Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH PRAKTIK TEKNIK KENDALI BERBASIS MEDIA PEMBELAJARAN WATER TEMPERATURE CONTROLLER Fitri Aslamiah; Satria Gunawan; Hendra Jaya; Edy Sabara; Sutarsi Suhaeb
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6536/tb14kd24

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh bukti empiris mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran Water Temperature Controller pada mata kuliah Praktik Teknik Kendali. Efektivitas tersebut diukur melalui capaian belajar mahasiswa yang mencakup dua ranah, yaitu kognitif dan afektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Nonrandomized Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika yang telah mengikuti perkuliahan tersebut. Dari populasi tersebut, dipilih 60 mahasiswa sebagai sampel secara acak, kemudian dikelompokkan menjadi dua bagian: 30 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan 30 mahasiswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian mencakup tes untuk menilai kemampuan kognitif serta angket untuk mengukur respon afektif mahasiswa. Pengolahan data dilakukan menggunakan uji-t untuk menelaah apakah terdapat perbedaan yang bermakna antar kedua kelompok yang dibandingkan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa penggunaan Water Temperature Controller memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan metode pengajaran konvensional. Pada ranah kognitif, nilai rata-rata posttest mahasiswa di kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata 85,83, sementara kelompok kontrol mencatat skor yang lebih rendah yakni memperoleh 76,33. Uji-t menunjukkan perbedaan signifikan antara keduanya (t = 5,295; p = 0,000). Pada ranah afektif, kelompok eksperimen memperoleh rerata nilai sebesar 91,62, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan skor yang berada dibawah capaian tersebut, yakni 81,44, dan hasil uji-t kembali menunjukkan selisih yang signifikan (t = 15,091; p = 0,000). Berdasarkan keseluruhan temuan ini, dapat ditegaskan media Water Temperature Controller terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa, membentuk sikap positif, serta mendorong motivasi belajar pada mata kuliah Praktik Teknik Kendali, lebih baik dibandingkan pendekatan pembelajaran tradisional.
PENGARUH INTEGRASI MEDIA DIGITAL, INTEGRITAS AKADEMIK, DAN KUALITAS BUTIR SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM ASESMEN BERBASIS TIK PADA SMA NEGERI DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Thamrin; Purnamawati; Edy Sabara
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 2, May (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mwzf8421

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi media digital, integritas akademik, dan kualitas butir soal terhadap hasil belajar dalam asesmen berbasis TIK pada SMA Negeri di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 279 murid dari enam sekolah sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert empat poin. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji korelasi, uji asumsi klasik (normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda. Hasil analisis deskriptif menunjukkan respons murid terhadap aplikasi TIK (mean 25,15), respons butir soal (23,95), dan hasil belajar (25,82) berada pada kategori sedang, sementara integritas akademik (29,80) berkategori tinggi. Uji simultan membuktikan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan kontribusi 43,3% (R2=0,433), menunjukkan hubungan yang kuat. Namun secara parsial, hanya respons terhadap butir soal yang menjadi variabel paling dominan dan signifikan (t=12,460; p=0,000). Sebaliknya, integrasi media digital dan integritas akademik tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa capaian hasil belajar dalam asesmen berbasis TIK lebih ditentukan oleh kualitas substansi instrumen (butir soal) dibandingkan penggunaan aplikasi dan faktor integritas murid.