Globalisasi digital telah membawa perubahan pada pola interaksi sosial, khususnya pada Generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sudut pandang Generasi Z terhadap interaksi sosial dalam konteks globalisasi, dengan berfokus pada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam kepada delapan mahasiswa lintas program studi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi sosial Generasi Z didominasi oleh media digital, adanya pergeseran nilai sosial, serta munculnya tantangan mental dan emosional. Pengaruh budaya populer global dirasakan kuat, namun juga menimbulkan kekhawatiran terhadap identitas lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan dan internalisasi nilai Pancasila memiliki peran strategis dalam menyeimbangkan hubungan interaksi sosial digital dan nyata di era globalisasi.