cover
Contact Name
Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas.dewantara@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Batikan UH.III No. 2 Tempel, Wirogunan Yogyakarta 55167
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Abdimas Dewantara
ISSN : 26154889     EISSN : 26158782     DOI : https://dx.doi.org/10.30738
Jurnal Abdimas Dewantara menerbitkan memuat tulisan-tulisan hilirisasi penelitian pada organisasi masyarakat, industri, serta instansi-instansi terkait dalam rangka peningkatanpartisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Artikel belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain. Artikel yang kirimkan pada Jurnal Abdimas Dewantara harus terhindar dari unsur plagiasi. Jurnal Abdimas Dewantara terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan bulan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
Pendampingan penyusunan naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Kebumen Prasada, Imade Yoga; Arifah, Kuni Nasihatun; Saridewi, Larasati Puspita
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i1.16252

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen untuk menyusun naskah akademik Rancangan Peranturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan pada kegiatan ini meliputi metode yuridis normatif dan metode yuridis empiris. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi 4 tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahapan FGD awal, tahapan penyusunan naskah akademik dan raperda, dan tahapan FGD akhir. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan pentingnya payung hukum bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen dan masyarakat dalam penyelenggaraan cadangan pangan. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, naskah akademik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen dapat tersusun dengan baik.   Assistance in preparing academic papers for Regulations Concerning the Implementation of Food Reserves in Kebumen   Abstract: This community service aims to help the Regional Government of Kebumen Regency to prepare an academic text for the Draft Regional Regulations Concerning the Implementation of Food Reserves for the Government of Kebumen Regency. The methods used in this activity include normative juridical methods and empirical juridical methods. Service activities are divided into 4 stages, namely the preparation stage, the initial FGD stage, the stage for preparing academic texts and draft regulations, and the final FGD stage. The results of community service show the importance of a legal umbrella for the Kebumen Regency Regional Government and the community in managing food reserves. Therefore, through this community service activity, the academic text and Draft Regional Regulation on the Implementation of Food Reserves for the Regional Government of Kebumen Regency can be prepared well.
Peningkatan kompetensi kewirausahaan siswa SMK Kesehatan Bantul melalui pelatihan pembuatan permen jelly dan digital marketing Mulyaningsih, Sri; Wahyuningsih, Iis; Riadi, Imam
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i1.16363

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa SMK Kesehatan bantul dalam membuat produk komersial olahan permen jelly dari tanaman herbal baik dari sisi produksinya maupun pemasarannya untuk meningkatkan kemampuan siswa berwirausaha. Metode pelatihan dilakukan dengan: pemaparan materi dan praktek. Pelatihan kewirausahaan diselenggarakan di SMK Kesehatan Bantul pada tanggal 4 dan 25 Oktober 2023 diikuti oleh 75 siswa. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan sebelum pelatihan dilakukan pretes dan setelah pelatihan dilakukan postes. Hasil PkM menunjukkan setelah pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan para siswa SMK Kesehatan Bantul sekitar 10,2 % meliputi pengertian dari permen herbal, bagian tanaman yang dimanfaatkan untuk kesehatan, dan khasiat dari beberapa tanaman herbal untuk menjaga kesehatan.  Rata-rata pemahaman para siswa meningkat 5% setelah mendapat pelatihan pembuatan desain produk dengan menggunakan Canva serta meningkat 8% setelah mendapat pelatihan penggunaan media sosial untuk pemasaran produk.  Kesimpulannya, pelatihan pembuatan permen jelly herbal dan digital marketing telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Kesehatan Bantul.   Increasing the entrepreneurial competence of Bantul Health Vocational School students through jelly candy-making and digital marketing training   Abstract: This community service activity was aimed at increasing the knowledge and skills of Bantul Health Vocational School students in making commercial products made from herbal jelly candy, both in terms of production and marketing, to increase students' entrepreneurial abilities. The training method was carried out through the presentation of material and practice. Entrepreneurship training was held at the Bantul Health Vocational School on October 4 and 25, 2023, and was attended by 75 students. To measure the increase in knowledge before training, a pretest was carried out, and after training, a posttest was carried out. The results of the community service showed that after the training, there was an increase in the knowledge of Bantul Health Vocational School students by around 10.2%, including the meaning of herbal candy, parts of plants used for health, and the properties of several herbal plants for maintaining health. On average, students' understanding increased by 5% after receiving training in making product designs using Canva and increased by 8% after receiving training in using social media for product marketing. In conclusion, training in making herbal jelly candy and digital marketing has increased the knowledge and skills of Bantul Health Vocational School students.
Optimalisasi pelayanan administrasi kependudukan melalui Program KALIMASADA Rachmaniyah, Bunga Ayufi; Utami, Anisa Fitria; Nisa, Fauzatul Laily
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i2.16405

Abstract

Tujuan adanya kegiatan Sosialisasi ini adalah untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa dalam melengkapi administrasi kependudukan saat ini sudah lebih mudah karena bisa dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Klampid New Generation. Selain itu, juga untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa tertib administrasi kependudukan sangat diperlukan, karena administrasi kependudukan sebagai dasar yang dipakai dalam keperluan apapun. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode direct (langsung) yaitu melakukan Sosialisasi pentingnya administrasi kependudukan yang lengkap, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat terkait kemudahan dalam melengkapi administrasi kependudukan yang dapat diajukan melalui aplikasi Klampid New Generation secara mandiri. Dalam hal ini, hasil yang didapat dalam pengoptimalan keasadaran masyarakat untuk melengkapi administrasi kependudukan sudah hampir optimal karena kegiatan ini dapat memberikan wawasan ataupun pengetahuan kepada masyarakat yang sebelumnya tidak mengetahui pentingnya tertib administrasi kependudukan menjadi paham bahwa administrasi kependudukan yang lengkap sangat diperlukan karena pengurusannya sudah lebih mudah, cepat, dan efisien.   Optimization of civil registration services through the KALIMASADA Program   Abstract: The purpose of this Socialization activity is to provide knowledge to the community that completing the population administration is now easier because it can be done independently through the Klampid New Generation application. In addition, it is also to provide knowledge to the community that orderly population administration is very necessary because population administration is the basis used for any purpose. The method used in this service is the direct method, namely socializing the importance of complete population administration, training, and assistance to the community regarding the ease of completing population administration which can be submitted through the Klampid New Generation application independently. In this case, the results obtained in optimizing public awareness to complete population administration are almost optimal because this activity can provide insight or knowledge to people who previously did not know the importance of orderly population administration to understand that complete population administration is needed because the management is easier, faster, and more efficient.
Digitalisasi UMKM: penguatan fotografi produk sebagai upaya branding UMKM di Kabupaten Mojokerto Majid, Moch Nurcholis
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i1.16891

Abstract

Aspek digitalisasi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) beberapa tahun terakhir banyak dilakukan untuk branding UMKM dan menjadi penopang perekonomian suatu negara. Pelaku Usaha harus mempunyai orientasi untuk menjadi UMKM yang berdaya. UMKM berdaya adalah usaha mikro, kecil, dan menengah yang mempunyai kemampuan memiliki modal yang cukup, mempunyai hubungan yang baik dengan investor, mempunyai bahan baku yang melimpah, serta mempunyai pelanggan dan pemangku kepentingan yang pasti serta daya saing yang kuat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang terdiri dari lima tahapan yaitu inkulturasi, penemuan, desain, pendefinisian, dan refleksi. Yang menghasilkan pelatihan-pelatihan yang merupakan tindak lanjut (RTL) yaitu menciptakan output bagi para pelaku UMKM di kabupaten tersebut. Mojokerto yaitu: 1) pelaku memahami pentingnya digitalisasi UMKM bagi pelaku usaha mikro di era revolusi industri 4.0 sebagai bentuk branding usaha di media sosial dan strategi pemasaran, 2) Produk UMKM yang sudah memiliki sertifikasi halal, Identifikasi Usaha Nomor (NIB), Hak Merek, dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), 3) Pelaku UMKM mendapatkan fotografi produk profesional sebagai wujud digitalisasi UMKM di era Industri 4.0 dengan branding Usaha Mikro menuju Nasional   Digitalization of MSMES: Strengthening product photography as a branding effort for MSMES in the District Mojokerto   Abstract: In recent years, many aspects of the digitalization of MSMEs (micro, small, and medium enterprises) have been carried out to brand MSMEs and support a country's economy. Business actors must have an orientation to become empowered MSMEs. Empowered MSMEs are micro, small, and medium enterprises that have the ability to have sufficient capital, good relationships with investors, abundant raw materials, definite customers and stakeholders, and strong competitiveness. This community service is carried out using a Participatory Action Research (PAR) approach, which consists of five stages, namely inculturation, discovery, design, definition, and reflection. This results in training, which is a follow-up (RTL), namely creating output for MSME actors in the district. Mojokerto, namely: (1) actors understand the importance of digitizing MSMEs for micro business actors in the era of industrial revolution 4.0 as a form of business branding on social media and marketing strategies, (2) MSME products that already have halal certification, Business Identification Number (NIB), Brand Rights, and Home Industry Food (PIRT), (3) MSME players get professional product photography as a form of digitalization of MSMEs in the Industry 4.0 era with Micro Business branding towards National
Pelatihan Internet of Things (IoT) dalam peningkatan kompetensi siswa multimedia di SMK Perguruan Buddhi Akbar, Junaidi; Rino, Rino; Safitri, Ramona Dyah; Lasut, Desiyanna; Hariyanto, Susanto; Fenriana, Indah; Daniawan, Benny
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i1.16938

Abstract

Pelatihan Internet of Things (IoT) menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi siswa jurusan multimedia di SMK Perguruan Buddhi. Era digital menuntut adanya pemahaman mendalam terhadap integrasi teknologi dan IoT menjadi pondasi utama dalam menghadapi tantangan tersebut. Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kreativitas melalui integrasi IoT. Metode pelatihan mencakup serangkaian persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelatihan dirancang khusus untuk memahamkan siswa pada konsep-konsep dasar IoT, pengembangan perangkat keras dan aplikasi berbasis IoT, pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta, hasil dari pelatihan ini melalui responden peserta dengan mengisi angket kuesioner, dari segi pengenalan coding didapat nilai 100% peserta telah mengenal coding, segi pengenalan IoT didapat nilai 37% mengenal IoT dan 63% belum mengenal IoT, segi pemaparan materi IoT menarik atau jelas 97% dengan jelas dan 3% tidak jelas, segi ketertarikan belajar IoT lebih lanjut 72% dengan ingin melanjutkan dan 28% tidak ingin melanjutkan. Peserta antusias menyelesaikan project - project yang diberikan dalam mengikuti pelatihan, serta mereka mendapatkan pengetahuan dan kemampuan baru terkait dengan teknologi IoT dan implementasinya.   Internet of Things (IoT) training improving the competence of multimedia students SMK Perguruan Buddhi   Abstract: Internet of Things (IoT) training is an important part of developing the competence of students majoring in multimedia at SMK Perguruan Buddhi. The digital era requires a deep understanding of technology integration, and IoT is the main foundation for facing these challenges. This training aims to improve technical skills and creativity through IoT integration. The training method includes preparation, implementation, and evaluation. The training was specifically designed to familiarize students with the basic concepts of IoT, hardware development, and IoT-based applications. Thirty-two participants attended this training. The respondents, by filling out a questionnaire in terms of the introduction of coding obtained a value of 100% of participants knew coding, terms introduction to IoT obtained a value of 37% knew IoT and 63% did not know IoT, terms of exposure to IoT material interesting or clear 97% with clear and 3% not clear, terms of interest in learning further IoT 72% with want to continue and 28% do not want to continue. Participants were enthusiastic about completing the projects given in the training, and they gained new knowledge and skills related to IoT technology and its implementation.
Revolusi literasi anak: Serunya membaca nyaring melalui edugame di Sanggar Bimbingan Kulim, Kedah Malaysia Erviana, Vera Yuli; Suwartini, Iis; Rahmad, Khozaeni bin
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i1.16984

Abstract

Keterampilan berbahasa mencakup empat aspek yaitu: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Permasalahan yang terjadi di SB Kulim bahwa keempat aspek keterampilan berbahasa tersebut belum optimal. Masih terdapat siswa belum dapat membaca dengan baik. Hal tersebut tentu menjadi penghambat peningkatan kompetensi menulis. Anak yang tidak bisa membaca sudah pasti tidak bisa menulis. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi membaca berbasis edugame untuk mengoptimalkan kualitas dalam proses pembelajaran, meningkatkan budaya dan menarik minat anak-anak untuk gemar membaca di SB Kulim, dan terciptanya lomba literasi membaca antar anak-anak di SB Kulim. Metode pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan secara blended learning. Permasalahan di SB Kulim dapat diatas melalui sosialisasi mengenai konsep media berbasis edugame, pelatihan pemanfaatan media berbasis edugame untuk meningkatkan literasi membaca, pendampingan penerapan media berbasis edugame kepada anak-anak di SB Kulim Malaysia, dan lomba literasi membaca. Hasil pelatihan membaca nyaring berbasis edugame untuk meningkatkan literasi membaca anak di SB Kulim adalah dengan menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran di SB Kulim. Hal tersebut dibuktikan dengan pelatihan yang telah direncanakan berdurasi 400 menit dalam setiap pelasanakannya dan dilaksanakan selama 2 semeseter (gasal dan genap). Hasil pengabdian terdapat peningkatan keterampilan literasi membaca yang dilakukan melalui pelatihan media edugame yang ditunjukkan melalui pre test dan post test. Hal ini dibuktikan melalui berdasarkan rata-rata hasil skor pre tes adalah 65,08 sedangkan nilai rata-rata post test mengalami peningkatan sebesar 86,03 artinya ada perbedaan atau peningkatan rata-rata skor pre test dan post test yaitu sebesar 20,95 poin. Oleh karena itu, melalui pengabdian ini dapat dibuktikan bahwa produk education game dapat meningkatkan literasi membaca pada anak-anak.   Children's literacy revolution: The excitement of reading aloud through edugames at Sanggar Bimbingan Kulim, Kedah Malaysia   Abstract: Language skills include four aspects, namely listening, speaking, reading, and writing. The problem that occurs at SB Kulim is that the four aspects of language skills are not optimal. There are still students who cannot read well. This is certainly an obstacle to increasing writing competence. Children who can't read definitely can't write. This training aims to improve edugame-based reading literacy skills to optimize quality in the learning process, improve culture and attract children's interest in reading at SB Kulim, and create a reading literacy competition among children at SB Kulim. This community service method is carried out using blended learning. Problems at SB Kulim can be addressed through socialization regarding the concept of edugame-based media, training on the use of edugame-based media to increase reading literacy, assistance in implementing edugame-based media for children in SB Kulim Malaysia, and reading literacy competitions. The result of edugame-based reading-aloud training to improve children's reading literacy at SB Kulim is to show an increase in the quality of learning at SB Kulim. This is proven by the training, which has been planned to last 400 minutes in each implementation and is carried out for two semesters (odd and even). The results of the service include an increase in reading literacy skills carried out through edugame media training, which is demonstrated through pre-tests and post-tests. This is proven based on the average pre-test score being 65.08, while the average post-test score has increased by 86.03, meaning there is a difference or increase in the average pre-test and post-test scores, namely 20.95 points. Therefore, through this service, it can be proven that educational game products can increase reading literacy in children.
Peningkatan kompetensi komunikasi pariwisata melalui pelatihan public speaking Pokdarwis Mangunharjo Semarang Rahmah, Hilda; Safira, Citra; Fitrianti, Ayang
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i2.17715

Abstract

Mangunharjo merupakan kelurahan di Kota Semarang yang memiliki wisata potensial, antara lain atraksi wisata seperti karawitan, dirt bike, kuda lumping, kampung tematik dan kampung batik yang dikelola oleh warga melibatkan Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis Durenan Indah. Sebagai penggerak dan pendukung kepariwisataan desa, idealnya setiap anggota Pokdarwis mampu menjadi komunikator untuk memberikan pelayanan informasi kepariwisataan kepada wisatawan dan warga setempat. Namun tidak semua anggota kelompok memiliki kemampuan komunikasi pariwisata yang baik serta mampu konsisten dalam membuat konten promosi di sosial media. Hal ini berimplikasi pada  kurangnya daya tarik wisata. Oleh karenanya dibutuhkan pelatihan public speaking untuk meningkatkan kompetensi komunikasi pariwisata Pokdarwis guna memperluas jangkauan audien. Kegitan ini menggunakan pendekatan partisipatif, dengan model analisis Paired Samples Test (t- test). Hasil kegiatan menunjukkan terjadi perbedaan yang signifikan pada kemampuan komunikasi pariwisata sebelum dan sesudah diberikan pelatihan public speaking. Berdasarkan hasil analisis t-test, diperoleh nilai signifikansi 2-tailed <0.05 yang dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelatihan public speaking terhadap peningkatan kompetensi komunikasi pariwisata anggota Pokdarwis Durenan Indah.   Improving tourism communication competence through public speaking training of Pokdarwis Mangunharjo Semarang   Abstract: Mangunharjo is a sub-district in Semarang City that has potential tourism, including tourist attractions such as karawitan, dirt bike, kuda lumping, thematic villages, and batik villages managed by residents involving the Tourism Awareness Group or Pokdarwis Durenan Indah. As a promoter of village tourism, ideally, each Pokdarwis member can become a communicator to provide tourism information services to tourists and residents. However, not all group members have good tourism communication skills and can consistently create promotional content on social media. This has implications for the lack of tourist attractions. Therefore, public speaking training is needed to improve Pokdarwi's tourism communication competency and expand the reach of the audience. This activity uses a participatory method, with a Paired Samples Test (t-test) analysis model. The activity results showed a significant difference in tourism communication skills before and after being given public speaking training. Based on the results of the t-test analysis, a 2-tailed significance value of <0.05 was obtained, which can be concluded that there is an influence of public speaking training on improving the tourism communication competence of Pokdarwis Durenan Indah members.
Pendidikan keselamatan anak sebagai upaya peningkatan safety awareness di sekolah Widowati, Evi; Wahyuningsih, Anik Setyo; Pangesti, Lely Tri; Putri, Risa Anggita; Febriananda, Hanif Satria; Anisa, Aza Putri; Wahid, Ayu Fadilah
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i2.17803

Abstract

Sekolah merupakan tempat dimana anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk belajar, bermain dan berkembang, namun kenyataannya, anak banyak terpapar bahaya (multi-bahaya) ketika mereka berada disekolah, sehingga banyak insiden keselamatan terjadi disekolah akibat adanya bahaya fisik, biologi, ergonomi dan psiko-sosial yang mengakibatkan anak mengalami cidera minor hingga serius, tertular penyakit dan menjadi korban kekerasan dilingkungan sekolah, baik yang terlaporkan ataupun tidak. Disisi lain, belum optimalnya penerapan budaya keselamatan dan pengetahuan yang masih minim pada siswa terkait pencegahan dan penanganan bahaya keselamatan yang ada disekolah mendorong tim untuk melakukan kegiatan ini, dengan tujuan untuk meningkatkan safety awareness disekolah dalam menghadapi ancaman multi-hazards pada anak melalui kegiatan pelatihan dengan menggunakan alat permainan edukatif ular tangga keselamatan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 3 tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan ini telah mendapatkan surat keterangan layak etik 314/KEPK/FK/KLE/2024 dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Kedokteran UNNES. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan terhadap rata-rata pengetahuan siswa yaitu dari 44 naik menjadi 77 (naik 33 poin). Oleh karena itu komitmen sekolah dalam melakukan edukasi melalui inovasi pada berbagai media edukatif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan ketahanan sekolah, khususnya melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran warga sekolah terkait aspek keselamatan.   Child safety education as an effort to increase safety awareness in schools   Abstract: A school is a place where children spend most of their time learning, playing, and developing, but in reality, children are exposed to many hazards (multi-hazards) when they are at school, so many safety incidents occur at school due to physical, biological and ergonomic hazards. and psycho-social which results in children experiencing minor to serious injuries, contracting diseases, and becoming victims of violence in the school environment, whether reported or not. On the other hand, the lack of optimal implementation of safety culture and minimal knowledge among students regarding the prevention and handling of safety hazards in schools prompted the team to carry out this activity, with the aim of increasing safety awareness in schools in dealing with multi-hazard threats to children through training activities by using the snake and ladder safety educational game tool. The method consists of 3 stages, namely: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. This activity has received an ethical certificate 314/KEPK/FK/KLE/2024 from the Health Research Ethics Commission, Faculty of Medicine, UNNES. The activity results showed a significant increase in the average student knowledge, namely from 44 to 77 (up 33 points). Therefore, the school's commitment to providing education through innovation in various educational media is very much needed to increase school resilience, especially by increasing school residents' knowledge and awareness regarding safety aspects.
Pelatihan pembelajaran case method untuk mengembangkan kemampuan kerja sama dan berpikir kritis Wahyuni, Daru; Baroroh, Kiromim; Sulasmi, Sulasmi
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i2.17807

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berpikir kritis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kalasan melalui Program Dosen Mengajar. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tiga tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bekerja sama dan berpikir kritis siswa, serta meningkatkan motivasi belajar dan memberikan pengalaman praktis yang relevan dengan situasi dunia nyata. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan angket untuk melihat tanggapan siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kepuasan dan ketertarikan siswa berada dalam kategori tinggi, dan sebagian besar siswa menyatakan bahwa metode kasus bermanfaat untuk memahami materi ekonomi dengan lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa metode kasus tidak hanya meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berpikir kritis, tetapi juga menumbuhkan minat dan pemahaman yang lebih baik terhadap materi pembelajaran. Saran selanjutnya perlu dilakukan kegiatan untuk mengeksplorasi variasi metode kasus untuk berbagai mata pelajaran, melakukan studi longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang, mengintegrasikan teknologi, melibatkan lebih banyak guru, mengevaluasi keterampilan lain yang relevan, serta menyesuaikan metode untuk memenuhi kebutuhan individu yang berbeda.   Case method learning training to develop collaboration and critical thinking skills   Abstract: This community service program aims to improve the ability to work together and think critically with class X students at SMA Negeri 1 Kalasan through the Teaching Lecturer Programme. The implementation of this community service was carried out in three stages, namely planning, implementation, and evaluation. The results of the activity showed a significant increase in students' ability to work together and think critically, as well as increased learning motivation and provided practical experience relevant to real-world situations. The evaluation was conducted by distributing questionnaires to see students' responses. The collected data was analyzed using descriptive statistics. The results showed that students' satisfaction and interest were in the high category, and most students stated that the case method was useful for understanding economic material better. This finding confirms that the case method not only improves the ability to work together and think critically but also fosters interest and a better understanding of the learning material. Future suggestions include exploring variations of the case method for different subjects, conducting longitudinal studies to assess long-term impact, integrating technology, involving more teachers, evaluating other relevant skills, and customizing the method to meet different individual needs.
Pembelajaran sosial emosional melalui media visual edukatif: Toleransi dalam sastra anak Tisnawijaya, Christy; Kurniati, Geni
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i2.17823

Abstract

Toleransi adalah salah satu dari delapan belas nilai-nilai karakter bangsa yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Untuk mendukung program PPK terkait toleransi, tim Pengabdian kepada Masyarakat Sastra Inggris Universitas Pamulang merumuskan kegiatan berjudul “Pembelajaran Sosial Emosional melalui Media Visual Edukatif: Toleransi dalam Sastra Anak” sebagai implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Bahasa dan Sastra Inggris terhadap kebutuhan masyarakat sekitar akan kegiatan ekstrakurikuler yang membangun dan menguatkan karakter toleransi. Kegiatan PkM ini diterapkan di Musala Nurul Ashri Pondok Petir Depok dan diikuti oleh enam belas peserta didik berusia enam sampai sebelas tahun. PkM yang bertujuan membangun dan menguatkan karakter toleransi ini, dilakukan dengan metode Pembelajaran Sosial Emosional meliputi rangkaian kegiatan: penampilan drama pendek Bahasa Inggris oleh mahasiswa, pemaparan materi karakter toleransi oleh dosen, membaca nyaring, dan bermain peran secara berkelompok. Keempat rangkaian kegiatan tersebut dinilai berhasil meningkatkan pemahaman karakter toleransi dan keterampilan Bahasa Inggris yang dibuktikan oleh jawaban peserta pada kuis pra dan pascakegiatan. Kegiatan berbasis Pembelajaran Sosial Emosional perlu dilaksanakan secara berkelanjutan karena dapat membangun pemahaman diri serta empati terhadap orang lain untuk menjalin interaksi sosial yang harmonis.