Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Biji dan Tepung Sorgum Menjadi Produk Olahan Turunan Sorgum di Desa Tulabolo Barat, Kabupaten Bone Bolango Widya Rahmawaty Saman; Sakinah Ahyani Dahlan; Karlena Arsyad; Zulham Sirajuddin; Silvana Apriliani; Rival Rahman
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.395-403

Abstract

This community service project aimed to enhance the nutritional quality of processed food products by diversifying those made from sorghum. In Gorontalo, sorghum cultivation and processing into ready-to-eat food products were well-established. Active community participation in developing sorghum commodities was vital, prompting initiatives to process sorghum into widely recognized products. During training sessions, it was emphasized that all team members, from workers to management, needed to be knowledgeable and skilled in implementing Standard Sanitation Operational Procedures (SSOP) and Good Manufacturing Practices (GMP) to improve cleanliness and sanitation. The participants, primarily mothers from West Tulabolo Village, produced local food items from sorghum seeds, such as sorghum drinks, sorba, onde-onde, and fried bananas. While sorghum seeds were the main ingredient for sorghum drinks and sorba, sorghum flour was used for onde-onde and fried bananas. The program concluded with an evaluation of participants' acceptance of the products, showing high ratings of very much liked for nearly all aspects, including taste, texture, aroma, and color. This training was intended to guide the community in exploring entrepreneurial opportunities and fostering the development of village-based small and medium enterprises (UKM Desa).
Transformasi Jagung menjadi Maizena sebagai Diversifikasi Pangan dari Komoditas Unggulan Desa Tamboo Widya Rahmawaty Saman; Sakinah Ahyani Dahlan; Marleni Limonu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan komoditas utama di Desa Tamboo, Kabupaten Bone Bolango, namun pemanfaatannya masih terbatas sebagai pakan ternak sehingga belum memberikan nilai tambah optimal bagi masyarakat. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkenalkan teknologi tepat guna (TTG) pengolahan jagung menjadi maizena sebagai salah satu strategi diversifikasi pangan dan pengembangan usaha masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, penyuluhan, pelatihan, praktik produksi, dan evaluasi partisipatif. Proses pembuatan maizena dilakukan dengan tahapan sederhana, mulai dari pemipilan, perendaman, penggilingan, penyaringan, pengendapan, pengeringan, hingga pengemasan dengan peralatan rumah tangga yang mudah diperoleh. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, ditandai dengan kemampuan peserta memproduksi maizena secara mandiri, memahami analisis usaha sederhana, serta mengenal strategi pemasaran digital. Evaluasi juga memperlihatkan tingkat penerimaan yang tinggi, di mana mayoritas peserta menilai kegiatan bermanfaat, mudah diterapkan, dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Dengan demikian, pengolahan jagung menjadi maizena mampu mendukung diversifikasi pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi berbasis komoditas lokal.
Pengaruh Penyimpanan pada Suhu Ruang dan Suhu Dingin terhadap Karakter Fisik Pisang Sakinah Ahyani Dahlan; Widya Rahmawaty Saman; Marleni Limonu; Husain Panggi; Dwi Cahyani Amelia
JTPG (Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal JTPG (Mei)
Publisher : PROGRAM STUDI MESIN DAN PERALATAN PERTANIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtpg.v9i1.1342

Abstract

Penyimpanan produk pertanian berupa pisang dapat dilakukan untuk mencegah penurunan kualitas sebelum pemasaran, mencegah pasokan berlebihan ke pasar, dan memperpanjang periode pemasaran komoditas pisang. Umumnya pisang mengalami kerusakan akibat pola respirasi yang terjadi pada setiap produk pangan khususnya komoditi hortikultura yang diakibatkan oleh pematangan sel terutama setelah komoditi tersebut dipanen. Penanganan pascapanen pada komoditi buah segar membutuhkan teknik yang baik mengingat buahan segar merupakan produk yang lebih sensitif dibandingkan produk lain, karena nilai kadar air yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu ruangan dan suhu dingin terhadap karakteristik fisik pisang Barangan, pisang Uli, pisang Kepok, dan pisang Goroho. Penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif menggunakan 4 jenis pisang yang berbeda selama penyimpanan 10 hari pada 2 suhu yang berbeda yaitu suhu dingin dan suhu ruangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah karakteristik fisik seperti penampilan visual pisang pada suhu penyimpanan ruangan mengalami penurunan warna lebih cepat dibandingkan dengan penyimpanan pada suhu dingin. Hasil lainnya adalah penurunan berat pisang yang disimpan pada suhu ruangan diketahui lebih tinggi dibandingkan dengan pisang yang disimpan pada suhu dingin. Data mengenai diameter pisang menunjukkan bahwa yang disimpan pada suhu ruangan menurun lebih rendah dibandingkan pada suhu dingin. Perubahan rasa pisang yang disimpan pada suhu ruangan lebih cepat dibandingkan pada suhu dingin.
Co-Authors Aditya Abdullah Adnan Engelen Agus Bahar Rachman Amelia, Dwi Cahyani Amu, Lisa Aprilia Pakaya Ardiyanto Saleh Modjo Arie Febriyanto Mulyadi Arwin Huruji Asniwati Zainuddin Astin Lukum Ayu Rofia Nurfadillah Balu, Miranti Botutihe, Dea D Botutihe, Dhea Detasya Budy Santoso Butungale, Said Dahlan, Mastin Datau, Firman Demo, Maryam E. Diko, Mohamad Halid Djama, Anisa Djibu, Jimmy Dwi Cahyani Amelia Echan Adam Eka Zahra Solikahan Eman Rahim Harun , Fahri Rahmawati Harun, Fahri Rahmawati Hatija Daingo Hidayat, Mohamad Bagas Husain Panggi Husain, Ilyas Ibrahim, Fatma Isima, Putri Fajarwati Isima, Rahman Ismail, Nurdike Isra, Muh Isra, Muhammad Jenggu, Hilma A. Junus, Sandrina Izhathuljannah Zilanya Jusna Ahmad Karlena Arsyad Katili, Trenaldi Kyenky Anjelin Mokodompit Lamalaka, Moh. F Lapamona, Oktaningsi Lapamona, Oktaningsih Lisna Ahmad Lisna Ahmad Lumalaga, Nurul Annisa M, Maesarah Mahaling, Efraim Mahaling, Efraim Maletu Mahmud, Afnisa Jesika Makalalag, Anjely Margaretha Solang Marleni Limonu Marwan, Alwi Pratama Putra Moh Fahri Mooduto Mohamad Ikbal Riski Danial Mokodompit, Firmansya Mooduto, Delin Mooduto, Mohamad Fahri Muh. Nur Akbar Muhammad Isra Muhammad Isra Mustamin Ibrahim Muti, Nurfadila Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad Nalole, Jihan Alqirah Ngadi, Febriyanti Nur Silfiah Amin Nurdin, Alwina Ramdina S. Nurdin, St. Surya Indah Oktaningsi Lapamona Olomia, Yayan K Olomia, Yayan Kurniawan Panggi, Husain Panjaitan, Devina R.M Paputungan, Sugi S Pitua, Rini Safitri H. Pranata, Rai E Rahmiyati Kasim Rajiku, Maryam K Rauf, Ardila Sebrina Ria Indriani Ririn Abjul Rival Rahman, Rival Safriany, Dwy Safriyani, Dwy Sakinah Ahyani Dahlan Sari, Neneng Puspita Silvana Apriliani Siti Aisa Liputo Siti Rahmatia Hikmawati Sulistiani Muti Supriyo Imran Supu, Nur Zenab K. Susinggih Wijana Syam S. Kumaji Tahir, Nadela Tunai, Kasmawati Ui, Nurwinda Usman, Nabila Y. Vidya Putri E. Haebun Yasin, Indri Afriyani Yoyanda Bait Yuliana Retnowati Yuszda K Salimi Zainudin Antuli Zulham Sirajuddin