Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Pemakaian Fly Ash sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Sifat Mekanis Beton SCC dengan Penambahan Metakaolin Vigi Pratama; Mochamad Solikin; Abdul Rochman; Yenny Nurchasanah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi beton yang tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga efektif dan ramah lingkungan diperlukan untuk kemajuan teknologi material konstruksi. Beton Memadat Mandiri (SCC), beton yang dapat memadat sendiri tanpa getaran, adalah salah satu penemuan tersebut. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji bagaimana perubahan abu terbang (fly ash) dan metakaolin memengaruhi karakteristik mekanis SCC, yaitu modulus elastisitas dan kuat tekannya. Penggunaan abu terbang dan metakaolin diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kerja campuran segar, sehingga beton dapat mengalir lebih lancar tanpa segregasi dan meningkatkan kuat tekannya. Metakaolin ditambahkan dengan persentase tetap 3% dari berat semen, dengan variasi abu terbang sebesar 20%, 30%, dan 40%. Uji kuat tekan, dan modulus elastisitas dilakukan pada beton berumur 28 hari. Berdasarkan studi ini, penambahan abu terbang dan metakaolin pada beton dapat meningkatkan kuat tekannya hingga 39,5 MPa pada variasi 40% abu terbang dan 3% metakaolin. Nilai modulus elastisitas cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya kuat tekan beton. Kesimpulannya, kombinasi 40% abu terbang dan 3% metakaolin menghasilkan performa mekanik tertinggi, serta mendukung prinsip konstruksi berkelanjutan.
Modifikasi Perencanaan Jembatan Surodadi-Madugowong (Suromadu) menggunakan Sistem Busur Rangka Baja Febriria Rahmawati; Mochamad Solikin
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan busur merupakan jenis jembatan yang konstruksi utamanya berbentuk lengkung setengah lingkaran dan ditumpu oleh abutmen di kedua ujungnya. Bentuk busur pada jembatan dinilai lebih estetis dibandingkan jembatan rangka baja konvensional, sehingga penerapannya pada Jembatan Suromadu di daerah Surodadi–Madugowong, Kabupaten Batang, diharapkan mampu memberikan karakter visual yang khas. Tugas akhir ini bertujuan merencanakan struktur jembatan busur sesuai dengan ketentuan standar yang berlaku. Komponen yang dianalisis meliputi plat lantai, gelagar memanjang, gelagar melintang, rangka utama jembatan, ikatan angin, serta sistem sambungannya. Pemodelan dan analisis gaya dalam dilakukan dengan bantuan program SAP2000, sedangkan perhitungan detail diselesaikan menggunakan Microsoft Excel. Perencanaan mengacu pada SNI 1725:2016 dan SNI 1729:2020. Proses desain diawali dengan penentuan tebal plat lantai, yang diperoleh sebesar 230 mm. Gelagar memanjang direncanakan menggunakan profil IWF 400 x 200 x 13 x 8, sedangkan gelagar melintang memakai IWF 500 x 200 x 16 x 10. Struktur utama busur dipilih profil IWF 600 x 200 x 17 x 11, dan elemen hanger menggunakan pipa baja berdiameter 355,6 mm dengan tebal 6,4 mm. Sistem sambungan direncanakan menggunakan baut mutu tinggi tipe ASTM A490 dan ASTM 325.
Modifikasi Bentang Jembatan Surodadi-Madugowong (Suromadu) menggunakan Sistem Rangka Baja Warenn Truss Hafiz Wira Adyatma; Mochamad Solikin
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan merupakan sarana transportasi yang sangat penting dalam kegiatan sehari-hari manusia. Jembatan adalah sebuah bangunan infrastruktur yang berfungsi untuk menghubungkan antara dua ruas jalan yang terputus akibat sebuah halangan geografis. Struktur rangka baja biasanya terdiri dari batang-batang baja yang disusun sedemikian rupa untuk membentuk pola truss (rangka) yang memberikan kestabilan dan kemampuan menahan beban yang efektif. Perencanaan jembatan rangka baja Warenn Truss harus di dasarkan terhadap pertaturan pemerintah SNI 1725:2016, dan SNI 1729:2020. Salah satu jembatan Rangka Baja di Kabupaten Batang adalah Jembatan Suromadu, Jembatan Suromadu sendiri merupakan salah satu jembatan yang menghubungkan antara Desa Surodadi dengan Desa Maduguwong. Pada sisi Abutment Jembatan Suromadu terdapat banyak timbunan tanah dikarenakan bentang jembatan tidak di optimalkan hingga ke sisi tebing, Maka dari itu tugas akhir ini disusun dalam rangka perencanaan perpanjangan jembatan rangka dengan desain warenn truss menggunakan bahan baja.
Analisis Penetrasi Ion Klorida Pada Beton High Volume Fly Ash Mutu Tinggi Dengan Variasi Tingkat Kehalusan Fly Ash Mochamad Solikin; Budi Setiawan; Yenny Nurchasanah; Singgih Prayogi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.749

Abstract

Abstrak Beton mutu tinggi memerlukan material khusus tambahan salah satunya berupa fly ash dengan maksud meningkatkan kinerja beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kehalusan fly ash terhadap penetrasi ion klorida beton high volume fly ash mutu tinggi. Benda uji menggunakan kadar fly ash 50% sebagai substitusi semen dengan variasi kehalusan lolos ayakan mesh ukuran 200 dan 400. Pengujian meliputi perkembangan kuat tekan beton umur 28 dan 56 hari dan uji penetrasi ion klorida menggunakan metode Rapid Chloride Penetration Test (RCPT) umur 56 hari. Benda uji kuat tekan silinder diameter 15 cm, tinggi 30 cm sedangkan benda uji penetrasi ion klorida silinder diameter 10 cm, tinggi 5 cm. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan semakin halus fly ash maka menghasilkan kuat tekan yang setara dengan kuat tekan beton acuan dan semakin halus butiran fly ash maka ketahanan penetrasi ion klorida dapat mencapai level sangat rendah. Kata kunci: beton mutu tinggi, high volume fly ash, kuat tekan beton, rapid chloride penetration test.   Abstract High strenght concrete requires special materials such as fly ash to improve concrete properties. This study was intended to determine the effect of fly ash fineness on chloride ion penetration of high-volume fly ash concrete. The mix proportion employed fly ash content of 50% by cement weight as a cement substitution with variations in fineness i.e.: passing through mesh sizes of 200 and 400. The testing program consists of compressive strength development of concrete at the age of 28 and 56 days and chloride ion penetration test using Rapid Chloride Penetration Test (RCPT) method at the age of 56 days. The cylindrical compressive strength test specimen has a diameter of 15 cm, and a height of 30 cm, while the cylindrical concrete specimen with a diameter of 10 cm and height of 5 cm was used for chloride ion penetration test. The compressive strength test results show that the finer the fly ash the higher the compressive strength for all test ages. In addition, the finer the fly ash leads to the denser the concrete, as shown by very low chloride ion penetration resistance levels. Keywords: high strength concrete, high volume fly ash, compressive strength, rapid chloride penetration test.
Co-Authors Aan Y udianto Aan Yudianto Abdul Rochman Abdullah Azhar Anas Abdullah, Muhammad Ma'mun Harits Abdullah, Mu’tashim Agus Widyianto Akbar, Habib Maulana Ali Asroni Anggi Nurcahyo Dwi Saputro Anggraini, Riska Putri Bintari Arya Ferdian Ramadhan Putra Ayu Sandra Dewi Balich, Rama Pratama Billy Christian Simamora Budi Setiawan Budi Setiawan Cahyo Agung Saputra Christianto, Joshua Jordy Daffa Azrial Ikhwanta Dhani Mutiari Dhany Arie Saputra Erlina Prasetyawati Falah, Muhammad Fajrul FANDI ACHMAD Fathoni, Rois Fatmawati, Denisa Dewi Fauzi Mubarak Febriria Rahmawati Firdaus, M. Ilham Formuji Romansyah Habdan Rizki Perdana Hafiz Wira Adyatma Hanggar Setya Novanto Hari Prasetyo Hendarto, Muhammad Farid Maulana Hidayat, Maulana Nur Hongbo Ma I Kadek Bagus Suryanata I Wayan Adiyasa Ibnu Siswanto Ika Hariani, Deby Ika Setiyaningsih Indah Pratiwi Indah Pratiwi Iqbal Rahmad Afani ISA Joshua Jordy Christianto Kaevian Nafa Bangunmas Kholilur Rohman, Rosyid Kholis, Agit Sakti Nur Kir Haryana Martubi Martubi Masyhudi, Ummi Iyyaya Mingchang Wu Mubarak, Fauzi Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Nur Alamsyah Muhammad Nur Sahid Muhammad Nuryanto, Fadhil Muhammad Saifannur Falah Muhammad Syahrul Akmal Muhammad Syahrul Akmal Muhammad Ujianto Mukhamad Nur Rochim Nabiilah, Maasah Nanda Aulia Irza Ramadhan Naufal Rozan Nindya Sabrina Nur Aklis Nur Khotimah Handayani Pajidu Marinyo Kause Prasetya, Arruna Rodhi Prasojo, Sudono Mukti Prayogi, Singgih Purwosri, Visaretri Pramuktia Putri Yastari, Febi Qomarun Qomarun, Q Rendra Ananta Prima Hardiyanta Riatmojo, Erik Riski Rido Utomo Riyanto, Muhammad Sepfian Dwi Rizki Rido Utomo Rochmadi, Arindra Novan Rois Fatoni Salim Salim Senja Rum Harnaeni Sinaga, Fahri Zulkarnaen Singgih Prayogi Sri Sunarjono Suhendro Trinugroho Sukirman Sukirman Sulistyono, Aribowo Syukur, Muhammad Abdhul Tafakur Tafakur Tafakur Tino Putra, Adhitya Erlangga Umar Vigi Pratama Wicakssono, Oki Bagus Wisnu Setiawan Yenny Nurchasanah Yosef Budiman Zainal Arifin Zainal Arifin