Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelestarian Kebudayaan Songket Jambi Melalui Pendidikan Multikultural Dewi, Nurmalia; Miharti, Isra; Tentia, Ine; Hendra, Hendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i4.955

Abstract

Pengabdian ini mengkaji secara mendalam kebudayaan Songket Jambi, merinci alat pembuatannya, proses kreatif, dan makna filosofis yang melandasi. Fokus pengabdian ini adalah untuk menjelajahi identitas unik Songket Jambi dan peran signifikannya dalam pelestarian budaya dan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengabdian melibatkan wawancara mendalam dengan pengrajin dan observasi langsung terhadap proses produksi. Hasilnya menggambarkan kekayaan budaya, keberlanjutan tradisi, dan peran penting songket dalam kehidupan masyarakat Jambi. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk memberikan kontribusi pada pelestarian dan pengembangan warisan budaya Indonesia yang berharga.
Internalization of Muhammad Yamin's character values as a source of character values in civics learning Hendra, Hendra; Sari, Retno Maya; Sari, Serli Retno
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 11 No. 1 (2023): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v11i1.60597

Abstract

This research is motivated by the need for a special approach to instill character values. This study aims to analyze the process of internalizing the values of Muhammad Yamin's character as a source of character values in Civics learning. The research was conducted at SMPN 16 Kerinci grade 8 in Civics learning. The research was conducted with a qualitative approach to explore and analyze the internalization of Muhammad Yamin's character values as a source of character values in civics learning at SMPN 16 Kerinci. Data were analyzed using the Miles and Huberman model: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data credibility was tested with source triangulation. The results showed: (1) The values of Muhammad Yamin's character that are internalized in learning are democratic, integrity, love of reading, nationalism, and tolerance; (2) Internalization of Muhammad Yamin's character values is carried out in three stages, namely planning, implementation, and evaluation; and (3) The internalization process is well implemented. The study's results are expected to reference research on the internalization of character values.
Penguatan Konsep Pendidikan Politik Generasi Muda Pemilih Pemula Jambi Melalui Kuliah Umum Pendidikan Politik Hendra; Priazki Hajri; Nurmalia Dewi; Dona Sariani; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i1.8363

Abstract

The service activity is motivated by the fact that the political participation of the younger generation is still lacking and this needs to be remembered considering the very large number of segments in the 2024 election. This activity aims to provide insight into political education to the younger generation to increase awareness and increase the political participation of the younger generation and so that it is not easy influencing hoax news that developed in the year leading up to the election. Activities were carried out in the form of offline and dare public lectures via YouTube and Zoommeeting on September 18 2023. Activities were carried out in two stages, namely planning and implementation. Activities can broaden students' insight as young millennials and new voters regarding politics are increasing, thus increasing their awareness in politics. Public lectures also strengthen the political understanding of the younger generation so that they are not easily influenced by hoax news related to certain issues by first checking information about the issue. Through this activity, it is hoped that it can increase the political understanding and awareness of the younger generation. Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh fakta bahwa partisipasi politik generasi muda masih kurang dan perlu ditingkatkan mengingat jumlah segmentasi ini yang sangat besar pada pemilu 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pendidikan politik kepada generasi muda untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan partisipasi politik generasi muda serta agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang berkembang pada tahun menjelang pemilu. Kegiatan dilakukan dalam bentuk kuliah umum secara luring dan daring melalui Youtube dan Zoommeeting pada 18 September 2023. Kegiatan dilakukan dengan dua tahap yakni perencanaan dan pelaksanaan. Kegiatan dapat menambah wawasan mahasiswa sebagai generasi muda milenial dan pemilih pemula terkait politik bertambah sehingga meningkatkan kesadaran mereka dalam berpolitik. Kuliah umum juga memperkuat pemahaman politik generasi muda agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks terkait isu-isu tertentu dengan terlebih dahulu melakukan pengecekkan informasi tentang isu tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik generasi muda.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Wordwall Bagi Mahasiswa Ekaputra, Firdiawan; Amnie, Erlida; Veronika Sirait, Jeliana; Hendra, Hendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i2.34420

Abstract

Kualitas pendidikan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran sering berjalan tidak menarik dan interaktif karena tidak adanya media yang dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik, seperti media wordwall yang dapat dimanfaatkan sebagai media evaluasi pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran menggunakan aplikasi wordwall. Kegiatan pelatihan meliputi kegiatan persiapan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pelatihan. Kegiatan dilaksanakan di ruang L.107 FKIP Universitas Jambi yang diikuti oleh 21 mahasiswa. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, menunjukkan bahwa mahasiswa merasa senang dapat mengembangkan media pembelajaran menggunakan aplikasi wordwall. Peningkatan pengetahuan yang terjadi setelah kegiatan pelatihan, dapat dijadikan bekal dalam penyusunan tugas akhir maupun dalam pelaksanaan pembelajaran pada kegiatan latihan praktik mengajar dan saat menjadi guru nantinya. Kegiatan pelatihan pengembangan media pembelajaran yang telah dilaksanakan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa, sehingga disarankan kegiatan serupa dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi pembelajaran yang lain. 
Analisis penguatan karakter disiplin dan gotong royong berbasis pembiasaan di SDN 101228 Pargarutan Tapanuli Selatan Hendra, Hendra; Hasanah, Annisa
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 15, NO 1 (2024)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v1i1.70524

Abstract

Abstrak: Penguatan karakter dapat dilakukan melalui proses pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penguatan karakter disiplin dan gotong royong melalui pembiasaan di SDN 101228 Pargarutan Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan berpedoman pada teori yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Data yang didapatkan diuji dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: 1) proses pembiasaan karakter disiplin di SDN 101228 Pargarutan Tapanuli Selatan dilakukan dengan kebijakan pengaturan jam masuk kelas, penguatan hukuman, dan memberikan penghargaan (reward); 2) proses pembiasaan karakter gotong royong di SDN 101228 Pargarutan Tapanuli Selatan dilakukan dengan kebijakan goro setiap pulang sekolah, piket kelas, membakar sampah setiap minggu, dan membersihkan MCK (mandi, cuci, dan kakus).Abstract: Character strengthening can be achieved through habituation. This study aims to analyze the process of strengthening discipline and cooperation through habituation at SDN 101228 Pargarutan in South Tapanuli. The research uses descriptive qualitative methods. The data was analyzed using Miles and Huberman's data reduction, data presentation, and conclusion process. The data was also tested using source triangulation techniques. The research results indicate: 1) The habituation of discipline at SDN 101228 Pargarutan in South Tapanuli is carried out through policies such as setting class start times, implementing stronger punishments, and rewarding good behaviour; 2) The habituation of cooperation at SDN 101228 Pargarutan in South Tapanuli is done through practices such as "goro" after school, class duties, weekly trash burning, and maintaining cleanliness in the bathrooms (washing, cleaning, and toilets).
Instilling Students' Character Values ​​of Responsibility Through Pancasila and Citizenship Education for Class XII IPS 3 Students at SMA Negeri 1 Muaro Jambi Rahma Devi Indri; M Salam; Hendra Hendra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3177

Abstract

Character values are an education that describes how to bring out certain values from students. Certain values can be in the form of responsibility, attitude, tolerance, religion and so on. This research aims to describe how to instill the value of responsible character in students and describe the PPKn teacher's solution in instilling the value of responsible character through Pancasila and citizenship education in class XII IPS 3 students at SMA Negeri 1 Muaro Jambi. This research uses a qualitative approach and descriptive research type, using purposive sampling technique with data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the research results, basically every learning process has implemented the cultivation of the character value of responsibility for Pancasila and Citizenship Education subjects. The results of this research reveal that as a student whose task is to study every day at school, he should have the character value of responsibility, in accordance with the 9 indicators written by the Ministry of Education and Culture in 2018. PPKn teachers have an important role in instilling and forming the character of their students. Therefore, Civics teachers themselves must have good moral values themselves, have good creativity, have innovation in the learning process in order to create students who are intelligent, kind, have good character values, responsibility and other good things. From the results of this research, things that students can do as students include doing assignments given by the teacher and trying to do it themselves, coming to school on time, taking responsibility for mistakes they have made, participating in extracurricular and social activities at school, carrying out school obligations. active in learning and able to solve a problem in class/group and so on. 
Analysis of the Use of Instagram Social Media by the Jambi Province General Election Commission as a Media for Political Socialization in the 2024 Election Nur Aini Atika; Irzal Anderson; Hendra Hendra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3103

Abstract

The approach used by researchers is a descriptive qualitative approach. The data collection techniques used by researchers in this research are observation, interviews and documentation. And then the data analysis techniques used by researchers in this research are data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of this research can be concluded that Instagram social media has become a tool for the Jambi Province General Election Commission to use to spread political messages and build their image during the elections. Through popular and interactive accounts, they can reach a wider range of voters and interact directly with them. Features such as reach, views, hashtags, and location tagging allow political messages to spread more efficiently among a diverse electorate. In using the social media Instagram by the Jambi Provincial General Election Commission as a socialization medium, the General Election Commission must further increase interaction with the public apart from likes and comments. The General Election Commission can use QNA to make it easier for the public to interact and ask questions about what they do not understand. In implementing political outreach using the social media Instagram at the Jambi Province General Election Commission, there are several obstacles, namely the lack of a creative team specifically responsible for their field, not all groups know about the socialization carried out using Instagram, and community participation is not that great due to a lack of awareness in politics.
Implementasi Model Jurisprudential Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Mahasiswa di Mata Kuliah Kewarganegaraan Hendra, Hendra; Firman, Firman; Usmanto, Heri
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1401

Abstract

This study aims to improve students' argumentative ability through a jurisprudential inquiry model in Citizenship courses. The research method used is classroom action research which is carried out in three cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through observation, documentation, and tests. The results of the study showed an increase in students' argumentative ability from cycle I by 64.1%, cycle II by 71.79%, to cycle III reaching 79.49%. Based on the results of the study, it can be concluded that the jurisprudential inquiry model is effective in improving students' argumentative ability.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berargumentasi mahasiswa melalui model jurisprudential inquiry dalam mata kuliah Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berargumentasi mahasiswa dari siklus I sebesar 64,1%, siklus II sebesar 71,79%, hingga siklus III mencapai 79,49%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model jurisprudential inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan berargumentasi mahasiswa.
ANALISIS POLA LITERASI POLITIK OLEH KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI JAMBI TERHADAP PEMILIH PEMULA PADA PEMILU 2024 Amalia, Dina Fitria; Candra, Alif Aditya; Hendra, Hendra
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v10i1.31268

Abstract

This study aims to analyze the political literacy patterns carried out by the Jambi Provincial KPU towards new voters in the 2024 election. The main focus of this study is to identify political information needs, search strategies, information communication movements, and product evaluations of the final political process. The method used is a qualitative approach with a descriptive design, collecting data through interviews and documentation. The results of the study indicate that although the KPU has made good efforts to improve political literacy, there are still various obstacles that need to be overcome, such as apathy among young voters and lack of use of social media. The KPU needs to develop a more varied approach and use digital platforms to reach new voters effectively. The recommendations generated from this study are expected to improve the quality and reach of political literacy programs, as well as encourage more active political participation among new voters in Indonesia.Keywords: Political Literacy, First-time Voters, 2024 Election
Analisis Sikap Peduli Remaja`Dalam Melestarikan Tradisi Kompangan di Kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung Santika, Nia; Dewi, Nurmalia; Hendra, Hendra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6326

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya terdapat kalangan remaja yang kurang peduli terhadap tradisi kompangan di Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui sikap peduli kalangan remaja terhadap tradisi kompangan di kelurahan Handil Jaya Kecamatan Jelutung kota Jambi. Cara mengambil data yaitu dari wawancara dan observasi, wawancara dilakukan kepada anggota komunitas kompangan serta masyarakat sekitar sedangkan observasi dilakukan dengan mengamati jumlah penonton tradisi kompangan. Analisis penelitian ini yaitu deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalangan remaja di kelurahan Handil Jaya masih kurang peduli terhadap tradisi kompangan yang dapat dilihat dari observasi yang dilakukan bahwa remaja masih sedikit yang menonton tradisi kompangan serta dari wawancara yang dilakukan masih kurangnya remaja yang ikut komunitas kompangan hanya sekedar tau saja tradisinya hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu musik modern serta teknologi yang semakin berkembang di zaman ini.