Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Protektif Psychological Well-Being pada Individu yang Mengalami Kesepian: A Systematic Review Auliyah Ariany Arifin; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13463

Abstract

Kesepian merupakan kondisi psikologis yang berdampak negatif terhadap kesejahteraan individu, termasuk menurunnya psychological well-being (PWB). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor protektif yang mampu memoderasi hubungan antara kesepian dan psychological well-being. Metode yang digunakan adalah systematic review dengan pendekatan narrative review terhadap 20 artikel ilmiah nasional dan internasional terbitan 2015–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kesepian memiliki hubungan negatif signifikan dengan psychological well-being, terutama pada dimensi relasi positif dengan orang lain, penerimaan diri, penguasaan lingkungan, dan otonomi. Faktor-faktor protektif yang ditemukan meliputi faktor internal seperti self-esteem, resiliensi, mindfulness, dan self-compassion, serta faktor eksternal seperti dukungan sosial dan strategi coping adaptif. Mekanisme perlindungan bekerja melalui mediasi penurunan stres, peningkatan afek positif, dan penguatan keyakinan diri serta moderasi efek buffering terhadap dampak kesepia). Hasil penelitian menegaskan pentingnya pendekatan strength-based dan intervensi multi-komponen, seperti Mindfulness-Based Cognitive Therapy dan kelompok social support, untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis individu yang mengalami kesepian
Gambaran pengaruh hardiness terhadap stres akademik Aqidatul Izzah Luthfi; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan antara hardiness dan stres akademikmelalui pendekatan Systematic Literature Review(SLR) terhadap dua puluh artikel nasional daninternasional yang diterbitkan antara tahun 2014hingga 2025. Pendekatan ini digunakan untukmengidentifikasi arah, kekuatan, serta faktor-faktormediasi dan moderasi yang memengaruhi hubunganantara kedua variabel. Hasil sintesis menunjukkankonsistensi hubungan negatif signifikan antarahardiness dan stres akademik, dengan nilai korelasiberkisar antara r = -0,21 hingga r = -0,87. Individudengan hardiness tinggi cenderung memilikiketahanan psikologis yang lebih baik, kemampuancoping adaptif, serta persepsi positif terhadaptekanan akademik. beberapa penelitianmengidentifikasi variabel seperti dukungan sosial danself-efficacy sebagai faktor mediasi yang memperkuatpengaruh hardiness terhadap stres akademik. Kajianini menegaskan pentingnya penguatan hardinessdalam konteks pendidikan untuk meningkatkankesejahteraan psikologis peserta didik dan menekandampak negatif stres akademik.
Gambaran Resiliensi Guru Anak Berkebutuhan Khusus Dewi Munadiah Hasrullah; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13475

Abstract

Penelitian ini bertujuanmenggambarkan resiliensi guru anak berkebutuhankhusus (ABK) dalam konteks pendidikan inklusifdengan meninjau berbagai hasil penelitian nasionaldan internasional. Kajian menggunakan pendekatanSystematic Literature Review (SLR) untukmengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan guru, strategi penguatanresiliensi, serta implikasinya terhadap kesejahteraandan efektivitas pembelajaran inklusif. Penelusuranliteratur dilakukan melalui basis data ScienceDirect, ERIC, ProQuest, Taylor & Francis Online, dan Google Scholar dengan rentang publikasi 2010–2025. Hasil kajian terhadap 20 artikel menunjukkan bahwaresiliensi guru ABK merupakan kemampuanmultidimensional yang mencakup aspek psikologis, sosial, spiritual, dan kelembagaan. Faktor internal seperti efikasi diri, regulasi emosi, dan makna profesimembantu guru menghadapi tekanan kerja, sedangkanfaktor eksternal seperti dukungan sosial, kepemimpinansekolah, dan kebijakan pendidikan inklusif memperkuatdaya tahannya. Selain itu, spiritualitas, refleksi diri, dan program Social Emotional Learning (SEL) terbuktiefektif dalam meningkatkan kesejahteraan emosionaldan profesional guru. Resiliensi guru bukanlah sifatbawaan, tetapi proses dinamis yang dapatdikembangkan melalui pelatihan, dukungankelembagaan, dan lingkungan kerja yang suportif. Implikasi kajian ini menekankan pentingnya kebijakanpendidikan yang berpihak pada kesejahteraan guru dan penguatan jejaring sosial profesional.
Hubungan Kecerdasan Spiritual dengan Penyesuaian Pernikahan pada Individu atau Pasangan usia Dewasa Awal Nurindah Mawaddah MR Indah; Rohmah Rifani; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15500

Abstract

Penyesuaian Pernikahan pada individu dewasa awal, dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah Kecerdasan Spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kecerdasan Spiritual dengan Penyesuaian Pernikahan. Subjek penelitian ini adalah individu dewasa awal dengan usia pernikahan 1-5 Tahun dengan jumlah 104 subjek dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan teori serta skala Penyesuaian Pernikahan Spanier (1976) dan untuk Kecerdasan Spiritual menggunakan teori serta skala SISRI KingDeCicco (2009). Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi Spearman Rho dengan hasil nilai koefisien korelasi 0,512 dan nilai signifikansi sebesar p<0,001 (signifikan). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual dengan penyesuaian pernikahan pada usia dewasa awal. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan spiritual individu, maka penyesuaian pernikahan yang dialami individu juga semakin tinggi. Implikasi penelitian ini adalah kecerdasan spiritual berpengaruh terhadap penyesuaian pernikahan individu dewasa awal. Sehingga perlu adanya upaya mempertahankan serta meningkatkan kecerdasan spiritual individu agar mampu memberikan kontribusi untuk meningkatkan penyesuaian pernikahan yang dialami.
The Psychological Effects of Boy’s Love Fanfiction on the Transformation of Male K-Popers Readers Belief about Same-Gender Romantic Relationships Nur Fuanni Azizah; Haerani Nur
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 3 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i3.12970

Abstract

Fanfiction is one of the popular media used by K-Popers in the field of literature through digital literacy activities as a means of building imaginative closeness to idols. K-Popers who like reading boy's love fanfiction will make reading activities a hobby that will cause feelings of pleasure and entertainment. Feelings of pleasure and comfort that are felt and sustained can cause addiction and have an impact on changing beliefs. This study aims to determine the process of changing the beliefs of fanfiction boy's love readers towards homosexual love relationships. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through an interview process with two male primary respondents and two significant others as well as screenshots of respondents' social media. The results showed that there was a process of changing the beliefs of readers who were K-Popers and started from curiosity about the content of the story and the attractiveness of the unique storyline also caused respondents to have a great interest in fanfiction boy's love. While reading, the respondents felt the similarity between themselves and the main character of the story, making them fantasize while reading and making reading fanfiction boy's love a hobby and causing celebrity worship, this caused respondents who initially rejected homosexual romantic relationships to accept and start approaching individuals of the same sex and caused a sense of comfort and then decided to have a homosexual romantic relationship.Fanfiction merupakan salah satu media populer yang digunakan K-Popers dalam bidang sastra melalui aktivitas literasi digital sebagai sarana membangun kedekatan imajinatif dengan idola. K-Popers yang menyukai kegiatan membaca fanfiction boy’s love akan menjadikan kegiatan membaca sebagai hobi yang akan menimbulkan perasaan senang dan terhibur. Perasaan senang dan terhibur yang dirasakan dan berkelanjutan dapat menyebabkan kecanduan dan berdampak pada perubahan keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perubahan keyakinan pembaca fanfiction boy’s love terhadap hubungan percintaan homoseksual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui proses wawancara kepada dua responden primer berjenis kelamin laki-laki dan dua significant others serta tangkapan layar media sosial responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses perubahan keyakinan pembaca yang merupakan seorang K-Popers dan berawal dari rasa penasaran terhadap isi cerita serta adanya daya tarik alur cerita yang unik juga menyebabkan responden memiliki ketertarikan yang besar pada fanfiction boy’s love. Saat membaca, responden merasakan adanya kesamaan dirinya dengan tokoh utama cerita membuatnya berfantasi saat membaca hingga menjadikan kegiatan membaca fanfiction boy’s love sebagai hobi dan menimbulkan celebrity worship, hal ini menyebabkan responden yang awalnya menolak hubungan percintaan homoseksual menjadi menerima dan mulai melakukan pendekatan dengan individu sesama jenis dan menimbulkan rasa nyaman kemudian memutuskan untuk menjalin hubungan percintaan homoseksual.
KOMITMEN ORGANISASI BAGI GURU HONORER DI SEKOLAH SWASTA (Studi Kasus pada Guru di SMP Islam Terpadu Anugrah Hidayah Makassar) Wilda Dewi Yani; Haerani Nur; Ahmad Yasser Mansyur
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2593

Abstract

This study aims to explore in depth the forms of organizational commitment possessed by honorary teachers at SMP Islam Terpadu Anugrah Hidayah Makassar, identify factors that influence organizational commitment, and analyze the impact experienced by honorary teachers on organizational commitment. Honorary teachers in private social-based schools face various limitations, such as low welfare, job insecurity, and high workloads, but they still show strong loyalty and dedication to educational institutions. This study uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects consisted of five honorary teachers who are still actively teaching at SMP Islam Terpadu Anugrah Hidayah Makassar. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews and observations, then analyzed using thematic analysis. The results of the study indicate that the commitment of honorary teachers is reflected in three dimensions, namely affective commitment in the form of emotional attachment to students and the school environment, normative commitment driven by a sense of moral responsibility and religious values, and continuous commitment related to rational considerations of limited job alternatives. Factors that influence commitment include internal factors such as intrinsic motivation, calling, and the religious meaning of work, as well as external factors such as leadership support, family atmosphere, and foundation policies. The impact of organizational commitment shows positive aspects such as loyalty, discipline, and active involvement in school activities, as well as negative aspects such as work fatigue, psychological pressure, and limited welfare.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam bentuk komitmen organisasi yang dimiliki oleh guru honorer di SMP Islam Terpadu Anugrah Hidayah Makassar, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi komitmen organisasi, serta menganalisis dampak yang dialami guru honorer terhadap komitmen organisasi tersebut. Guru honorer di sekolah swasta berbasis sosial menghadapi berbagai keterbatasan, seperti rendahnya kesejahteraan, ketidakpastian status kerja, serta beban kerja yang tinggi, namun tetap menunjukkan loyalitas dan dedikasi yang kuat terhadap lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari lima orang guru honorer yang masih aktif mengajar di SMP Islam Terpadu Anugrah Hidayah Makassar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi guru honorer tercermin dalam tiga dimensi, yaitu komitmen afektif berupa keterikatan emosional dengan peserta didik dan lingkungan sekolah, komitmen normatif yang didorong oleh rasa tanggung jawab moral dan nilai religius, serta komitmen kontinuan yang berkaitan dengan pertimbangan rasional terhadap keterbatasan alternatif pekerjaan. Faktor yang memengaruhi komitmen meliputi faktor internal seperti motivasi intrinsik, panggilan hati, dan makna religius pekerjaan, serta faktor eksternal seperti dukungan pimpinan, suasana kekeluargaan, dan kebijakan yayasan. Dampak komitmen organisasi menunjukkan sisi positif berupa loyalitas, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sekolah, serta sisi negatif berupa kelelahan kerja, tekanan psikologis, dan keterbatasan kesejahteraan.
Adaptasi Peran Musyrifah Pengabdian (Studi Kasus Darul Marhamah Al-Qur’an Boarding School Makassar) Arlifia Risky Adinda; Ahmad Yasser Mansyur; Haerani Nur
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i1.9301

Abstract

This study aims to gain an in-depth understanding of the adaptation of the role of female religious teachers at the Darul Marhamah Al-Qur'an Islamic Boarding School in Makassar, identify and analyze the factors that influence the adaptation of the role of female religious teachers, identify changes in the role of female religious teachers as a result of the impact they experience, and identify ’an Boarding School in Makassar, identifying and analyzing the factors influencing the adaptation of the role of musyrifah pengabdian, identifying changes in the role resulting from the impact experienced by musyrifah pengabdian, and describing and analyzing the strategies used by musyrifah pengabdian in facing various challenges in role adaptation. Service-oriented musyrifah are students who, after completing their studies, are assigned to serve for one year as a requirement for receiving their diploma. This study employs a qualitative approach using the case study method. The research subjects were five female religious educators undergoing service at the boarding school, who were analyzed using thematic analysis. The results showed that the female religious educators underwent a gradual adaptation process through self-control, real-life experiences, and self-potential exploration. Adaptation was influenced by both internal and external factors, and the service produced both positive and negative impacts, leading to adaptation strategies including emotion-focused coping. The boarding school requires a more structured and supportive service system, as well as initial training and strengthening of coping skills, and further research on other boarding school institutions.
Resiliensi pada Mahasiswa yang Merantau: Studi Literatur Mawaddah Nur Afifah; Haerani Nur
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai resiliensi pada mahasiswa yang merantau. Metode penelitian menggunakan pendekatan Integrative Literature Review (ILR) dengan menelaah 28 sumber literatur. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan Science Direct. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi topik, penelusuran dan pemilihan literatur, analisis literatur, serta sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, resiliensi mahasiswa perantau merupakan proses psikologis yang dinamis dengan tingkat resiliensi yang berkembang dari fase adaptasi awal menuju kemandirian yang lebih matang; Kedua, resiliensi dipengaruhi oleh faktor internal (regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, konsep diri positif, dan self-compassion) serta faktor eksternal (dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, lingkungan akademik, dan komunitas); Ketiga, peningkatan resiliensi dapat dicapai melalui strategi personal berupa pelatihan pengelolaan stres dan pengembangan efikasi diri, serta strategi institusional melalui kelompok dukungan sebaya dan layanan konseling kampus. Hasil penelitian menegaskan bahwa resiliensi mahasiswa yang merantau bukanlah sifat bawaan tetapi kemampuan yang dapat dikembangkan dan diperkuat dengan strategi yang tepat.
Co-Authors A Munawara Azzahra Ahmad Yasser Mansyur Aisyah Aminy Anwar Alda Dwi Yanti Alifah Humaerah Khaerunnisa Alwi, Muhammmad Ahkam Amalia Seha Wulandari Andi Anisa Arsyam Andi Farrasakti Mirdin Andi Nadia Qarirah Rafifah Alisyahbana Aqidatul Izzah Luthfi Arlifia Risky Adinda Asniar Khumas Auliyah Ariany Arifin Besse Asti Nurul Insani Chichi Salwa Dewi Munadiah Hasrullah Dian Novita Siswanti Dian Novita Siswanti Dianty Nur Inayah Dwi Fachrul Effendi Eka Sufartianingsi Eka Sufartianingsih Jafar Eka Sufartianinsih Jafar Eva Meizara Puspita Dewi Fadilah Andriani Faradillah Faradillah Firdaus Faradillah Firdaus Fatimah S. Hadjar Nurul Istiqamah Hairunnisa Putri Hukma Hukma Izazi Husna Jufri Kartika Cahyaningrum Khafifah Indah Ramadhani Kurniati Zainuddin Lidini Natsir Linda M. Asri Rahman Mareyke Maritje Wagey Tairas Mawaddah Nur Afifah Mudmainnah Nur Rahmah HL Mufaiqatul Aulia Muh Daud Muh Farhan Hb Muh. Nur Vicky Muh. Ridawan Muhammad Daud Muhammad Farriz Athilla Narra Muhammad Nurhidayat Nurdin Murdiana, Sitti Najiba Alimuddin Novita Maulidya Djalal Nur Akhna Aqilah Syam Nur Fuanni Azizah Nur Hafidzah Tanawali Nurfadilah Tarni Nurfajriyanti Rasyid Nurfitriany Fakhri Nurindah Mawaddah MR Indah Nurlaila Haspi Nurul Khairaat Rahel Rahel Reski Amelia Rika Nasa Rizky Chandra Oktaviani Rohmah Rifani Rohmah Rifani Rohmah Rifani Sarinah Siti Habrianti Siti Nadiyah Sri Utami St. Aisyah Humairah Solihin Syamsidar HR Toni Nugraha Jamaluddin HB Toni Nugraha Jamaluddin. HB Toni Toni Nugraha Jamaluddin.HB Wagey Tairas, Mareyke Maritje Wahyudi Alengo Widyastuti Widyastuti Wilda Ansar Wilda Dewi Yani Wiwin Hendriani Zainuddin, Kurniati