Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penilaian Kecerdasan Spiritual Sebagai Pendekatan Interdisipliner Dalam Pendidikan Islam Abd. Rahman Saleh; Andi Fitriani Djollong; Muhammad Ikhwan Ahmad; Suherni Suherni; Sukriati
Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jakap.v1i4.477

Abstract

Spiritual intelligence is a crucial dimension in shaping students' character and personality, balancing intellectual, emotional, and spiritual aspects. In the context of Islamic education, assessing spiritual intelligence serves as a strategic instrument for measuring the success of a learning process that focuses not only on cognition but also on values ​​of faith, morality, and social sensitivity. This study, a literature review, aims to examine the concept of assessing spiritual intelligence as an interdisciplinary approach in Islamic education. The analysis was conducted through a review of various current scientific sources related to spiritual intelligence theory, interdisciplinary paradigms, and principles of Islamic educational evaluation. The results indicate that assessing spiritual intelligence can be conducted through the integration of psychological, educational, and Islamic theological dimensions, prioritizing affective, reflective, and contextual approaches. The application of this assessment model encourages students to internalize Islamic values ​​in real life. Thus, assessing spiritual intelligence serves not merely as a measuring tool but also as a means of fostering students' character and spirituality. This study recommends the development of an interdisciplinary assessment instrument oriented toward the formation of a perfect human being in modern Islamic education.
REFLEKSI METODOLOGIS PENELITIAN LAPANGAN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: INTEGRASI NILAI KEISLAMAN DAN PENDEKATAN ILMIAH Muhaemin, Sulfikar; Suparman Mannuhung; Husnul Khatimah; Andi Fitriani Djollong
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/anb1q041

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas metodologi penelitian lapangan dalam bidang pendidikan Islam (PAI) dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dengan penelitian ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif reflektif dengan fokus pada analisis konseptual dan kajian kepustakaan, yang dipadukan dengan penelitian empiris sebagai landasan metodologis. Data diperoleh dari tinjauan pustaka, temuan penelitian sebelumnya, dan interpretasi reflektif terhadap praktik penelitian lapangan dalam PAI. Materi dianalisis secara deskriptif-reflektif, yang menyoroti hubungan antara prinsip-prinsip spiritual Islam dan keilmuan ilmiah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penelitian lapangan dalam PAI sangat bergantung pada kemampuan peneliti untuk menyeimbangkan tujuan sains dan agama serta mempertimbangkan bias mereka sendiri selama proses analisis. Integrasi prinsip-prinsip Islam dan ilmiah menjadikan penelitian lebih persuasif dan memastikan bahwa hasilnya tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga spiritual. Dengan demikian, refleksi metodologis ini memberikan kontribusi bagi pengembangan paradigma penelitian PAI yang holistik, humanis, dan berorientasi Islam.  
Penerapan Metode Kualitatif dalam Riset Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi: Application of Qualitative Methods in Islamic Religious Education Research in Higher Education Zainuddin; Heriady; Andi Fitriani Djollong
IQRA JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN & KEISLAMAN Vol 21 No 1: Januari 2026
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/iqra.v21i1.9587

Abstract

Kajian ini menelaah bagaimana penerapan metodologi penelitian kualitatif digunakan dalam studi-studi pendidikan agama Islam di perguruan tinggi. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah mutakhir yang mengulas penggunaan metode kualitatif, baik dari segi pendekatan, teknik pengumpulan data, proses analisis, maupun strategi validasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi kasus, dan analisis dokumen sangat efektif dalam menggali pengalaman, nilai, dan makna yang muncul dalam praktik pendidikan agama Islam. Namun demikian, beberapa kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan sumber data, kurangnya kompetensi metodologis peneliti, serta tantangan dalam menyesuaikan pendekatan dengan konteks sosial-keagamaan setempat. Dengan penerapan yang tepat dan beretika, penelitian kualitatif terbukti mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan metode kuantitatif. Oleh sebab itu, penguatan rancangan penelitian, validitas data, dan sensitivitas terhadap konteks institusional menjadi kunci keberhasilan penerapan metode ini di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Model Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontekstual Melalui Pendekatan  Contextuall Teaching Learning Untuk Meningkatkan Literasi Spiritual Siswa Nur Aliah; Andi Fitriani Djollong; Sudirmanto, Sudirmanto; Nurul Ilmi Adyana; Jeny Rheka
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 1 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/mv0bh489

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih cenderung normatif dan berorientasi kognitif sehingga belum optimal dalam meningkatkan literasi spiritual siswa dalam kehidupan nyata. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pengembangan pembelajaran PAI kontekstual berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang berorientasi pada peningkatan literasi spiritual siswa. Penelitian menggunakan metode kajian konseptual melalui analisis literatur terhadap teori pembelajaran kontekstual, karakteristik pembelajaran PAI, serta konsep literasi spiritual. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip CTL dengan pembelajaran PAI menghasilkan model yang menekankan keterkaitan materi dengan pengalaman nyata, refleksi spiritual, pembelajaran kolaboratif, dan penilaian autentik. Model ini mendorong internalisasi nilai-nilai Islam secara reflektif dan aplikatif sehingga berpotensi meningkatkan literasi spiritual siswa. Dengan demikian, pendekatan CTL dapat menjadi landasan sistematis dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih relevan dengan realitas kehidupan peserta didik.
Implementation of Multicultural Values in Student Character Education Learning in junior high school Land 3 Pangangkajene sidrap Muh. Fitrah; Suredah Hamid; Andi Fitriani Djollong
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.8513

Abstract

his research is a study of understanding and implementation of multicultural values in secondary education institutions. The background of this study is based on the importance of strengthening wasathiyah Islamic values in response to the dynamics of diversity and potentially disorientation among students. The research focus was directed on three main aspects, namely: (1) the concept of multicultural values in an institutional context, (2) implementation of multicultural values in education practice, whether sacrificial, purification, and extracurricular activities, and (3) the implications of student values. The purpose of this study is three namely (1) to Learn how the concept of multicultural values in Islamic education in State Junior High School 3 Bangkajene sidrap (2) To Understand How implimentasi values in Islamic Education at 3 Bangkajen (impilikasi) to determine the implementation of State Islamic Education. This research used a qualitative approach with the survai method. The data was obtained through observations, interviews, and documentation, which were later analyzed using the content analysis technique (content analysis). Theological approach is used to examine the principles of Islamic wasathiyah as a normative basis of multicultural values concepts, as well as an analysis knife of education practices in the institution under study. The results showed that the secondary education institution has integrated systematic values in education policies and practices, even though in the implementation level in the field there are still several aspects that have not been implemented optimally. Values like tolerance, equality, social justice, mutual respect, intercultural dialogue, empathy and inclusion are internalized in learning activities and the life of everyday school. Implementation of positive multicultural values has a positive impact on students in three main realms: cognitive (moderate religious understanding), affirmative (inclusive and empathetic attitudes), and psychomotor (harmonious and social behavior tolerant). This study confirms the importance of the role of educational institutions in forming the character of a religious, moderate, nationality, honest and responsibility.