Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Budaya Lokal di Tengah Arus Modernisasi Global Hilalludin Hilalludin; Miftahul Adila Fitria; Dedi Sugari; Erna Dwi Maryani
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 03 (2025): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi budaya lokal dalam arus modernisasi global telah menjadi isu sentral dalam kajian sosial dan keagamaan kontemporer, khususnya dalam konteks pendidikan dan pemikiran Islam di Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan budaya lokal, peran teknologi digital dalam reinterpretasi budaya, serta implikasinya terhadap konstruksi identitas Muslim modern. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, kajian ini menelaah literatur akademik mutakhir yang relevan dalam bidang antropologi budaya, sosiologi global, dan pendidikan Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi budaya lokal tidak bersifat linear, melainkan merupakan proses dialektis yang melibatkan negosiasi antara nilai tradisional, kultur global, dan pengaruh ruang digital. Teknologi digital berfungsi sebagai arena baru bagi produksi, adaptasi, dan revitalisasi budaya lokal, yang melahirkan bentuk-bentuk budaya hibrid yang lebih adaptif. Dalam perspektif pendidikan Islam, perubahan budaya ini menuntut pendekatan pedagogis yang integratif dan kontekstual, sebagaimana ditegaskan oleh paradigma integratif-interkonektif. Nilai-nilai budaya lokal yang sejalan dengan prinsip akhlak Islam dapat berperan sebagai fondasi pendidikan karakter dan penguatan identitas Muslim di tengah tantangan global. Kesimpulannya, transformasi budaya lokal tidak hanya merefleksikan perubahan sosial, tetapi juga membuka peluang pembaruan pedagogis dan penguatan identitas keislaman yang lebih relevan dengan realitas masyarakat modern.
Analisis Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Generasi Z di Indonesia Hilalludin Hilalludin; Erna Dwi Maryani; Dedi Sugari; Muhammad Farhan Rifky Afif
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 03 (2025): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh media sosial terhadap pola komunikasi Generasi Z di Indonesia dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z sebagai digital natives mengalami perubahan signifikan dalam cara berinteraksi akibat penetrasi teknologi digital dan budaya global. Hasil kajian literatur mengungkap bahwa media sosial tidak hanya mengubah struktur komunikasi dari yang sebelumnya berbasis tatap muka menjadi digital, instan, dan visual, tetapi juga memengaruhi dinamika relasi sosial, pembentukan identitas, serta praktik komunikasi sehari-hari. Generasi Z mengembangkan gaya bahasa baru, memprioritaskan komunikasi singkat, dan mengekspresikan diri melalui simbol, meme, serta konten audiovisual. Selain itu, ketergantungan pada validasi sosial melalui likes, views, dan komentar menciptakan dimensi psikologis baru dalam interaksi digital yang berdampak pada pembentukan citra diri dan kesejahteraan emosional. Temuan juga menunjukkan adanya hibriditas budaya melalui proses glokalisasi, di mana Generasi Z mengadaptasi budaya global tanpa meninggalkan identitas lokal. Perubahan pola komunikasi ini menuntut adaptasi pendidikan, terutama dalam memperkuat literasi digital, literasi budaya, serta kemampuan komunikasi yang etis dan kritis. Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial menjadi arena penting dalam membentuk komunikasi, identitas, dan komunitas Generasi Z, sehingga diperlukan pendekatan pendidikan dan kebijakan sosial yang lebih responsif terhadap dinamika budaya digital kontemporer.
Kearifan Lokal sebagai Modal Humaniora dalam Penguatan Harmoni Sosial Hilalludin Hilalludin; Dedi Sugari; Erna Dwi Maryani; Adel Vieka Octamiana
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 03 (2025): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran kearifan lokal sebagai modal humaniora dalam memperkuat harmoni sosial di tengah tantangan globalisasi, modernisasi, dan penetrasi budaya digital. Berangkat dari kegelisahan akademik bahwa nilai-nilai lokal mulai terpinggirkan oleh budaya global yang serbainstan, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka mendalam untuk menelaah relevansi dan transformasi nilai budaya lokal dalam konteks sosial kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai modal sosial yang mampu menguatkan kohesi, solidaritas, serta resolusi konflik melalui mekanisme trust, reciprocity, dan identitas kolektif. Dalam pendidikan humaniora, nilai-nilai lokal terbukti berpengaruh signifikan dalam membentuk karakter dan kesadaran kritis generasi muda melalui proses internalisasi nilai yang terstruktur, sebagaimana ditegaskan dalam kerangka pendidikan humanistik. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa modernisasi justru mendorong terjadinya adaptasi kreatif kearifan lokal melalui proses glokalisasi, menghasilkan bentuk-bentuk baru seperti gotong royong digital, komunitas daring berbasis solidaritas, dan revitalisasi budaya melalui platform digital. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa kearifan lokal memiliki fleksibilitas kultural yang memungkinkan masyarakat mempertahankan identitas, merawat keberagaman, dan menciptakan harmoni sosial di tengah perubahan global yang cepat. Dengan demikian, artikel ini menegaskan bahwa kearifan lokal merupakan modal humaniora strategis yang berperan penting dalam membangun ketahanan sosial dan memperkuat integrasi masyarakat di era modern.
Pengembangan Inovasi Teori Pendidikan Perspektif Al-Qur’an Hilalludin Hilalludin
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 01 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pendidikan dalam perspektif Islam tidak dapat dipahami semata-mata sebagai pembaruan metode, strategi, atau pemanfaatan teknologi pembelajaran. Lebih dari itu, inovasi pendidikan Islam merupakan upaya integral untuk memperkuat dimensi spiritual dan moral dalam keseluruhan proses pendidikan. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam memberikan fondasi normatif dan filosofis bagi lahirnya sistem pendidikan yang berorientasi pada pengembangan potensi manusia secara holistik, mencakup kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan moral. Prinsip-prinsip pendidikan Qur’ani seperti tauhid sebagai orientasi utama, kewajiban menuntut ilmu sepanjang hayat, keteladanan (uswah hasanah), serta pembentukan akhlak mulia menjadi kerangka dasar dalam pengembangan teori dan praktik pendidikan Islam. Dalam konteks modern yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi dan kompleksitas tantangan global, pendidikan Islam dituntut untuk bersikap adaptif tanpa kehilangan nilai-nilai ilahiah yang menjadi ruhnya. Integrasi inovasi pendidikan dengan nilai-nilai Al-Qur’an diyakini mampu menjadi solusi atas krisis moral dan spiritual generasi masa kini. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan insan yang beriman, beradab, dan bertanggung jawab terhadap kehidupan sosial dan kemanusiaan. Inovasi pendidikan berbasis Al-Qur’an pada akhirnya melahirkan paradigma pendidikan yang seimbang antara akal dan hati, ilmu dan hikmah, serta kemajuan dan nilai-nilai keabadian.
Efektivitas Learning Management System (LMS) Berbasis Syariah dalam Pembelajaran Digital Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Learning Management System (LMS) berbasis syariah dalam menunjang pembelajaran digital di lembaga pendidikan Islam. LMS berbasis syariah menjadi inovasi penting dalam era digital karena tidak hanya menyediakan fitur pembelajaran modern, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai etika dan moral Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai jurnal terbaru, buku ilmiah, serta dokumen pendidikan Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS berbasis syariah mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih aman, terarah, dan sesuai dengan prinsip syariah melalui filter konten, etika komunikasi digital, dan fitur pengingat ibadah. Selain itu, kemudahan akses dan fleksibilitas penggunaan meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Interaksi antara guru dan peserta didik juga menjadi lebih efektif berkat fitur diskusi dan konsultasi yang terkontrol. Evaluasi berbasis syariah memberikan pemantauan yang lebih komprehensif terhadap perkembangan akademik dan karakter peserta didik. Secara keseluruhan, LMS berbasis syariah memiliki dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran digital, baik dari aspek teknis maupun spiritual. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan inovasi pembelajaran digital yang bermutu dan berbasis nilai Islam.
Integrasi Teknologi Augmented Reality terhadap Pembelajaran Fiqh Muamalah Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya inovasi baru dalam dunia pendidikan, termasuk pemanfaatan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran Fiqh Muamalah. AR hadir sebagai media yang mampu menyajikan visualisasi interaktif, simulasi akad, serta ilustrasi proses transaksi syariah secara konkret sehingga membantu peserta didik memahami konsep muamalah yang cenderung abstrak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk menganalisis efektivitas AR sebagai media pembelajaran dalam konteks fikih muamalah. Berbagai sumber buku, artikel ilmiah, dan dokumen akademik dianalisis untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai manfaat, potensi, dan tantangan penggunaan AR. Hasil kajian menunjukkan bahwa AR meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman konsep, serta memperkaya pengalaman belajar peserta didik melalui pendekatan visual dan interaktif. AR juga membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih sistematis, menarik, dan relevan dengan perkembangan ekonomi digital modern. Meskipun demikian, implementasi AR dihadapkan pada kendala seperti ketersediaan perangkat, kompetensi guru, dan kebutuhan pengembangan konten syariah yang akurat. Secara keseluruhan, AR memiliki prospek kuat sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu menjembatani teori dan praktik muamalah, sekaligus memperkuat integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Oleh karena itu, pengembangan AR dalam pembelajaran Fiqh Muamalah penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi syariah.
Ai Tanpa Tuan: Revolusi Otonomi Algoritma Dalam Mengambil Keputusan Lailatur Rohmah; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena AI Tanpa Tuan menggambarkan sistem kecerdasan buatan yang mampu mengambil keputusan secara independen, menghadirkan tantangan etis, filosofis, dan sosial. Isu utama mencakup akuntabilitas, tanggung jawab moral, dan transparansi dalam pengambilan keputusan otonom. Secara teknis, algoritma pembelajaran mesin dan jaringan syaraf tiruan memungkinkan AI untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang tanpa intervensi manusia. Dari sisi regulasi, pengawasan diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan algoritmik, sementara perspektif futuristik menekankan kemungkinan integrasi manusia-mesin yang mengubah batasan agen manusia. Penelitian ini bertujuan menelaah AI otonom secara multidisipliner dan menyusun rekomendasi desain yang aman, etis, dan akuntabel.
Pemanfaatan Big Data dalam Meningkatkan Manajemen Pendidikan Islam Era Society 5.0 Dedi Sugari; Agustiar Agustiar; Eko Ngabdul Shodikin; Hilalludin Hilalludin; Ayna Wahyuni
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Big Data menjadi salah satu tonggak penting dalam transformasi manajemen pendidikan Islam pada era Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Big Data memungkinkan lembaga pendidikan mengelola informasi dalam jumlah besar secara lebih akurat, cepat, dan efisien sehingga mendukung pengambilan keputusan yang strategis dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pemanfaatan Big Data dalam meningkatkan mutu manajemen pendidikan Islam, khususnya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengembangan program pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur melalui analisis mendalam terhadap buku, artikel ilmiah, dan laporan riset lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa Big Data mampu memperkuat proses monitoring peserta didik, meningkatkan akurasi evaluasi kinerja guru, serta mengoptimalkan layanan administrasi berbasis digital. Selain itu, Big Data mendukung pengembangan kurikulum adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan SDM, keamanan data, dan kesiapan infrastruktur digital masih menjadi hambatan utama. Dengan pengelolaan yang tepat, Big Data memiliki prospek yang sangat strategis untuk mendorong manajemen pendidikan Islam menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kualitas keberlanjutan.
Analisis Keamanan Siber Pada Platform Pendidikan Islam Berbasis Mobile Apps Miftahul Adila Fitria; Hilalludin Hilalludin
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 1 No 04 (2025): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk ancaman keamanan siber, memetakan kerentanan yang muncul, serta menganalisis mekanisme perlindungan data yang diterapkan pada platform pendidikan Islam berbasis aplikasi mobile. Penelitian ini juga merumuskan rekomendasi penguatan keamanan berdasarkan temuan literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur melalui telaah jurnal, laporan keamanan siber, serta regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi pendidikan Islam menghadapi beberapa ancaman utama, seperti kebocoran data pribadi, autentikasi yang lemah, penyalahgunaan API, serta rendahnya standar enkripsi pada proses penyimpanan dan transmisi data. Selain itu, ditemukan bahwa sebagian besar platform belum menerapkan standar keamanan yang konsisten, terutama dalam pengelolaan akses, pengujian kerentanan, dan transparansi kebijakan privasi. Upaya proteksi yang telah dilakukan meliputi penggunaan enkripsi dasar, autentikasi dua langkah, dan sertifikasi protokol keamanan, namun implementasinya masih terbatas pada beberapa platform. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan standar keamanan aplikasi yang lebih ketat, audit keamanan berkala, serta peningkatan literasi digital bagi pengguna dan pengembang untuk memperkuat keandalan platform pendidikan Islam.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Minat Masyarakat Menggunakan Produk Perbankan Syariah Hilalludin Hilalludin
Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam Vol. 2 No. 01 (2026): Al-Hilali: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam
Publisher : AL HILALI: Jurnal Perbankan dan Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, namun tingkat minat dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah masih relatif rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi besar perbankan syariah dan tingkat pemanfaatannya oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan minat masyarakat. Tingkat literasi yang baik mampu meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan persepsi positif masyarakat terhadap perbankan syariah, sehingga mendorong minat penggunaan produk secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan syariah merupakan strategi kunci dalam meningkatkan inklusi dan pengembangan perbankan syariah di Indonesia.