Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN MORAL DALAM KISAH YUSUF AS Arifin, Mohamad Zaenal
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v15i1.6312

Abstract

Pemaparan kisah-kisah dalam al-Qur’an bukanlah tanpa tujuan, tetapi diungkapkan sebagai pesan pengajaran yang disampaikan pemberi pesan (Allah Swt) kepada pembaca melalui rangkaian peristiwa, kehidupan sosial dan karakter para tokohnya. Kisah-kisah merupakan bagian petunjuk yang diberikan oleh Allah swt tentang berbagai hal yang berhubungan dengan moralitas, sistem nilai, tingkah laku, dan sebagainya. Ketika membaca kisah-kisah dalam al-Qur’an, orang-orang beriman hendaknya mengambil intisari pesan yang dikandung, kemudian menjadikannya sebagai pelajaran, patokan, dan idealisme yang dipegang dalam hidup bermasyarakat
PENDIDIKAM MORAL DALAM AL-QUR'AN: TELAAH ATAS KISAH YUSUF AS. Mohamad Zaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 3 No 3 (2020): Dirasah : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan menemukan pendidikan moral yang terkandung pada kisah Nabi Yusuf as yang dikisahkan dalam al-Qur'an. Pemaparan kisah-kisah dalam al-Qur’an bukanlah tanpa tujuan, tetapi diungkapkan sebagai pesan pengajaran yang disampaikan pemberi pesan (Allah Swt) kepada pembaca melalui rangkaian peristiwa, kehidupan sosial dan karakter para tokohnya. Penelitian ini adalah library research (riset kepustakaan). Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan metode tafsir tematik satu surat al-Qur’an dan estetis (sastra). Analisa kritis diarahkan untuk menggali pendidikan moral yang terkandung dalam kisah Yusuf as. Titik analisa diarahkan pada bangunan kisah, gaya penuturan, kronologis cerita, penceritaan karakter dan tokoh, aplikasi kosakata dan kalimat, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral dalam kisah Yusuf as terarah pada tiga ranah kehidupan, yakni: pendidikan moral bagi individu, pendidikan moral bagi pemimpin, dan pendidikan moral bagi anggota masyarakat.
Pemenuhan Aksesibilitas Pendidikan Penyandang Disabilitas dalam Al-Qur’an Mohamad Zaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 3 No 02 (2020): Dirasah Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan menggali konsep pemenuhan aksesibilitas pendidikan bagi penyandang disabilitas yang diisyaratkan dalam al-Qur'an. Eksistensi kaum penyandang cacat tidak dapat dinafikan sebab merupakan bagian dari kehidupan manusia. Pada tataran realita, para penyandang cacat masih sering mendapatkan perlakuan diskriminasi dan stigma negatif dari beberapa pihak. Berangkat dari hal ini maka diperlukan upaya terstruktur baik secara teoritis maupun praktis untuk melindungi, melayani, maupun mengembangkan potensi yang dimiliki para penyandang disabilitas. Salah satu jalan yang ditempuh adalah melalui jalur pendidikan dalam arti yang luas, dimana tujuan akhirnya adalah meniadakan stereotip, terpenuhinya hak-hak dan mendorong kemandirian kelompok disabilitas tersebut. Penelitian ini adalah library research (riset kepustakaan) dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya al-Qur'an telah melakukan 5 (lima) upaya dalam pemenuhan aksesibilitas pendidikan bagi penyandang disabilitas, yaitu: upaya penguatan konsep diri, upaya pengakuan atas eksistensi penyandang disabilitas, upaya perlakuan setara terhadap penyandang disabilitas, upaya penyediaan akses layanan bagi penyandang disabilitas, dan upaya pemberdayaan penyandang disabilitas.
ETIKA KOMUNIKASI GURU TERHADAP SISWA DI SEKOLAH PERSPEKTIF AL-QUR'AN Mohamad Zaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 4 No 1 (2021): Dirasah : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan menggali dan merumuskan etika komunikasi guru terhadap siswa di sekolah. Komunikasi memegang peranan penting dalam interaksi sosial, termasuk di dalamnya interaksi antara guru dan siswa. Dalam konteks pengajaran di sekolah, jalinan komunikasi yang dilakukan guru tidak hanya mempengaruhi keberhasilan proses belajar mengajar, namun juga turut berkontribusi pada tumbuh-kembangnya afektif dan budi pekerti siswa dan harmonisasi kehidupan sosial di sekolah. Penelitian ini adalah library research (riset kepustakaan) dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Bidang kajian diarahkan pada menggali ayat-ayat al-Qur'an yang mengisyaratkan tentang etika dalam berkomunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika komunikasi guru terhadap siswa berada dalam tiga konteks, yaitu pengajaran dan edukasi, pengarahan dan bimbingan, serta hubungan sosial di sekolah. Dalam ketiga konteks ini, guru selayaknya mampu menjalin komunikasi yang baik dengan siswa, baik secara verbal maupun non-verbal.
EKSISTENSI HIJAB DAN HUBUNGANNYA DALAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH Ma'rufatun Ma'rufatun; Mohamad Zaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 1 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i1.741

Abstract

Hijab kini bukan hanya sebagai bukti identitas keagamaan seseorang, namun menjadi sebuah trend fashion dan trend mode. Perkembangan hijab yang mengikuti dinamika kehidupan menunjukan bahwa hijab bukan lagi soal agama, melainkan soal sosial dan budaya yang telah ada sejak dahulu. Media sosial sebagai sarana hijab semakin berkembang menjadikan hijab menjadi suatu komoditi yang cocok bagi semua kalangan dan terus menarik konsumen. Eksistensi hijab inilah yang ternyata memiliki hubungan erat dengan pendidikan, di mana hijab memiliki pengaruh dalam proses pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan library research, di mana peneliti mencari, menganalisis, dan menyimpulkan bahan penelitian dari buku, artikel, website, serta jurnal terakreditasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hijab memiliki hubungan yang kompleks bagi dunia pendidikan. Meskipun masih banyak beragam kontroversi mengenai penggunaan hijab di sekolah, hal itu masih menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh lembaga pendidikan bahwa seharusnya dunia akademis memperhatikan nilai-nilai toleransi dan keberagamaan. Hijab juga sebagai bentuk membangun pendidikan karakter, dengan memakai hijab bukan hanya sekedar mematuhi perintah agama atau mengikuti trend, melainkan membentuk karakter religius, percaya diri, sopan, saling menghormati, rendah hati, menjaga batasan dan mendorong untuk memiliki akhlak terpuji.
STRENGTHENING STUDENTS' SELF-REGULATORY CAPABILITY IN THE PROCESS OF MEMORIZING THE QURAN IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS Suliyono Suliyono; Imron Rosyadi; Mohamad Zaenal Arifin
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.855

Abstract

This study aims to explain the dynamics of self-regulation possessed by students who memorize the Qur'an at the An-Nuqthah Islamic Boarding School, Tangerang. The research approach used is qualitative with a case study model implemented at the An-Nuqthah Islamic Boarding School, Tangerang. The primary sources of this study were seven students who memorize the Qur'an at the An-Nuqthah Islamic Boarding School, Tangerang, and involved the asatidz. Data collection techniques used interviews and observations. Checking the validity of the data used data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that: 1) Self-regulation in memorizing the Qur'an is carried out with a strategic planning strategy. Motivation is a key part of success in memorizing. Moral and ethical aspects as well as the ability to select and utilize the environment are crucial in the process of self-regulation of students who memorize the Qur'an at the An-Nuqthah Islamic Boarding School, Tangerang. 2) The self-regulation factors applied by the An-Nuqthah students greatly influence their emotional well-being. Behavioral aspects, including self-observation, have implications for morals, ethics, and social assessment, as well as the assessment of social skills. Furthermore, the environment also plays a significant role, with support provided by those closest to the students in their daily lives. This suggests that self-regulation and the emotional well-being of students memorizing the Quran are crucial to the process of memorizing the Quran
Ghulul (Penggelapan Harta): Konsep, Sanksi Dan Solusinya Dalam Perspektif Al-Qur’an Mohamad Zaenal Arifin
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 1 (2019): Januari
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ghulul masih menjadi tema yang jarang dikaji secara mendalam pada konteks kekinian. Padahal, prakteknya sering terjadi dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam kehidupan umat Islam. Ghulul dapat dimaknai sebagai penggelapan harta. Perbuatan tersebut hanya dilakukan oleh orang yang diberi kuasa atas suatu harta oleh orang lain. Jika orang tersebut menyimpangkan harta yang berada dalam kuasanya itu untuk kepentingan di luar yang dikehendaki pemiliki harta, maka orang tersebut dikatakan telah melakukan ghulul (penggelapan) harta.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Pengelolaan Wakaf Tunai: Studi Kasus Di Yayasan Wakaf Bani Umar, Tangerang Selatan Mohamad Zaenal Arifin; Diah Puwandari
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 2 No 2 (2019): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini pemahaman wakaf lebih dititik beratkan pada pengertian wakaf benda tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan yang sifatnya statis serta sulit untuk dikembangkan. Manfaat wakaf tanah dan bangunan ini hanya akan dinikmati oleh masyarakat sekitar tanah dan bangunan tersebut. Sementara, kemiskinan yang ada di tengah masyarakat semakin meningkat, sehingga perlu alternatif baru guna mengoptimalkan wakaf yang sejatinya sebagai instrument keuangan umat di antaranya adalah dengan pemberdayaan wakaf tunai. Karena uang dianggap lebih fleksibel, tidak terikat dan juga tidak mengenal batas wilayah distribusi. Yayasan Wakaf Bani Umar sebagai salah satu lembaga nadzir wakaf tunai yang mengembangkan berbagai program wakaf tunai. Yayasan Wakaf Bani Umar telah mengelola wakaf tunainya secara produktif, dimana wakif memberikan donasi wakaf tunai melalui Lembaga Keuangan Syari’ah Penerima Wakaf Uang yang disimpan dalam bentuk rekening wadi’ah, serta wakif juga bisa langsung berwakaf tunai keyayasan langsung. Wakaf tunai ini diberdayakan sesuai dengan peruntukannya antara lain bidang pendidikan untuk pembangunan asrama pondok pesantren Inggris Assalam Mega Mendung dan SMPIT Bait Et-Tauhid Serang, bidang ekonomi diberdayakan untuk agrobisnis Cianjur serta penggemukan sapi di Lengkong Wetan, bidang sosial seperti pembangunan sumur di Bogor serta pemberian Iqra dan Alquran di Masjid Bani Umar. Kendala yang ada lebih berfokus pada pemahaman masyarakat akan wakaf tunai, kurangnya sumber daya insani kenadziran di bidangnya menjadi faktor hambatan pengelolaan dan pemberdayaan.
Analisis Terhadap Implementasi Penyaluran Zakat Untuk Beasiswa Pendidikan ( Studi Kasus di Yayasan Masjid At-Taqwa Bintaro,Tangerang Selatan) Mohamad Zaenal Arifin; Muhammad Yunus
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 3 No 2 (2020): SYAR'IE
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTulisan ini bertujuan mengetahui landasan hukum Islam terkait penyaluran zakat untuk beasiswa pendidikan yang dilaksanakan di Yayasan Masjid at-Taqwa Bintaro, di wilayah Tangerang Selatan. Hal ini berangkat dari asumsi bahwa zakat merupakan ibadah Maliyah yang pentasharufannya telah ditentukan oleh al-Qur'an. Kalangan tekstualis menganggap penyaluran zakat di luar kategori ashnaf yang telah ditentukan al-Qur'an menyalahi aturan agama. Karenanya, diperlukan pengkajian terhadap masalah ini, yang difokuskan pada terma fi sabilillah. Penelitian ini merupakan library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tentang kelompok fi sabilillah para ulama klasik dan kontemporer Islam berbeda pendapat tentang cakupannya. Karena berada dalam ranah khilafiyah, maka memilih salah satu pendapat dari para ulama tersebut dibenarkan secara hukum. Dengan catatan ada landasan argumentasi yang dibangun. Karenanya dapat disimpulkan bahwa penyaluran zakat untuk beasiswa pendidikan sebagamana dilakukan oleh Yayasan Masjid at-Taqwa Bintaro dipandang sah secara hukum, dengan mempertimbangkan jenis dan kemanfaatan kegiatan yang dipilih.Kata kunci: Implementasi, Zakat, Beasiswa Pendidikan, Yayasan Masjid at-Taqwa Bintaro
PERENCANAAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI YUSUF AS UNTUK MENJAGA KETAHANAN PANGAN DI MASA PACEKLIK Mohamad Zaenal Arifin
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 5 No 1 (2022): Syarie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan dan kebijakan ekonomi yang diambil oleh Yusuf as dalam upayanya menjaga ketahanan pangan rakyat ketika terjadi paceklik/kemarau panjang. Selanjutnya, mencari relevansinya dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data-data yang digunakan bersumber dari literatur-literatur kepustakaan yang memiliki topik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan kebijakan ekonomi yang ditetapkan oleh Yusuf as berupa menyiapkan infrastruktur sumber pangan, membuat sistem penyimpanan dan distribusi pangan, serta melakukan gaya hidup hemat. Hal yang sama dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yaitu dengan mengeluarkan kebijakan ekonomi, seperti: menjamin ketersediaan bahan pokok yang diikuti dengan memastikan terjaganya daya beli masyarakat, menaikkan besaran bantuan sosial non-tunai, menaikkan pendapatan negara dan masyarakat, membangun infrastruktur pertanian, dan lainnya.