Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Terhadap Perilaku Cyberbullying Terhadap Siswa Kelas XI Di SMAN 1 Sakra Tahun Ajaran 2025/2026 Muhamad Ahyar Rosidi; I Made Sonny Gunawan; Chairul Anam
Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Desember, Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu permasalahan serius yang banyak terjadi di kalangan remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Perilaku ini muncul karena kurangnya empati, keterampilan sosial, serta kontrol diri siswa dalam menggunakan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelompok konseling dengan teknik role play terhadap perilaku cyberbullying pada siswa kelas XI di SMAN 1 Sakra Tahun Ajaran 2025/2026. Metode pengumpulan data dilakukan melalui angket yang diberikan pada tahap pretest dan posttest , kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai t-hitung sebesar 5,773 yang lebih besar dibandingkan dengan t-tabel sebesar 1,860 pada taraf signifikansi 5%. Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga konseling kelompok dengan teknik role playing berpengaruh secara signifikan dalam mengurangi perilaku cyberbullying siswa. Temuan penelitian ini memperkuat pandangan Gillespie, dkk. (2015) dan Adit, GN, Hendriana, H., & Rosita T. (2019) bahwa role playing memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami peran sebagai pelaku, korban, maupun pengamat, sehingga menumbuhkan empati, keterampilan sosial, serta kesadaran akan dampak negatif cyberbullying. Dengan demikian, konseling kelompok melalui teknik role playing efektif diterapkan sebagai upaya preventif dan kuratif dalam menekan perilaku cyberbullying serta menciptakan iklim sekolah yang lebih harmonis.
Pengaruh Konseling Kelompok Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kepercayaan Diri Pada Siswa Kelas VIII di SMPN 17 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026 Baiq Bindiya Akmalina; I Made Sonny Gunawan; M. Chairul Anam
Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMP Negeri 17 Mataram, khususnya pada siswa kelas VIII, ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. Hal tersebut ditunjukkan dengan siswa yang kurang berani mengemukakan pendapat, ragu terhadap kemampuan diri, kurang aktif dalam pembelajaran, serta merasa takut ketika tampil di depan kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy menggunakan teknik Cognitive Restructuring terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Metode pengumpulan data menggunakan angket sebagai metode pokok, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pelengkap. Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA, dan hasil perhitungan menunjukkan nilai F(1,18) = 79,265, p < 0,01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy menggunakan teknik Cognitive Restructuring terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 17 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026. Dengan demikian, hasil penelitian ini dinyatakan signifikan.
WORKSHOP PEMBUATAN POSTER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN ANTI-CYBERBULLYING PADA SISWA I Made Sonny Gunawan; K. Dedy Sandiarsa S.; I Made Gunawan; Soemardiawan Soemardiawan
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.13166

Abstract

ABSTRACT Cyberbullying has become an increasingly serious issue in schools due to the widespread use of social media among adolescents. Limited student awareness of the impacts of cyberbullying contributes to the persistence of online harassment, which may adversely affect students’ psychological well-being and academic performance. This community service program aimed to improve students’ understanding of the dangers of cyberbullying, foster empathy, and promote a safe and supportive school environment through an anti-cyberbullying poster workshop. The program was implemented with Grade 11 social science students at SMA Negeri 3 Mataram using a participatory and educational approach. Activities included preparation, educational sessions, group discussions, poster design and production, presentations, reflection, and evaluation through observations and simple questionnaires. The results indicated increased student participation, knowledge, awareness, empathy, and skills in communicating anti-cyberbullying messages through creative visual media. The posters produced during the workshop were displayed throughout the school and disseminated via the school's digital platforms as part of a continuing awareness campaign. Overall, the workshop proved to be an effective preventive strategy for strengthening digital literacy, fostering responsible social media use, and creating a safer and more positive school environment. ABSTRAK Cyberbullying menjadi salah satu permasalahan yang semakin meningkat di lingkungan sekolah seiring tingginya penggunaan media sosial oleh remaja. Rendahnya pemahaman siswa mengenai dampak cyberbullying menyebabkan perilaku perundungan digital masih sering terjadi dan berpotensi mengganggu kondisi psikologis maupun proses belajar peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya cyberbullying, menumbuhkan sikap empati, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif melalui workshop pembuatan poster anti-cyberbullying. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Mataram menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi, praktik pembuatan poster, presentasi, refleksi, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi, pemahaman, kesadaran, sikap empati, dan keterampilan siswa dalam menyampaikan pesan pencegahan cyberbullying melalui media visual. Poster yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai media kampanye di lingkungan sekolah dan media digital sekolah. Dengan demikian, workshop pembuatan poster efektif sebagai strategi preventif untuk memperkuat literasi digital, membangun budaya sekolah yang lebih aman, serta mendorong perilaku bertanggung jawab dalam penggunaan media sosial.