Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Ekstrak Habbatussauda (Nigella Sativa) dan Madu (Apis Mellifera Linneus) Terhadap Sifat Kimia Permen Keras Iznilillah, Wilna; Amalia, Lia; Aminah, Siti
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i1.18045

Abstract

Permen adalah makanan yang disukai dan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi berbagai cara penggunaan habbatussauda dan madu sebagai bahan makanan dalam permen keras. Diharapkan bahwa penambahan ekstrak habbatussauda dan madu ke dalam permen keras dapat meningkatkan nilai fungsionalnya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak habbatussauda (10%, 30%, 50%) dan konsentrasi madu (5 g, 10 g, 15 g). Analisa produk meliputi analisa kimia kadar gula reduksi dan sakarosa sebagai penentu produk terpilih. Analisa kimia kadar air, kadar abu, kadar lemak dan kadar protein pada produk terpilih. Analisis data penelitian digunakan adalah ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permen keras terpilih adalah penambahan ekstrak habbatussauda 10% dengan madu 15 g memiliki kadar gula reduksi 18,70%, kadar sakarosa 77,05%. Permen keras terpilih mempunyai kadar air 1,03%, kadar abu 1,15%, kadar lemak sebesar 2,57%, dan kadar protein sebesar 5,72%.
Senyawa Volatil Daging Celeng (Sus scrofa vittatus) dengan Berbagai Pengolahan Menggunakan Metode SPME-GC/MS Amalia, Lia; Novidahlia, Noli; Kusumaningrum, Intan; Mulya, Sahnur; Mardiah; Jumiono, Aji; Eliska, Arshyla; Ramadhan, Muhamad Fauzi; Lidiyani, Nurfitri
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v11i1.18382

Abstract

Food adulteration involving the mixing of non-halal meat into halal products is a sensitive issue in Indonesia. Wild boar meat (Sus scrofa vittatus) is often found to be used in such practices, making it essential to identify its volatile compound profile. This study aims to identify volatile compounds in wild boar meat processed through boiling, frying, and roasting, using Solid-Phase Microextraction (SPME) combined with Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). The research was conducted qualitatively with three treatments and five replications for each cooking method. The analysis showed that boiled wild boar meat contained 156 volatile compounds, fried meat 142 compounds, and roasted meat 163 compounds, with total intensities of 779, 691, and 819, respectively. Principal Component Analysis (PCA) yielded an R²X value of 0.842 and a cumulative Q² of 0.747, indicating clear separation between samples. The main contributing volatile compounds were 2-Octenal (E)-, Longifolene, and Cyclopropyl carbinol.
Strategi Implementasi dan Legalitas Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB): Studi Kasus pada PT Kimika Bite Indonesia Maesaroh, Mia; Amalia, Lia; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i2.19564

Abstract

Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) merupakan langkah krusial dalam menjamin mutu dan keamanan pangan, serta menjadi syarat utama dalam memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). PT Kimika Bite Indonesia, sebagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pangan olahan, berkomitmen untuk memenuhi persyaratan tersebut melalui penyusunan dan penerapan sistem CPPOB secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tim produksi terhadap prinsip CPPOB, menyusun dokumen pendukung sesuai regulasi, menerapkan sistem di fasilitas produksi, serta memperoleh izin resmi dari BPOM. Metodologi yang digunakan meliputi analisis kondisi awal perusahaan, penyusunan dokumen mutu, pelatihan internal, implementasi sistem di lapangan, audit internal, hingga proses pengajuan izin. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan bertahap dan sistematis mampu meningkatkan kesiapan perusahaan dalam memenuhi standar CPPOB. Pelatihan internal terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan karyawan, sementara audit internal menjadi alat validasi penting sebelum pengajuan izin ke BPOM. Dengan penerapan CPPOB yang konsisten, PT Kimika Bite Indonesia tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan olahannya.
Modifikasi Tepung Hanjeli Menggunakan Autoclaving-Cooling dan Aplikasinya pada Cookies Rohmayanti, Titi; Amalia, Lia; Feranica
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v11i2.19801

Abstract

Hanjeli termasuk ke dalam pangan lokal yang masih terus dilakukan inovasinya di Indonesia sehingga perlu dilakukan inovasi sebagai bahan baku dalam pembuatan produk. Tepung hanjeli dapat dilakukan modifikasi terhadap patinya sehingga akan menambah sifat fungsionalnya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengembangkan bahan pangan lokal yaitu tepung hanjeli yang dimodifikasi dan penambahannya pada pembuatan cookies. Penelitian ini 1 faktor dengan 3 taraf perlakuan yaitu perbandingan tepung hanjeli termodifikasi dengan tepung terigu (100:0, 75:25, dan 50:50). Pengujian yang dilakukan yaitu uji proksimat, uji kadar serat, uji sensori, dan uji hedonik. Tepung hanjeli yang dimodifikasi dapat menurunkan kadar air, kadar lemak, dan hanya sedikit kadar protein akibat pemanasan pada proses autoclaving. Berdasarkan mutu hedonik cookies perbandingan tepung terigu 50% dan tepung hanjeli termodifikasi 50% menghasilkan produk yang paling disukai dengan mutu sensori berwarna cokelat cerah, aroma tidak langu, tekstur renyah, dan memiliki rasa manis. Hasil analisis cookies terpilih yaitu kadar air 8,70%; kadar abu1,36%; kadar protein 8,11%; kadar lemak 20,38%; kadar karbohidrat 61,44%;nilai kalori 466,14 Kkal; dan serat kasar 11,26%.
Evaluasi Sistem Sanitasi pada Proses Produksi di PT. X sebagai Upaya Menunjang Keamanan Pangan Putri, Syalwa Dania; Amalia, Lia; Kurniawan, Muhammad Fakih
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21517

Abstract

Sanitasi merupakan faktor penting dalam menjamin keamanan pangan di industri makanan ringan. PT. X sebagai produsen sereal berkomitmen menjaga kualitas produk melalui penerapan sanitasi yang baik. Namun, belum diketahui secara detail bagaimana praktik sanitasi diterapkan di lapangan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi sistem sanitasi secara menyeluruh. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara kepada beberapa informan di PT. X. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan standar CPPOB dan ISO 22000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X telah menerapkan sanitasi personal, lingkungan, peralatan, dan pengolahan limbah secara cukup baik. Karyawan menggunakan APD, fasilitas kebersihan tersedia memadai, dan limbah dikelola dengan sistem IPAL. Meski demikian, ditemukan beberapa kelemahan, seperti kurang optimalnya penggunaan APD karena kenyamanan dan keterbatasan waktu pembersihan mesin saat produksi padat. Selain itu, beberapa area seperti ruang pencucian alat masih terbuka sehingga berisiko terjadi kontaminasi silang. Penelitian ini memberikan gambaran nyata tentang praktik sanitasi di industri makanan ringan. Batasan studi adalah lingkupnya hanya mencakup satu perusahaan dalam waktu terbatas. Studi lanjutan disarankan mencakup lebih banyak objek untuk validasi temuan yang lebih luas.
Penerapan Sanitasi pada Produksi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) 220 ML di PT. XYZ, Pelabuhan Ratu Sugandi, Ullyanna Rachmah; Amalia, Lia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21533

Abstract

Air baku yang telah dibersihkan, dikemas, dan dibuat aman untuk digunakan oleh manusia dikenal sebagai air minum dalam kemasan (AMDK). Penerapan sanitasi di sebuah industri sangat penting untuk memastikan bahwa produk yang diproduksi berkualitas tinggi dan aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana PT XYZ, Pelabuhan Ratu, menerapkan sanitasi AMDK 220 mL. Metodologi penelitian ini adalah penelitian lapangan, yang mencakup sejumlah kegiatan di lapangan, pengumpulan data, tinjauan literatur, serta wawancara dan diskusi. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data. Penerapan sanitasi pada AMDK kemasan cup 220 mL yang diterapkan oleh PT. XYZ, Pelabuhan ratu antara lain yaitu sanitasi peralatan produksi dan sanitasi lingkungan. Penerapan sanitasi peralatan produksi meliputi penampungan air, reservoir tank I, ravid sand, slow sand, reservoir sand II, sand filter, carbon filter, catridge filter, sinar UV, ozon generator, finish tank, pipa-pipa, dan cup sealer. Sedangkan penerapan sanitasi lingkungan meliputi sanitasi ruang produksi, sanitasi ruang filling dan sanitasi ruang pengepakan. Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No. 75/M-Ind/Per/7/2010 mengatur tentang pembersihan dan sanitasi mesin dan peralatan produksi PT XY.  Hal ini memungkinkan konsistensi dalam penerapan sanitasi yang sesuai dengan hukum yang berlaku.
Proses Produksi dan Pengendalian Mutu Yogurt di PT. Q Rizki, Ahmad Miftahul; Amalia, Lia; Nurlaela, Raden Siti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21592

Abstract

Yogurt merupakan produk olahan susu hasil fermentasi yang digemari karena memiliki cita rasa khas, tekstur lembut, serta manfaat kesehatan. Meskipun konsumsi yogurt di Indonesia terus meningkat, kajian mengenai proses produksi dan pengendalian mutu pada skala industri masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tahapan produksi yogurt di PT. Q serta menganalisis parameter mutu yang diuji pada setiap proses. Penelitian dilaksanakan melalui praktik lapang selama satu bulan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan staf produksi dan quality control, serta dokumentasi hasil uji mutu (pH, Brix, total solid, dan organoleptik). Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan hasil pengamatan dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi yogurt di PT. Q telah memenuhi standar mutu internal perusahaan dan regulasi keamanan pangan. Nilai pH menurun dari 6,55 pada tahap mixing menjadi 4,31 pada storage tank, menunjukkan keberhasilan fermentasi. Nilai Brix mengalami fluktuasi, yaitu meningkat dari 24,35 menjadi 25,29 pada culture tank, lalu menurun menjadi 20,30 setelah fermentasi. Total solid tercatat rata-rata 24,81%, yang mendukung tekstur kental yogurt. Uji organoleptik pada seluruh tahapan menunjukkan hasil “OK”, menandakan produk sesuai standar kualitas. Batasan penelitian ini adalah pengamatan hanya dilakukan selama satu periode praktik lapang, sehingga belum mencakup variasi proses dalam jangka panjang. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memahami penerapan teknologi pangan di industri dan dapat menjadi acuan untuk peningkatan mutu serta efisiensi produksi yogurt di masa depan.
Penerapan Sistem Penerimaan Bahan Baku Halal pada PT. Gizi Indonesia Rambe, Muhammad Ikbal; Novidahlia, Noli; Amalia, Lia; Aminullah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21610

Abstract

Sistem Penerimaan Bahan Baku Halal merupakan bagian integral dari Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang bertujuan memastikan kehalalan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi suatu produk. PT. Gizi Indonesia bergerak pada sektor industri kosmetik yang berbasis bahan alami berupa ekstrak. Kosmetik merupakan produk wajib bersertifikat halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penerimaan bahan baku pada PT. Gizi Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode yang menggunakan studi pustaka atau berbagai literatur sebagai sumber informasi yang telah dilakukan sebelumnya. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hal ini dilakukan agar penyusunan data yang sudah didapatkan kemudian dipaparkan dan dianalisis sehingga bisa menginformasikan bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Salah satu hal yang menentukan terpenuhinya kriteria jaminan halal adalah proses penerimaan bahan baku, dimana bahan baku merupakan asal mula dihasilkannya produk halal sehingga terjaminnya bahan baku yang digunakan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. PT Gizi Indonesia dalam hal ini sudah mengatur prosedur tetap untuk menjamin bahwa setiap bahan baku yang masuk dan digunakan terjamin kehalalannya sehingga bisa menghasilkan produk berkualitas yang juga terjamin kehalalannya.
Review Jurnal Perubahan Mutu Kimia dan Sensori Nugget Tempe dengan Penambahan Wortel (Daucus carota L.) Selama Penyimpanan Luthfiya Azzahra, Haura; Pertiwi, Sri Rezeki Retna; Amalia, Lia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21619

Abstract

Nugget merupakan produk makanan yang memerlukan penyimpanan pada suhu rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh lama penyimpanan terhadap perubahan mutu kimia dan sensori nugget berbahan baku tempe dan wortel pada penyimpanan suhu beku (-10°C) dan suhu dingin (10°C). Metode penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan dua kondisi penyimpanan dan lima interval waktu (0, 5, 10, 15, 20 hari). Nugget tempe wortel disimpan selama 20 hari, dengan pengujian kadar air,abu, protein, serat kasar, mutu sensori, dan hedonik pada hari ke-0,5,10,15, dan 20. Hasil Penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar air dan mutu sensori, serta peningkatan kadar abu,protein, dan serat kasar selama penyimpanan. Meskipun terjadi perubahan, mutu kimia nugget tempe wortel masih memenuhi standar SNI 6683-2014 (kadar air < 60%, protein > 12%). Secara sensori, nugget tempe wortel layak dikonsumsi hingga ke-15 pada penyimpanan beku, dan hari ke-10 pada penyimpanan dingin.
Karakteristik Kimia dan Sensori Abon Cabai Merah Keriting – Terasi Syifa, Nurhaeni; Amalia, Lia; Novidahlia, Noli
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21673

Abstract

Abon cabai adalah produk olahan dari cabai kering yang digiling halus dan diperkaya oleh bumbu dan rempah, serta berpotensi dalam meningkatkan efisiensi pemasaran cabai melalui diversifikasi. Studi ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik kimia dan sensori abon cabai merah seiring penambahan bubuk terasi. Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas satu faktor dengan tiga taraf perlakuan, yaitu A1 (10 g bubuk terasi), A2 (20 g bubuk terasi), dan A3 (30 g bubuk terasi). Analisis mencakup uji kimia (kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan serat kasat), uji sensori (uji mutu sensori dan uji hedonik). Data dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengna uji lanjut Duncan taraf 95%. Penentuan produk terpilih abon cabai merah terasi menggunakan metode De Garmo, abon cabai merah dengan penambahan bubuk terasi 30 g memiliki nilai produktifitas tertinggi sebesar 0,58 dengan kadar air berkisar 7,05%, abu berkisar 28,10%, protein berkisar 20,10%, lemak berkisar 12,01%, karbohidrat berkisar 33,05%, serta serat kasar berkisar 19,25%.
Co-Authors Agus Budiyanto Ai Komariah -, Ai Komariah Aji Jumiono Akil, Syahril Al Ghifari Ramadhan, Rafly Amalia, Elsa AMINULLAH Aminullah Aminullah Anik Zumaeroh Azizah, Rifdah Bilqisthy , Salmiah Rahayu Budiasih, R Chaerunnisa, Syakira Dina Sudjana Dinda Army Trimelati Distya Riski Hapsari Dita Wulandari E. Y. Purwani Eliska, Arshyla Erna Puspasari Fanani, Muhammad Zainal Fellicia, Jovita Feranica Firdaus, Muhammad Revy Fitriana, Nadia Fitrilia, Tiana Guna Wibawa, Sultan Hanan, Acep Helmi Haris Herawati, Lia Hudaya Mulyana Hutami, Roy Indradewa, Rhian Indriani, Loli Intan Kusumaningrum Irmawati Irmawati Ismah, Nabilah Nurul Januarisca, Brida Januarisca, Brida Kurniawan, M. Fakih Kusumaningrum, Julia Lidiyani, Nurfitri Linda Mei Velina Luthfiya Azzahra, Haura Maesaroh, Mia Mardiah Mardiah Monita, Gita Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Suryana Mulya, Sahnur Nabila Oktri Sumantri Noli Novidahlia Nunuk Widhyastuti Nurhayati, Astri Nurhayati, Astri Nurlaela, Raden Siti Nursyawal Nacing Nurul, Eka Nurzaman, Lisye Papeo, Dizky Ramadani Putri Parlinah, Linlin Perkasa Nurlukman, Candra Pertiwi, Sri Rezeki Retna Putri Daliesta, Nenda Fuji Putri, Fenia Apriliani Putri, Syalwa Dania Rachmaini, Fitri Raden Haryo Bimo Setiarto Rahayu, Cherry Ramadhan, Muhamad Fauzi Rambe, Muhammad Ikbal Ria, Elly Roosma Riski Hapsari , Distya Rizki, Ahmad Miftahul Rohana Abdullah Roni Assafaat Hadi Rosy Hutami S., Hartini Saepul Adnan Salsabila Samsul, Asep Sari, Amelia Nurlaelasari Siti Aminah Siti Aminah Siti Fauziah Siti Nurhalimah Sofyan, Nurul azfy Sri Rejeki Pertiwi Sugandi, Ullyanna Rachmah Sukmawati, Deti Suradi, Alivia Veditami Syafira, Fika Putri Syifa, Nurhaeni Titi Rohmayanti Ulfah, Indriana Utami, Intan Velita, Velita Wardani, Widya Azzahra widodo, R. wahyono Wikaningtyas, Pratiwi Wilna Iznilillah Wilujeung, Sri Wiraningrum, Sekar Yasir Mokodompis Yusdianti Febriani