Articles
Mediation of Entrepreneurial Motivation: The Role of Entrepreneur Learning, Self-Efficacy and Family Environment in Increasing Interest in Entrepreneurship
Martini, Ida Ayu Oka;
Sari, Desak Made Febri Purnama;
Sarmawa, I Wayan Gde;
Qomariah, Nurul;
Ridwan, Wachid
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 22 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.jam.2024.022.02.02
The recovery period from the COVID-19 pandemic has stimulated the acceleration of economic recovery in Indonesia, but the availability of job opportunities is still not optimal. In response, students' entrepreneurial interests must always be improved. The aim of this research is to analyze the influence of entrepreneurial learning, self-efficacy, and family environment, motivation and entrepreneurial interest. This research was designed as quantitative research with a causal type of research. The population in this research was all Denpasar Bali Private University students, with a sample of 250 students. The sampling technique uses purposive random sampling. The data in this research was obtained through a survey method using a questionnaire. The data analysis technique uses partial least squares. The research results show that entrepreneurial learning, self-efficacy, and family environment have a significant effect on entrepreneurial motivation. Likewise, self-efficacy, family environment, and entrepreneurial motivation also have a significant influence on entrepreneurial interest. However, entrepreneurial learning does not have a significant influence. Entrepreneurial motivation can act as a mediator in the influence of family environment on entrepreneurial interest but not on entrepreneurial learning and self-efficacy. It is hoped that this research can become a reference for the Government to develop strategies to fulfill the target of an entrepreneurial ratio of at least 4% of the population in order to accelerate Indonesia to become a developed country by 2045.
Upaya Peningkatan Daya Jual Produk UMKM Desa Kusamba Bali Melalui Strategi Branding
Desak Made Febri Purnama Sari;
Putu Cintya Dewi;
Ida Ayu Oka Martini
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.3089
ABSTRACTEfforts to increase the selling power of products through a branding strategy can be done by emphasizing the brand in the marketing of the products produced. Branding is a communication activity in creating the character or identity of a product image to customers. One way to promote it is through social media and the marketplace. The activity method uses several stages: permitting the implementation of the program to partners; preparation and preparation of strategies to be used; implementation of program activities; and preparation of reports. The marketing strategy used is making branding videos and promoting using Instagram social media, because social media and sales through marketplaces are said to be the best way to approach yourself with consumers. Because almost all people have social media accounts and people shop more on the marketplace ABSTRAKUpaya meningkatkan daya jual produk melalui strategi brading dapat dilakukan dengan menekankan merek dalam pemasaran produk UMKM yang dihasilkan. Kegiatan branding merupakan aktivitas komunikasi dalam membuat karakter atau identitas suatu produk untuk menciptakan dan memperahankan image produk pada pelanggan. Salah satu cara mempromosikannya yaitu melalui sosial media dan marketplace. Metode kegiatan menggunakan beberapa tahapan: perizinan pelaksanaan program kepada mitra; persiapan dan penyusunan strategi yang akan digunakan; pelaksanaan program kegiatan; dan penyusunan laporan. Strategi pemasaran yang digunakan adalah pembuatan video branding dan melakukan promosi menggunakan media sosial instagram, sebab media sosial dan penjualan melalui marketplace disebut sebagai cara terbaik dalam pendekatan diri dengan konsumen. Karena hampir seluruh masyarakat memiliki akun sosial media dan masyarakat lebih sering berbelanja di marketplace.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Pasar Rakyat Pakraman Pohgading Denpasar Bali
Resubun, Richard Irianto;
Sari, Desak Made Febri Purnama;
Martini, Ida Ayu Oka;
Widiantari, Komang Sri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.1804
Masalah utama yang dihadapi di Pasar Rakyat Pakraman Pohgading, Desa Ubung Kaja, Denpasar Bali adalah tingginya volume sampah yang dihasilkan setiap hari. Kurangnya kesadaran dan partisipasi para pedagang dalam memilah serta mengelola sampah berdampak negatif terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pedagang mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang efektif. Pendeka-tan yang digunakan melibatkan sosialisasi langsung dengan metode interaktif dan komunikatif, serta pemanfaatan media poster sebagai alat edukasi. Program ini akan dilaksanakan selama jam operasional pasar, tetapi pada waktu yang lebih lengang agar tidak mengganggu proses jual beli. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kesadaran dan perilaku pedagang terkait pemilahan serta pengelolaan sampah. Ditemukan bahwa dukungan dari pemerintah daerah dan pihak pengelola pasar sangat dibutuhkan. Dengan adanya program ini memberikan pengetahuan dan mampu mendorong pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkontribusi besar dalam mewujudkan lingkungan pasar yang lebih higienis dan sehat serta mendukung kebijakan pemerintah terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Membangun Kebiasaan Bijak Mengelola Sampah melalui Edukasi Interaktif di Sekolah Dasar Negeri 4 Ubung Kaja Denpasar Bali
Widyasari, Ni Made Sintya;
Sari, Desak Made Febri Purnama
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.1818
Pengelolaan sampah adalah masalah besar, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, karena pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang membuat jumlah sampah meningkat. Kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah masih rendah, terutama di kalangan generasi muda. Kesadaran lingkungan yang minim menunjukkan kurangnya dukungan dari pemerintah dan fasilitas pengelolaan yang sedikit. Program ini untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, serta menunjukkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam aksi positif seperti menanam pohon. Edukasi tentang pengelolaan limbah sangat penting karena mempengaruhi perilaku membuang sampah. Kegiatan edukasi membangun kebiasaan mengelola sampah melalui edukasi interaktif bertujuan untuk mengajari masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan pentingnya pemilahan serta daur ulang. Metode kegiatan dilakukan dengan tiga tahapan utama, meliputi persiapan, pelaksanaan, serta tahap akhir. Setiap tahap memiliki peran penting dalam memastikan keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pengelolaan sampah. beberapa tahapan program komunitas seperti, bank sampah juga dilakukan, berfokus pada edukasi interaktif agar masyarakat memahami dampak buruk dari sampah. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini telah meningkatkan kesadaran sejak dini melakukan pengolahan sampah serta menciptakan kebiasaan mengelola sampah yang baik dan lingkungan yang bersih. Dengan ini pihak sekolah telah meningkatkan fasilitas pengelolaan sampah dengan menyediakan tempat sampah yang lebih terstruktur sesuai kategori organik, anorganik, dan daur ulang.
Pendampingan Prosedur Sistem Pengelolaan Gaji melalui Aplikasi SIMGAJI pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali
Maharani, Putu Serly;
Purnama Sari, Desak Made Febri
Empowerment Vol. 7 No. 03 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/empowerment.v7i03.10395
Sistem pengelolaan gaji pegawai berbasis sistem informasi (TI) bisa dikatakan efektif dan efisien jika sesuatu dapat diakses dan digunakan atas metode yang telah ditentukan pada awalnya dan jika ada kemungkinan bisa diminimalkan atau memotong pengeluaran yang telah digunakan terlebih dahulu. Sehingga pengelolaan gaji pegawai pada Dinas Perindustrian dan Pergadangan Provinsi Bali menggunakan aplikasi SIMGAJI untuk mengelola data gaji pegawai agar tidak terjadinya kesalahan dalam menginput data gaji tersebut. Dengan demikian, rumusan masalahnya adalah bagaimana mendampingi prosedur sistem pengelolaan gaji melalui aplikasi SIMGAJI pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan kemudahan dalam melakukan pengelolaan gaji pegawai tanpa harus melakukan sistem manual dalam penggajian dan tanpa adanya kendala dalam menginput data gaji pegawai, dengan menghindari adanya kekurangan gaji pegawai ataupun kelebihan penginputan gaji pegawai. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu explanatory atau penelitian penjelasan. Dengan menggunakan metode seperti dokumentasi, pengamatan, kuesioner, dan komunikasi, data penelitian explanatory dapat diperoleh. Hasil pengabdian yaitu masalah dalam kekurangan gaji tunjangan fungsional umum sudah terealisasikan dengan sempurna berkat pemaham program penginputan pada apliaksi SIMGAJI tersebut.
Psychological Capital, Work Happiness, and Innovative Behaviour: Evidence from Millennials Worker of Star-Rated Hotels
Indrayani, I Gusti Ayu Putu Wita;
Sari, Desak Made Febri Purnama
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38043/jimb.v10i1.6182
This study focuses on the innovative behaviour of starred hotel employees driven by their psychological capital and happiness at work. An explanatory sequential analysis with a positivistic paradigm were applied through the Smart PLS approach. Data were collected through a cross-sectional survey of 129 millennial employees at starred hotels which were validated through in-depth interviews with different levels millennial employees. The findings of the study indicate that happiness at work fully mediates the effect of psychological capital on innovative work behaviour. Psychological capital offers psychological resources that enable employees to experience job happiness, which in turn fosters the development of innovative behaviour. Happiness at work creates an internal drive to try new things, participate in innovation efforts, and contribute to improving work processes. Several dimensions play an important role in the formation of innovation through work happiness, namely a positive work environment, career development opportunities and flexibility, work-family balance, recognition and appreciation. The practical implications of this study offer recommendations for star hotel management to enhance organizational culture that fosters employees’ happiness at workplace by implementing recognition and appreciation programs, providing work-life balance facilities, and strengthening positive work relationships. Theoretically, these findings align with the conservation of resources theory which is emphasizing the reinforcement of internal resources to support innovative work behaviour. Future research is encouraged to validate these findings in different contexts to enhance generalizability.
Perilaku Konsumen Gen Z Dalam Mengkonsumsi Produk Minuman Mixue Viral Harga Murah
Pika, Putu Ayu Titha Paramita;
Sari, Desak Made Febri Purnama;
Parasari, Nyoman Sri Manik
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 9 No 1 (2025): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/jpek.v9i1.29877
This study aims to analyze the behavior of Generation Z consumers in consuming viral drink products, particularly Mixue, known for its affordability. The methodology employed in this research is a phenomenological approach, allowing for a deep understanding of consumers' subjective experiences and how these influence their purchasing decisions. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation from various informants who belong to Generation Z. The findings indicate that consumers' purchasing decisions are influenced by three main factors based on the Theory of Planned Behavior: behavioral control, subjective norms, and attitudes toward behavior. Consumers tend to consider perceptions of reasonable costs and high product quality. Moreover, the influence of social media and recommendations from friends proved to be significant in motivating consumers to try Mixue. The social experiences associated with shopping, often involving interactions with peers, are believed to enhance satisfaction and brand loyalty. These findings provide crucial insights for business practitioners in formulating more effective and sustainable marketing strategies, particularly in reaching young consumers in the digital age
Optimalisasi Produktivitas Pertanian melalui Penerapan Teknologi Budidaya Jeruk di Desa Ubung Kaja
Sari, Desak Made Febri Purnama;
Satria, I Kadek Eko Bayu;
Martini, Ida Ayu Oka
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53624/kontribusi.v5i2.585
Latar Belakang: Produktivitas pertanian dapat ditingkatkan melalui penerapan teknologi yang tepat dalam budidaya tanaman. Di Desa Ubung Kaja, penerapan teknologi budidaya jeruk telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil panen dan efisiensi produksi. Tujuan: Tujuan PkM untuk mengetahui teknologi yang digunakan mencakup sistem irigasi tetes, pemupukan berbasis kebutuhan tanaman, serta pemantauan pertumbuhan menggunakan sensor digital. Metode: Metode pemangkasan dan pengendalian hama berbasis teknologi ramah lingkungan juga diterapkan guna menjaga kualitas tanaman dan buah yang dihasilkan. Hasil: Dampak penerapan teknologi tidak hanya terlihat dari peningkatan hasil panen, tetapi juga dari segi ekonomi masyarakat, di mana produk jeruk diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah yang memperluas peluang pasar. Kesimpulan: Oleh karena itu, sinergi antara petani, pemerintah, dan akademisi diperlukan untuk memastikan keberlanjutan penerapan teknologi dalam budidaya jeruk. Penerapan inovasi secara berkelanjutan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengoptimalkan sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.
Pengaruh Life satisfactionKonsumen Terhadap Impulsive buying Di Tiktok Shop Di Mediasi Oleh Host live
Purnama Sari, Desak Made Febri;
Perdana Putra, I Made Paramahansa Yogananda;
Rihayana, I Gede
Widya Amerta Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37637/wa.v12i1.2431
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana host live mempengaruhi hubungan antara kepuasan hidup dan pembelian impulsif di toko Tiktok di Bali. Penelitian ini menggunakan Teori Penerimaan Informasi Model (IAM) untuk melihat bagaimana host live mempengaruhi hubungan antara kepuasan hidup dan pembelian impulsif. Penelitian ini melibatkan 100 individu dari generasi milenial dan generasi Z yang tinggal di Bali. Penelitian ini menggunakan metode sampel purposive dan non-probability. Studi ini menggunakan metode kuantitatif. Metode Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa host live berpengaruh positif dalam memediasi hubungan antara kepuasan hidup dan keinginan membeli pelanggan Toko TikTok di Bali. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan hidup yang tinggi dapat ditingkatkan dengan keterlibatan host live akan meningkatkan melakukan impulsif buying pada pengguna TikTok Shop generasi milenial dan generasi Z di Bali.
Persaingan Brand Sepatu Lokal: Brand Resonance Melalui Brand Salience Pada Generasi Z Kota Denpasar
Sari, Desak Made Febri Purnama;
Putra, Nyoman Aditya Brahma;
Parasari, Nyoman Sri Manik;
Wijaya, Gede Crisna
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 5 No. 3 (2023): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia fashion menjadi salah satu cara seseorang untuk menarik perhatian orang lain di berbagai kalangan usia. Namun, sebagian besar pengguna fashion di Indonesia lebih senang menggunakan brand internasional ketimbang brand lokal. Hal ini dikarenakan pengguna fashion di Indonesia yang lebih senang menjadi “followers” dalam dunia fashion. Salah satuya generasi Z pada masyarakat Denpasar dalam bidang fashion sepatu, meskipun sepatu lokal sudah menggunakan teknik pembuatan yang sama dengan sepatu internasional. Hal ini dikarenakan kurangnya branding sepatu lokal seperti compass, ventela, aerostreet dan juga PVN untuk dikenali dan diingat (brand salience). Sehingga tidak mudah terjadinya hubungan psikologis (brand resonance) antara generasi Z di kota Denpasar dengan keempat produk sepatu lokal tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan berpengaruh atau tidaknya persepsi kualitas dalam memediasi hubungan brand salience terhadap brand resonance. Populasi pada penelitian ini merupakan generasi Z di Denpasar. Metode purposive sampling digunakan dalam menentukan 135 responden. Mengacu pada metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) brand salience memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap persepsi kualitas, (2) persepsi kualitas memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap brand resonance, (3) brand salience memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap brand resonance, (4) persepsi kualitas memiliki pengaruh secara positif dan signifikan dalam memediasi brand salience terhadap brand resonance.