cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Peningkatan Karakter Mahasiswa Universitas Negeri Semarang Melalui Media Edugame Berbasis Living Values Education Wiratomo, Giri; Komalasari, Kokom; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10956

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan memainkan peran penting dalam membentuk karakter privat dan publik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat karakter mahasiswa (civic disposition) dengan menggunakan media Edugame berbasis Living Values Education (LVE). Penelitian ini menggunakan mix-methods dengan sampel jenuh 58 mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert (skor 1-5) dan wawancara terstruktur, yang dianalisis dengan aplikasi SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata civic disposition mahasiswa berkisar antara 3,71 hingga 4,29, menunjukkan persepsi positif terhadap pembelajaran berbasis Edugame. Selain itu, hasil reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,953, menandakan konsistensi yang tinggi. Kemudian variabel karakter mahasiswa untuk menghormati, melindungi, dan menggunakan hak yang dimiliki secara setara kepada setiap orang (X3) mendapatkan penghargaan tinggi responden dan variabel karakter mahasiswa untuk berpartisipasi secara bertanggungjawab dalam kehidupan politik/kewarganegaraan (X4) mendapatkan skor terendah. Responden lebih memilih media visual dan interaktif, seperti Peraga, Presentasi, Edugame, dan Video untuk meningkatkan civic disposition warga negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Edugame berbasis LVE dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai media pembelajaran yang interaktif dan meningkatkan karakter mahasiswa.
Cyberbullying dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental dan Moral Remaja di Asrama Puteri Santa Elisabet, Boawae - Flores Goa, Lorentius
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental dan moral remaja di Asrama Putri Santa Elisabet, Kabupaten Nagekeo - Boawae, Flores Nusa Tenggara Timur. Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan studi kasus memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi fenomena ini dalam konteks yang nyata dan kompleks. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang dengan kriteria informan yaitu siswa Sekolah Menengah Atas kelas X, XI, XII yang pernah mengalami dan atau menyaksikan cyberbullying di asrama tempat mereka tinggal atau sekolah tempat mereka belajar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa cyberbullying di lingkungan asrama Puteri Santa Elisabet tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga secara signifikan menghambat perkembangan sosial-emosional remaja putri. Penurunan kemampuan empati dan peningkatan perilaku agresif merupakan temuan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya upaya pencegahan dan penanganan cyberbullying yang komprehensif di lingkungan sekolah, melibatkan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat.
Dampak Stigma Sosial Terhadap Eksistensi Diri Penyandang Disabilitas Fisik di Tengah Masyarakat Jumilah, Bernadeta Sri; Wahyuni, Sri; Warayan, Makariya Yuliawati
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11005

Abstract

Diskriminasi dan perlakuan tidak adil sering dialami oleh para penyandang disabilitas fisik dapat menimbulkan dampak psikologis yang negatif, seperti rasa rendah diri, cemas, dan depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak stigma sosial terhadap eksistensi diri penyandang disabilitas di masyarakat. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling atau penentuan dengan kriteria tertentu. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sembilan informan sampai saat ini masih mengalami kesulitan dalam mengeksiskan diri di masyarakat karena dampak dari stigma sosial. Sementara satu informan telah mampu eksis di masyarakat karena tidak mengalami penolakan. Agar tidak terjebak pada reaksi emosional akibat penolakan, kesembilan informan ada dalam resiliensi dengan tetap percaya diri, berpikir positif, menunjukkan diri mampu, semangat, dan tidak berkecil hati. Rekomendasi ada dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang disabilitas untuk mengurangi stigma sosial. Penyandang disabilitas sendiri harus proaktif untuk menunjukkan kemampuan di masyarakat.
Implementation of The Right to Initiate The Formation of Regional Regulations Tumbel, Goinpeace Handerson; Mamonto, Fitri; Supit, Brain Fransisco; Buli, Buli
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11011

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the right of initiative by the Regional People's Representative Council (DPRD) of Mamasa Regency and the factors influencing it in proposing regional regulations. Using a qualitative method, the study examines issues related to the legislative function during the 2014–2019 period. It highlights the unique challenges faced by Mamasa Regency, including procedural inefficiencies, minimal public participation, and limited legislative capacity. The findings reveal that during the 2014–2019 period, only 3 out of 59 regional regulations originated from the initiative of the DPRD. This is attributed to the lack of understanding among DPRD members regarding legislative procedures, budget constraints, and the limited legal education background of its members. Public participation is also restricted due to limited access to information regarding legislative session schedules. Additionally, internal coordination within the DPRD and the commitment of its members to fulfilling their legislative functions remain suboptimal, indicating a reliance on executive-proposed regulations. These findings underscore the need to enhance legislative capacity and public engagement to promote participatory and effective regional regulations.
Transformasi Digital Pelayanan Publik: Urgensi Penguatan Etika dan Karakter dalam Kebijakan Inovatif di Banten Juwandi, Ronni; Sundawa, Dadang; Bestari, Prayoga; Syaifullah, Syaifullah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital dalam sektor pelayanan publik di wilayah Banten, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai etika dan karakter dalam kebijakan inovatif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, memadukan studi literatur dengan observasi di instansi pelayanan publik di Banten. Analisis tematik dan triangulasi sumber dilakukan untuk mengeksplorasi pola implementasi serta membandingkan temuan dengan kerangka teori. Digitalisasi layanan publik di Banten belum sepenuhnya inklusif, terutama di daerah rural atau terpencil. Hambatan ini terlihat dari rendahnya penetrasi internet dan keterbatasan infrastruktur teknologi informasi. Literasi digital masyarakat yang bervariasi mempertajam ketimpangan ini, menyebabkan disparitas layanan antara kota dan pedesaan. Selain itu, adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan efisiensi layanan dengan perlindungan hak individu memperlihatkan perlunya reformasi kebijakan berbasis nilai etika dalam transformasi digital. Rekomendasi penelitian mencakup pentingnya program yang humanis, penguatan literasi digital bermoral, dan pengawasan kebijakan yang berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, adil, dan berorientasi pada masyarakat luas.
Project Based Learning Terintegrasi Profil Pelajar Pancasila: Implementasi Nilai Karakter Bernalar Kritis Satria, Tio Gusti; Sapriya, Sapriya; Sa`ud, Udin Syafudin; Riyana, Cepi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11020

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek dan profil pelajar pancasila merupakan komponen utama dalam kurikulum merdeka. Nilai karakter bernalar kritis sesuai dengan pembelajaran pada abad ke 21. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perspektif guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek dengan profil pelajar pancasila nilai karakter bernalar kritis. Metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipannya adalah guru kelas 5 sekolah dasar (SD) di Lubuklinggau. Guru diberikan kuesioner, diikuti dengan wawancara. Peneliti menggunakan data collection sebagai alat utama. Sebagai sumber daya pendukung, peneliti menggunakan wawancara, catatan lapangan, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan proyek yang terdapat pembelajaran IPAS pada kurikulum merdeka sangat banyak dan tidak relevan dengan jumlah jam pelajaran yang tersedia. Kesimpulan dalam studi ini adalah Semua stakeholder harus berkolaborasi untuk memahami, merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti pembelajaran proyek dengan nilai karakter bernalar kritis.  Kendala mengimplementasikan proyek dengan profil bernalar kritis harus disadari semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi untuk memahami, merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti pembelajaran proyek dengan profil pelajar pancasila nilai karakter bernalar kritis.
Peran Kepala Sekolah Menggerakkan Nilai Moral untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Sorong Morin, Walasendo; Ihsan, Ihsan; Pramita, Roni Andri; Simatupang, Ernawati; Jaharudin, Jaharudin
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11027

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan sosial-emosional anak. Namun, di Kabupaten Sorong, kualitas pendidikan PAUD masih menghadapi tantangan signifikan terkait dengan sumber daya manusia, infrastruktur, dan pengembangan profesionalisme guru PAUD, khususnya guru. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan PAUD di daerah tersebut dengan fokus pada tiga aspek: manajerial, supervisi, dan motivasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara dengan 10 kepala sekolah dan 20 guru PAUD di Kabupaten Sorong. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah yang efektif dalam peran manajerial, supervisi, dan motivasi mampu mengintegrasikan nilai moral dalam kebijakan pendidikan. Hal ini terbukti meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kabupaten Sorong. Integrasi nilai moral tidak hanya memperkuat profesionalisme guru, tetapi juga menciptakan iklim sekolah yang inklusif dan relevan dengan budaya lokal. Kepala sekolah yang memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya manusia dan menanamkan nilai moral dapat menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis budaya lokal.
Karakter guru dalam Aspek Kompetensi Kepribadian pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Sari, Mia Zultrianti; Simbolon, Marlina Eliyanti; Hendayani, Santi; Gunawan, Agus; Acesta, Arrofa
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11048

Abstract

Sistem pendidikan tidak terlepas dari sumber daya. Guru menjadi salah satu garda terdepan dalam pelaksanaan yang dinamis berkembang dan berubah sesuai kebutuhan. Pemerintah Indonesia mengatur bahwa guru wajib memiliki 4 kompetensi yaitu kompetensi profesional, sosial, pedagogik dan kepribadian. Kompetensi kepribadian sangat erat dengan kesadaran dan motivasi dalam mengajar pada individu guru. Proses kegiatan belajar mengajar yang tentu bukan hanya mentransfer ilmu tapi juga mentransfer nilai karakter. Sekolah dasar menjadi satuan pendidikan paling awal pada jenjang formal dimana kualitas kompetensi guru nya harus baik untuk menghasilkan siswa yang berkarakter baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan kompetensi kepribadian guru dalam proses pembelajaran dari sudut pandang guru itu sendiri dan juga siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan observasi dan survei melalui instrumen rubrik yang diisi oleh guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di tiga sekolah mendapatkan hasil yang berbeda antara tanggapan siswa dan guru pada indikator-indikator kompetensi kepribadian guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Hal ini berarti guru belum secara utuh mengoptimalkan kemampuan kompetensi kepribadiannya dalam mengajar.
Moderasi Beragama dan Akseptasi Religius sebagai Inovasi Menuju Kerukunan Beragama di Kota Manado Lintong, Marthinus Marcel; Topit, Shefry Yanny Fransisco; Pondaag, Stenly Viany
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11067

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengetahui besarnya pengaruh nilai moderasi beragama dan akseptasi religius terhadap kerukunan umat beragama pada masyarakat Katolik di Kota Manado. Metode yang digunakan yakni metode penelitian kuantitatif-deskriptif untuk mengetahui besarnya pengaruh dan tingkat signifikan dengan teknik analisis regresi-korelasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup baik dan signifikan dari variabel moderasi beragama terhadap kerukunan umat beragama, dengan hasil Uji T sebesar 6.697 > 1,885 nilai t tabel, dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Sedangkan hasil koefisien determinasi (nilai R) adalah 0,717 dan R² sebesar 0,069.  Maka terdapat pengaruh yang baik dan signifikan dari variabel akseptasi religius terhadap aspek kerukunan umat beragama, dengan hasil Uji T sebesar 6,365 > 1,885, dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Sedangkan koefisien determinasi (nilai R) adalah 0,747 dan R² sebesar 0,736. Demikian pula secara bersama-sama, moderasi beragama dan akseptasi religius berpengaruh positif dan signifikan terhadap kerukunan umat beragama, dengan hasil Uji F sebesar  96,532 > 1,995 dan nilai signifikan sebesar 0.00 < 0,05, sedangkan nilai koefisien R sebesar 0,818 dan nilai R² sebesar 0,680 serta nilai adjusted R² sebesar 0,762.
Upaya Diaspora Memoderasi Gastrodiplomasi Hijau "Nusantara" di Tokyo Untuk Meningkatkan Citra Indonesia Turgarini, Dewi; Lestari, Nina Puji; Soeroso, Amiluhur; Wulandari, Lastiani Warih
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11176

Abstract

Gastrodiplomasi sebagai jembatan budaya antarbangsa, sudah lama dilakukan diaspora sebagai pelaku usaha restoran yang menghidangkan makanan tradisional Indonesia. Sayangnya mereka masih menghadapi berbagai kendala. Selain itu, kearifan lokal dan teknik memasak ramah lingkungan yang menjadi dasar gastrodiplomasi diaspora Indonesia di Tokyo belum banyak dieksplorasi para peneliti. Berdasarkan fakta yang telah disajikan, tujuan penelitian ini adalah mengkaji upaya diaspora dalam memoderasi bisnis gastronomi sebagai alat gastrodiplomasi "Nusantara" untuk meningkatkan citra pariwisata global Indonesia yang lebih baik berdasarkan teknik yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Tokyo dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Wawancara mendalam kepada para pemangku kepentingan. Setelah itu data diproses, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasilnya memperlihatkan bahwa diaspora di Tokyo Jepang sebagai jembatan antar bangsa, berupaya meningkatkan citra Indonesia melalui gastrodiplomasi hijau untuk mempererat persahabatan diplomatik dan pariwisata global, dengan memoderasi warisan budaya non bendawi berupa makanan tradisional enak Nusantara. Teknik berperilaku agar ramah lingkungan merupakan dasar diaspora dalam memoderasi atau memperkuat gastrodiplomasi hijau "Nusantara" di Tokyo, Jepang. Masakan yang disajikan secara etis dengan menjaga kelestarian lingkungan akan memperkuat peran gastrodiplomasi para diaspora untuk mengenalkan budaya Indonesia secara global.