Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI PENGERING MEKANIS KOPI BERBASIS ARDUINO UNO PADA WILAYAH PETANI KOPI KECAMATAN PEMATANG SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN Dian, Rahmad; Mulyara, Budi; Siregar, Ratu Mutiara; Maisarah, Maisarah; Dibisono, Muhammad Yusuf; Guntoro, Guntoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.929

Abstract

Coffee as one of Indonesia's plantation commodities that has very good development potential, considering that coffee consumption in Indonesia is still very high. Currently, the problem that occurs in Simalungun Regency is the conventional drying technology which is at risk of inconsistency in quality and taste so it needs to be fixed and given a solution. The partner team is the Mitra Sejati Jaya Cooperative, where community service activities are carried out in the Sait Buttu area, Pematang Sidamanik District, Simalungun Regency, North Sumatra which is one of the locations for planting Arabica coffee. The purpose of this activity is to create intelligent IT-based appropriate tools and technologies, namely the ARDUINO UNO Smart Sweetener as a solution to the problems of partners and coffee processing community groups, then improve coffee farmers in supporting improvements in the quality of Arabica coffee taste through efficient, portable, and environmentally friendly smart drying technology. The solution that can be provided is in the form of community service activities carried out by a team of lecturers and students from the Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) in the form of extension methods, socialization and education related to the technical innovation of the tool called the ARDUINO UNO Smart Sweetener. This community service activity was carried out for ±60 days consisting of the preparation stage consisting of a survey of completeness and preparation, assembly and finishing and pre-test, socialization and education and implementation of community service activities by ITSI lecturers and students. The activity was attended by people who are members of the Coffee Farmers, the Mitra Sejati Jaya cooperative partner team, local residents, lecturers from ITSI and supported by ITSI students. The results of this community service activity were able to educate the community in the Innovation of Mechanical Coffee Dryers.ABSTRAKKopi sebagai salah satu komoditas Perkebunan Indonesia yang memiliki potensi pengembangan masih sangat baik, mengingat konsumsi kopi di Indonesia masih sangat tinggi. Saat ini, permasalahan yang terjadi di Kabupaten Simalungun ialah teknologi pengeringan yang masih konvensional yang beresiko terhadap inkonsistensi mutu dan cita rasa sehingga perlu dibenahi dan diberi solusi. Tim mitra adalah Koperasi Mitra Sejati Jaya, dimana kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di daerah Sait Buttu, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang merupakan salah satu lokasi penanaman kopi arabika. Tujuan dari kegiatan ini dapat menciptakan alat dan teknologi tepat guna yang cerdas berbasis IT yaitu Pemanis Pintar ARDUINO UNO sebagai solusi atas permasalahan mitra dan kelompok masyarakat pengolah kopi, kemudian meningkatkan petani kopi dalam mendukung perbaikan mutu cita rasa kopi arabika melalui teknologi pengeringan pintar yang efisien, portable, dan ramah lingkungan. Solusi yang dapat diberikan yaitu berupa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) berupa metode penyuluhan, sosialisasi dan edukasi terkait teknis inovasi alat yang disebut Pemanis Pintar ARDUINO UNO. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama ±60 hari yang terdiri dari tahap persiapan yang terdiri atas survei kelengkapan dan preparasi, perakitan dan finishing serta pra uji, sosialisasi dan edukasi serta pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen serta mahasiswa ITSI. Kegiatan dihadiri oleh orang yang tergabung dalam Petani Kopi, Tim mitra koperasi Mitra Sejati Jaya, warga setempat, dosen dari ITSI serta didukung oleh mahasiswa ITSI. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu mengedukasi masyarakat dalam Inovasi Alat Pengering Mekanis Kopi.
Analisis Kadar Bahan Organik Pada Tanah Ultisol di Perkebunan Kelapa Sawit Fase TBM (Tanaman Belum Menghasilkan) dan TM (Tanaman Menghasilkan) Yosephine, Ingrid Ovie; Maisarah, Maisarah; Guntoro, Guntoro; Lubis, Abdul Rahman
JURNAL AGROPLASMA Vol 12, No 2 (2025): Vol 12, No 2 (2025): (JURNAL AGROPLASMA VOLUME 12 NO 2 TAHUN 2025)
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v12i2.8156

Abstract

Ultisol soil is soil with soil acidity problems, little organic material and low macro nutrients, so it has a big impact on the productivity of oil palm plants. Organic matter is one of the limiting factors and plays a very important role in nutrient delivery and as a nutrient buffer. This research was carried out at PT. Langkat Nusantara Kepong Kebun Tanjung Beringin Langkat Regency in Division 2 Immature Crops (TBM) and Mature Crops ™. From December 2023 to February 5 2024. This research aims to be able to determine the soil organic matter content in the Immature Plants (TBM) and Mature Plants ™ phases in ultisol soil in the oil palm plantations of PT. Langkat Nusantara Kepong Kebun Tanjung Beringin. This research used quantitative descriptive methods and a completely randomized design. Research Results: The organic C content of Tanjung Beringin gardens is relatively low. The C-organic content in the TBM area has a significant difference compared to the TM area. The N content of Tanjung Beringin garden soil is classified as very low and there is no significant difference between the TBM and TM areas. Keywords: ultisol soil, organic matter, palm oil, TBM, TM 
Analisis Serapan Karbon Beneficial Plant pada Lahan Kelapa Sawit Berbasis Life Cycle Assessment (LCA) Maisarah, Maisarah; Yosephine, Ingrid Ovie; Simbolon, Hasanal Fachri Satia; Dian, Rahmad; Febrianto, Eka Bobby
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 1 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i1.1851

Abstract

Peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) ke atmosfer merupakan salah satu isu utama pemanasan global yang kerap dikaitkan dengan aktivitas perkebunan kelapa sawit. Namun, selain menghasilkan emisi, ekosistem kelapa sawit juga berperan sebagai penyerap karbon melalui tanaman utama maupun tanaman penutup tanah yang disebut beneficial plant. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar karbon pada Mucuna bracteata sebagai tanaman penutup tanah leguminosa di lahan kelapa sawit. Pengukuran dilakukan dengan metode Organic Carbon Walkley-Black: Colorimetric Method menggunakan spektrofotometer UV-VIS. sedangkan pengukuran tidak langsung dilakukan melalui pemodelan Life Cycle Assessment (LCA) dengan bantuan perangkat lunak OpenLCA dan database Ecoinvent v.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar karbon daun M. bracteata relatif stabil dengan koefisien variasi <0,2%, di mana nilai tertinggi tercatat pada sampel S2 sebesar 3,098 mg/mL per 0,1 g daun. Analisis LCA mendukung temuan tersebut dengan menunjukkan potensi kontribusi M. bracteata dalam menekan emisi bersih CO₂ pada subsistem perkebunan kelapa sawit. Konsistensi kadar karbon tersebut mengindikasikan kemampuan M. bracteata dalam menyerap karbon, sejalan dengan literatur yang menegaskan biomassa tinggi dan kontribusinya terhadap perbaikan sifat tanah, fiksasi nitrogen, dan pengendalian gulma. Dengan demikian, M. bracteata berpotensi menjadi agen penyimpanan karbon yang signifikan di ekosistem perkebunan kelapa sawit sekaligus mendukung penerapan perkebunan berkelanjutan dan baseline data untuk perdagangan karbon.
Pemberdayaan Siswa Dayah Terpadu Al-Muslimun melalui Pelatihan Akademik dan Karir Dimasa Depan Isma, Teguh Wijaksana; Janwardi, Tri Isra; Fadhli, T Muharrizal; Maisarah, Maisarah; Ikhsan, Maulana; Irdamurni, Irdamurni
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1832

Abstract

Mayoritas siswa SMA, terutama kelas XII mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jurusan kuliah atau jenjang karir dimasa depan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi dan pengetahuan yang didapatkan oleh siswa SMA terkait masalah akademik dan karir. Melalui pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memperdayakan siswa di Dayah Terpadu Muslimin melalui peningkatan wawasan akademik dan pemahaman karir, serta menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri dalam merencanakan masa depan. Metode yang digunakan adalah multi metode. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 13 September 2025 dengan melibatkan 120 orang siswa kelas XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan. Siswa merasa lebih percaya diri dan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang langkah yang akan diambil setelah lulus serta kesadaran dalam menentukan jalur karir sesuai potensi diri. Pelatihan juga meningkatkan keterampilan siswa kelas XII dalam merancang akademik dan karir dimasa depan.
Pemberdayaan siswa melalui penguatan kesiapan akademik, ketahanan mental, dan kompetensi multibahasa berbasis experiential learning Maisarah, Maisarah; Iqbal, Muhammad; Ikhsan , Maulana; Tanjung, Aisyah Protonia; Wardani, Lusyana Eka; Wardhiah
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v7i2.22672

Abstract

Academic readiness, mental resilience, digital literacy, and multilingual competence are essential skills for students transitioning to higher education. Previous studies indicate that these students often experience academic adjustment challenges, psychological pressure, and limited exposure to foreign languages beyond Arabic and English. Although several programs have addressed academic guidance and mental health awareness, the integration of experiential learning within a comprehensive empowerment model for students remains limited. This program was developed based on the hypothesis that experiential, participatory engagement can significantly enhance students’ adaptive capacities. This community engagement initiative employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving 200 students from Madrasah Aliyah Dayah Terpadu Al-Muslimun in Aceh Utara. The program was implemented through four stages: preparation, socialization, implementation, and evaluation, using observation, interviews, structured tasks, and reflective discussions as data collection methods. Key outcome indicators included improved academic learning strategies, enhanced mental health awareness, increased digital literacy through the use of online journals, and basic competencies in Mandarin, Japanese, and French. The results demonstrated notable improvements in academic readiness, understanding of mental well-being, and learning motivation among third-year students. Second-year students demonstrated an increased ability to recognize basic vocabulary and showed a greater interest in foreign language learning. Overall, students' active participation and teachers' positive responses indicated the effectiveness of experiential learning in strengthening their adaptability. These findings align with empowerment theory, which posits that learners are active agents in their own personal development. No adverse effects were identified during program implementation. In conclusion, this empowerment program successfully enhanced students’ academic preparedness, mental resilience, and multilingual competence. Recommendations include establishing language interest classes, digital journal reading groups, and integrating mental health education into the curriculum.[Kesiapan akademik, ketahanan mental, literasi digital, dan kompetensi multibahasa merupakan kemampuan kunci bagi santri yang akan memasuki jenjang pendidikan tinggi. Berbagai studi menunjukkan bahwa remaja pesantren menghadapi tantangan adaptasi akademik, tingginya stres belajar, serta terbatasnya paparan bahasa asing selain Arab dan Inggris. Program-program terdahulu telah menyoroti pentingnya pembinaan akademik dan kesehatan mental, namun integrasi pendekatan experiential learning dalam penguatan multiaspek siswa pesantren masih terbatas. Kegiatan ini berangkat dari hipotesis bahwa model pemberdayaan berbasis pengalaman langsung dapat meningkatkan kemampuan adaptif siswa secara signifikan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 200 siswa Madrasah Aliyah Dayah Terpadu Al-Muslimun Aceh Utara. Program dirancang melalui empat tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tugas terstruktur, dan refleksi partisipatif. Indikator utama yang diukur meliputi peningkatan pemahaman strategi belajar, kesadaran kesehatan mental, kemampuan literasi digital melalui jurnal daring, serta kompetensi dasar bahasa Mandarin, Jepang, dan Perancis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan akademik, pemahaman konsep mental well-being, serta motivasi belajar pada kelompok siswa tingkat tiga. Pada kelompok tingkat dua, terjadi peningkatan kemampuan identifikasi kosakata dasar dan minat terhadap pembelajaran bahasa asing. Secara keseluruhan, partisipasi aktif siswa dan respons positif guru memperlihatkan efektivitas pendekatan experiential learning dalam memperkuat kapasitas adaptif santri. Hasil ini konsisten dengan teori pemberdayaan berbasis partisipasi yang menempatkan siswa sebagai aktor utama dalam proses pengembangan diri. Tidak ditemukan dampak negatif selama pelaksanaan program. Kesimpulannya, program pemberdayaan ini berhasil meningkatkan kesiapan akademik, ketahanan mental, serta kompetensi multibahasa siswa pesantren. Rekomendasi meliputi penguatan keberlanjutan melalui pembentukan kelas minat bahasa, kelompok baca jurnal digital, dan integrasi pelatihan kesehatan mental dalam kurikulum dayah.]
Sosialisasi Perbanyakan Jamur Trichoderma Pada Lahan Kelapa Sawit Di Desa Kwala Pesilam, Kabupaten Langkat Robi Alisyahbana Sinuraya; Reza Ashari; Surya Achmad Rambe; Fadhillah Martua Lubis; Moreno Fransaro Mendrofa; Albertus Halawa; Habib Handoko; Ananda Apri Anata; Musdalifah Kherunnisa; Nurliana Nurliana; Maisarah Maisarah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9309

Abstract

Kelapa sawit, sejenis tanaman tropis, diyakini berasal dari Nigeria (Afrika Barat) karena awalnya ditemukan di hutan belantara negara tersebut. Pada tahun 1848, kelapa sawit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh seorang warga Belanda yang membawanya dari Mauritius Amsterdam. Tanaman kelapa sawit memiliki penyakit yang bernama ganoderma yang telah banyak membunuhnya. Untuk mencegah masalah ini, salah satu langkah preventif yang dapat diterapkan adalah mengintroduksi jamur trichodema sp ke dalam lubang tanam kelapa sawit. Mahasiswa ITSI melakukan sosialisasi di aula kantor Desa Kwala Pesilam, Kabupaten Langkat mengenai cara perbanyakan jamur trichoderma dan pengaplikasiannya. Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa ITSI. Masyarakat yang sebelumnya belum mengetahui cara sederhana mengatasi penyakit ganoderma menjadi tahu dengan penerapan dan praktek yang telah disosialisasikan oleh mahasiswa ITSI
Kepadatan Mikroalga Mixculture Pada Media POME Skala Laboratorium Aulia Juanda Djaingsastro; Saroha Manurung; Maisarah; Rahmad Dian; Rusdi Machrizal
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18891

Abstract

This study aims to analyse the density of microalgae mixculture cultivated in POME media with varying concentrations and to evaluate the effect of POME concentration on microalgae growth. Microalgae mixculture was cultivated in POME media with three concentration variations, namely 10%, 20%, and 30%. Cultivation was carried out for 15 days with cell density observations every three days using a haemocytometer. The results showed that microalgae density increased over time in all treatments. A POME concentration of 30% produced the highest microalgae density at each observation time, with a maximum density of 12,564 cells/ml on the 15th day, followed by concentrations of 20% and 10% at 11,980 cells/ml and 10,080 cells/ml, respectively. These results indicate that an increase in POME concentration has a positive effect on the growth of microalgae mixculture within the concentration range used. Microalgae density increased with cultivation time in all treatments. A 30% POME concentration resulted in the highest microalgae density, indicating that the higher nutrient availability in POME supports microalgae growth. Thus, POME has the potential to be utilised as an alternative medium for microalgae cultivation as well as an effort to manage palm oil industry wastewater.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sibaganding Melalui Edukasi Kultur Teknis Sawit Dan Hidroponik Berbasis Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Maisarah; Purjianto; M Tegar Maulana; Ganda Patar Nadeak; Yanda Triwirayudha Bahri; Rendy Cristian Purba; Ridwan Sidik
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.403

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis petani kelapa sawit serta memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui pendekatan terpadu berbasis pengelolaan lingkungan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Sibaganding adalah rendahnya pemahaman kultur teknis pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM), serta belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk produksi pangan. Kegiatan ini berkontribusi dalam menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi antara peningkatan produktivitas perkebunan dan penguatan ketahanan pangan berbasis teknologi sederhana dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perancangan program bersama, implementasi, dan evaluasi partisipatif. Kegiatan melibatkan 30 petani kelapa sawit dan 15 kader PKK melalui penyuluhan teknis, diskusi kelompok terarah, serta demonstrasi pembuatan instalasi hidroponik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terhadap praktik budidaya kelapa sawit yang lebih baik, termasuk pemupukan berimbang, teknik kastrasi, dan pengendalian hama terpadu. Selain itu, kader PKK mampu merancang dan mengelola instalasi hidroponik secara mandiri sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan pada lahan terbatas. Terjadi pula peningkatan partisipasi masyarakat dan kesadaran terhadap efisiensi pemanfaatan sumber daya lingkungan. Integrasi edukasi kultur teknis kelapa sawit dan budidaya hidroponik terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Mechanical Properties and Microstructural Characterization of Paper Produced from Rice Straw–Waste Paper Pulp Blends via Ethanol Organosolv Process Aisyah Protonia Tanjung; Nadya Yunisa Fahmi; Dewi Fitria Marlisa; Maisarah; Lusyana Eka Wardani; Misbul Hadi; Rahmatun Maula
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The utilization of lignocellulosic agricultural waste as an alternative raw material for paper production offers a sustainable approach to reducing dependence on wood-based pulp. This study investigated the mechanical properties and microstructural characteristics of paper produced from blends of rice straw organosolv pulp and recycled waste paper pulp at a 1:1 ratio using 15 wt% polyvinyl acetate (PVAc) as binder. Sixteen paper samples were prepared under various ethanol concentrations (15–60 wt%) and cooking times (60–120 min). Mechanical characterization included tensile strength, elongation of break, and Young’s modulus, while surface morphology was analyzed using Scanning Electron Microscopy (SEM). The tensile strength ranged from 2.06 to 4.22 MPa, elongation of break from 6.00 to 16.06%, and Young’s modulus from 0.155 to 0.529 MPa. All samples satisfied the minimum tensile strength requirement of SNI 14-6519-2001. SEM observations revealed that higher tensile strength was associated with denser and more homogeneous fiber networks with fewer voids and surface defects. The optimum tensile strength was achieved at 30 wt% ethanol and 60 min cooking time, indicating favorable fiber bonding and structural integrity.
Analysis of Multi-Factor Inundation Vulnerability in Palu City Using GIS-Based Weighted Overlay Lusyana Eka Wardani; Nurhilal Fauziah Ramlan; Aisyah Protonia Tanjung; Maisarah; Qanitatul Isra Qamal
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inundation recurs annually in Palu City despite its relatively low annual rainfall of 657 to 870 mm/year. This condition indicates that physical land characteristics strongly influence inundation vulnerability. This study assesses inundation vulnerability across the administrative area of Palu City using an expert-based GIS weighted overlay method. Six variables were analyzed: rainfall, soil texture, slope gradient, land use, topography, and river buffer zones. The assigned weights were rainfall 15%, soil texture 10%, slope gradient 10%, land use 25%, topography 20%, and river buffer zones 20%. Data were obtained from BPBD, BMKG, DEMNAS/BIG, SRTM/USGS, and DPUPR Palu City, then processed using ArcGIS 10.8. The final vulnerability index was classified into five classes using the equal interval method. The results show that 4.47 km² (1.13%) is very low, 138.07 km² (34.95%) low, 136.25 km² (34.49%) moderate, 103.45 km² (26.19%) high, and 12.82 km² (3.25%) very high. High and very high zones are concentrated in East Palu, South Palu, and West Palu. Mitigation priorities include river buffer control, drainage revitalization, and riparian revegetation.
Co-Authors Aida Farida Aisyah Protonia Tanjung Albertus Halawa Ananda Apri Anata Anata, Ananda Apri Andi Prayogi Anggraeni, Trisna Annisa Tishana Ashari, Reza Aulia Juanda Djaingsastro Aulia, Mhd. Iqbal Awalluddin Siregar Busrizal Faisal Dewi Fitria Marlisa Eka Bobby Febrianto, Eka Bobby Fadhillah Martua Lubis Fadhli, T Muharrizal Ferdy Ikhwan Friska Anggraini Barus Ganda Patar Nadeak Giyanto Giyanto Guntoro Guntoro, Guntoro Habib Handoko Habib Handoko Hafis Hari Alfahri Halawa, Albertus Hanali, Arif Handoko, Habib Hari Gunawan Hasibuan, Arta Augustina Hasibuan, Henry Budi Haura, Khanaya Balqis Heni Pujiastuti Hutabarat, Septiana Ika Ucha Pradifta Rangkuti Ikhsan , Maulana Ikhsan, Maulana Ingrid Ovie Ingrid Ovie Yosephine Iqbal Bukhori Irdamurni Isma, Teguh Wijaksana Ivan Alvianus Simangunsong Janwardi, Tri Isra Jayawarsa, A.A. Ketut Khairad, Fastabiqul Kherunnisa, Musdalifah Kurnainy Tohir Lesmana, Rey Naldi Lubis, Abdul Rahman Lubis, Fadhillah Martua Lusyana Eka Wardani M Tegar Maulana Maisarah Maisarah, Maisarah Makhrani Sari Ginting Manurung, Saroha Marzuti Isra Mendrofa, Moreno Fransaro Misbul Hadi Moreno Fransaro Mendrofa Muhammad Akbar Syahbana Pane Muhammad Alfarizi Muhammad iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Rafli Muhammad Syukri Muhammad Yusuf Dibisono Mulyara, Budi Musdalifah Kherunnisa N Nurliana, N Nasution, Taufiq Ridho Ibrahim Nurhidayat, Taufik Nurhilal Fauziah Ramlan Nurliana Nurliana NURLIANA NURLIANA Panjaitan, Rio Mas Parmonangan Parangin-angin, Junael Delviero Pasaribu, Felix Yudha Poppy Fitria Pratama, Jovi Pulungan, Muhammad Amin Purjianto Purjianto Qanitatul Isra Qamal Rafli Affandi Rahimah Rahmad Dian Rahmad Dian Rahmad Dian Rahmatun Maula Rambe, Surya Achmad Rambe, Syahril Gemmilang Ratu Mutiara Siregar Rendy Cristian Purba Resty Fadhillah Rey Naldi , Lesmana Reza Ashari Ridwan Sidik Robi Alisyahbana Sinuraya Rusdi Machrizal Samosir, Rony Harlen Sandro, Ales Saragih, Hanna Desporina Br Setiawan, Dimas Bagus Siahaan, Tria Putra Sihombing, Frans Malo Simarmata, Armando Sahat Parulian Simbolon, Hasanal Fachri Satia Simbolon, Rizky Aryandi Sinaga, Nurkhotimah Sinuraya, Robi Alisyahbana Sitanggang, Joni Sitepu, Dika Gusti Armanda Situmorang, Pranto Dike Sovhia Agina Areta Br Ginting Sri Wahyuna Saragih Sulthon Parinduri Surya Achmad Rambe Syahputra, Denny Armawan Tama Harahap, Khaidir Ali Tarigan, Cindy Amelia Toni Setiawan Walmadri, Walmadri Wardani, Lusyana Eka Wardhiah winda lestari siregar Yanda Triwirayudha Bahri Yasmiri Yunisa Fahmi, Nadya