Claim Missing Document
Check
Articles

Unveiling Wordsworth's Daffodils: A Semiotic Tapestry of Signs and Symbols Sulistiawati Sulistiawati; Nur Hikmah; Muhammad Hasbi
GLENS: Global English Insights Journal Vol. 1 No. 2 (2024): GLENS, May 2024
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/glens.v1i2.375

Abstract

This research aims to identify and analyze signs and symbols in William Wordsworth’s poem I Wandered Lonely as a Cloud. This study employs a descriptive qualitative research design through a semiotic approach to investigate the function of signs and symbols in poetic discourse. The data in this research was collected from Wordsworth’s. I Wandered Lonely as a Cloud as the primary data source, while the secondary data sources are books, articles, and other online sources that support the primary data. The obtained data were analyzed using Charles Sanders Peirce’s semiotic model, which consists of an icon, index, and symbol. The data analysis was conducted in three stages: classification, display, and verification. The result of this research shows that the poem employs various phrases, which can be categorized as icons, indexes, and symbols. The signs function to surpass linguistic barriers and convey significant insights about the human spirit and its connection to the natural world. These can also serve as a reminder that even the most basic words, when skillfully composed and infused with symbolic significance, can have a lasting effect on readers, encouraging them to delve into their feelings and establish a stronger bond with the world.
An Analysis of Illocutionary Speech Acts in the Indonesian Minister of Primary and Secondary Education’s Speech at the UNESCO General Conference Nur Athirah Syam; Muhammad Hasbi; Aslan Abidin
Journal of Social Research Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i2.2985

Abstract

This study examines the illocutionary speech acts employed in the Indonesian Minister of Primary and Secondary Education's address at the UNESCO General Conference in November 2025, applying Searle's taxonomy of speech acts as the analytical framework. The analysis of 42 speech acts reveals that assertive utterances dominate the discourse, accounting for 47.62%, followed by commissives at 23.81%, expressives at 14.29%, directives at 11.90%, and declaratives at 2.38%. The findings demonstrate how diplomatic discourse strategically employs various speech acts to convey national positions, establish commitments, and maintain international relationships. This research contributes to understanding the pragmatic dimensions of diplomatic communication and the linguistic strategies employed by representatives of developing nations in multilateral forums.
Pemanfaatan English Corner dalam Penguatan Kosakata dan Kemampuan Pengucapan Siswa Berbasis Flashcard Mansyur; Muh. Hasbi; Ahmad Thalib; Ahmad Rizal Abdullah; Rizki Fauzi; Nadia Nurmeutya Zahrani; Sari Mutyara Saleh; Andi Rasty Syafitri; Izzatul Azizah; Dwi Putra Nur Muhammad
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kemampuan kosakata dan pengucapan bahasa inggris menjadi hal penting untuk mendukung kemampuan komunikasi siswa di era globalisasi. Namun,sebagian siswa di SMPIT Darussalam Makassar masih mengalami kesulitan dalam mengingat kosakata, mengucapkan kata bahasa inggris dengan benar, serta kurang percaya diri ketika berbicara menggunakan bahasa inggris. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan English Corner berbasis flashcards.Kegiatan ini merupakan bagian dari program Asistensi Mengajar Mandiri (AjarMi) yang melibatkan mahasiswa asistensi mengajar dan siswa sekolah menengah pertama. Metode yang digunakan adalah pembelajaran partisipatif,di mana siswa terlibat aktif dalam latihan kosakata dan pengucapan. Perpustakaan sekolah dimanfaatkan sebagai area English Corner untuk menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan interaktif. Flashcards berisi kosakata bahasa inggris sehari hari digunakan untuk membantu siswa berlatih membaca, pengucapan, dan menyusun kalimat sederhana. Observasi dilakukan selama kegiatan untuk melihat partisipasi dan perkembangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan percaya diri dalam belajar bahasa inggris. Siswa juga lebih mudah mengingat kosakata dan mulai menggunakan ungkapan sederhana dalam bahasa inggris selama kegiatan berlangsung. Selain itu, program ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan kolaboratif. Meskipun demikian, beberapa siswa masih memerlukan bimbingan lebih intensif karena keterbatasan rasa percaya diri dan singkatnya waktu pelaksanaan program. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan media dan aktivitas pembelajaran yang lebih kreatif untuk meningkatkan kemampuan dan motivasi belajar bahasa inggris siswa.
Visual Storytelling: Peningkatan Kemampuan Menulis Deskriptif Siswa melalui Proyek Digital Scrapbook 'My Dream Destination' Muh. Hasbi; Fitriyani Bakri; Abdul Halim; Mardiyanah Nasta; Nur Mutmainna Halim; Natalia Putri Toding Bua; Nur Alya Safitri Aniar; Iffah Maulidiya; Ratih Tri Andini; Guslin Rusdin
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan workshop Visual Storytelling yang diadakan dalam program English Club di UPT SPF SMP Negeri 1 Makassar bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan menulis deskriptif melalui proyek digital scrapbook bertema 'My Dream Destination'. Workshop ini dibuat sebagai cara belajar yang berbasis proyek yang menggabungkan keterampilan menulis deskriptif dalam bahasa Inggris dengan kreativitas digital menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini dilakukan dalam satu hari, yaitu pada Selasa, 28 April 2026, dan melibatkan 21 siswa dari kelas VII dan VIII. Pemateri merupaan gabungan dari tim pengabdi UNM dan tim Asisten Mengajar Mandiri (AjarMI) yang menyampaikan materi dengan cara yang interaktif dan berdasarkan praktik langsung. Setelah menerima penjelasan mengenai materi tentang teksdeskriptif, para siswa diminta untuk membuat digital scrapbook secara individu menggunakan aplikasi atau situs Canva dengan memilih salah satu dari destinasi impian yang paling ingin mereka kunjungi. Di dalam scrapbook harus menambahkan enam komponen yang wajib, yaitu: Nama & Lokasi Destinasi, Gambar/Ilustrasi, Pendapat Pribadi tentang Tempat, Teks Deskriptif, Fakta Menarik tentang Tempat, dan Dekorasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menulis deskriptif siswa serta kreativitas mereka dalam menyajikan konten secara digital. Workshop ini terbukti menjadi model pembelajaran alternatif yang inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan era digital.
Exploring Speech Act Patterns in Lecturer–Student Online Interactions Nurfadilah; Muh. Hasbi; Aslan Abidin
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i3.1659

Abstract

This study aims to investigate the types of illocutionary speech acts most frequently produced by lecturers and students during online classroom interactions. Focusing on the illocutionary dimension, the study explores how language is used to convey intentions, requests, and social interactions in educational settings. A descriptive qualitative approach was employed, analyzing interactions based on Searle and Yule’s speech act theories. Data were collected from recorded online class sessions, transcribed, and systematically coded to identify patterns of speech acts. The findings indicate that directive acts are the most dominant, reflecting attempts by speakers to elicit actions from others. Assertive acts, which demonstrate the speaker’s authority and provide information, were the second most frequent. Expressive acts, conveying emotions, attitudes, or respect, appeared less frequently, while commissive acts, related to commitments to future actions, were the least observed. These results highlight the central role of directive and assertive speech in managing online classroom interactions and facilitating effective communication. The study suggests that awareness of speech act patterns can enhance teaching strategies, improve student engagement, and reduce miscommunication in online learning environments.
Co-Authors A Halim A. Hamzah, Ummu Kalsum Abd. Halim Abdul Halim Abdul Halim Abdullah Abdullah Abdullah Adi Isma Adilah Nurul Fatin Ahmad Rizal Abdullah Ahmad Thalib Amirullah Abduh Ana, Hamrana Hakim Andi Rasty Syafitri Ardia Idris Aslan Abidin Aslan Abidin, Aslan Atmarani, A. Tenriawaru Auliyanti Sahril Nurfadilah Az Zahra, Aisqa Bakri, Fitriani Barauntu, Indri Burhamzah, Muftihaturrahmah Cahyani, Putri Dalle, Musdalipa Dwi Putra Nur Muhammad Dwi Putri Maisyarah Fikriyah, Nurul Firdaus, Firly Febrina Fitriani Bakri Fitriyani Bakri Fitriyani Bakri Guslin Rusdin Habibi, Nabilah Ummih Halim, Abd Halim, Nur Mutmainna Hasriani G Hilal, Alda Alfiana Hutabarat, Meri Kristina Iffah Maulidiya Ilham Pratama Hasbi Iskandar Iskandar Izzatul Azizah Juriasari lestari, Nurul Mansyur Mardiyanah Nasta Mardiyanah Nasta Muh Tahir Muh Tahir Muh. Miftahul Khaer Muh. Miftahul Khaer Muh. Rifqi Syamsuddin Muhammad Arham Murni Mahmud Mursyidah Mursyidah Musdalifah Musdalifah Nadia Nurmeutya Zahrani Natalia Putri Toding Bua Nhajwa Priyana Nur Aeni Nur Alya Safitri Aniar Nur Athirah Syam NUR FADILLAH Nur Hikmah Nur Inayah Nur Mutmainna Halim Nur Mutmainna Halim Nur Mutmainna Halim Nur Mutmainnah Halim Nur Syamsi Nurfadilah Nurhalima, Nurhalima Nurmuslimah Qadri Pribadi, Kayla Zahra Prawoto Putri, Mentari Nasya Ratih Tri Andini Reski Nurhidayah Ridwan, Andi Shafiyah Salsabila Rina Mariana Rina Musliha Rizki Fauzi Sam, Syahrani Sari Mutyara Saleh Sarlin, Sarlin Sukardi Weda Sulistiawati Sulistiawati Sulistiawati Syahrani Sam Syahrir, Muthia Amalia Syarifuddin Dollah Waqqas, Hanin Khalishah Wildani, Nurul