Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sistem Informasi Pengelolaan Data pada Perpustakaan Umum Parepare Tahir, Fitriani; Hastuty, Ade; Yunus, Mughaffir
KOMPUTEK Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jkt.v9i1.3227

Abstract

Proses pencarian informasi pada umumnya dilakukan berdasarkan kata kunci berupa teks yang  memerlukan waktu lebih lama dan terkadang tidak efektif, terutama ketika buku yang dicari tidak dapat ditemukan melalui kata kunci yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi yang dapat membantu dalam menemukan informasi buku dengan cara mendeteksi sampul. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yang memberikan gambaran mengenai apa yang terjadi dalam konteks pencarian buku. Dengan menggunakan bahasa pemrograman C#. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi dapat memberikan informasi hanya dengan mendeteksi sampul buku melalui smartphone dengan dua menu pilihan, yaitu menu koleksi dan cari buku sehingga dapat membantu pengguna untuk mencari informasi buku.
APLIKASI LAYANAN KESEHATAN DI POSYANDU BERBASIS WEBSITE Nasir, Jumriani; Hastuty, Ade; Wafiah, Andi
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 12 No. 2 (2025): Prosisko Vol. 12 No. 2 Juli 2025
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/wj3nq314

Abstract

Posyandu memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak di Indonesia. Namun, masih terdapat kendala dalam pengelolaan data yang dilakukan secara manual, menyebabkan ketidakefisienan, risiko kehilangan data, serta keterlambatan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan. Tujuan penelitian ini untuk merancang dan mengembangkan aplikasi layanan kesehatan berbasis web untuk Posyandu guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pencatatan data kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan perangkat lunak waterfall. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian menggunakan metode black box dan serta evaluasi sistem. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan teknologi PHP, MySQL, JavaScript, dan WhatsApp API sebagai fitur pengingat jadwal Posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem berbasis web ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data, meminimalisir kesalahan pencatatan, serta memberikan kemudahan akses informasi kesehatan. Dengan adanya sistem notifikasi otomatis, partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu juga meningkat. Kesimpulannya, aplikasi ini berkontribusi dalam mendukung digitalisasi layanan kesehatan di Posyandu, serta dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem serupa di masa depan
APLIKASI ELEKTRONIK MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER (E-MDMC)  BERBASIS  WEBSITE Riswan; Ade Hastuty; Untung Suwardoyo
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 12 No. 2 (2025): Prosisko Vol. 12 No. 2 Juli 2025
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/yrpzyg68

Abstract

Peran teknologi informasi dalam penanggulangan bencana semakin signifikan, terutama dalam menyediakan akses informasi yang cepat dan akurat, Namun, pengelolaan data dan informasi oleh lembaga sosial seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) masih dilakukan secara konvensional, sehingga belum optimal dalam mendukung kegiatan tanggap darurat dan mitigasi bencana. Tujuan penelitian ini untuk membangun Aplikasi Elektronik Muhammadiyah Disaster Management Center (E-MDMC) berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola data keanggotaan, program kegiatan, laporan, serta sebagai media pelaporan bencana oleh masyarakat secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode metode kualitatif dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak, melalui tahapan observasi, analisis kebutuhan sistem, perancangan, implementasi, serta pengujian menggunakan teknik black box. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, dan JavaScript, dengan MySQL sebagai basis data, serta dibangun menggunakan Visual Studio Code dan XAMPP sebagai lingkungan pengembangan Dengan adanya aplikasi E-MDMC ini, pengelolaan data oleh admin MDMC menjadi lebih efektif dan efisien, serta memudahkan masyarakat dalam melakukan pelaporan bencana secara langsung. Sistem juga mampu memberikan notifikasi otomatis kepada anggota MDMC, sehingga mempercepat proses tanggap darurat terhadap bencana yang dilaporkan. Kesimpulannya, aplikasi ini berkontribusi dalam memberikan kemudahan dalam mengakses data, serta membantu proses tanggap darurat melalui fitur notifikasi laporan bencana secara real-time
Sistem Pengenalan Ucapan Bahasa Daerah Menggunakan Metode Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) dan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) Hastuty, Ade; Muh, Basri; Amir, Asfiad
Jurnal Sintaks Logika Vol. 1 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.497 KB) | DOI: 10.31850/jsilog.v1i2.812

Abstract

Bugis language is one of the traditional languages in South Sulawesi which has various dialects. Different ways of speaking and tone of voice that cause voice of each person also vary. The design of the Bugis language speech recognition system is one way to digitize and indicate the Bugis regional language. This study uses Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) method as a feature extraction and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) as an algorithm for classification and recognition. This research was conducted by collecting various voice data from various age groups and regions. Voice data is collected in wav audio format and then extracted into numerical results to use as database on system. Test was carried out using various database models and the amount of voice data. The test results show that databases with single data produce a higher level of accuracy with a percentage of truth above 50%. While the test results with a database of 37 speakers with a total data of 740 have a low level of accuracy and are below 50%. Testing in outdoors has a lower accuracy around 10%. Error value in the data training process in the range of 0.5 - 1.5.
Aplikasi Konversi Code Morse Berbasis Android hastuty, ade; Sahidin, Sudirman
Jurnal Sintaks Logika Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jsilog.v3i2.2526

Abstract

Code Morse merupakan sebuah tulisan yang dibuat oleh manusia dalam bentuk simbol-simbol yang dapat dipecahkan dengan cara-cara tertentu. Code ini biasanya digunakan oleh anggota pramuka dalam memberikan sebuah informasi atau pesan melalui isyarat titik kurang . Dalam era perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengertian umum Code Morse adalah suatu sandi yang diterapkan dengan menggunakan sebuah sistem representasi huruf dan angka serta tanda baca sinyal .kemudian menggunakan sinyal simbol titik(.) dan garis (-) yang disusun sebagai karakter tertentu. Code morse juga digunakan dan dipelajari di dunia kepramukaan atau kepanduan. Dalam dunia kepramukaan code morse disampaikan menggunakan senter atau peluit. Sandi morse disampaikan dengan cara meniup peluit dengan durasi pendek untuk mewakili titik dan meniup peluit dengan durasi panjang untuk mewakili garis maka tujuan dari penelitian ini adalah peneliti merancang dan membangun sebuah aplikasi konversi code morse sebagai salah satu media pembelajaran code morse yang dapat digunakan oleh siapa saja yang ingin belajar mengenai code morse. Aplikasi code morse ini merupakan aplikasi berbasis android dengan menggunakan bahasa pemrograman java dan hasil penelitian ini mencakup semua code morse baik huruf maupun angka yang akan dikoversikan menjadi code morse begitupun dengan code morse yang akan dikonversikan menjadi huruf alphabet dan angka,
Hacking the Future of College Administration: Process Transformation through AR/VR Immersive Technology Hastuty, Ade
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i1.1392

Abstract

The integration of immersive technologies such as augmented reality (AR) and virtual reality (VR) has changed the paradigm of administration in colleges. This technology has been proven to improve operational efficiency, reduce costs, and improve the stakeholder experience in various aspects, such as student enrollment, staff training, resource management, and virtual collaboration. This article evaluates the potential of AR and VR in simplifying administrative workflows, with a particular focus on Islamic colleges. Based on an analysis of 25 scientific sources, this article examines case studies, technological frameworks, and ethical considerations. The research highlights the importance of alignment with Islamic principles such as justice ('adl), benefits (maslahah), and morals. Challenges identified include implementation costs, limited access, technological literacy, and cultural resistance. In response, a number of recommendations were presented to support effective and sustainable adoption. The limitation of this research lies in the fact that no direct empirical tests have been conducted in Islamic higher education institutions, so the findings are still conceptual. This article offers a comprehensive starting framework for the use of immersive technology in creating an efficient, equitable, and contextual system of administration of cultural and religious values.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pengelolaan Risiko Keuangan Syariah Febriyani; Fauziyyah; Firman.A; Hastuty, Ade
Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Vol. 10 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/m4e05810

Abstract

This study aims to explore the application of Artificial Intelligence (AI) in managing financial risks within Islamic finance, ensuring alignment with Sharia principles. The research employs a qualitative approach, utilizing a Systematic Literature Review (SLR) methodology based on the PRISMA framework, analyzing 45 scholarly articles from 2015 to 2024 sourced from databases such as Scopus and Web of Science, alongside primary data from annual reports of leading Islamic banks in Indonesia, Malaysia, and the Middle East. The findings reveal that AI enhances financial risk detection efficiency by 20%, reduces non-performing loans (NPLs) by up to 16.67% as demonstrated by Bank Muamalat Indonesia, and improves market risk management and Sharia compliance. Additionally, AI automates decision-making processes, cutting contract verification time by 25-40%, and supports maqasid al-shariah by optimizing zakat distribution and fostering financial inclusion, with a 15% increase in rural access in Nigeria. Regional case studies highlight Malaysia’s leadership in AI adoption and Indonesia’s challenges with digital literacy, while the Middle East leverages AI for liquidity resilience. The novelty of this research lies in its Sharia-based risk evaluation framework, integrating five dimensions—accuracy, efficiency, compliance, scalability, and social impact—providing a model for practitioners, academics, and regulators. The implications suggest that despite high implementation costs and skill gaps, government incentives and ethical oversight could drive sustainable AI integration, positioning Islamic finance as a competitive alternative in the digital era.  
Studi Regulatif dan Relasinya dengan Formulasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Era Revolusi Industri 4.0 Abdul Muqtadir. S; Ade Hastuty; Baharuddin; Hasmuddin; Jaswan; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.844

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai salah satu elemen fundamental dalam sistem pendidikan nasional tidak terlepas dari dampak transformasi ini. Regulasi pendidikan memiliki peran krusial dalam menyesuaikan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi, otomasi, dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi yang mengatur kurikulum PAI serta menganalisis relasinya dengan formulasi kurikulum yang adaptif terhadap era Revolusi Industri 4.0. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), di mana berbagai dokumen regulatif seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta kebijakan terkait kurikulum PAI dianalisis secara mendalam. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji konsep-konsep terkait Revolusi Industri 4.0 dan implikasinya terhadap pendidikan Islam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi pendidikan memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan substansi kurikulum PAI. Dalam konteks Revolusi Industri 4.0, kurikulum PAI dituntut untuk lebih fleksibel dan inovatif dengan mengakomodasi teknologi digital, kecerdasan buatan, serta model pembelajaran berbasis daring dan hybrid. Regulasi yang ada saat ini sebagian besar masih berorientasi pada pola konvensional, sehingga diperlukan pembaruan yang lebih progresif agar kurikulum PAI dapat menyiapkan peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika global yang semakin kompleks. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi antara pemangku kebijakan, pendidik, dan akademisi dalam merancang kurikulum PAI yang berbasis teknologi, tanpa menghilangkan esensi nilai-nilai Islam. Implementasi pendidikan berbasis digital, penguatan kompetensi guru dalam teknologi pendidikan, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam era digital menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0. Dengan demikian, regulasi pendidikan harus terus berkembang agar dapat mengakomodasi perubahan zaman, tanpa mengurangi esensi ajaran Islam dalam kurikulum PAI.
Pegaruh Regulasi Fintech Syariah Terhadap Stabilitas Ekonomi Di Indonesia Nurdin, Irma; cadhar, Indri aditya; Pratiwi, Maharani Dian; Hastuty, Ade
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 8, No 2 (2025): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v8i2.9028

Abstract

Dalam penelitian ini penulis menyelidiki dampak regulasi fintech syariah terhadap stabilitas ekonomi Indonesia, dengan penekanan khusus pada peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengatur dan mengawasi sektor ini. Indonesia memiliki banyak peluang untuk mengembangkan ekonomi syariah, terutama melalui penggunaan teknologi keuangan berbasis syariah. Peraturan seperti POJK No. 77/2016 dan POJK No. 10/2022 memberikan dasar hukum yang jelas untuk operasi fintech syariah, melindungi konsumen, dan memastikan penerapan prinsip-prinsip syariah. Studi ini menemukan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, bahwa peraturan yang diimplementasikan telah meningkatkan kepercayaan publik, mengurangi risiko gagal bayar, dan memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, terutama di daerah terpencil. Selain itu, fintech syariah sangat membantu inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional, dengan peningkatan jumlah pengguna dan dampak positif terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, fintech syariah juga menghadapi beberapa masalah, seperti ketidakseimbangan antara kebutuhan akan inovasi dan pengawasan, serta rendahnya pengetahuan keuangan syariah di masyarakat. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa fintech syariah dapat berkontribusi secara maksimal terhadap stabilitas ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia, diperlukan undang-undang yang fleksibel dan pelatihan yang berkesinambungan.
Integrasi Prinsip Syariah dalam Pengembangan Fintech: Tantangan dan Peluang Sulistiawati, Ade; Safri, Aisyah; Arimbi, Andi Asira; Hastuty, Ade
Al-Buhuts Vol. 21 No. 1 (2025): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ab.v21i1.6428

Abstract

This study aims to conceptually examine the process of integrating sharia principles in the development of sharia financial technology (fintech), as well as identify the challenges and opportunities that accompany it in Indonesia. Using a qualitative approach through a literature study, this research examines academic literature, policy documents, and related fatwas obtained from various credible sources such as scientific journals, official websites of OJK, DSN-MUI, and KNEKS. The analysis was conducted thematically and content-wise on key issues such as the application of sharia contracts (murabahah, mudharabah, musyarakah), the supervision of the Sharia Supervisory Board, and the application of technology such as smart contracts and blockchain in maintaining sharia compliance. The results show that the integration of sharia principles in fintech systems and products faces a number of challenges, including low sharia financial literacy, limited regulations, lack of human resources who are experts in digital muamalah fiqh, and not optimal sharia technology support. However, the growth potential of this industry is huge, supported by the majority Muslim population, the need for halal financial services, as well as regulatory initiatives and the development of digital technology. This research is expected to provide theoretical and practical contributions for regulators, industry players, and Muslim communities in supporting the growth of Islamic fintech that is inclusive, sustainable, and in accordance with maqashid al-shariah