p-Index From 2021 - 2026
10.294
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan ITEj (Information Technology Engineering Journals) JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research) RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdi Ilmu Jurnal Elektro dan Telkomunikasi Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika INFOKUM Journal of Computer Science, Information Technology and Telecommunication Engineering (JCoSITTE) Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Derma Pengabdian Dosen Perguruan Tinggi (Jurnal DEPUTI) JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Jurnal Nasional Teknologi Komputer Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (Injects) Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Journal of Telecommunication and Electrical Scientific Asian Journal of Environmental Research Journal of Scientific Insights
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Konsep Arsitektur Modern Pada Fasilitas Ruang Tunggu Stasiun Kereta Api Medan Melly Andriana; Zuraidah Tharo; Novalinda
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 7 No. 1 (2023): JAUR Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v7i1.10611

Abstract

Station is a place where trains depart and stop to serve boarding and disembarking passengers and/or loading and unloading goods and/or for train operation purposes. Railway Station is the main need needed in the procurement of train transportation modes. The station also has various functions that are part of its existence as a public facility. In addition to meeting the needs of the main function as a place for boarding or disembarking passengers and / or loading and unloading goods, at the station can be carried out supporting business activities for rail transportation such as shops, restaurants, offices, hotels (Law No. 13 of 1992). The method used is descriptive qualitative. The result of this research is in the form of a design in the waiting room at Medan Airport Railway Station. Planning is located on the 2nd floor of Medan Airport Railway Station. Planning and designing the commercial area at the station is carried out in order to have a positive impact on the local economy. Using modern Architecture concepts in the design in order to produce a simple room and and maximize the function of the purpose of the space created.
Analisis Kinerja PLTS 20 WP Dalam Penyemprotan Tanaman Otomatis M. Samsul Hidayat; Zuraidah Tharo; Amani Darma Tarigan
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 2 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i2.9817

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Untuk merancang Alat Semprot Hama Tanaman Menggunakan Solar Cell, perlu dipahami sistem kerjanya serta kapasitas Solar Cell dalam menyuplai energi pada alat tersebut. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan metode antara lain: Studi Literatur, Perancangan Sistem, Uji Sistem, Metode Analisis, Metode ini merupakan pengamatan terhadap data yang diperoleh dari alat ini. Setelah itu dilakukan analisis sehingga dapat ditarik kesimpulan dan saran saran untuk pengebangan lebih lanjut. Hasil peneltiian menunjukkan Panel surya 20 wp menghasilkan rata-rata 30.03 watt per hari. Baterai 12 volt 7,2 Ah mampu menyalurkan daya 9.40 watt ke motor DC 12 volt 3 Ampere saat beroperasi.Daya rata-rata yang digunakan per jam selama 6 hari pengujian adalah 9.40 watt.Waktu pengisian daya baterai oleh panel surya tergantung pada kondisi cuaca dan intensitas cahaya di lokasi pengoperasian.Daya yang digunakan untuk menyemprotkan cairan pestisida dari tangki hingga habis adalah 1.6760 Watt.Hours /tangki
Analisis Sistem Constant Current Regulator Pada Airfield Lighting System Di Bandar Udara Slamet Budi Arto Situmeang; Zuraidah Tharo; Siti Anisah
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 2 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i2.9818

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap Sistem Constant Current Regulator Pada Airfield Lighting System di Bandar Udara. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi jumlah beban AFL terhadap kapasitas CCR. Penelitian ini memanfaatkan metode observasi lapangan. Data-data yang terkumpul akan diolah melalui perhitungan matematis guna menghasilkan nilai-nilai yang kemudian akan dibandingkan dengan kapasitas CCR yang terpasang di Bandara Kualanamu. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode penelitian lapangan, pemeriksaan dokumen, interaksi/diskusi, dan analisis data. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa dalam perhitungan kapasitas CCR, total daya lampu, kerugian isolating transformer, dan kerugian daya dijumlahkan. Dalam penelitian ini, kerugian dari masing-masing isolating transformer sebesar 10% dari daya lampu yang terpasang. Arus maksimum pada AFL adalah 6,6 A. Luas penampang kabel FL2XCY untuk AFL adalah 6 . Kerugian daya dipengaruhi oleh panjang kabel dan luas penampang kabel. Berdasarkan perhitungan, kapasitas CCR yang terpasang di Bandara Kualanamu cukup untuk menanggung total beban AFL, termasuk beban maksimum 80% dari kapasitas CCR.
Analisis Penambahan Trafo Sisip Pada Jaringan 20 Kv Dalam Meningkatkan Mutu Tegangan Eka Rahma Daniati; Zuraidah Tharo; Siti Anisah
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 2 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i2.9820

Abstract

Drop Voltage/Jatuh tegangan merupakan salah satu permasalahan dalam sistem distribusi tenaga listrik yang sering terjadi akibat panjang penghantar pada saluran distribusi tegangan. Apabila jatuh tegangan melebihi batas standar maka dapat merugikan masyarakat maupun PLN. Untuk itu penelitian ini bertujuan memberikan solusi untuk menurunkan tegangan yang terjadi pada jaringan distribusi 20 KV dengan menambahkan trafo insertion/sisip. Trafo plug-in merupakan perangkat yang digunakan pada jaringan listrik untuk meningkatkan kapasitas atau mengatasi beban berlebih yang terjadi pada trafo utama. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan, ternyata nilai tegangan rendah di wilayah Desa Nangka adalah 170 Volt dari sumber tegangan satu fasa ke netral (226 V) dan terjadi pada jam beban puncak atau pada periode tegangan rendah lainnya, terjadi penurunan tegangan. Menurut SPLN 1:1995, toleransi tegangan saluran pelayanan (SP) adalah +5% dari tegangan standar tegangan rendah pada sisi dasar dan -10% pada sisi ujung. Dengan kondisi di atas maka diperlukan perbaikan antara lain dengan pembangunan trafo sisipan di kawasan tersebut. Pada pengukuran langsung, penurunan tegangan terjadi pada ujung jaringan distribusi, yaitu penurunan tegangan 295,2V atau 32,8%. Setelah dilakukan penambahan trafo insertion dan penambahan kaliber HUTR TIC 3x70mm2 + 1x50mm2 dengan panjang 788m dan kapasitas 160 kVA berdampak baik terhadap kualitas tegangan distribusi tenaga listrik. Tingkat penurunan tekanan akhir adalah 3,3%.
Peningkatan Efektivitas Pembagian Beban Di Istana Koki Restaurant & Grand Ballroom Dimas Nanda Ikhsan; Zuraidah Tharo; Solly Aryza
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 3 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i3.10325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi untuk meningkatkan efektivitas pembagian beban listrik di Istana Koki Restaurant & Grand Ballroom. Metode penelitian meliputi survei terhadap konsumsi listrik selama periode tertentu, analisis sistem distribusi listrik, dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan penyesuaian pada sistem distribusi listrik, dapat dicapai peningkatan signifikan dalam efisiensi penggunaan energi. Selain itu, penerapan praktik pengelolaan energi yang lebih baik dan edukasi terhadap pengguna listrik juga berperan penting dalam mengoptimalkan penggunaan listrik di Istana Koki Restaurant & Grand Ballroom. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa langkah- langkah ini dapat menjadi pedoman bagi industri restoran dan acara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik dan mengurangi dampak lingkungan.
ANALISIS INCUBATOR PENETAS TELUR MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) Raihan Nurharfi; Rahmaniar Rahmaniar; Zuraidah Tharo
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 3 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i3.10815

Abstract

Mesin penetas telur merupakan alat sederhana yang menggunakan lampu pijar 5w dan elemen pemanas 12v, untuk menghasilkan panas yang digunakan oleh para peternak dengan kapasitas yang kecil, namun seiring dengan perkembangan teknologi mesin ini dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan dan kemudahan dalam penetasan telur. Pembuatan mesin penetas telur ini bersumber dari listrik PLN dan di rencanakan bersumber dari energi panas matahari dengan menggunakan panel surya. Dalam proses modifikasi mesin penetas telur tenaga surya ini memiliki beberapa tahapan yaitu diawali dengan tahap pembuatan kerangka mesin, proses perancangan alat, modifikasi rangkaian kelistrikannya, dan perhitungan daya listrik yang digunakan. Dari hasil pengujian mesin penetas telur yang menggunakan energi listrik PLN daya yang terpakai sebesar 26,66 watt dan energi listrik selama 24 jam sebesar 501,22 Wh atau dan direncanakan dengan pemasangan PLTS maka di butuhkan 2 panel surya dengan kapasitas masing-masing 100wp, 2 buah baterai dengan kapasitas12V, 48 Ah , dengan Inverter 30 Watt dan Scc 12 Ampere
An analysis of protection system reliability in the distribution network at PT PLN Rayon West Binjai Josua Delpiero Sinaga; Solly Aryza; Zuraidah Tharo
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 01 (2024): Education, Sosial science and Planning technique, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity in the distribution of electrical energy is the main aspect in supporting all economic, social and development activities. The reliability of the distribution system has an important role in distributing electricity to customers. Disturbances that occur in the distribution system result in outages for customers. This paper describes system reliability which is influenced by system configuration, installed safety devices and the protection system. The reliability index is a benchmark indicator for viewing or describing the reliability of a distribution system expressed in terms of probability. In writing this final assignment, an analysis was carried out on the reliability of the protection system on the distribution network at PT PLN Rayon Binjai Barat by looking for the value or number of distribution system failure rates, the SAIDI Index (System Average Interruption Frequency Index) and the SAIFI index (System Average Interruption Frequency Index) as an indicator of the distribution system reliability index in obtaining the index value, the calculation is carried out with a customer orientation. In determining whether the distribution system is reliable or unreliable, PT PLN Rayon Binjai Barat has set a cumulative target index of 1031.778 for SAIDI and 10.0023 for SAIFI. The distribution system can be said to be reliable if the realized SAIDI and SAIFI values are below the predetermined targets
The Monitoring Reliability Analysis And Excessive Electricity Use Protection With OCR And Atmega 16 Muhammad Angga Dwi Andika; Solly Aryza; Zuraidah Tharo
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 02 (2024): Education and Sosial science, March - May 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the disturbances that occur in the electrical network is short circuit disturbances. This interference can be overcome by using an OCR/GFR relay that works with circuit breaker equipment. However, if the relay experiences problems, then when a short circuit occurs in the network, the relay cannot work to secure the installation, and will cause an expansion of the affected outage area. At the Sei Rotan Bay Power Transformer Substation 3, there was a case of sympathetic tripping caused by the OCR/GFR Brand Micom P142 relay on the ST4 feeder experiencing an error and not being detected by the working operator due to the absence of an indication of the error relay, and the result was disruption to the feeder. This caused the Power Transformer Incoming Bay 3 to go out. For this reason, it is necessary to install an unhealthy relay condition monitoring circuit in the cubicle and protection panel. Experiments on installing the unhealthy relay monitoring circuit were carried out in the ST5 spare cubicle. Installing a monitoring circuit in the ST5 spare cubicle can work well by providing a visual indication in the form of an error relay indication light, and also an audible indication in the form of a buzzer which can be heard in the operator's room. Apart from that, installing the unhealthy relay monitoring circuit does not cause problems with the 110 VDC working system in the ST5 cubicle.
Analisis Kehandalan Sistem Konfigurasi Jaringan Penyulang 20 Kv di PT. PLN (Persero) ULP Pakam Kota Berbasis Matlab Abendanon Siagian; Zulkarnain; Muhammad Erpandi Dalimunthe; Zuraidah Tharo
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jres.v5i1.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui sistem konfigurasi jaringan 20 kV di PT. PLN (Persero) ULP Pakam Kota yang memiliki total 15 sumber jaringan 20 kV (15 Penyulang 20 kV) untuk mensuplai listrik di wilayah kerja PLN ULP Pakam Kota yang terdiri dari 5 Kecamatan yang berada di Kabupaten Deli Serdang yakni Kecamatan Lubuk Pakam, Kecamatan Pagar Merbau, Kecamatan Beringin, Kecamatan Pantai Labu, dan Kecamatan Batang Kuis. Selain mengaliri listrik untuk masyarakat umum wilayah kerja ULP Pakam kota juga memiliki pelanggan-pelanggan objek vital seperti Bandara Kuala Namu, Kantor Bupati Deli Serdang, POLRESTA Deli Serdang, RSU Medistra, RSUD H. Amri Tambunan, RSU Sari Mutiara, Kejaksaan Negeri Deli Serdang. KODIM 0204 Deli Serdang, Kantor DPRD Deli Serdang, BNN Deli Serdang & Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam. Dengan demikian kesediaan pasokan tenaga listrik yang handal menjadi poin utama untuk menjamin kepuasaan terhadap pelanggan. Kehandalan sistem tenaga listrik dapat dinilai saat keadaan beroperasi normal, pasca gangguan & saat pemeliharaan jaringan. Dengan adanya analisis sistem konfigurasi jaringan, akan dapat diketahui bentuk dari sistem jaringan distribusi total 15 penyulang 20 kV dan dapat menyelamatkan Energy Not Supllied yang diakibatkan oleh gangguan ataupun pemeliharaan dengan cara manuver jaringan menggunakan aplikasi Matlab.
Analisis Sistem Jaringan Tegangan Rendah di PT. PLN ULP Binjai Timur Dengan Metode Failure Mode and Effect Notatema Waruwu; Zuraidah Tharo
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jres.v5i1.91

Abstract

Keandalan sistem jaringan tegangan rendah atau distribusi merupakan kemampuan sistem untuk memberikan suatu pasokan tenaga listrik yang cukup dengan kualitas memuaskan. Peningkatan kebutuhan tenaga listrik, menuntut tingkat keandalan yang lebih tinggi dalam penyediaan dan penyaluran dayanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV pada ULP Binjai Timur dengan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA), di mana nilai dari indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan untuk mencari nilai indeks keandalan sistem secara menyeluruh. Studi kasus dilakukan di PT. PLN (persero) ULP Binjai Timur guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer di sepanjang jaringan terhadap indeks keandalan sistem. Hasil analisa pada beberapa penyulang 1 JTR ULP Binjai Timur didapatkan nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA adalah 3,80237 dan simulasi sebesar 3,8174 sedangkan untuk nilai SAIDI adalah 11,9697 dan 12,1197. Dan untuk penyulang 2 JTR ULP Binjai Timur nilai SAIFI berdasarkan metode FMEA sebesar 6,82974 dan simulasi sebesar 6,4743 sedangkan nilai SAIDI adalah 13,9370443 dan 14,5671. Nilai SAIFI dan SAIDI pada penyulang 1 dan 2 belum mencapai nilai standart yang di tetapkan oleh PT. PLN (persero), maka perlu di tingkatkan guna mencapai keandalan sistem distribusi yang baik.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abendanon Siagian ACHMAD FAUZI Adi Sastra P Tarigan Ahmad Faisal Akbar Wirayuda Alfauzan, Alfauzan Amani Darma Tarigan Amani Darma Tarigan Amani Darma Tarigan Amani Darma Tarigan Andrawadi, Candra Andriana, Melly Angga Maulana Anjani, Bella Arnanda Putra Arnita , Vina Asrul Andi Bambang Nurdiyansyah Bambang Sugino Barus , Dwi Permatasari Barus, Michael J.T. Bawamenewi, Helpianus Brid, Dwiki Darma Nuriono Dalimunthe, Erpandi Dalimunthe, Muhammad Erpandi David Siringoringo Deni Firmansyah Dicky Lesmana Dikcy Lesmana Dimas Nanda Ikhsan Dwi Permatasari Barus Eddy Sutejo Eddy Sutejo, Eddy Eka Rahma Daniati Eka Umi Kalsum Erwin Syahputra Erwin Syahputra Syahputra Fajar Ahmad Farizal, Muhammad Fatur Rahman fatur Rahman, fatur God Friend Pastian Lase Gultom , Jones Hadi, Naufal Aushaf Hamdani Hamdani . Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Harahap, Yusrizal Pahlevi Haris Gunawan Hidayat Yusar, Jumantri Irham Amando Lubis Irwan Roganda Malau Jones Gultom Josua Delpiero Sinaga Kevin Tri Yuda Khoiri, Muhammad Lamsyah Abdil Hafiz Lesmana, Dicky Loi, Roberto Yusuf M Rizki Liano M. Samsul Hidayat Mei Winda Siagian Melly Andriana Melly Andriana Mhd Idris Muhammad Angga Dwi Andika Muhammad Erpandi Dalimunthe Muhammad Erpandi Dalimunthe Muhammad Fahreza Muhammad Fahreza Muhammad Rizki Syahputra Muhammad Rizki Syahputra niar, rahma Nimas Deria Wijayanti Notatema Waruwu Novalinda Pane, Samuel Parlin Siagian Pasaribu, Romi Masmur Pasaribu, Waldi Prabowo Prabowo, Deni Pradito, Ferdy Haykal Pristisal Wibowo Purba, Alexius Purba, Johans Luther Putra Andhika Putra, Fariz Aditya Putra, Hadi Wiranata Rahmad Mulyadi Rahmadani, Nur Fadilah Rahmadhani Fitri Rahmadsyah Pulungan Rahmaniar Rahmaniar Rahmaniar Rahmaniar Rahmaniar, Rahmaniar Raihan Nurharfi Ramadhan, Roby Ramayana Bachtiar Ramayana Ramayana Ramayana Ramayana Ranses Wahyudi Sijabat Ridho, M. Ridwan, Wahyu Rikky Yaldi Girsang Riski, Alwi Rizky, M. Ariansyah Robby Wardani Roberto Yusuf Loi Roy Leo Rensius Hutauruk Ruth Chyntia Rouli Marpaung Sembiring, Regi Jesaya Septiany, Anggie Sianipar, Tigor Pangihutan Sihombing, Charles Ricardo Sihombing, Febrian Simbolon, Banglas Simbolon, Joniko Siregar, Arif Zulfahri Siregar, Israma Dani Siregar, Maimunah Siregar, Maimunah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah Siti Anisah SK, Gavana Mustaqim Slamet Budi Arto Situmeang Solin, Yunus Satria Solly Aryza Suhardi Suhardi Syafitri, Auna Syafruddin H.S. Syahrobi, Syahrobi Syawal Sihite Tanzil Al Malik Taqwim, Ahsani Umi Kalsum, Eka Vina Arnita Vinda Sri Mulyani H Wibowo , Pristisal Wibowo, Pristisal Yan Bastian Lumbantobing Zulkarnain Zulkarnain Lubis