Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring the Effectivenss of Critical Thinking Skills in Speaking Skills: Insights from a Vocational School Context Setianingsih, Tri; Utama, I Made Permadi; Kamarudin, Kamarudin; Sumarni, Baiq
Journal of Language and Literature Studies Vol. 5 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/89pxa558

Abstract

This study explores the impact of the Talking Chips strategy on enhancing critical thinking during English speaking tasks among vocational students. While these students often excel in practical skills, they struggle with critical thinking in English, leading to a skills gap in English as a Foreign Language (EFL) education. Using a quasi-experimental design, two eleventh-grade classes from a Tourism and Travel Business program at vocational schools participated in a pretest-posttest speaking assessment. The experimental group (n = 25) used the Talking Chips strategy, while the control group (n = 25) followed conventional methods. The speaking assessments were evaluated using an analytic rubric, with high inter-rater reliability (0.87). Mann-Whitney U analysis revealed a significant treatment effect (U = [insert value], p = .001, r = [insert effect size]), indicating that the Talking Chips strategy effectively improved students’ analytical reasoning and reflective responses. These findings suggest that cooperative learning strategies, like Talking Chips, can enhance higher-order thinking skills in EFL speaking classrooms. The study concludes that incorporating turn-taking structures in speaking tasks helps foster deeper reasoning and encourages more purposeful argumentation, recommending that teachers use such techniques to promote critical thinking in vocational EFL settings.
Promosi dan Prevensi Kesehatan Jiwa serta Manajemen Strees di SMPN 1 Moyo Hulu Safitri , Lina Eta; Soviya, Ovi; Setianingsih, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1029

Abstract

Kesehatan jiwa remaja merupakan isu penting karena remaja rentan mengalami tekanan psikososial yang dapat berdampak pada proses belajar dan perkembangan sosialnya. Sekolah memiliki peran strategis dalam upaya promosi dan prevensi kesehatan jiwa pada remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta melakukan deteksi dini kesehatan jiwa dan manajemen stres pada siswa SMP Negeri 1 Moyo Hulu. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2025 dengan metode edukasi kesehatan mental melalui media promosi kesehatan serta skrining kesehatan mental menggunakan Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ). Sasaran kegiatan adalah siswa dan siswi SMP Negeri 1 Moyo Hulu. Tahapan kegiatan meliputi survei lokasi, perizinan, penjadwalan, pengisian kuesioner SDQ, dan penyuluhan kesehatan mental menggunakan media PowerPoint. Hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori normal pada seluruh domain SDQ, meskipun masih ditemukan beberapa siswa pada kategori borderline dan abnormal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa promosi dan prevensi kesehatan jiwa serta deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam mengelola stres. Diperlukan keberlanjutan program promosi kesehatan jiwa berbasis sekolah untuk mendukung kesejahteraan mental remaja.