yasin, Indri Afriyani Yoyanda Bait Yuliana Retnowati Zainudin Antuli Zulham Sirajuddin