Supriyono Supriyono
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Teknologi Artificial Intelligence terhadap Karakter Generasi Muda dalam Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Tia Agustina Lantika Suwardi; Qazwin Atqiya Hamdani; Muhammad Fadlan Nur Shohiban; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat cepat telah membawa begitu banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat terutama pada generasi muda, salah satu teknologi yang paling terasa pengaruhnya adalah kecerdasan buatan (AI). Artikel ini mempelajari tentang bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat mempengaruhi karakter generasi muda, khususnya dalam penerapan nilai-nilai Pancasila melalui penelusuran dari berbagai jurnal akademik dan dokumen kebijakan. Dari hasil penelitian, teknologi AI sebenarnya memiliki peluang untuk memperkuat nilai-nilai pancasila seperti kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial jika digunakan secara tepat. Namun, perkembangan teknologi ini juga memunculkan berbagai tantangan dan risiko seperti berkurangnya interaksi sosial, meningkatnya ketergantungan pada teknologi, menurunnya kemampuan berpikir kritis, dan munculnya sifat individualistis yang bisa melemahkan karakter generasi muda. Oleh karena itu, generasi muda harus memperkuat literasi digital yang berlandaskan etika dan moral pancasila agar mereka dapat memperoleh dampak baik dari perkembangan teknologi serta karakter generasi muda dapat terbentuk dan tetap sejalan dengan jati diri bangsa indonesia.
Kearifan Lokal dalam Praktik Gastronomi Tradisional sebagai Pilar Ketahanan Pangan di Era Modern Studi Kasus Desa Cipta Gelar, Sukabumi Hasya Vianca Melbina Rachman; Gita Rahmawati; Sarah Amelia Nasution; Zahran Yurahman Ramadhan; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan pada era modern menghadapi tantangan serius, mulai dari perubahan iklim, industrialisasi sistem pangan, meningkatnya impor pangan, hingga tergerusnya praktik pangan tradisional. Di Indonesia, kearifan lokal yang terinternalisasi dalam praktik gastronomi tradisional terbukti efektif menjadi pilar ketahanan pangan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis sumber data dari jurnal nasional bereputasi SINTA dan Tambusai (terbit 2020–2025). Hasil studi menunjukkan bahwa nilai-nilai gastronomi tradisional yang meliputi pengelolaan agrobiodiversitas, teknik kuliner tradisional, dan sistem kelembagaan adat berkontribusi besar terhadap stabilitas pangan komunitas. Studi kasus Desa Cipta Gelar, Sukabumi memperlihatkan bahwa komunitas adat dengan kearifan lokal yang kuat mampu menjaga ketersediaan pangan, diversifikasi sumber pangan, dan keberlanjutan lingkungan.
Analisis Peran Media Sosial dalam Tragedi Unjuk Rasa Agustus- September 2025 di Indonesia Muhamad Rizky; Audraihan Pratama Wirantaka; Muchmad Asyera Yuliandra; Haikal Faturahman Masyur; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam tragedi unjuk rasa Agustus–September 2025 di Indonesia. Media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai ruang publik digital yang berpengaruh terhadap dinamika sosial dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi dan analisis wacana, yang bersumber dari unggahan media sosial, berita daring, serta literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti X (Twitter), TikTok, dan Instagram berperan penting dalam mobilisasi massa, pembentukan opini publik, serta penyebaran narasi selama aksi protes berlangsung. Namun, media sosial juga menjadi sumber utama penyebaran disinformasi dan polarisasi sosial yang memperburuk eskalasi konflik di lapangan. Dengan demikian, peran media sosial dalam tragedi ini bersifat ambivalen di satu sisi mendukung demokratisasi informasi, namun di sisi lain menimbulkan risiko sosial-politik. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital, pengawasan etis, dan kebijakan komunikasi publik yang transparan untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan demokratis di Indonesia.
Dampak Konsumsi Budaya Pop Asia Timur terhadap Rasa Nasionalisme Pada Generasi Z di Indonesia Arfah Huwaida Rahma Dina; Hadiani Sekar Ayu Hidayat; Silvy Aprianty Mustika; Zakiyya Syifa Azies; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana konsumsi budaya pop Asia Timur meliputi musik, drama, dan gaya hidup berpengaruh terhadap rasa nasionalisme generasi Z di Indonesia. Penelitian ini bertujuan memahami interaksi antara identitas budaya global dan lokal pada generasi muda saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap pengalaman serta sikap generasi Z. Hasil menunjukkan konsumsi budaya pop Asia Timur memberikan hiburan sekaligus membawa dampak kompleks terhadap sikap kebangsaan; ditemukan peningkatan apresiasi terhadap budaya bangsa sendiri, namun juga terjadi tantangan dalam menjaga nilai-nilai nasional tradisional. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya pendekatan seimbang dalam mengelola pengaruh budaya global terhadap identitas nasional generasi muda.
Etika Kewargaan dalam Dunia Kuliner: antara Hak Konsumen dan Tanggung Jawab Pelaku Usaha M. Rasya Putra Irawan; Tia Oktavia; Rusdi Purwasasmita; M. Fachri Azzam; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengulas pentingnya penerapan etika kewargaan dalam dunia kuliner, terutama dalam menyeimbangkan hak konsumen dengan tanggung jawab pelaku usaha. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih seringnya ditemukan pelanggaran etika di bidang kuliner, seperti penggunaan bahan yang tidak higienis, pemalsuan label halal, serta ketidak sesuaian antara harga dan kualitas produk. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif melalui penyebaran angket kepada responden untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai pentingnya etika kewargaan dalam usaha kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden sepakat akan pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial bagi pelaku usaha. Penerapan etika kewargaan diyakini dapat menciptakan hubungan yang adil antara produsen dan konsumen, serta membangun dunia kuliner yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga bermartabat secara moral.
Nilai Kewarganegaraan dalam Upaya Pelestarian Makanan Lokal Singkong untuk Ketahanan Pangan Nasional Alesha Khairina Aiman; Mayliani Putri Nur Ajijah; Rahma Nur Oktavia; Rubby Adhawia; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian singkong sebagai pangan lokal strategis memiliki hubungan erat dengan penguatan nilai-nilai kewarganegaraan. Dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan, nilai seperti tanggung jawab sosial, partisipasi publik, gotong royong, kemandirian, dan kecintaan terhadap produk lokal menjadi landasan penting bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga keberlanjutan pangan nasional. Singkong, sebagai komoditas yang mudah dibudidayakan, bernilai gizi tinggi, dan berperan dalam diversifikasi pangan, membutuhkan dukungan sosial yang kuat agar tetap lestari di tengah tantangan modernisasi dan pergeseran pola konsumsi. Tanggung jawab sosial mendorong warga untuk mendukung produksi dan konsumsi singkong, sementara partisipasi masyarakat tercermin dalam gerakan menanam, pengembangan UMKM, serta kampanye pelestarian pangan lokal. Nilai gotong royong memperkuat pondasi antar petani, komunitas, dan pemerintah dalam pengolahan serta pemasaran produk singkong. Kemandirian pangan terwujud melalui pengurangan ketergantungan ada impor gandum dan beras, sedangkan cinta produk lokal meningkatkan apresiasi terhadap hasil pertanian dalam negeri. Dengan demikian, internalisasi nilai kewarganegaraan melalui pendidikan formal maupun nonformal menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelestarian singkong sekaligus mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Dampak Pariwisata terhadap Ekonomi Lokal:Studi Kasus Desa Wisata Sawai Aurelia Putri Setiawan; Ririn Chelsea Demak Purba; Kyla Aisyah; Dhiya Jefria Ramadhani; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pariwisata terhadap perkembangan ekonomi lokal di Dasa Wisata Sawai, Kabupaten Maluku Tengah. Sawai dikenal sebagai sebagai destinasi wisata alam yang ndah dengan dengan pesona laut dan darat, dengan kekayaan alam dan budaya yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara karena lokasinya yang berada di pesisir utara Pulau Seram, Maluku. Metode penelitian yang yang digunakan adalah melalui penelitan daring, studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pariwisata memberikan kontribusi signfikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan kerja baru, dan pertumbuhan sektor usaha kecil seperti homestay, kuliner lokal, dan saja transportasi. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti ketergantungan ekonomi terhadap sektor pariwisata, tekanan terhadap lingkungan, dan kurangnya infrastruktur pendukung. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata di desa Sawai perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dan dukungan dari pemerintah daerah.
Praktik Baik Norma-Norma Pancasila dalam Kehidupan Mahasiswa di Asrama Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Rafif Agniya; Farhan Ihsanurijal; M. Haikal Dimyati; Wendi Saputra; Khaerudin Kurniawan; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini mahasiswa dihadapkan dengan pengaruh dari luar dan situasi konflik dimana-mana. Pancasila yang merupakan landasan hidup bernegara mulai tergerus ditengah lingkungan akademis yang dapat berpengaruh pada karakter mahasiswa. Oleh karna itu asrama mahasiswa menjadi solusi sebagai tameng dan wadah dalam membentuk dan mengembangkan karakter Pancasila pada mahasiwa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjabarkan bagaimana dan sejauh mana praktik baik norma-norma Pancasila di lingkungan asrama mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskrptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan asrama mahasiswa memiliki performa dan terobosan yang sangat baik dalam implementasi norma-norma Pancasila namun masih ada kekurangan yang terdapat pada prosedur di asrama mahasiswa. Penelitian ini dapat menjadi bahan referensi ilmiah dalam evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang ada di asrama.
Peran Gen Z dalam Mengimplementasikan Sila ke-4 Pancasila di Era Digital Ananda Maulidina Putri; Dina Permata Sari; Hana Nazhifah Salsabila Putri; Salsa Bila Nurazizah; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong Gen Z menjadi aktor utama dalam dinamika komunikasi publik dan partisipasi demokrasi di Indonesia. Namun, derasnya arus informasi menimbulkan tantangan terhadap pengamalan Sila Ke-4 Pancasila, khususnya dalam etika bermedia sosial, kemampuan bermusyawarah, serta kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan survei kuantitatif untuk menganalisis implementasi nilai kerakyatan dan musyawarah di ruang digital. Hasil kajian dari berbagai jurnal nasional menunjukkan bahwa hoaks, polarisasi, rendahnya literasi digital, serta lemahnya partisipasi politik memengaruhi kualitas demokrasi digital. Meski begitu, Gen Z memiliki peluang besar untuk memperkuat nilai Sila Ke-4 melalui literasi digital etis, ruang diskusi terstruktur, partisipasi publik, dan pemanfaatan teknologi kolaboratif. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai musyawarah di era digital perlu dilakukan melalui edukasi berkelanjutan dan pemberdayaan generasi muda.
Pancasila sebagai Landasan Etika dalam Dunia Ekonomi dan Pendidikan Arini Sabila Izzati; Keisha Naila R; Linda Nur Adani; Shera Wihdatul Hawa; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dalam penerapan Pancasila sebagai dasar etika dalam bidang pendidikan dan ekonomi di Indonesia. Masalah utama yang dihadapi meliputi praktik bisnis yang tidak bermoral dan kecenderungan dalam sistem pendidikan yang terlalu menitikberatkan pada aspek akademis. Tujuan studi ini adalah untuk mengevaluasi penerapan nilai-nilai Pancasila, mengidentifikasi hambatan-hambatan yang muncul, serta memberikan rekomendasi untuk integrasi nilai tersebut secara efektif. Pendekatan penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan laporan yang dianalisis secara kritis guna menemukan pola-pola yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memperkuat karakter bangsa melalui penyesuaian Kurikulum 2013, dengan menekankan nilai religiusitas dan toleransi, serta mendorong penerapan sistem ekonomi yang berlandaskan keadilan sosial, koperasi, dan keberlanjutan dalam rangka mengurangi ketimpangan sosial. Kesimpulannya, Pancasila berfungsi sebagai dasar moral untuk membangun generasi yang beretika dan mewujudkan ekonomi yang inklusif dan harmonis, meskipun berbagai tantangan seperti inflasi dan ketergantungan terhadap impor perlu diatasi melalui edukasi dan regulasi yang berlandaskan prinsip-prinsip sila-sila Pancasila.
Co-Authors Ainun Nazhifah Aisha Rozaanah Aisyah Sani Meilani Aktsar Fadhlie Aldi Mulyadi Alesha Khairina Aiman Alia Siti Winayanti Alisya Hana Rahmadisti Anak Agung Ayu Canna Ananda Maulidina Putri Andrean Rivaldi Anik Shufiyani Anindia Anillah Anillah Ardini Dea Fitrianingtyas Arfah Huwaida Rahma Dina Arini Sabila Izzati Arini Wahyuning Tyas Arka Fazar Syafara Arneyssa Tri Eryanti Audraihan Pratama Wirantaka Aurelia Putri Setiawan Az Zahra Raudho Nabila Bagas Saputra Bilqis Sabbina Brillian Dea Mutiara Calosa Chiquita Engracia Carrisha Hamiz Abassy Prasetya Dain Nathan Zhu Denisa Aulia Azzahra Dhafa Nurahman Hidayat Dhiya Jefria Ramadhani Dian Katrina Indrawan Dina Permata Sari Dinda Ratu Nilawati Dzaky Harun Panjaitan Erin Amelia Fairuz Diannysa Maharani Farhan Ihsanurijal Fathimah Aini Feyza Lola Zayda Fiora Aprillia Nindariu Ghalizha Salsabila Lesmana Ghefira Azzahra Dwi Ariani Gita Rahmawati Hadiani Sekar Ayu Hidayat Hafshoh Zarnuji Haikal Faturahman Masyur Hamidah Nargis Hamzah Nugraha Akbar Hana Nazhifah Salsabila Putri Hani Ahyaita Fajwah Hasya Vianca Melbina Rachman Hylmi Muhammad Zahid Ibnu Hanif Asshddiq Briyono Illona Ramadhani Darajingga Dinanti Hidayat Ingriana Astuti Intan Athifah Qurrotu ’Ainii Iqbal Wiyogo Jaisy Zakia Zahwa Kaila Bilqis Sabira Kania Widyana Nugroho Karmelinda Mustikasari Keisha Naila R Kendra Fawwaz Khaerudin Kurniawan Khaerudin Kurniawan Khairul Mata Muthmainnah Kirani Cantika Kyla Aisyah Laurentia Tiffany Tissa Lidya Hertina Mutiarasani Linda Nur Adani M. Fachri Azzam M. Haikal Dimyati M. Rasya Putra Irawan Maura Novelinda Samsudin Mayliani Putri Nur Ajijah Mochamad Brian Faisal Putra Bhakti Mochamad Fiqih Al Farizi Muchmad Asyera Yuliandra Muhamad Rizky Muhammad Adriel Nugraha Muhammad Alif Al Ghazali Muhammad Bagas Fakhril Algifari Muhammad Fachri Muhammad Fadlan Nur Shohiban Muhammad Harist Sirojudin Muhammad Osmar Al Farizi Mutia Hasna Mufida Rustandi Nabila Ghina Zafira Nabila Rohimatul Mutoharoh Nadhira Azkania Nadia Rahmah Shalihah Nadine Putri Eliza Nafa Hakim Nailatul Fadila Najwa Azzahra Najwa Khoirunnisa Nayla Fathinah Nayna Faza Khairun Nisa Santoso Naysa Ayu Putri Somantri Nazhif Syuja Adami Nazwa Alya Sudrajat Niva Mutiara Apriliana Nizmaula Syahira Noveryana Sesilia Fivcel Nur Muhammad Azizy Rahman Nurul Aisyah Wijaya Nur’aida Agustin Priscilia Chairunnisa Qazwin Atqiya Hamdani Raditya Eka Saputra Rafi Dhiya Ulhaq Rafi Rahman Hakim Rafif Agniya Rahma Nur Oktavia Raja Almaz Alfaruqi Rasya Dwi Rahmawati Razkya Fakih Nurihsan Regita Cahyani Fauziah Reva Halimah Nur Azizah Revany Meilika Putri Rimerda Yoan Manullang Ririn Chelsea Demak Purba Rubby Adhawia Ruby Aina Kamil Rusdi Purwasasmita Salma Adibah Rukman Salma Siti Nurwahyu Salsa Bila Nurazizah Salsabila Keysa Azahra Salsabila Shafa Nur’aini Sandy Anugrah Sarah Alya Anugrah Sarah Amelia Nasution Savina Salsabilla Savira Noor Azizah Septiani Shofia Afifa Setio Puji Lestari Shera Wihdatul Hawa Silvy Aprianty Mustika Syafitry Heryati Syahara Khairunnisa Putri Syahida Karima Syauqia Syahria Syawalani Syfa Aulya Nazzila Wahab Tia Agustina Lantika Suwardi Tia Oktavia Tiara Fatima Azzahra Tijani Hilma Zakia Tsabita Munira Laththuf Unaitsah Al Kamila Vannisya Azzahra Ramadhani Virginia Dwi Rizqi Wendi Saputra Widiansyah Widiansyah Wildan Kholidin Wildan Muhammad Rabbani Yasina Allina Putri Yeva Rahayu Yuli Rianti Yurida Salma Zahran Yurahman Ramadhan Zaka Hidayah Tullah Zakiyya Syifa Azies Zakky Muhammad Zamzam Zaskia Callista Azzahra Zennadine Zachrain Zein Zidan Jaylani Rukmana