Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Penggunaan Drainage Layer di Jalan Tol Prabumulih–Muaraenim Fahriansyah Anugrah Lubis; Ahmad Rafii; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 1 , APRIL 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Prabumulih – Muara Enim didasari oleh kepadatan lalu lintas yang terjadi diJalan Lintas Prabumulih – Muara Enim . Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan volume lalu lintas yang melebihirencana kapasitas ruas jalan, pertumbuhan manufaktur pada sektor industri utama, perkembangan sub koridorbaru yang terjadi di Kota Prabumulih Provinsi Sumatra Selatan.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatifdengan sumber data terbagi menjadi dua yaitu data sekunder dan data primer. Data diambil melalui penelitianlangsung di lapangan. Hasil Penelitian ini menunjukkan data dari hasil uji CBR lapangan dengan prosedurpengujian SNI-1738:2011 dengan jumlah lintasan 6– 12 didapat CBR pada penetrasi0,2 inci lebih kecildibandingankandenganCBRpadapenetrasi0,1inci,nilaiRata–rataPermeabilitaspadaDrainageLayerRata– rata pada Permeabilitas adalah 0,0035 m / detik dan 293,74 m / hari. Jadi Porositas pada Drainage Layer besarsehinggaairyangmerembespadaDrainageLayerbesardanBerdasarkanhasilDensitydenganprosedurpengujian SNI- KEPADATAN LAPANGAN (SNI 1976:2008) dengan jumlah lintasan 6 – 12 maka KepadatanLapangan yang dipakai adalah 86,46 % dengan 12 lintasan.Bagi peneliti selanjutnya hasil penelitian ini memangbelum sempurna, namun kiranya dapatlah dijadikan sebagai pembanding ataupun sebagai data sekunder untukpenelitiselanjutnya.
ANALISA KINERJA JALAN H. DAHLAN LUBIS KOTA PADANGSIDIMPUAN OKTAVIANUS MARTUA SIANIPAR; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja jalan H.Dahlan Lubis kota Padangsidimpuan yang ditinjau dari volume arus lalu lintas, kapasitas dan derajat kejenuhannya, diteliti dengan tujuan untuk menganalisis perhitungan dan perencanaan dalam penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997. Pengambilan data primer berupa angka geometrik jalan, volume lalu lintas, jumlah kendaraan, kapasitas dan derajat kejenuhan diperoleh langsung di lokasi penelitian. Dalam penelitian ini ingin dilihat bagaimana kinerja jalan pada ruas jalan H. Dahlan Lubis. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa kinerja ruas jalan adalah menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia khususnya untuk jalan perkotaan. Survey dilakukan selama 3 (tiga) hari yaitu hari Selasa, Kamis dan Sabtu. dari hasil-hasil survey selama tiga hari tersebut dan setelah dilakukan analisis maka diperoleh bahwa volume puncak sebesar 215 smp/jam dan kapasitas jalan sebesar 1.624,817 km/jam per jalur, dan nilai derajat kejenuhan nya adalah 0,13. Maka hal ini menunjukkan bahwa kapasitas jalan dan tingkat pelayanan berada pada kelas A. Kata kunci: kinerja jalan, volume lalu lintas, derajat kejenuhan
Analisis Fungsi Dan Kenyamanan Jalur Pedestrian (Studi Kasus: Jalan Raja Junjungan Lubis) Padangsidimpuan Zulfandi Ahmad Lubis; Ahmad Rafii; afniria pakpahan
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raja Junjungan Lubis merupakan sebuah jalan di kota Padangsidimpuan yang ramai dilalui oleh warga kotaPadangsidimpuan, baik menggunakan kendaraan bermotor pribadi dan angkutan umumdanberupaakses menuju pusat pasar, komplek sekolah dan perkantoran. Pengumpulan data melalui pengamatan langsung di lokasi penelitian jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan. Hasil analisis mengenai prioritas utama fungsi jalur pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan tidak berfungsi sebagaimana fungsinya karena tidak sesuai dengan fungsi utama dari jalur pesdestrian itu khususnya pejalan kaki disebabkan sebagian besar jalur pedestrian itu masih digunakan sebagai aktivitas pedagang kaki lima, lahan parkir dan kurangnya fasilitas pendukung pedestrian sehingga pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis masih belum layak sebagai mana fungsinya. Dari jumlah 109 responden yang telah diteliti dapat ditarik kesimpulan berdasarkan kenyamanan rata-rata bahwa persepsi pengguna jalur pedestrian terutama pejalan kaki pada umumnya merasa nyaman (N) dalam pemanfataan jalur pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan yang di tinjau dari aspek keamanan tingkat kejahatan yaitu 73,76%. Para pejalan kaki merasa cukup nyaman (CN) dalam pemanfataan jalur pedestrian di jalan Raja Junjungan Lubis kota Padangsidimpuan di tinjau dari aspek bentuk dan kualitas 60,18%, keamanan fisik pedestrian 53,57%, kebersihan jalur pedestrian 57,79%, keindahan bahan dan bentuk jalur pedestrian 54,67%. Aspek penyebab tidak nyamanan (TN) menurut persepsi pengguna jalur yaitu kondisi jalur pedestrian adalah pemanfaatan ruang pejalan kaki menjadi aktifitas pedagang kaki lima 44%, iklim mikro (terik matahari) 49,17%, curah hujan 51%, kebisingan kendaraan 47,15%, aroma 50,64% dan kelengkapan fasilitas pendukung 40,18%.
Analisa Kinerja Ruas Jalan Abdul Haris Nasution Kota Padang Sidempuan (Studi Kasus) Edy Syahputra Hamonangan Harahap; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Statika Vol 6 No 1 April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan mencari penyebab keterlambatan waktu tempuh di ruas jalan lintas Jend. Besar A. Nasution dan mencari solusinya. Jenis kenderaan yang paling banyak melewati jalan ini adalah sepeda motor dengan jumlah 1122 dalam waktu 3 hari. Waktu terjadinya kemacetan di ruasjalan Jend. Besar A Haris Nasution adalah jam 17.30 sampai dengan 21.30. Dan dari data survei diketahui bahwa bila kendaraan truck/tronton semakin meningkat maka kemacetan akan semakin buruk. LHR di Ruas Jalan Jend. Besar A. Haris Nasution dalam tiga hari adalah 4220/3 = 1406,66 smp/jam smp/ jam. Diketahui bahwa pada jam 17.30-21.30 adalah waktu terburuk ruas jalan ini. 99% pengguna jalan tidak nyaman melewati jalan ini dan 65 % alasan yang sama yaitu badan jalan terlalu sempit. Selain badan jalan sempit, ruas jalan ini juga mempunyai beram yang tinggi sehingga apabila suatu truk berjumpa dengan truk lainnya secara berlawanan arah maka akan menirnbulkan kemacetan, karena tidak bisa menggunakan bahu jalan sebagai pengganti tumpuan roda. Bahu jalan yang tidak merata juga mempengaruhi kebebasan di ruas jalan ini, karena tidak ada lahan parkir bagi kenderaan yang mogok atau bocor ban sehingga setiap kenderaan yang mogok atau bocor ban akan tetap didalam lajur dan akan menimbulkan kemacetan.
analisa kemacetan ruas jalan pada jalan M.Thamrin Padangsidimpuan anggi ayu lestari; Ahmad Rafii; Nurhasana Siregar
STATIKA Vol. 6 No. 2 (2023): Statika Vol 6 No 2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja suatu jaringan jalan sangat mempengaruhi perkembangan suatu kota. Ketika jaringan jalan memliki suatu kinerja jaringan jalan baik, banyak keuntungan yang didapatakan masyarakat. Keuntungan tersebut yang ada pada akhirnya mengingatkan penghasilan dan pendapatan daerah. Dengan lancarnya aktivitas pergerakan orang dan barang, maka secara langsung pendapatan ekonomi masyarakat meningkat. Permasalahan-permasalahan yang terjadi seperti pada jalan M. Thamrin ini terdapat adanya pedagang kaki lima (Pajak Sagumpal Bonang), angkutan umum seperti becak yang akan mempengaruhi kemacetan di jalan M. Thamrin Lokasi. Adapun maksud dari lokasi dan waktu penelitian adalah tempat dimana penelitian dan waktu yang dibutuhkan selama penelitian ini dilaksanakan Lokasi penelitian yang dimaksud disini adalah tempat dimana penelitian ini dilaksanakan dari mulai survei awal hingga tahapan pengambilan data yang diperlukan. Adapun lokasi penelitian ini dilaksanakan di Jalan M. Thamrin Padangsidimpuan. Pengumpulan data merupakan sarana pokok untuk menemukan penyelesaian suatu masalah. Data yang dibutuhkan dalam penyusunan studi ini berupa data-data pendukung analisis. Data yang didapat adalah data primer dan sekunder. Puncak arus lalu lintasyang melewati jalan M. Thamrin terjadi pada hari minggu saat hari libur sebesar 259 smp/jam dengan nilai DS 1.3 smp/jam, Nilai Kapasitas di Jalan M.Thamrin Padangsidimpuan sebesar 1.155 smp/jam. Yang menjadi faktor kemacetan adalah penyempitan badan jalan yang disebabkan adanya aktivitas PKL dan Parkir. Solusi untuk mengatasi kemacetan tersebut langkah yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat setempat antara lain: Melakukan penertiban PKL dan Parkir dari pihak berwenang Menyediakan fasilitas parkir yang tidak jauh dari kawasan pasar. Melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan untuk lebih mengetahui rambu-rambu lalulintas.
Analisa Kebutuhan Ruang Parkir Kendaraan di Pasar Desa Ingul Jae Kecamatan Tano Tombangan Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan: Satuan Ruang Parkir Dermawan Simanjuntak; Ahmad Rafii; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 6 No. 2 (2023): Statika Vol 6 No 2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Desa Ingul Jae Tano Tombangan Angkola merupakan pasar satu kali seminggu, pasar ini mempunyai ruang parkir yang terpakainya oleh pedagang kaki lima sehingga lahan parkir digunakan dibadan jalan, dengan mengakibatkan sempitnya jalan dan mengakibatkan kemacetan saat pengendara yang lain lewat dari pasar ini karena jalan digunakan sebagai tempat parkir. Dipasar Desa Ingul Jae ini para penjual ada yang menggunakan kendaraannya sebagai tempat barang jualannya seperti mobil di pinggir jalan sehingga susah masuk ke dalam pasar tersebut. dan data yang diperlukan meliputi data sekunder dan primer. Data primer data yang bersumber dari survei lapanggan atau pengamatan dan langsung, meliputi: data plat nomor kendaraan, kondisi/situasi parkir, lamanya kendaraan parkir, data jumlah kendaraan, peta situasi parkir dan luas ruang parkir. Survei dilakukan pada 6 interval waktu, jam 07:00-08:00, 08:00-09:00, 09:00-10:00, 10:00-11:00, 11:00-12:00, 12:00-13:00 WIB dalam jangka waktu 3 minggu 1 kali 1 minggu yaitu, Kamis 29 September 2022, Kamis 06 Oktober 2022 dan Kamis 13 Oktober 2022 Hasil kajian menjelaskan bahwa, selama penelitian total volume parkir kendaran di Pasar Desa Ingul Jae Tano Tombangan Angkola menunjukkan puncak kendaraan mobil parkir terjadi pada hari Kamis 06 Oktober 2022 dengan jumlah 22 kendaraan dan pucak kendaraan sepeda motor pada hari Kamis 13 Oktober 2022. Berdasarkan survei di lapangan, alternatif pada pola parkir yang dipakai untuk mobil dan sepeda motor menggunakan pola parkir 90°.
ANALISA KEMACETAN JALAN SUDIRMAN SIMPANG TIGA SADABUAN PADANGSIDEMPUAN Nurazizah Siregar; Ahmad Rafii; Wirna Arifitriana
STATIKA Vol. 6 No. 2 (2023): Statika Vol 6 No 2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arus lalu-lintas pada simpang tiga jalan sudirman sadabuan, sering mengalami konflik yang berujung pada terjadinya kemacetan. Persimpangan ini berada pada daerah pertokoan, perkantoran, pemukiman dan salah satu akses utama menuju komplek sekolah dengan hambatan samping sedang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemacetan simpang yang terjadi terhadap arus lalu lintas. Pengambilan data arus kendaraan dilaksanakan selama 7 hari pada pukul 06.30 wib sampai 18.30 wib, yaitu pada tanggal 7 November 2022 sampai dengan Minggu 13 November 2022. Data yang diambil adalah jumlah arus kendaraan, lebar jalan, dan jumlah penduduk. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan MKJI (2017). Hasil analisis menunjukan bahwa kondisi simpang tiga jalan sudirman sadabuan saat ini memiliki kapasitas, (C) sebesar 2421.91 skr/jam, derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,66 skr/jam, dan tundaan (T) sebesar 11,74 det/skr serta rentang nilai peluang antrian QP (%) sebesar 18% - 37%. Sehingga simpang simpang tiga jalan sudirman sadabuan perlu adanya perbaikan dan peninjauan kembali.
Analisa Peningkatan Jalan Pagaran Sikkut Kecamatan Angkola Barat Ali Napia Sormin; Ahmad Rafii; Rizky Febriani Pohan
STATIKA Vol. 7 No. 1 (2024): Statika Vol 7 No 1 April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu prasarana transportasi darat terpenting, sehingga desain perkerasan jalan yang baik adalah suatu keharusan. Selain untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lain, perkerasan jalan yang baik juga diharapkan dapat memberi rasa aman dan nyaman dalam mengemudi terutama berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas. Tingginya pertumbuhan lalu lintas akibat pertumbuhan ekonomi dapat menimbulkan masalah yang serius apabila tidak diimbangi dengan perbaikan mutu dari sarana dan prasarana jalan yang ada. Oleh karena itu, kondisi jalan sangat berpengaruh bagi kenyamanan dan keselamatan setiap pengguna jalan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan Skripsi ini yaitu untuk mengetahui jenis kerusakan di ruas Jalan Pagaran Sikkut Kecamatan Angkola Barat serta penanganan pemeliharaannya dan tebal perkerasan lentur yang dibutuhkan untuk peningkatan atau perbaikan jalan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia dan metode analisa komponem. Dari hasil analisis data, dapat di ambil kesimpulan bahwa jenis kerusakan di ruas Jalan Pagaran Sikkut Kecamatan Angkola Barat, yaitu : retak halus, lubang, tambalan, retak kulit buaya, gelombang, amblas dan retak memanjang sebesar dengan total persentase kerusakan sebesar 25,37 serta penaganan pemeliharaannya yaitu pemeliharaan rutinSedangkan tebal perkerasan lentur yang dibutuhkan untuk peningkatan atau perbaikan kedepan yaitu : lapisan permukaan 5 cm, lapisan pondasi atas 20 cm dan lapisan pondasi bawah 10 cm dengan umur rencana 20 tahun.
Pengaruh Geometrik Jalan Raya Dan Kelengkapan Rambu Lalu Lintas Terhadap Kecelakaan (Studi Kasus: Jalan Raja Inal Siregar Sta. 7+350 – Sta. 8+850) Arbain Parningotan; Ahmad Rafii; Afniria Pakpahan
STATIKA Vol. 7 No. 2 (2024): Vol. 7 No. 2 September 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode bedasarkan pedoman desain geometrik jalan dari Bina Marga yang akan dibandingkan dengan geometrik jalan yang tersedia di lapangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daerah rawan kecelakaan diruas. jalan Lintas Raja Inal Siregar, untuk mengetahui bagaimana hubungan geometrik jalan terhadap kecelakaan lalu lintas, untuk mengetahui pengaruh kelengkapan rambu lalu lintas terhadap kecelakaan. Dari beberapa hasil peneletian yang dilakukan menunjukkan tedapat satu lokasi daerah rawan kecelakaan berdasarkan perhitungan dari nilai EAN yang lebih besar dari nilai EANc, terdapat jari – jari tikungan di lapangan lebih kecil dari jari – jari minimum berdasakan kecepatan rata – rata kendaraan yang melalui, nilai superelevasi dibeberapa tikungan lebih redah dari nilai superelevasi rencana, dan daerah kebebasan samping yang tersedia lebih kecil dari daerah kebebasan samping bedasarkan perhitungan jarak pandang henti yang tersedia, dan tidak adanya rambu – rambu lalu lintas pada ruas jalan Raja Inal Siregar Sta. 7+350 – Sta. 8+850
Implementasi Aplikasi Parsiajaran Berbasis Gamifikasi Dan Budaya Batak Angkola Untuk Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Siswa SDN 200112 Padangsidimpuan Nasution, Eni Sumanti; Kasmawati; Nasution, Fauziah; Harahap, Tinur Rahmawati; Tambunan, Elissa Evawani; Rafii, Ahmad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 5 No 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v5i1.568

Abstract

This community service program aims to address the low literacy and numeracy levels of students at SDN 200112 Padangsidimpuan through the implementation of the Parsiajaran Application based on gamification and Batak Angkola culture. The main problems faced are National Assessment (ANBK) scores for literacy (428) and numeracy (416) which are below the national average, dominance of lecture methods without local cultural integration, and limited use of technology in learning. The implementation method uses a service learning approach through stages of planning, socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The program involved 96 participants consisting of 24 teachers and 72 sixth-grade students. Implementation results showed significant improvements with literacy scores increasing 12.4% (from 428 to 481) and numeracy 15.8% (from 416 to 482). As many as 85% of students actively use the application, 90% of teachers are trained to implement technology and culture-based learning, and 65% of teacher lesson plans integrate Batak Angkola cultural elements. This program successfully created more interactive learning, strengthened students' cultural identity, and increased learning motivation through a gamification approach that is contextual with local culture.