Dedi Kusnadi
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ira Zulvia; Dedi Kusnadi; Desy Irsalina Savitri
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v7i1.6338

Abstract

Abstract: Problem-solving ability is one of the aspects that is highly needed by students during the mathematics learning process. Cognitive styles are divided into two, namely field independent (FI) and field dependent (FD) cognitive styles. This research was conducted with the aim of describing the mathematical problem-solving abilities of fourth-grade elementary school students based on Field Independent (FI) and Field Dependent (FD) cognitive styles. The type of research used is qualitative descriptive. The data collection techniques included the Group Embedded Figure Test (GEFT), problem-solving ability tests, and interviews. The research subjects consisted of 4 students based on the results of the cognitive style test, namely 2 students with a field-independent cognitive style, and 2 students with a field-dependent cognitive style. The research results show that there is a difference in mathematical problem-solving abilities between subjects with a field-independent cognitive style (FI) and subjects with a field-dependent cognitive style (FD). Subjects with FI cognitive style were able to meet the problem-solving ability indicators according to Polya well in each question, namely understanding the problem, planning the solution, and executing the solution plan. However, there is one indicator that has not been met by the subjects, which is the indicator of rechecking. Subjects with FD cognitive style in each question have not yet been able to meet the problem-solving ability indicators according to Polya. FD subjects have not been able to understand the problem in the question, have not been able to plan the solution, have not been able to execute the solution plan, and have not been able to check the calculation results or final results.  Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu aspek yang sangat diperlukan oleh peserta didik selama proses pembelajaran matematika. Gaya kognitif dibagi menjadi dua yaitu gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV Sekolah dasar berdasarkan gaya kognitif  Field Independent (FI) dan  Field Dependent (FD). Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa Tes Group Embedded Figure Test (GEFT), tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa berdasarkan hasil tes gaya kognitif, yaitu 2 siswa dengan gaya kognitif field independent, dan 2 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara subjek dengan gaya kognitif FI dan subjek dengan gaya kognitif  FD. Subjek dengan gaya kognitif  FI disetiap soal mampu memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Polya dengan baik yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, namun ada satu indikator yang belum terpenuhi oleh subjek yaitu indikator memeriksa kembali. Subjek dengan gaya kognitif FD disetiap soal belum mampu memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Polya subjek FD belum mampu memahami masalah pada soal, belum mampu merencanakan penyelesaian, belum mampu melaksanakan rencana penyelesaian dan tidak mampu memeriksa kembali hasil perhitungan atau hasil akhir. 
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) ULUL ALBAB TARAKAN Warsini Warsini; Dedi Kusnadi; Agustinus Toding Bua
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v2i2.1515

Abstract

The type of research is a qualitative research with a descriptive approach carried out at SDIT Ulul Albab Tarakan, in 2019/2020. The study aim to implement character values, determine the inhibiting and supporting factors in the implementation of character values in fourth grade students. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The main instrument is the researcher using tools in the form of assessment sheets ranging from planning to closing. Data analysis was performed using the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. With the technique of checking the validity of the data using triangulation techniques. The results showed that the implementation of character values was applied starting from planning, implementation, to evaluation. The learning plan used by the teacher is a plan made and developed by adjusting the character values that will be applied in learning. In the implementation, the teacher implements character values through learning activities and learning methods that have been adjusted previously. In this study, 5 class-based character values are used: Religious, nationalist, independent, mutual cooperation, and integrity. The inhibiting factors for the implementation of student character values are the lack of time available, the lack of use of instructional media, and environmental factors where students live. Then the supporting factors for the implementation of the character values of educators are still easy and the support of parents of students. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SDIT Ulul Albab Tarakan, pada tahun 2019/2020. Tujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter, mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam implementasi nilai karakter pada siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa lembar penilaian mulai dari perencanaan hingga penutup. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai karakter diterapkan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Perencanaan pembelajaran yang digunakan guru merupakan perencanaan yang dibuat dan dikembangkan sendiri dengan menyesuaikan nilai karakter yang akan diterapkan dalam pembelajaran. Pada pelaksanaan, guru mengimplementasikan nilai karakter melalui kegiatan pembelajaran dan metode pembelajaran yang telah disesuaikan sebelumnya. Pada penelitian ini digunakan 5 nilai-nilai karakter berbasisi kelas yaitu: Religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Faktor penghambat implementasi nilai-nilai karakter siswa yaitu kurangnya waktu yang tersedia, kurangnya pengunaan media pembelajaran, dan faktor lingkungan tempat tinggal siswa. Kemudian faktor pendukung implementasi nilai karakter tenaga pendidik yang masih mudah dan dukungan orang tua siswa
KORELASI KREATIVITAS GURU DALAM MENGAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SDN 25 DOMPU Mulya Yusnarti; Dedi Kusnadi
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v3i1.1810

Abstract

The study aims to determine correlation between teacher creativity in teaching and learning achievement of students at SDN 25 Dompu. The research method was quantitative research with a sample of 41 students. Data were collected using questionnaires and learning outcomes tests. The questionnaire contains 15 statements and the learning outcome test consists of 20 multiple choice questions. The data analysis technique used inferential statistics. Based on the results of data analysis, teacher creativity in teaching had a significant relationship with student achievement with a t-count of 3.6733 greater than the t-table value of 1.6828 or (3.67331.6828) in accordance with the number n = 41 at the 5% significance level or the level of confidence. 95%. This shows that the null hypothesis (Ho) which says. There is no relationship between teacher creativity in teaching and learning achievement of fourth grade students at SDN 25 Dompu, is rejected, and the alternative hypothesis (Ha) which says  there is a relationship between teacher creativity in teaching with the learning achievement of fourth grade students at SDN 25 Dompu was accepted.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Berbantuan Media Kartu Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Mulya Yusnarti; Eka Yulianti; Dedi Kusnadi; Mariam Ulfa
Journal of Education and Learning Sciences Vol. 6 No. 2 (2026): October 2026
Publisher : CV. Gerasi Insan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56404/jels.v6i2.277

Abstract

Literasi membaca merupakan fondasi utama dalam pencapaian akademik, namun kesenjangan kemampuan literasi tingkat lanjut masih sering ditemukan pada siswa sekolah dasar, terutama di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media kartu bergambar terhadap kemampuan membaca siswa kelas IV SDN 26 Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ditentukan menggunakan teknik total sampling, yang melibatkan seluruh siswa kelas IV sebanyak 12 orang. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca yang mengukur aspek kelancaran dan pemahaman membaca. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui paired sample t-test, serta analisis Normalized Gain (N-Gain) dan effect size (Cohen's d). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata kemampuan membaca siswa, dari 71,49 pada pretest menjadi 89,58 pada posttest (p < 0,05). Nilai N-Gain sebesar 0,63 menunjukkan bahwa efektivitas intervensi berada pada kategori sedang, sedangkan nilai Cohen's d sebesar 1,29 menunjukkan ukuran pengaruh yang sangat besar. Selain itu, penurunan nilai simpangan baku mengindikasikan berkurangnya kesenjangan kemampuan membaca antar siswa setelah penerapan pembelajaran. Dengan demikian, penerapan model Think Pair Share (TPS) berbantuan media kartu bergambar efektif meningkatkan kemampuan membaca sekaligus mengurangi kesenjangan kemampuan literasi siswa pada pembelajaran di sekolah dasar wilayah pedesaan.