Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Keluarga Dalam Pandangan Islam Hilalludin Hilalludin; Umi Maslichah
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 01 (2026): El-Mudarris Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan keluarga dalam pandangan Islam serta peran strategis orang tua dalam membentuk kepribadian anak di tengah tantangan kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data penelitian bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber primer, serta buku ilmiah, artikel jurnal, dan karya akademik relevan sebagai sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan pengkajian literatur yang berkaitan dengan pendidikan keluarga dalam Islam. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-analitis melalui proses klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data berdasarkan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keluarga dalam Islam merupakan fondasi utama dalam pembentukan kepribadian anak. Keluarga berfungsi sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama yang bertanggung jawab menanamkan nilai tauhid, membiasakan ibadah, serta membentuk akhlak dan karakter anak. Pendidikan keluarga dalam Islam bersifat holistik karena mencakup aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial. Selain itu, konsep ini selaras dengan pendidikan modern yang menekankan pembentukan manusia secara utuh. Di era globalisasi dan digitalisasi, pendidikan keluarga Islam memiliki peran strategis sebagai benteng moral bagi anak dari pengaruh negatif lingkungan. Integrasi nilai-nilai Islam dengan pendekatan pendidikan kontekstual diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas intelektual, matang emosional, serta kuat secara spiritual.
Kepemimpinan Sekolah Berbasis Kecerdasan Buatan: Strategi Meningkatkan Kinerja Guru dan Motivasi Siswa Hilalludin Hilalludin; Dedi Sugari
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 01 (2026): El-Mudarris Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) membawa peluang baru dalam manajemen pendidikan, khususnya dalam kepemimpinan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep kepemimpinan berbasis AI dan strategi implementasinya untuk meningkatkan kinerja guru serta motivasi siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif berbasis kajian kepustakaan (literature review), dengan sumber data meliputi jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian terbitan lima tahun terakhir (2021–2026) yang relevan dengan manajemen pendidikan, kepemimpinan digital, dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Analisis dilakukan melalui content analysis untuk mengidentifikasi tema, pola, strategi, serta tantangan implementasi AI di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan berbasis AI memungkinkan kepala sekolah mengambil keputusan lebih tepat berbasis data, memonitor aktivitas guru dan siswa secara real-time, serta merancang intervensi yang relevan dengan kebutuhan individu. Strategi AI untuk meningkatkan kinerja guru meliputi analisis kebutuhan pelatihan, sistem feedback otomatis, dan rekomendasi strategi pengajaran personal, yang terbukti meningkatkan efektivitas pengajaran dan profesionalisme. Sementara itu, AI berperan dalam mempersonalisasi pembelajaran, monitoring keterlibatan, dan sistem reward bagi siswa, sehingga motivasi intrinsik, partisipasi, dan hasil belajar meningkat. Keberhasilan implementasi AI bergantung pada kesiapan infrastruktur, literasi digital guru, komitmen kepala sekolah, serta pengelolaan etika dan privasi data siswa. Integrasi AI secara bertahap dan sistematis dapat menjadi katalisator peningkatan kualitas pendidikan dan budaya inovasi di sekolah.
Dinamika Dan Konsistensi Kebijakan Kurikulum Nasional Hilalludin Hilalludin
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol. 2 No. 02 (2026): El-Mudarris Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan kurikulum nasional sebagai instrumen strategis dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Kurikulum tidak hanya berfungsi sebagai perangkat pedagogis, tetapi juga sebagai kebijakan publik yang mencerminkan visi, arah, dan tujuan pembangunan bangsa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap berbagai fenomena perubahan kurikulum di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum merupakan bentuk respons terhadap perkembangan global, tuntutan sosial, serta kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, perubahan yang terjadi secara cepat dan berulang tanpa evaluasi komprehensif berpotensi menimbulkan inkonsistensi kebijakan dan melemahkan efektivitas implementasi di tingkat satuan pendidikan. Selain itu, proses agenda setting dalam kebijakan kurikulum dipengaruhi oleh faktor politik, sosial, dan ideologis yang saling berinteraksi, sehingga kurikulum menjadi arena kontestasi berbagai kepentingan. Dalam konteks ini, kebijakan kurikulum nasional memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam pembentukan karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan kurikulum yang berorientasi jangka panjang, adaptif, dan mampu menyeimbangkan antara penguasaan kompetensi akademik, keterampilan abad ke-21, serta penguatan nilai spiritual dan moral.
EKONOMI ISLAM MASA KINI: ANTARA REGULASI, GAYA HIDUP, DAN TEKNOLOGI SOSIAL Muhammad Hafiz Zohri; Hilalludin Hilalludin
TAKAFUL : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2025): TAKAFUL: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah
Publisher : LPPM IAI Dar Aswaja Rokan Hilir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study addresses the significant transformation of Islamic economics over the last two decades, highlighting its expansion from a financial system free of usury to a broader socio-economic phenomenon involving lifestyle, culture, and technological innovation. Unlike previous research that mainly focuses on formal Islamic finance institutions, this study examines the intersection of regulation, contemporary Muslim lifestyles, and social technology as key drivers shaping the current dynamics of Islamic economics. The motivation behind this research is to understand how these factors influence the authenticity and sustainability of Islamic economic practices amid globalization and digitalization. Using a qualitative approach through library research, this study critically reviews scholarly literature, regulatory documents, and social narratives to provide a comprehensive conceptual analysis. The findings reveal a complex interaction where regulatory frameworks often lag behind rapid societal changes, Muslim lifestyles sometimes emphasize symbolic consumption over substantive spiritual values, and technology presents both opportunities for inclusion and risks of commodifying religion. The study emphasizes the need for adaptive regulatory mechanisms grounded in maqashid shariah (objectives of Islamic law), enhanced digital literacy, and critical engagement with Muslim consumer culture. The policy implication is that Islamic economic development requires an integrative and interdisciplinary framework to ensure that economic activities truly reflect Islamic ethical principles and contribute to social justice, sustainability, and community welfare.
INTEGRASI NILAI-NILAI EKONOMI ISLAM DALAM KURIKULUM: PENDIDIKAN EKONOMI DI SEKOLAH MENENGAH Gigih Hadi Nugroho Said; Hilalludin Hilalludin
TAKAFUL : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2025): TAKAFUL: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah
Publisher : LPPM IAI Dar Aswaja Rokan Hilir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic education plays a strategic role in shaping students’ knowledge, attitudes, and skills to face the dynamic challenges of the modern economic world. However, the current curriculum in Indonesian secondary schools tends to adopt a conventional economic paradigm, focusing more on technical and market-based aspects, while neglecting the integration of Islamic economic values. This study aims to fill the gap by developing a model for integrating Islamic economic values—such as prohibition of riba, justice in distribution, zakat, waqf, and ethical business conduct—into the economics curriculum. Unlike previous studies that mainly focused on Islamic economics in financial institutions, this research addresses the practical implementation of these values in formal education settings. Motivated by the urgency to produce not only academically competent graduates but also morally sound individuals, the study uses a qualitative approach through library research and curriculum document analysis. The findings reveal that integrating Islamic economic principles can provide a more holistic economic understanding, bridging ethical-spiritual dimensions with modern economic practices. Furthermore, the study proposes a systematic model of curriculum integration involving content, teaching methods, and evaluation strategies. The results hold significant implications for policymakers, educators, and curriculum developers in shaping an economic education that aligns with Indonesia’s religious and cultural values.  
INTEGRASI NILAI SYARIAH DALAM EKONOMI DIGITAL DAN GAYA HIDUP MUSLIM KONTEMPORER Lalu Ali Hasan; Hilalludin Hilalludin
TAKAFUL : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah Vol. 1 No. 1 (2025): TAKAFUL: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah
Publisher : LPPM IAI Dar Aswaja Rokan Hilir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dua dekade terakhir, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam tatanan sosial, ekonomi, dan budaya global, termasuk di kalangan umat Muslim. Transformasi digital ini membentuk ekosistem ekonomi baru seperti e-commerce, fintech, artificial intelligence, dan big data, yang secara signifikan memengaruhi pola konsumsi serta gaya hidup keagamaan masyarakat Muslim kontemporer. Kondisi ini memunculkan kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan nilai-nilai syariah dalam praktik ekonomi digital secara substansial dan kontekstual.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana prinsip-prinsip utama dalam syariah Islam, seperti keadilan, keberkahan, transparansi, dan tanggung jawab, dapat diterapkan dalam dunia digital yang dinamis. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur-literatur klasik dan kontemporer terkait ekonomi Islam, sosiologi Muslim, serta budaya digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat inovasi layanan berbasis syariah, masih ditemukan tantangan seperti rendahnya literasi syariah digital, simbolisasi nilai agama tanpa substansi, serta dominasi orientasi profit.Namun, era digital juga membuka peluang strategis untuk memperkuat identitas keislaman, memperluas dakwah, dan membangun ekosistem digital yang lebih etis. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas Muslim untuk memastikan bahwa nilai-nilai Islam menjadi fondasi dalam arah perkembangan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai syariah dalam ekonomi digital adalah langkah penting dalam membangun peradaban digital yang inklusif, berkeadilan, dan berlandaskan etika spiritual.
Strategi Sekolah Dasar Dalam Menerapkan Pendidikan Multikultural Melalui Kegiatan Pembelajaran Dan Ekstrakurikuler Hilalludin Hilalludin
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 03 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dasar dalam menerapkan pendidikan multikultural melalui kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Pendidikan multikultural menjadi penting dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran, menghargai perbedaan, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat yang beragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Segara Katon dan SDN Butuh 02. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan multikultural dilakukan melalui integrasi nilai toleransi dalam proses pembelajaran, pembiasaan sikap saling menghormati, kegiatan kerja kelompok, serta penguatan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, seni budaya, dan kegiatan keagamaan. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap sikap sosial peserta didik, seperti meningkatnya rasa toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, sekolah masih menghadapi tantangan berupa perbedaan latar belakang peserta didik dan keterbatasan pemahaman sebagian guru mengenai pendidikan multikultural.
Implementasi Kebijakan Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education Vol. 2 No. 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan moderasi beragama merupakan agenda strategis pemerintah Indonesia dalam memperkuat harmoni sosial dan menjaga keberagaman di tengah masyarakat multikultural. Dalam konteks pendidikan nasional, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral sebagai instrumen pembentukan sikap keberagamaan peserta didik yang inklusif, toleran, dan berwawasan kebangsaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis kebijakan dengan menelaah dokumen regulasi, kurikulum PAI, serta temuan empiris dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi kebijakan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI masih menghadapi sejumlah tantangan, baik pada aspek konseptual, pedagogis, struktural, maupun kultural. Pemahaman guru PAI terhadap konsep moderasi beragama belum merata dan cenderung parsial, sehingga berdampak pada praktik pembelajaran yang masih bersifat normatif dan kognitif. Selain itu, keterbatasan perangkat pembelajaran kontekstual, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta lemahnya dukungan kelembagaan turut memengaruhi efektivitas implementasi kebijakan. Di sisi lain, integrasi moderasi beragama dalam Kurikulum Merdeka, penguatan pendidikan karakter, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital menjadi peluang strategis dalam memperkuat implementasi kebijakan PAI. Artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI memerlukan pendekatan kebijakan yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan, dengan menempatkan guru sebagai aktor kunci serta memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kebijakan Pendidikan Agama Islam di masa mendatang.
Kebijakan Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Peluang Penerapan dan Risiko yang Harus Diantisipasi Umi Maslichah; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education Vol. 2 No. 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi merupakan bagian dari agenda transformasi pendidikan nasional dalam merespons perkembangan era digital. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan relevansi pembelajaran PAI tanpa menghilangkan fungsi utamanya sebagai wahana pembentukan karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis peluang penerapan serta risiko yang harus diantisipasi dalam implementasi kebijakan pembelajaran PAI berbasis teknologi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan terhadap regulasi pendidikan, dokumen kebijakan, serta hasil penelitian ilmiah yang relevan dengan tema digitalisasi pembelajaran dan pendidikan agama Islam. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan dan pedagogi digital untuk mengkaji dinamika kebijakan, peran aktor, serta konteks struktural dan kultural implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pembelajaran PAI berbasis teknologi memiliki peluang strategis dalam memperluas akses pembelajaran, mendorong inovasi pedagogis, dan memperkuat literasi digital keagamaan peserta didik. Namun demikian, kebijakan ini juga menghadapi sejumlah risiko, seperti potensi reduksi dimensi spiritual dan keteladanan, paparan konten keagamaan digital yang tidak terkurasi, serta kesenjangan infrastruktur dan kompetensi digital guru. Oleh karena itu, artikel ini menegaskan pentingnya strategi kebijakan yang adaptif dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas guru PAI, regulasi dan pengawasan konten digital, serta sinergi kelembagaan yang komprehensif. Dengan pendekatan kebijakan yang tepat, pembelajaran PAI berbasis teknologi berpotensi menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi Muslim yang religius, kritis, dan beretika di era digital.
Peran Bank Syariah Dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Di Indonesia: Pendekatan Berbasis Maqashid Syariah Abdurrozak abdurrozak; Hilalludin Hilalludin
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 2 No. 02 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bank syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui pendekatan maqashid syariah. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, namun tingkat inklusi keuangan masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya pada kelompok masyarakat yang belum terjangkau layanan keuangan formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis serta jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber literatur, jurnal ilmiah, laporan resmi, dan regulasi yang berkaitan dengan perbankan syariah, inklusi keuangan, dan maqashid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah memiliki peran strategis dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui pembiayaan UMKM, layanan keuangan digital, edukasi literasi keuangan syariah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan maqashid syariah menegaskan bahwa keberhasilan bank syariah tidak hanya diukur dari aspek profitabilitas, tetapi juga dari kontribusinya terhadap keadilan sosial, pemerataan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, bank syariah masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan inovasi produk, dan rendahnya pangsa pasar dibandingkan bank konvensional. Oleh karena itu, penguatan implementasi maqashid syariah dalam praktik perbankan syariah menjadi penting guna mewujudkan sistem keuangan yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan umat.