Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Material Karet dari Limbah Ban Bekas sebagai Serat pada Beton terhadap Sifat Mekanis Riatmojo, Erik; Nurchasanah, Yenny; Solikin, Mochamad; Ujianto, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Beton Serat Karet (BSK) ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik beton yang dihasilkan bila dicampur dengan serat dari ban bekas, dan merupakan upaya pengurangan limban ban dengan cara dimanfaatkan menjadi campuran beton. Serat karet dari ban bekas digunakan untuk mengganti sebagian volume dari agregat halus dengan variasi 0%, 5%, dan 10%. dalam penelitian ini yang akan diuji adalah kuat tekan beton yang dihasilkan dari campuran serat karet ban tersebut dengan fc 25 MPa, dan kuat tarik belah beton dengan campuran serat karet ban. Benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 150 mm x 300 mm. Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dilakukan pada beton umur 28 hari. Pada penggantian 5% kuat tekan mengalami penurunan sebanyak 12,2% terhadap beton normal, pada kuat tarik belah mengalami penurunan sebesar 10,7% terhadap beton normal. Sedangkan penggantian 10% kuat tekan mengalami penurunan sebesar 18,3%, dan kuat tarik belah sebesar 18,8%. Kendati demikian, beton masih layak untuk digunakan dalam struktur karena kuat tekan belum dibawah 21 MPa.
Pengaruh Substitusi Limbah Pecahan Keramik dan Abu Ampas Tebu terhadap Kuat Tekan pada Beton dan Mortar Hendarto, Muhammad Farid Maulana; Nurchasanah, Yenny; Solikin, Mochamad; Trinugroho, Suhendro
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah pecahan keramik dan abu ampas tebu pada penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah ini sebagai substitusi agregat kasar dan semen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi keramik sebagai agregat kasar dan abu ampas tebu sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan pada beton dan mortar. Presentase substitusi abu ampas tebu sebesar 15% dari berat semen dan presentase substitusi keramik 5%, 10%, dan 15% dari berat agregat kasar. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 150mm x 300mm dan kubus dengan diameter 50mm x 50mm x 50mm. Perencanaan campuran beton yang digunakan mengacu pada SNI-03-2834-2000 dengan kuat tekan rencana 25 MPa dan perencanaan campuran mortar yang digunakan mengacu pada SNI 03-6825-2002. Pengujian kuat tekan pada beton dilakukan pada umur 28 hari, sedangkan pengujian kuat tekan pada mortar dilakukan pada umur 1 dan 28 hari. Dari penelitian yang dilakukan, substitusi 15% abu ampas tebu dapat meningkatkan kuat tekan beton dan mortar. Berbeda dengan variasi penambahan keramik, semakin banyak keramik yang digunakan justru dapat menurunkan kuat tekan beton.
Analisis Perbandingan Produktivitas Pengecoran Plat dan Balok Antar Lantai dalam Pembangunan Proyek Apartement XYZ di Kota Semarang Firdaus, M. Ilham; Solikin, Mochamad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan pengecoran adalah tahapan penting dalam pembangunan konstruksi gedung yang akan membentuk struktur bangunan. Beberapa peralatan pengecoran diantaranya Concrete Pump dan Concrete Bucket, keduanya menghasilkan produktivitas yang berbeda, sehingga berpengaruh terhadap waktu. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas pengecoran antar lantai Apartment XYZ di Kota Semarang, menganalisis waktu efektif, dan waktu contributory, khususnya pada lantai 14, 15, dan 16 menggunakan Concrete Pump dan Concrete Bucket. Data diperoleh dengan observasi pelaksanaan pengecoran dari proyek konstruksi gedung yang menggunakan beton. Metode analisis dengan menggunakan Microsoft Excel digunakan untuk memperoleh perbandingan waktu efektif, waktu contributory, serta produktivitas pengecoran antar lantai. Hasil analisis menunjukkan produktivitas pengecoran menggunakan Concrete Pump pada lantai 14, 15, dan 16 sebesar 27,365 m3/jam, 25,730 m3/jam, 22,668 m3/jam; sedangkan Concrete Bucket untuk lantai 14, 15, dan 16 sebesar 9,580 m3/jam, 8,306 m3/jam, 7,825 m3/jam. Hasil ini menunjukan bahwa pengecoran dengan Concrete Pump mengalami kenaikan 3x lipat dengan Concrete Bucket, setiap kenaikan elevasi lantai mengalami penurunan produktivitas. Faktor yang mempengaruhi produktivitas pengecoran antar lantai adalah elevasi ketinggian lantai.
Produktivitas Alat Berat Tower Crane untuk Pengecoran pada Pembangunan Gedung (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung XYZ di Jl. Pemuda) Sinaga, Fahri Zulkarnaen; Solikin, Mochamad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proyek konstruksi, alat berat difungsikan sebagai pembantu kontraktor agar pengendalian waktu dapat dioptimalkan, penggunaan tower crane contohnya. Pekekerjaan konstruksi dengan tower crane dapat digunakan sebagai media cor pada struktur kolom, pada proyek pembangunan XYZ di kota semarang memiliki 3 paket tower crane. Tujaun dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas alat berat tower crane di lapangan dan spesifikasi alat berat, sehingga diketahui apakah pekerjaan di lapangan mendekati atau sudah sesuai dengan spesifikasi alat berat. Metode penelitian yang dilakukan adalah observasi, pengumpulan data yang dibutuhkan yaitu data primer berupa wawancara dan waktu siklus pengecoran dengan tower crane dan data sekunder berupa spesifikasi alat berat, RKS, form pengecoran, gambar shop drawing. Diketahui TC1 memiliki perbandingan produktivitas spesifikasi 1,672 lebih tinggi dari produktivitas lapangan, sedangkan TC2 mencapai angka 1,617. Kedua tower crane memiliki perbandingan produktivitas spesifikasi 64,41% lebih tinggi dari lapangan. Faktor yang mempengaruhi produktivitas diantaranya adalah cuaca, kondisi lapangan, faktor alat berat, dan operator.
Analisis Penetrasi Ion Klorida Pada Beton High Volume Fly Ash Mutu Tinggi Dengan Variasi Tingkat Kehalusan Fly Ash Solikin, Mochamad; Setiawan, Budi; Nurchasanah, Yenny; Prayogi, Singgih
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.749

Abstract

Abstrak Beton mutu tinggi memerlukan material khusus tambahan salah satunya berupa fly ash dengan maksud meningkatkan kinerja beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kehalusan fly ash terhadap penetrasi ion klorida beton high volume fly ash mutu tinggi. Benda uji menggunakan kadar fly ash 50% sebagai substitusi semen dengan variasi kehalusan lolos ayakan mesh ukuran 200 dan 400. Pengujian meliputi perkembangan kuat tekan beton umur 28 dan 56 hari dan uji penetrasi ion klorida menggunakan metode Rapid Chloride Penetration Test (RCPT) umur 56 hari. Benda uji kuat tekan silinder diameter 15 cm, tinggi 30 cm sedangkan benda uji penetrasi ion klorida silinder diameter 10 cm, tinggi 5 cm. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan semakin halus fly ash maka menghasilkan kuat tekan yang setara dengan kuat tekan beton acuan dan semakin halus butiran fly ash maka ketahanan penetrasi ion klorida dapat mencapai level sangat rendah. Kata kunci: beton mutu tinggi, high volume fly ash, kuat tekan beton, rapid chloride penetration test.   Abstract High strenght concrete requires special materials such as fly ash to improve concrete properties. This study was intended to determine the effect of fly ash fineness on chloride ion penetration of high-volume fly ash concrete. The mix proportion employed fly ash content of 50% by cement weight as a cement substitution with variations in fineness i.e.: passing through mesh sizes of 200 and 400. The testing program consists of compressive strength development of concrete at the age of 28 and 56 days and chloride ion penetration test using Rapid Chloride Penetration Test (RCPT) method at the age of 56 days. The cylindrical compressive strength test specimen has a diameter of 15 cm, and a height of 30 cm, while the cylindrical concrete specimen with a diameter of 10 cm and height of 5 cm was used for chloride ion penetration test. The compressive strength test results show that the finer the fly ash the higher the compressive strength for all test ages. In addition, the finer the fly ash leads to the denser the concrete, as shown by very low chloride ion penetration resistance levels. Keywords: high strength concrete, high volume fly ash, compressive strength, rapid chloride penetration test.
IMPLEMENTASI PROGRAM TSM HONDA PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK BISNIS SEPEDA MOTOR SMK PGRI 1 NGANJUK Tino Putra, Adhitya Erlangga; Solikin, Moch
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 5 No. 1 (2022): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v5i1.51849

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan program kemitraan dan kecocokan antara dunia bisnis dengan dunia industri di SMK PGRI 1 Nganjuk, kemudian mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kerjasama Honda TSM pada keahlian TBSM di SMK PGRI 1 Nganjuk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penyedia data adalah Deputi Pengelola Kurikulum dan Kepala Departemen TBSM. Tujuan penelitian adalah untuk melaksanakan program kerjasama. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen. Validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknologi Miles dan Hubermann digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program diimplementasikan melalui fase desain, eksekusi, dan evaluasi. Faktor pendukung terjadinya program kemitraan adalah: (1) PT AHM menyambut baik hubungan dengan SMK PGRI 1 Nganjuk; (2) Tersedianya lahan yang luas; (3) Tersedianya tenaga pengajar berumur produktif; (4) Antusiasme calon peserta didik untuk mendaftar; (5) Banyaknya peminat program TBSM; (6) Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap industri Honda; dan (7) Besarnya peluang wirausaha bidang bengkel sepeda motor. Sedangkan faktor penghambat terlaksananya program kemitraan adalah: (1) Pengelolaan dan perawatan sarana prasarana membutuhkan biaya yang cukup banyak; (2) Tidak semua warga sekolah membantu keberjalanan program secara materiil; dan (3) Beberapa guru produktif belum memahami dan menerima budaya industri (AHM) secara penuh.
PELATIHAN ONLINE KARYAWAN INDUSTRI OTOMOTIF: KESIAPAN DIRI BERDASARKAN PERSPEKTIF CALON PESERTA Tafakur, Tafakur; Dewi, Ayu Sandra; Solikin, Moch
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 5 No. 2 (2023): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v5i2.58622

Abstract

Currently, in response to rapid developments, many automotive industries are holding retraining for employees through online training. However, it is necessary to know the readiness of employees to participate. Therefore, this study aims to determine the profile of employee readiness to take part in online training in terms of various aspects. This research was conducted through a survey method. This data was obtained through online questionnaire on 89 employees. Proof of the validity of the instrument is done through content and construct validity. Data analysis used descriptive statistics and comparative tests. The results show that: First, the readiness of employees can be seen from aspects of basic computer skills, self-management, self-control, and willingness to learn. Second, the average readiness of employees is in the "very high" category. The online training readiness of employees is not significantly different from variations of respondents, both in terms of gender, age, training experience, length of work, and position in the workplace. Thus, the employees are ready to take online training in terms of their independent learning abilities.
Analysis of Waste Processing Technology on Community Willingness to Pay in Madiun City Using the Analytic Hierarchy Process (Case Study: Waste Processing at TPA Winongo, Madiun City) Nurjayanti, Nurjayanti; Solikin, Mochamad; Pudyastuti , Purwanti Sri
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 11 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i11.51614

Abstract

The objective of this study is to explore stakeholder perspectives on the prioritization of waste treatment technologies in Madiun City and to estimate the community's Willingness to Pay (WTP) for improved waste management services. This research utilized both primary and secondary data. Primary data for the Analytical Hierarchy Process (AHP) method were collected through 30 respondents using the Expert Choice application, targeting stakeholders involved in the waste management sector. Meanwhile, the WTP estimation was based on purposively sampled responses from 100 individuals—50 respondents from Manguharjo sub-district and 50 from Manisrejo sub-district. The results of the AHP analysis indicate that the highest priority waste treatment technology in Madiun City is controlled landfill, with a weight of 0.39, followed by composting at 0.36, and waste segregation at 0.25. The criteria and alternative evaluations were deemed consistent, as indicated by a Consistency Ratio (CR) of ≤ 0.1. In terms of WTP, the amount the community is willing to pay for the segregation method is relatively low, at less than IDR 2,000. This is in contrast to the composting method, where respondents are willing to pay more than IDR 2,000, and the highest WTP is observed for the controlled landfill method, exceeding IDR 3,000. The variation in WTP values is also influenced by demographic factors such as gender and occupation.
Co-Authors Aan Y udianto Aan Yudianto Abdul Rochman Abdullah, Mu’tashim Agus Widyianto Akbar, Habib Maulana Ali Asroni Anggi Nurcahyo Dwi Saputro Anggraini, Riska Putri Bintari Arya Ferdian Ramadhan Putra Ayu Sandra Dewi Balich, Rama Pratama Budi Setiawan Cahyo Agung Saputra Christianto, Joshua Jordy Daffa Azrial Ikhwanta Dewi, Ayu Sandra Dhani Mutiari Dhany Arie Saputra Erlina Prasetyawati Falah, Muhammad Fajrul FANDI ACHMAD Fathoni, Rois Fatmawati, Denisa Dewi Fauzi Mubarak Firdaus, M. Ilham Formuji Romansyah Habdan Rizki Perdana Hanggar Setya Novanto Hari Prasetyo Hendarto, Muhammad Farid Maulana Herdiansyah Noorrizky Anggana Hidayat, Maulana Nur Hongbo Ma I Kadek Bagus Suryanata I Wayan Adiyasa Ibnu Siswanto Ika Hariani, Deby Ika Setiyaningsih Indah Pratiwi Indah Pratiwi Iqbal Rahmad Afani Joshua Jordy Christianto Kaevian Nafa Bangunmas Kholilur Rohman, Rosyid Kholis, Agit Sakti Nur Kir Haryana Martubi Martubi Masyhudi, Ummi Iyyaya Mingchang Wu Mubarak, Fauzi Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Nur Alamsyah Muhammad Nur Sahid Muhammad Nuryanto, Fadhil Muhammad Saifannur Falah Muhammad Syahrul Akmal Muhammad Syahrul Akmal Mukhamad Nur Rochim Nabiilah, Maasah Nindya Sabrina Nur Aklis Nur Sahid, Muhammad Nurchasanah, Yenny Nurjayanti Nurjayanti Pajidu Marinyo Kause Pramuditya, Alfian Bagas Prasojo, Sudono Mukti Prayogi, Singgih Pudyastuti , Purwanti Sri Purwanti Sri Pudyastuti Purwosri, Visaretri Pramuktia Putri Yastari, Febi Qomarun Qomarun, Q Rendra Ananta Prima Hardiyanta Riantama, Muhammad Dimas Riatmojo, Erik Riski Rido Utomo Riyanto, Muhammad Sepfian Dwi Rizki Rido Utomo Rochmadi, Arindra Novan Rois Fatoni Salim Salim Senja Rum Harnaeni Sinaga, Fahri Zulkarnaen Sri Sunarjono Suhendro Trinugroho Sukirman Sukirman Sulistyono, Aribowo Sumaryanto, Sri Teguh Syukur, Muhammad Abdhul Tafakur Tafakur Tafakur Tafakur Tafakur Tino Putra, Adhitya Erlangga Ujianto, Muhammad Umar Wicakssono, Oki Bagus Wisnu Setiawan Yoga Guntur Sampurno Yosef Budiman Zainal Arifin Zainal Arifin