Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

APLIKASI ELEKTRONIK MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER (E-MDMC)  BERBASIS  WEBSITE Riswan; Ade Hastuty; Untung Suwardoyo
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 12 No. 2 (2025): Prosisko Vol. 12 No. 2 Juli 2025
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/yrpzyg68

Abstract

Peran teknologi informasi dalam penanggulangan bencana semakin signifikan, terutama dalam menyediakan akses informasi yang cepat dan akurat, Namun, pengelolaan data dan informasi oleh lembaga sosial seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) masih dilakukan secara konvensional, sehingga belum optimal dalam mendukung kegiatan tanggap darurat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian ini untuk membangun Aplikasi Elektronik Muhammadiyah Disaster Management Center (E-MDMC) berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola data keanggotaan, program kegiatan, laporan, serta sebagai media pelaporan bencana oleh masyarakat secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode metode kualitatif dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak, melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan sistem, perancangan, implementasi, serta pengujian menggunakan teknik black box. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, dan JavaScript, dengan MySQL sebagai basis data, serta dibangun menggunakan Visual Studio Code dan XAMPP sebagai lingkungan pengembangan Dengan adanya aplikasi E-MDMC ini, pengelolaan data oleh admin MDMC menjadi lebih efektif dan efisien, serta memudahkan masyarakat dalam melakukan pelaporan bencana secara langsung. Sistem juga mampu memberikan notifikasi otomatis kepada anggota MDMC, sehingga mempercepat proses tanggap darurat terhadap bencana yang dilaporkan. Kesimpulannya, aplikasi ini berkontribusi dalam memberikan kemudahan dalam mengakses data, serta membantu proses tanggap darurat melalui fitur notifikasi laporan bencana secara real-time
Sistem Pengenalan Ucapan Bahasa Daerah Menggunakan Metode Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) dan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) Hastuty, Ade; Muh, Basri; Amir, Asfiad
Jurnal Sintaks Logika Vol. 1 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.497 KB) | DOI: 10.31850/jsilog.v1i2.812

Abstract

Bugis language is one of the traditional languages in South Sulawesi which has various dialects. Different ways of speaking and tone of voice that cause voice of each person also vary. The design of the Bugis language speech recognition system is one way to digitize and indicate the Bugis regional language. This study uses Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) method as a feature extraction and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) as an algorithm for classification and recognition. This research was conducted by collecting various voice data from various age groups and regions. Voice data is collected in wav audio format and then extracted into numerical results to use as database on system. Test was carried out using various database models and the amount of voice data. The test results show that databases with single data produce a higher level of accuracy with a percentage of truth above 50%. While the test results with a database of 37 speakers with a total data of 740 have a low level of accuracy and are below 50%. Testing in outdoors has a lower accuracy around 10%. Error value in the data training process in the range of 0.5 - 1.5.
Aplikasi Konversi Code Morse Berbasis Android hastuty, ade; Sahidin, Sudirman
Jurnal Sintaks Logika Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jsilog.v3i2.2526

Abstract

Code Morse merupakan sebuah tulisan yang dibuat oleh manusia dalam bentuk simbol-simbol yang dapat dipecahkan dengan cara-cara tertentu. Code ini biasanya digunakan oleh anggota pramuka dalam memberikan sebuah informasi atau pesan melalui isyarat titik kurang . Dalam era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengertian umum Code Morse adalah suatu sandi yang diterapkan dengan menggunakan sebuah sistem representasi huruf dan angka serta tanda baca sinyal .kemudian menggunakan sinyal simbol titik(.) dan garis (-) yang disusun sebagai karakter tertentu. Code morse juga digunakan dan dipelajari di dunia kepramukaan atau kepanduan. Dalam dunia kepramukaan code morse disampaikan menggunakan senter atau peluit. Sandi morse disampaikan dengan cara meniup peluit dengan durasi pendek untuk mewakili titik dan meniup peluit dengan durasi panjang untuk mewakili garis maka tujuan dari penelitian ini adalah peneliti merancang dan membangun sebuah aplikasi konversi code morse sebagai salah satu media pembelajaran code morse yang dapat digunakan oleh siapa saja yang ingin belajar mengenai code morse. Aplikasi code morse ini merupakan aplikasi berbasis android dengan menggunakan bahasa pemrograman java dan hasil penelitian ini mencakup semua code morse baik huruf maupun angka yang akan dikoversikan menjadi code morse begitupun dengan code morse yang akan dikonversikan menjadi huruf alphabet dan angka,
Hacking the Future of College Administration: Process Transformation through AR/VR Immersive Technology Hastuty, Ade
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i1.1392

Abstract

The integration of immersive technologies such as augmented reality (AR) and virtual reality (VR) has changed the paradigm of administration in colleges. This technology has been proven to improve operational efficiency, reduce costs, and improve the stakeholder experience in various aspects, such as student enrollment, staff training, resource management, and virtual collaboration. This article evaluates the potential of AR and VR in simplifying administrative workflows, with a particular focus on Islamic colleges. Based on an analysis of 25 scientific sources, this article examines case studies, technological frameworks, and ethical considerations. The research highlights the importance of alignment with Islamic principles such as justice ('adl), benefits (maslahah), and morals. Challenges identified include implementation costs, limited access, technological literacy, and cultural resistance. In response, a number of recommendations were presented to support effective and sustainable adoption. The limitation of this research lies in the fact that no direct empirical tests have been conducted in Islamic higher education institutions, so the findings are still conceptual. This article offers a comprehensive starting framework for the use of immersive technology in creating an efficient, equitable, and contextual system of administration of cultural and religious values.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pengelolaan Risiko Keuangan Syariah Febriyani; Fauziyyah; Firman.A; Hastuty, Ade
Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol. 10 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/m4e05810

Abstract

This study aims to explore the application of Artificial Intelligence (AI) in managing financial risks within Islamic finance, ensuring alignment with Sharia principles. The research employs a qualitative approach, utilizing a Systematic Literature Review (SLR) methodology based on the PRISMA framework, analyzing 45 scholarly articles from 2015 to 2024 sourced from databases such as Scopus and Web of Science, alongside primary data from annual reports of leading Islamic banks in Indonesia, Malaysia, and the Middle East. The findings reveal that AI enhances financial risk detection efficiency by 20%, reduces non-performing loans (NPLs) by up to 16.67% as demonstrated by Bank Muamalat Indonesia, and improves market risk management and Sharia compliance. Additionally, AI automates decision-making processes, cutting contract verification time by 25-40%, and supports maqasid al-shariah by optimizing zakat distribution and fostering financial inclusion, with a 15% increase in rural access in Nigeria. Regional case studies highlight Malaysia’s leadership in AI adoption and Indonesia’s challenges with digital literacy, while the Middle East leverages AI for liquidity resilience. The novelty of this research lies in its Sharia-based risk evaluation framework, integrating five dimensions—accuracy, efficiency, compliance, scalability, and social impact—providing a model for practitioners, academics, and regulators. The implications suggest that despite high implementation costs and skill gaps, government incentives and ethical oversight could drive sustainable AI integration, positioning Islamic finance as a competitive alternative in the digital era.  
Studi Regulatif dan Relasinya dengan Formulasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Era Revolusi Industri 4.0 Abdul Muqtadir. S; Ade Hastuty; Baharuddin; Hasmuddin; Jaswan; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.844

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai salah satu elemen fundamental dalam sistem pendidikan nasional tidak terlepas dari dampak transformasi ini. Regulasi pendidikan memiliki peran krusial dalam menyesuaikan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi, otomasi, dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi yang mengatur kurikulum PAI serta menganalisis relasinya dengan formulasi kurikulum yang adaptif terhadap era Revolusi Industri 4.0. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), di mana berbagai dokumen regulatif seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta kebijakan terkait kurikulum PAI dianalisis secara mendalam. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji konsep-konsep terkait Revolusi Industri 4.0 dan implikasinya terhadap pendidikan Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pendidikan memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan substansi kurikulum PAI. Dalam konteks Revolusi Industri 4.0, kurikulum PAI dituntut untuk lebih fleksibel dan inovatif dengan mengakomodasi teknologi digital, kecerdasan buatan, serta model pembelajaran berbasis daring dan hybrid. Regulasi yang ada saat ini sebagian besar masih berorientasi pada pola konvensional, sehingga diperlukan pembaruan yang lebih progresif agar kurikulum PAI dapat menyiapkan peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika global yang semakin kompleks. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi antara pemangku kebijakan, pendidik, dan akademisi dalam merancang kurikulum PAI yang berbasis teknologi, tanpa menghilangkan esensi nilai-nilai Islam. Implementasi pendidikan berbasis digital, penguatan kompetensi guru dalam teknologi pendidikan, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam era digital menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0. Dengan demikian, regulasi pendidikan harus terus berkembang agar dapat mengakomodasi perubahan zaman, tanpa mengurangi esensi ajaran Islam dalam kurikulum PAI.
Integrasi Prinsip Syariah dalam Pengembangan Fintech: Tantangan dan Peluang Sulistiawati, Ade; Safri, Aisyah; Arimbi, Andi Asira; Hastuty, Ade
Al-Buhuts Vol. 21 No. 1 (2025): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v21i1.6428

Abstract

This study aims to conceptually examine the process of integrating sharia principles in the development of sharia financial technology (fintech), as well as identify the challenges and opportunities that accompany it in Indonesia. Using a qualitative approach through a literature study, this research examines academic literature, policy documents, and related fatwas obtained from various credible sources such as scientific journals, official websites of OJK, DSN-MUI, and KNEKS. The analysis was conducted thematically and content-wise on key issues such as the application of sharia contracts (murabahah, mudharabah, musyarakah), the supervision of the Sharia Supervisory Board, and the application of technology such as smart contracts and blockchain in maintaining sharia compliance. The results show that the integration of sharia principles in fintech systems and products faces a number of challenges, including low sharia financial literacy, limited regulations, lack of human resources who are experts in digital muamalah fiqh, and not optimal sharia technology support. However, the growth potential of this industry is huge, supported by the majority Muslim population, the need for halal financial services, as well as regulatory initiatives and the development of digital technology. This research is expected to provide theoretical and practical contributions for regulators, industry players, and Muslim communities in supporting the growth of Islamic fintech that is inclusive, sustainable, and in accordance with maqashid al-shariah
Aplikasi Pembayaran Wahana Menggunakan Radio Frequency Identification di Kawasan Puncak Bila Berbasis Web Sudarman Hamzah; Ade Hastuty; Ahmad Selao; Basri, Muh.; Wafiah , Andi
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v5i2.1617

Abstract

Proses pembayaran wahana di kawasan wisata umumnya masih dilakukan secara manual, sehingga rentan menimbulkan antrean, kesalahan input, dan keterlambatan transaksi. Salah satu inovasi potensial adalah pemanfaatan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) dalam sistem pembayaran wahana, yaitu teknologi identifikasi otomatis berbasis gelombang radio. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan aplikasi pembayaran wahana berbasis RFID yang diterapkan di kawasan wisata Puncak Bila. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak, meliputi analisis kebutuhan, desain sistem menggunakan UML dan flowchart, implementasi berbasis web dengan PHP, JavaScript, dan MySQL, serta pengujian menggunakan metode black box. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi tag RFID secara akurat, memotong saldo secara otomatis, dan mencatat transaksi secara real-time. Pengujian juga membuktikan bahwa fitur utama, seperti manajemen data pengguna, top-up saldo, dan cetak laporan transaksi, berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
Interactive Hadith Learning E-Module Integrated with Google Classroom in the Digital Era: A Literature Study Syuhada, Dwi; Alindar, Dwi Putra; Anjani, Fariza; Hastuty, Ade
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v5i2.27103

Abstract

This research aims to explore the design of interactive e-modules in Hadith learning connected to Google Classroom as part of the digital transformation in Islamic education. The method used is a literature study with a qualitative approach, which collects and analyzes various academic sources related to the development of digital learning media, the implementation of LMS, and interactive approaches in studying Hadith. The research results show that an effective Hadith e-module consists of five main sections: introduction, Hadith material, explanation, exercises, and evaluation. This module also includes various multimedia elements such as audio for reading Hadith, explanatory videos, and sanad graphics. Integrated into Google Classroom, this e-module facilitates structured material management, utilizes assignment and quiz features, and enhances interaction between lecturers and students. In addition, using online Hadith search sites such as Hadits Tazkia, Hadits.id, and Hadits.in also provides advantages in improving students’ digital and Islamic literacy. The research concludes that the development of interactive e-modules based on Google Classroom is an effective strategy to improve the quality of Hadith learning that is contextual, flexible, and participatory in the digital era.
Aplikasi Pengetahuan Dasar HIV dan AIDS berbasis Android Rusli, Muh; Hastuty, Ade; Suwardoyo, Untung; Selao, Ahmad; Wahyuddin, Wahyuddin
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v4i2.169

Abstract

Minimnya informasi yang komprehensif mengenai HIV/AIDS serta terbatasnya pendidikan kecakapan hidup menyebabkan masyarakat lebih rentan terhadap penyebaran penyakit tersebut. Kurangnya pemahaman ini turut memperkuat stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA), yang menghambat upaya pencegahan dan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi edukatif berbasis Android yang menyajikan informasi dasar tentang HIV/AIDS secara mudah diakses dan interaktif. Metode pengembangan aplikasi dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian fungsionalitas menggunakan pendekatan black-box testing. Data diperoleh melalui studi literatur dan wawancara dengan tenaga kesehatan. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya tanpa ditemukan kesalahan berarti. Aplikasi ini berpotensi menjadi alternatif media edukasi yang efektif, mendorong peningkatan literasi kesehatan, serta mengurangi stigma terhadap ODHA. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang lebih sadar, inklusif, dan peduli terhadap isu HIV/AIDS.