Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum 2025 - 2030 Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera Kurniawan, Rahmat; Michael, Michael; Syuhada, Syahidus; Maini, Miskar; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Dwiyana, Putri Ayu; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Ribowo, Anggarani Budi; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.463

Abstract

Penyusunan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) merupakan upaya strategis untuk memastikan ketercapaian kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan hal tersebut, Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah kolaboratif dalam merumuskan Kurikulum 2025–2030. Proses ini melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, praktisi, asosiasi profesi, serta pengguna lulusan. Kurikulum yang dikembangkan dirancang sesuai dengan standar Outcome Based Education (OBE) dan kriteria akreditasi LAM Teknik, dengan penekanan pada penguatan kompetensi inti bidang teknik sipil, integrasi teknologi digital, prinsip keberlanjutan lingkungan, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Hasil FGD ini menghasilkan rekomendasi kurikulum yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan standar nasional maupun internasional, sekaligus mendukung visi ITERA untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam sains, teknologi, dan inovasi.
STUDI KOMPREHENSIF PARAMETER INDEKS TANAH (SPECIFIC GRAVITY, ATTERBERG LIMIT) TERHADAP PERILAKU MEKANIK (CBR DAN BERAT VOLUME) Sitepu, Arif; Kirtinanda P; Budi Ribowo, Anggarani; Agung Saputra, Cahyo; Kamila Khanza, Ayu
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2025): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v11i2.1220

Abstract

Karakteristik tanah memegang peran penting dalam penentuan daya dukung dan kestabilan suatu konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara parameter indeks tanah, seperti specific gravity dan atterberg limit, terhadap sifat mekanik tanah yang diukur melalui nilai CBR (California Bearing Ratio) menggunakan uji DCP (Dynamic Cone Penetrometer) serta berat volume. Sampel diambil dari kawasan belum terbangun di lingkungan ITERA. Seluruh pengujian laboratorium dan lapangan mengacu pada standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan korelasi antara nilai DCP dan berat volume. Tanah dengan plastisitas lebih rendah cenderung memiliki nilai penetrasi DCP lebih tinggi namun berat volume yang lebih rendah.
Pendampingan Teknis Pengelolaan Limbah Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant dalam Mendukung Penyediaan Material Konstruksi Beton Ribowo, Anggarani Budi; Susanti, Junita Eka; Kurniawan, Rahmat; Dwiyana, Putri Ayu; Saputra, Cahyo Agung; Prayogi, Galih Rio; Fitriana, Indri Rahmandhani; Hayati, Julita; Mardika, M Gilang Indra; Aprilia, Ayu Sinta; Khanza, Ayu Kamila; Michael, Michael; Yudi, Ahmad; Nadi, Muhammad Abi Berkah; Wirawan, Nugraha Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1232

Abstract

Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP) berperan strategis dalam penyediaan material konstruksi, namun aktivitas operasionalnya menghasilkan limbah padat dan cair yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola secara optimal. Sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Provinsi Lampung dengan fokus pada pendampingan identifikasi, pengolahan, dan pemanfaatan limbah industri sebagai bahan baku alternatif beton non-struktural ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi jenis dan volume limbah, pengambilan sampel sludge beton, sisa agregat, serta debu produksi AMP, pengujian karakteristik fisik material di laboratorium, dan perancangan variasi campuran beton dengan substitusi sebagian agregat menggunakan material limbah yang telah melalui proses pengeringan dan pengayakan. Evaluasi dilakukan melalui pengujian kuat tekan beton pada beberapa variasi komposisi limbah. Hasil menunjukkan bahwa pada komposisi limbah 20%–30%, beton non-struktural mampu mencapai kuat tekan rata-rata 12,73 MPa dan masih memenuhi persyaratan teknis untuk aplikasi seperti paving block dan elemen pracetak ringan. Namun, pada komposisi 75%, kuat tekan menurun signifikan menjadi 5,85 MPa. Dengan ketersediaan limbah sekitar 1–2 ton per minggu, pemanfaatan optimal pada kisaran 20%–30% berpotensi mendukung produksi beton non-struktural berkelanjutan serta penerapan prinsip ekonomi sirkular di sektor konstruksi.
Bantuan Teknis Desain Konstruksi Beton Non-Struktural Berbasis Pemanfaatan Limbah Industri Batching Plant dan Asphalt Mixing Plant untuk Mendukung Infrastruktur Berkelanjutan Ribowo, Anggarani Budi; Maini, Miskar; Sihombing, Tera Melya Patrice; Yuliyanto, Andry; Zhafira, Elian; P, Kirtinanda; Novalina, Winny; Rahma, Siti; Marina, Bernaditha Catur; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Apriwelni, Siska; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Sari, Dian Perwita; Utami, Erdina Tyagita; Tambunan, Hermon Frederik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1233

Abstract

Industri konstruksi seperti batching plant dan Asphalt Mixing Plant (AMP) menghasilkan limbah berupa sisa beton mengeras, slurry pencucian mixer, agregat terkontaminasi semen, serta residu aspal halus yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penerapan infrastruktur berkelanjutan melalui optimalisasi pemanfaatan limbah konstruksi sebagai bahan baku alternatif beton non-struktural. Program dilaksanakan melalui tahapan identifikasi jenis dan volume limbah (±1–2 ton per minggu), pengolahan awal (pengeringan, penghancuran, dan pengayakan), perancangan komposisi campuran (mix design), pencetakan produk, curing selama 28 hari, serta pengujian kuat tekan dan daya serap air. Hasil perancangan menghasilkan batako berdimensi 40 × 20 × 10 cm, paving block 20 × 10 × 6 cm, serta saluran beton pracetak dengan lebar 40–85 cm dan tinggi 45–60 cm. Secara teknis, agregat limbah batching plant efektif sebagai substitusi parsial agregat alami, sedangkan residu AMP berfungsi sebagai filler yang meningkatkan kepadatan dan menurunkan porositas beton. Produk yang dihasilkan memenuhi kriteria mutu beton non-struktural untuk aplikasi pagar, perkerasan pejalan kaki, dan saluran drainase kawasan industri skala kecil–menengah maupun saluran irigasi. Kegiatan ini berkontribusi pada pengurangan timbulan limbah, efisiensi biaya material, serta penguatan prinsip ekonomi sirkular dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
PENGARUH RCA PADA BETON DENGAN PENINGKATAN MUTU RCA OLEH BAHAN POZZOLAN Yudi, Ahmad; Sinta Aprilia, Ayu; Budi Ribowo, Anggarani; P, Kirtinanda; Puja Kusuma, Alfajar; Azhami, Sultan Aziz; Parulian Tambunan, Yoel
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i2.12356

Abstract

Kebutuhan beton yang terus meningkat mendorong pencarian alternatif material konstruksi yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan recycled concrete aggregate (RCA) sebagai subtitusi sebagian agregat kasar alami. Namun, karakteristik RCA seperti adanya residu pasta semen dan porisitas yang relatif tinggi dapat menurunkan kinerjanya dalam campuran beton. Oleh karena itu penelitian ini menerapkan treatment menggunakan bahan pozzolan untuk meningkatkan kualitas RCA sebelum digunakan. Penelitian ini membandingkan sifat fisik RCA yang telah dan belum mengalami treatment, serta mengevaluasi pengaruh subtitusi RCA terhadap kuat tekan beton. Peningkatanm mutu RCA dilakukan melalui perendaman dalam campuran bahan pozzolan (nano silica, silica fume dan fly ash) serta semen Portland selama 3,4, dan 5 jam. RCA hasil treatment kemudian digunakan sebagai subtitusi sebagian agregat kasar dengan variasi 25%, 50%, dan 75% dari total berat agregat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RCA treatment selama 4 jam memberikan performa terbaik. RCA yang telah melalui treatment memiliki berat jenis lebih tinggi, penyerapan air lebih rendah, dan keausan lebih kecil dibandingkan RCA non treatment. Pada umur 28 hari, beton dengan subtitusi 25% RCA hasil treatment menunjukkan kuat tekan tertinggi, yaitu 24,83 MPa (nano silica), 24,19 MPa (silica fume), dan 23,55 MPa (fly ash), dibandingkan RCA non treatment yang hanya mencapai 23,17 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa treatment RCA menggunakan bahan pozzolan efektif dalam meningkatkan mutu agregat daur ulang dan kuat tekan beton, sehingga berpotensi digunakan sebagai material struktural yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.