Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran Sastra Anak Berbasis Kearifan Lokal Sasambo bagi Guru Sekolah Dasar: Training on Developing Teaching Materials and Learning Media for Children Literature Based on Sasambo Local Wisdom for Elementary School Teachers Intiana, Siti Rohana Hariana; Sudika, I Nyoman; Susanti, Pipit Aprilia; Pratama, Januari Rizki; Ramdhani, Marlinda; Haris, Ismi Diana
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8982

Abstract

Dunia pendidkan masih kekurangan sumber daya manusia yang kreatif mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran digital berbasis kearifan. Dalam hal ini, guru sebagai pelaku pendidikan perlu ditingkatkan kreativitasnya. Universitas Mataram sebagai lembaga pendidikan berperan memberikan kontribusi, salah satunya dengan mengadakan workshop dan pelatihan pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran berbasis kearifan lokal Sasambo (Sasak, Samawa, Mbojo) bagi guru-guru, termasuk guru SDN 24 Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini memberikan keterampilan baru bagi guru dalam mendesain bahan ajar dan media pembelajaran berbasis kearifan lokal Sasambo dengan desain digital Canva berupa komik cerita anak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi, yakni, sesi pertama penyajian materi terkait sastra anak, kearifan lokal Sasambo, bahan ajar dan media pembelaaran serta teori pengembangan aplikasi Canva; sesi kedua pemberian contoh menyusun bahan ajar dan media komik sastra anak Sasambo dengan Canva; sesi ketiga demonstrasi langsung pengaplikasian Canva untuk membuat komik cerita anak Sasambo; dan terakhir sesi refleksi dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan menyusun dan mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran sastra anak Sasambo dengan aplikasi Canva (digital) di SDN 24 Mataram.  
Speech Act Strategies of Prospective Indonesian Language Teacher Students in Academic Presentations: a Pragmatic Perspective Wahyuni, Wika; Sudika, I Nyoman; Susanti, Pipit Aprilia; Pratama, Januari Rizki
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10, No 2 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v10i2.10297

Abstract

Public speaking is a crucial skill for students, especially prospective teachers, who serve as primary communicators in the learning process. However, numerous studies have shown that prospective teachers still face a variety of challenges in public communication, particularly in digital-based academic presentations, including linguistic, psychological, technical, material mastery, body language, environmental, and visual aid use. Therefore, this study aims to describe students' speaking strategies in academic presentations from a pragmatic perspective. This study uses a qualitative approach with observation and interviews with students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Data in the form of students' oral utterances during academic presentations were analyzed using speech act theory to identify the types and pragmatic functions of the speaking strategies used. The results of the study indicate that students utilize various speaking strategies through assertive, directive, expressive, and commissive speech acts. Assertive speech acts are used to convey academic material, directive speech acts function to direct the audience's attention, while expressive and commissive speech acts are used to maintain politeness, manage awkwardness, and respond to academic pressure during presentations. These findings indicate that students' speaking strategies serve as pragmatic mechanisms in managing obstacles to public communication, while also being an important provision in developing the professional competence of prospective teacher students in the digital era.