Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Desain Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Kelas V Sekolah Dasar Supriawan Supriawan; Siti Aisyah; Adriantoni Adriantoni
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas V sekolah dasar. Model penelitian yang digunakan adalah Plomp. Model Plomp adalah kerangka kerja dalam penelitian pengembangan pendidikan yang digunakan untuk mengembangkan dan mengevaluasi produk atau intervensi edukatif (seperti kurikulum, modul, atau media pembelajaran). Model ini bekerja dalam siklus yang terdiri dari tiga tahap utama: penelitian awal, pengembangan produk, dan evaluasi. Tujuannya adalah memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak hanya layak secara teori, tetapi juga efektif, praktis, dan bermanfaat saat diterapkan di lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di SDN 09 Mudik Palupuh. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket motivasi belajar siswa, hasil belajar dan observasi keterlibatan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid dengan rata-rata 89,93% sehingga layak digunakan. Selain itu, hasil uji praktikalitas respon pendidik memperoleh skor rata-rata 89,28% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil praktikalitas respon peserta didik memperoleh skor rata-rata 93,4% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil uji efektiviitas N-gain persen SDN 13 Muaro memperoleh rata-rata 77,28% dengan kategori efektif. Sedangkan SDN 09 Mudik Palupuh memperoleh rata-rata 77,16% dengan kategori efektif. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa setelah menggunakan LKPD berbasis STEM. Dengan demikian, desain LKPD ini dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran berbasis proyek dan pemecahan masalah.
Pengembangan Handout Berbasis Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Gugus 2 Kecamatan Lubuk Basung Trio Malta; Alfroki Martha; Siti Aisyah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan handout berbasis model Problem Based Learning (PBL) serta menguji validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV SD di Gugus 2 Kecamatan Lubuk Basung. Model pengembangan yang digunakan adalah 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu Define, Design, dan Develop. Subjek penelitian adalah 71 siswa dari tiga sekolah dasar (SDN 05 Surabayo, SDN 10 Sangkir, dan SDN 21 Surabayo). Data diperoleh melalui lembar validasi, angket praktikalitas, dan tes hasil belajar (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa handout dinyatakan valid dengan skor rata-rata 88%, praktis dengan skor rata-rata 87%, serta efektif meningkatkan hasil belajar siswa dengan rata-rata peningkatan skor 16,2 poin dan persentase ketuntasan meningkat dari 42% menjadi 88%. Dengan demikian, handout berbasis PBL layak digunakan sebagai bahan ajar alternatif untuk meningkatkan hasil belajar sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Buku Saku Terintegrasi Budaya Minangkabau Berbantuan Canva Untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Pembelajaran IPS di Kelas V Sekolah Dasar Fadli Arif; Siti Aisyah; Alfroki Martha; Ismira Ismira; Weni Yulastri; Rahmia Tulljanah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5618

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Hal tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan bahan ajar yang digunakan guru, yaitu masih dominan buku paket yang kurang menarik, tidak bervariasi, dan belum terintegrasi dengan budaya lokal. Padahal, pembelajaran yang berbasis budaya diyakini mampu membuat materi lebih kontekstual, bermakna, serta menumbuhkan motivasi dan rasa memiliki siswa terhadap budaya daerahnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku saku terintegrasi budaya Minangkabau berbantuan Canva pada pembelajaran IPS kelas V sekolah dasar yang memenuhi aspek validitas, praktikalitas, dan efektivitas.Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D (define, design, develop, disseminate). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD. Data diperoleh melalui validasi ahli (materi, desain, bahasa), uji praktikalitas oleh guru dan siswa, serta uji efektivitas melalui tes hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku yang dikembangkan: Sangat valid, dengan skor rata-rata validasi ahli materi 90%, desain 82,69%, dan bahasa 90%, Sangat praktis, dengan respon guru sebesar 85,11% dan respon siswa 89%, Efektif, terbukti dari rata-rata hasil belajar siswa sebesar 84% yang melampaui KKM 80. Dengan demikian, pengembangan buku saku terintegrasi budaya Minangkabau berbantuan Canva ini dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPS kelas V SD. Produk ini tidak hanya mendukung pencapaian tujuan akademik, tetapi juga berperan dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal agar lebih bermakna bagi peserta didik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXTENDING CONCEPT THROUGH LANGUAGE ACTIVITIES (ECOLA) BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V SDN 37 ANDURING KOTA PADANG. Nurhasanah Nst; Sry Apfani; Siti Aisyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13637

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V di SDN 37 Anduring Kota Padang. Hal ini terlihat dari masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, menemukan ide pokok, serta kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Extending Concept Through Language Activities (ECOLA) berbasis pendekatan Deep Learning terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dan desain posttest-only control group design. Populasi penelitian berjumlah 47 siswa yang terdiri dari kelas VA sebagai kelas kontrol dan kelas VB sebagai kelas eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan rubrik penilaian membaca pemahaman dan LKPD siswa. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi kelas eksperimen sebesar 0,153 dan kelas kontrol sebesar 0,163 (p > 0,05), serta memiliki variansi yang homogen dengan nilai signifikansi 0,921 (p > 0,05). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2,947 lebih besar dari ttabel sebesar 1,679 (2,947 > 1,679) pada taraf signifikansi 5% (0,05). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ECOLA berbasis pendekatan deep learning berpengaruh terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa.
Analisis Peran Umpan Balik Guru Pamong dalam Pengembangan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa PPG pada Praktik Pembelajaran Terbimbing di SDN 06 Padang Besi Amanda Suryani Putri A.R; Asri Febrianis; Asyifa Ramadani; Fa’izah Rahmadhani; Mutia Permata Sari; Widya Angelina; Siti Aisyah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.17014

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran umpan balik guru pamong dalam pengembangan kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada praktik pembelajaran terbimbing di SDN 06 Padang Besi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan dua guru pamong dan enam mahasiswa PPG yang ditempatkan di kelas II dan kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pamong memberikan umpan balik dalam bentuk lisan dan tertulis melalui tahap pre-conference, pencatatan selama praktik, dan post-conference, dengan karakteristik yang disesuaikan pada setiap jenjang kelas: pengelolaan kelas dan emosi peserta didik pada kelas rendah (II), serta kedalaman materi, pembelajaran bermakna (deep learning), dan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada kelas tinggi (V). Mahasiswa memanfaatkan umpan balik tersebut untuk merevisi modul ajar dan memperbaiki praktik mengajar pada setiap siklus. Rata-rata nilai penyusunan perangkat pembelajaran meningkat dari 84,58 pada siklus I menjadi 91,88 pada siklus III, sedangkan keterampilan mengajar meningkat dari 84,79 menjadi 91,46. Faktor pendukung meliputi komunikasi dua arah yang terbuka dan instrumen observasi yang terstruktur, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembimbingan dan perbedaan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang. Temuan ini menegaskan bahwa umpan balik guru pamong yang konstruktif berperan penting dalam penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa PPG.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN APLIKASI BAAMBOOZLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SDN 21 LUBUK LINTAH Mega Juli Astuti; Ade Irma Suryani; Yoga Suhendra; Siti Aisyah; Sry Apfani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17128

Abstract

This research was motivated by low student learning outcomes, with only a few students achieving passing grades in Social Studies (IPS). The purpose of this study was to determine the effect of the Team Quiz learning model assisted by the Baamboozle application on Social Studies learning outcomes of fourth-grade students at SDN 21 Lubuk Lintah. The research method used was a quasi-experimental design with a posttest-only group design. The study population was fourth-grade students at SDN 21 Lubuk Lintah, with class IVA as the experimental class using the Team Quiz model assisted by the Baamboozle application and class IVB without using the Team Quiz model. Data collection in this study used a learning outcome test in the form of 21 multiple-choice questions. The data obtained were analyzed using SPSS 27. Based on the analysis results, the average value of the experimental class using the Team Quiz model assisted by the Baamboozle application was 79.89, higher than the average value of the control class without using the Team Quiz model, which was 69.36. With the hypothesis results obtained from the t-test, namely t (count)3,505> t (table)1,673 with a sig.0.001 <0.05. These results indicate that t (count)> t (table) and the sig value <0.05, so that H_0 is rejected and H_1 is accepted. From the results of the study, it is proven that "There is a significant influence of the implementation of the Cooperative Team Quiz learning model assisted by the Baamboozle application on the learning outcomes of social studies in grade IV students of SDN 21 Lubuk Lintah". This study shows that the Team Quiz learning model assisted by the Baamboozle application can be used as an effective learning alternative to improve the social studies learning outcomes of elementary school students.
The Role of School Principals in Enhancing Teachers' Digital Media Integration Competence Vevy Lolita; Hendrizal Hendrizal; Siti Aisyah; Romi Kurniawan
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.84157

Abstract

This study examines the role of primary school principals in enhancing teachers’ ability to utilize digital media for instruction in Gunung Tujuh District, Indonesia. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observation, and documentation across three public elementary schools. Findings indicate that teachers’ digital media utilization remains at an operational-applicative level, focusing on basic tools rather than pedagogically transformative integration. Principals actively function as motivators, facilitators, supervisors, and innovators, implementing initiatives such as professional learning communities, peer mentoring, and targeted competency programs. Key supporting factors include teacher motivation, collaborative school culture, and committed leadership, while primary inhibitors encompass unstable internet connectivity, limited hardware, excessive administrative workloads, and generational disparities in digital literacy. The study concludes that while principals successfully foster an adaptive learning climate through humanistic leadership, sustainable digital transformation requires institutionalized competency development, data-driven academic supervision, and systemic policy support to mitigate infrastructural and workload constraints. 
Optimizing the Principal's Role as Learning Supervisor to Enhance Teacher Performance in Elementary Schools Tismegadewi Tismegadewi; Hendrizal Hendrizal; Siti Aisyah; Romi Kurniawan
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.84159

Abstract

This study examines the optimization of elementary school principals’ roles as learning supervisors to enhance teacher performance in Siulak Mukai District. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through non-participatory observation, semi-structured interviews, and document analysis involving seven principals and seven teachers across seven schools. Results indicate that principals implement structured, participatory supervision utilizing classroom visits, individual coaching, and peer observation. Reflective feedback is consistently provided within one day post-observation. Teacher performance shows marked improvement across quality, quantity, timeliness, resource efficiency, autonomy, and collaborative engagement. Key optimization strategies include needs-based professional development, non-material recognition, flexible scheduling, and contextual adaptation to infrastructural constraints. The study concludes that reframing academic supervision from administrative inspection to continuous professional mentoring significantly elevates teacher performance and cultivates a collaborative school culture. Sustainable supervision in resource-limited settings requires adaptive leadership, systematic follow-up, and contextual flexibility. These findings highlight the critical role of instructional coaching in fostering teacher professionalism and improving educational outcomes. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 20 INDARUNG Jawharatul Husniah; Ade Irma Suryani; Siti Aisyah; Intania Ananda Jonisa; Ardi Saputra Aceh
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.18271

Abstract

This research was motivated by the low social studies learning outcomes of fourth-grade students at SDN 20 Indarung, as indicated by the number of students who had not achieved the Minimum Learning Achievement Criteria. The learning process was still dominated by lecture, question-and-answer, and simple discussion methods, causing students to be less active and less motivated in learning. This study aimed to determine the effect of the Cooperative Learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type assisted by interactive PowerPoint media on students’ social studies learning outcomes. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method using a Posttest Only Control Group Design. The population consisted of all fourth-grade students of SDN 20 Indarung, comprising two classes. The sampling technique used was total sampling, with class IV A as the experimental class and class IV B as the control class. The research instrument was a multiple-choice objective test. Data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, and the Mann–Whitney U test. The results showed a significance value of 0.003 < 0.05; therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. This indicates that there was a significant effect of implementing the Cooperative Learning model of the Teams Games Tournament (TGT) type assisted by interactive PowerPoint media on the social studies learning outcomes of fourth-grade students at SDN 20 Indarung. This was evidenced by the higher average posttest score of the experimental class compared to the control class. The implementation of the TGT learning model assisted by interactive PowerPoint media was able to improve students’ activeness, cooperation, motivation, and understanding in social studies learning.
HUBUNGAN IMAJINASI DENGAN KEBERANIAN BERBICARA SPONTAN BERBANTUAN MEDIA CERITA BERGAMBAR PADA SISWA KELAS V SDN 38 KURANJI KOTA PADANG Silfani Putri Desmi; Wahyuni Mulia Helmi; Ade Irma Suryani; Siti Aisyah; Rahmia Tulljanah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18428

Abstract

This study was motivated by the low level of students' spontaneous speaking confidence, which was presumed to be related to students' imagination skills in learning assisted by picture story media among fifth-grade students at SDN 38 Kuranji, Padang City. The purpose of this study was to determine the relationship between imagination and students' spontaneous speaking confidence in learning assisted by picture story media among fifth-grade students at SDN 38 Kuranji, Padang City. This study employed a quantitative approach with a correlational research method. The population and sample consisted of all 27 fifth-grade students at SDN 38 Kuranji, Padang City. The sampling technique used was saturated sampling, in which the entire population was selected as the research sample. The data were collected using an observation sheet that had been tested for validity and reliability. Data collection was carried out through learning activities assisted by picture story media. Data were analyzed using the normality test, linearity test, and Pearson Product Moment correlation test. The results of the hypothesis test using the Pearson Product Moment correlation showed a correlation coefficient of 0.669 with a significance value of 0.001 < 0.05. These findings indicate that the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted. Therefore, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between imagination and students' spontaneous speaking confidence in learning assisted by picture story media among fifth-grade students at SDN 38 Kuranji, Padang City.