cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Workshop teknik sitasi dan parafrase guna menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas Hasnawati, Hasnawati; Nisa, Khaerun; Novitasari, Setiani; Putri, Hikmah Ramdhani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28026

Abstract

Abstrak Karya tulis ilmiah merupakan salah satu karya yang wajid di penuhi mahasiswa guna menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana. Karya tulis ilmiah tersebut dapat berupa skripsi dan juga artikel ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian dari skripsinya. Akhir-akhir ini kecenderungan mahasiswa untuk memilih menyusun artikel sebagai pengganti sidang atau ujian skripsi semakin tinggi. Mahasiswa merasa lebih memilih menyusun artikel ilmiah daripada sidang skripsi. Sayangnya tingginya kecenderungan mahasiswa tersebut belum diimbangi dengan kemampuan mereka dalam menyusun artikel ilmiah yang baik dan layak untuk dipublikasikan. Dimana artikel ilmiah yang dihasilkan tersebut pertama minim referensi karena mengandalkan copy paste dari skripsi, tanpa diperpadat dan perkaya lagi dengan referensi yang sesuai dengan topik yang diangkat pada artikel ilmiah, kedua similiarity dari artikel yang dihasilkan sangat tinggi rata-rata di atas 50 %, disini terlihat bahwa mahasiswa sangat kesulitan dalam menyajikan ide atau dan memparafarse kalimat yang dirujuk dalam artikel, ketiga mahasiswa kesulitan mencari dan mencantumkan sumber primer dalam tulisan mereka, yang terjadi dalam satu naskah artikel banyak dicantumkan sumber rujukan sekunder yaitu kutipan pendapat si A dalam si B, dan seterusnya. Tiga point utama ini menyebabkan kualitas artikel ilmiah yang dihasilkan mahasiswa tingkat akhir masih sangat rendah. Kegiatan pengabdian ini tentu bertujuan  untuk  membantu dan memudahkan serta memberikan pemahaman kepada mahasiswa bagaimana menulis karya ilmiah yang berkualitas  dengan memperhatikan teknik sitasi paraphrase yang baik Tahapan dalam kegiatan workshop ini yaitu mulai tahap koordinasi, tahap promosi, tahap pelaksanaan serta tahap evaluasi dan pelaporan. Kegiatan workshop ini dilakukan di kampus 2 FKIP Universitas Mataram pada tanggal 24 Agustus 2024. Berdasarkan hasil pretes dan postes terdapat peningkatan pemahaman mahasiswa peserta Teknik Sitasi dan Parafrase Guna Menghasilkan Karya Ilmiah Yang Berkualitas serta berdasarkan hasil respon peserta terhadap kegiatan  workshop yang dilakukan rata-rata mahassiwa memberikan respon yang positif.   Kata kunci: sitasi; parafrase; karya tulis ilmiah Abstract Scientific writing is one of the works that students must complete in order to complete undergraduate level education. The scientific writing can be in the form of a thesis and also a scientific article that is compiled based on the research results of their thesis. Lately, the tendency of students to choose to write articles as a substitute for thesis defense or exams has increased. Students feel they prefer to write scientific articles rather than thesis defense. Unfortunately, the high tendency of students has not been balanced by their ability to write good scientific articles that are worthy of publication. Where the scientific articles produced firstly have minimal references because they rely on copy paste from the thesis, without being further condensed and enriched with references appropriate to the topic raised in the scientific article, secondly the similarity of the articles produced is very high, on average above 50%, here It can be seen that students have great difficulty in presenting ideas or paraphrasing sentences referred to in the article, the three students have difficulty finding and including primary sources in their writing, what happens in one article manuscript is that many secondary reference sources are included, namely quotations of A's opinion in B, and so on. These three main points cause the quality of scientific articles produced by final year students to be very low. This community service activity certainly aims to help and facilitate and provide students with an understanding of how to write quality scientific papers by paying attention to good paraphrase citation techniques. The stages in this workshop activity are starting from the coordination stage, promotion stage, implementation stage and evaluation and reporting stage. This workshop activity was carried out at campus 2 FKIP, Mataram University on August 24, 2024. Based on the results of the pretest and posttest, there was an increase in the understanding of participating students on Citation and Paraphrase Techniques to Produce Quality Scientific Works and based on the results of participant responses to the workshop activities carried out, on average students gave a positive response Keywords: citations; paraphrasing; scientific writing
Penyuluhan pentingnya water treatment system dalam menjamin ketersediaan air bersih Fatikasari, Aulia Dewi; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar; Puspitasari, Nia Dwi; Jagad, Sulthanul Auliya; Fandini, Reina Maulidiya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26728

Abstract

Abstrak Perumahan Griya Bhayangkara di Desa Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo menghadapi permasalahan kualitas air yang ditandai dengan kekeruhan air sumur, bercak kuning di kamar mandi, noda putih pada peralatan dapur, serta bau tidak sedap. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai Water Treatment System dalam meningkatkan kualitas air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Metode pelaksanaan terdiri dari dua rangkaian kegiatan, yaitu sosialisasi berupa pemaparan materi tentang pentingnya air bersih dan praktik pembuatan Water Treatment System yang meliputi proses koagulasi, sedimentasi, filtrasi, dan disinfeksi. Kegiatan dilaksanakan dengan jarak 16 km dari UPN "Veteran" Jawa Timur dan dihadiri oleh 25 warga. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman warga tentang metode sederhana Water Treatment System untuk meningkatkan kualitas air bersih yang akan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: water treatment system; ekonomi hijau; air bersih; penyaringan air. Abstract The Griya Bhayangkara housing complex in Masangan Kulon Village, Sukodono, Sidoarjo faces water quality problems which are characterized by turbid well water, yellow spots in the bathroom, white stains on kitchen equipment, and unpleasant odors. This service activity aims to provide residents with an understanding of the Water Treatment System in improving the quality of clean water for their daily needs. The implementation method consists of two series of activities, namely socialization in the form of presenting material about the importance of clean water and the practice of making a Water Treatment System which includes the processes of coagulation, sedimentation, filtration and disinfection. The activity was carried out at a distance of 16 km from UPN "Veteran" East Java and was attended by 25 residents. The result of this service activity is increased knowledge and understanding of residents about simple Water Treatment System methods to improve the quality of clean water that will be used in everyday life. Keywords: water treatment system; green economy; clean water; water filtering.
Pemanfaatan aplikasi canva dalam pembuatan media pembelajaran interaktif bagi guru MI Al Islah Palembang Choiriyah Muhtar; Dwi Noviani; Saprida Saprida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23404

Abstract

AbstrakKegiatan pelatihan dilaksanakan oleh Tim PkM dari STEBIS IGM kepada guru-guru di MI Al-Islah Palembang. Pelatihan dilaksanakan dengan tahapan pertama yaitu melakukan survey lapangan, memberikan materi pelatihan Canva, praktik pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan Canva. Pemanfaatan teknologi dan informasi khususnya media pembelajaran sangat penting bagi Pendidik dalam memahami konsep media pembelajaran.  Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan pada tanggal 08-09 April 2024 di Jl. Perintis Kemerdekaan Lrg. Wiraguna Palembang berjumlah 15 orang. Hari pertama tim pengabdian melakukan sosialisasi yang dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui ceramah tentang pemanfaatn aplikasi canva bagi guru Mi Al-Islah sebagai media interaktif. Pengalaman para pendidik MI Al-Islah belum sepenuhnya memanfaatkan media pembelajaran dalam proses pengajaran. Selain itu, masih kurangnya pemahaman mengenai pembuatan media edukasi menggunakan Canva. Solusi dari permasalahan diatas adalah dengan membuat media pembelajaran dan video pembelajaran menggunakan Canva. Kata kunci: aplikasi canva; media; pembelajaran; guru Abstract The PkM Team carried out training activities from STEBIS IGM for teachers at MI Al-Islah Palembang. The training was carried out in the first stage, namely conducting a field survey, providing Canva training materials, and practicing creating learning media using Canva. The use of technology and information, especially educational media, is essential for educators to understand the concept of educational media. Community Service (PkM) activities were implemented on April 8-9 2024 on Jl. Perintis kemerdekaan lrg. Wiraguna Palembang numbered 15 people. On the first day, the service team carried out socialization, starting with an opening and delivering material through a lecture about using the Canva application for Mi Al-Islah teachers as an interactive medium. The experience of MI Al-Islah educators has not fully utilized educational media in the teaching process. Apart from that, there is still a lack of understanding regarding creating educational media using Canva. The solution to the problem above is creating learning media andideos using Canva. keywords: canva application; media; learning; teacher
Pengelolaan sampah berbasis ekonomi melalui kegiatan KKN Tematik di padukuhan Dadapbong kecamatan Pajangan kabupaten Bantul Rodhotul Khofifah; Raden Jaka Sarwadhamana; Ainun Jariyah; Fitri Andriyani; Yasmin Fadhilah; Dewi Septiyorini; Nisa Agustina Widya Astuti; Dini Rahmayani; Susilo Setyo Wiguno; Faizatun Riyado Hasanah; Sholihen Sholihen
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22942

Abstract

Abstrak Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah.  Tujuan utama pendirian bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah, untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi dan bersih. Manfaat bank sampah untuk masyarakat adalah dapat menambah penghasilan masyarakat karena mereka menukarkan sampah mereka akan mendapatkan berupa uang yang dikumpulkan dalam rekening yang mereka miliki. Dengan adanya permasalahan penutupan TPS piyungan bantul membuat masyarakat bantul memilih untuk membakar sampah. Kebiasaan tersebut dapat mengakibatkan pencemaran udara. Melihat kondisi tersebut, kelompok KKN Tematik 03 Universitas Alma Ata membuat program kerja membangun bank sampah sebagai tempat pengelolaan sampah di Padukuhan Dadapbong. Pembangunan bank sampah ini dapat membantu program pemerintah Bantul Bersama (Bantul Bersih Sampah 2025). Pengelolaan sampah secara mandiri dalam rangka penanganan kondisi darurat sampah menjadi fokus dalam program Bantul Bersama. Metode yang digunakan dalam pengelolaan sampah yakni TPS3R (tempat pembuangan sampah reduce, reuse, recycle). Hasil pelaksanaan pendirian bank sampah warga Padukuhan Dadapbong bisa mulai aktif mengumpulkan sampah rumah tangga. Sampah yang sudah dikumpulkan akan disetorkan kepada pengepul sampah. Dari hasil penyetoran warga akan memperoleh profit, yang mana hal ini merupakan tujuan utama program kerja yaitu pengelolaan sampah guna mengurangi volume sampah di lingkungan sekitar dengan berbasis peningkatan nilai ekonomi. Kata kunci: pengelolaan sampah; sampah; bantul bersih sampah; bank sampah; ekonomi. AbstractA waste bank is a place used to collect waste that has been sorted. The main aim of establishing a waste bank is to help handle waste processing, to make people aware of a healthy, neat and clean environment. The benefit of a waste bank for the community is that it can increase people's income because when they exchange their waste they will receive money collected in their account. With the problem of closing the Piyungan Bantul TPS, the people of Bantul chose to burn their rubbish. This habit can cause air pollution. Seeing these conditions, the Thematic KKN 03 Alma Ata University group created a work program to build a waste bank as a waste management site in Padukuhan Dadapbong. The construction of this waste bank can help the Bantul Bersama government program (Bantul Clean Waste 2025). Independent waste management in the context of handling waste emergencies is the focus of the Bantul Bersama program. The method used in waste management is TPS3R (reduce, reuse, recycle waste disposal site). As a result of the implementation of the establishment of a waste bank, residents of Padukuhan Dadapbong were able to start actively collecting household waste. The rubbish that has been collected will be deposited with the rubbish collector. From the results of deposits, residents will gain profits, which is the main objective of the work program, namely waste management in order to reduce the volume of waste in the surrounding environment based on increasing economic value. Keywords: waste management; waste; waste clean bantul; waste bank; economy.
Pemberdayaan apoteker dalam pemberian layanan telemedicine tentang sexual transmission infection Pradiningsih, Anna; Andanalusia, Mahacita; Rahmawati, Cyntiya; Rahman, Arif; Affandi, Rizal; Saptahadi, Lalu Iman; Qiyaam, Nurul; Nopitasari, Baiq Leny; Anjani, Baiq Lenysia Puspita; Wahid, Abdul Rahman; Nurbaety, Baiq; Mardiyah WD, Siti; Saputra, Yoga Dwi; Hapsari, Yunita; Maharani, Anggina Putri Nabila; Anisa, Anisa; Igayatni, Rahayu; Bimantika, Fara Mutia; Mayada, Silhiyatun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.28663

Abstract

AbstrakInfeksi Menular Seksual (IMS) adalah penyakit infeksi penularan suatu organisme antara pasangan seksual melalui berbagai kontak dengan cairan tubuh atau kulit saat berhubungan intim melalui seks vagina, oral dan anal, dengan tingkat mortalitas yang tinggi. Salah satu kontributor IMS, adalah di Nusa Tenggara Barat dengan jumlah estimasi orang dengan resiko terinfeksi HIV sebesar 284.909 jiwa. Namun, hanya sebanyak 16,31% yang mendapatkan pelayanan sesuai standar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah IMS adalah dengan meningkatkan kesadaran melalui pelayanan telemedicine. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membangun platform telemedicine sebagai media edukasi dan interaksi serta melatih apoteker sebagai pelaksana edukasi IMS ke masyarakat. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan sosialisasi melalui akun Instragram, Youtube, dan website khusus. Sosialisasi dilakukan kepada para apoteker dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Mataram dan Lombok Tengah. Program pelatihan meliputi sesi edukasi IMS, pembuatan media edukasi (poster dan video), dan pembuatan website interaktif. Pelatihan mitra apoteker diikuti oleh 12 anggota dari masing-masing anggota Mataram dan Lombok Tengah. Terdapat hasil dan luaran yang diharapkan dari pengabdian yang telah dilakukan yaitu poster dan video edukasi IMS, publikasi berita di media lokal, platform telemedicine berupa Instagram, website, dan Youtube, serta peningkatan kemampuan peserta dan kesiapan para apoteker dalam menerapkan edukasi IMS (Infeksi Menular Seksual). Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas apoteker dalam memberikan edukasi melewati telemedicine. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan oleh apoteker dari sebelum dan setelah pelatihan berdasarkan skort es (p <0,05) dan jumlah pendaftar apoteker yang meningkat hingga 38 akun di website. Kata kunci: apoteker; telemedicine; infeksi menular seksual AbstractSexually Transmitted Infections (STIs) are infectious diseases transmitted by an organism between sexual partners through various contacts with body fluids or skin during intercourse through vaginal, oral and anal sex, with a high mortality rate. One of the contributors to STIs is in West Nusa Tenggara with 284,909 people estimated number of people at risk of HIV infection. However, only 16.31% people at risk received standard services. One effort that can be made to prevent STIs is to increase awareness through telemedicine services. The purpose of this service is to build a telemedicine platform as a medium for education and interaction and to train pharmacists as implementers of STI education to the community. This activity is carried out by involving socialization through Instagram accounts, Youtube, and special websites. Socialization was carried out to pharmacists from the Indonesian Pharmacists Association (IAI) Mataram and Central Lombok. The training program includes STI education sessions, making educational media (posters and videos), and making interactive websites. The pharmacist partner training was attended by 12 members from each member of Mataram and Central Lombok. There are expected results and outputs from the service that has been carried out, namely posters and educational videos on STIs, publications in local media, telemedicine platforms in the form of Instagram, websites, and Youtube, as well as increasing the ability of participants and the readiness of pharmacists in implementing STIs (Sexually Transmitted Infections) education. This program is designed to improve the capacity of pharmacists in providing education through telemedicine. This is indicated by an increase in knowledge by pharmacists before and after training based on the es score (p <0.05) and the number of pharmacist registrants increasing to 38 accounts on the website. Keywords: pharmacist; telemedicine; sexual transmiited infections
Pendampingan percepatan implementasi kurikulum merdeka melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan capaian pembelajaran peserta didik Febriani, Yeza; Darmawan, Ericka; Kapti, Kapti; Saputri, Panca Dewi; Jok, Felix
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27209

Abstract

Abstrak  Melalui pembelajaran berdiferensiasi, potensi peserta didik dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan tingkat pencapaiannya. untuk mencapai pembelajaran yang sesuai dengan konsep tersebut, dilakukan pendampingan implementasi kurikulum merdeka dan berbagai perangkatnya. Mitra kegiatan pendampingan yaitu SMP 1 Kaloran dengan jumlah peserta (guru) sebanyak 30 orang. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru untuk melakukan implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran berdiferensiasi secara terstruktur dan holistik. Tahap pertama kegiatan yaitu sosialisasi terkait materi kurikulum Merdeka, tahap kedua pelatihan tentang pembelajaran berdiferensiasi (perencanaan, pelaksanaan, pengolahan, dan pelaporan hasil penilaian atau asesmen), tahap ketiga pelatihan dalam penggunaan multimetode pembelajaran dan asesmen pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan dalam implementasi kurikulum merdeka yaitu pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi di kelas  dan penggunaan multimetode pembelajaran yang interaktif. Kata kunci: pelatihan; kurikulum merdeka; pembelajaran berdiferensiasi; capaian pembelajaran; multimetode Abstract Through differentiated learning, the potential of learners is developed according to their needs, characteristics, and level of achievement. to achieve learning in accordance with this concept, assistance is provided in the implementation of the Merdeka curriculum and its various tools. The mentoring activity partner is SMP 1 Kaloran with 30 participants (teachers). The purpose of this activity is to increase teachers' knowledge and understanding to implement the independent curriculum in differentiated learning in a structured and holistic manner. The first stage of the activity is socialisation related to Merdeka curriculum material, the second stage is training on differentiated learning (planning, implementing, processing, and reporting assessment results), the third stage is training in the use of multi-method learning and learning assessment using the Quizizz application. The result of this service activity is an increase in the implementation of the independent curriculum, namely in the application of differentiated learning in the classroom and the use of interactive multi-method learning. Keywords: training; merdeka curriculum; differentiated learning; learning outcomes; multi-methods
Pembuatan bak sampah dalam meningkatkan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih di SDN 1 Padamara Supratman, Supratman; Mahendra, Yusril Ihza; Maulina, Nurul; Diniarti, Eti; Lestari, Ayu; Hayatunnisah, Hayatunnisah; Hadijah, Siti; Hidayanti, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27273

Abstract

AbstrakPendidikan yang menekankan kesadaran lingkungan sangatlah penting, khususnya di tingkat sekolah dasar. SDN 1 Padamara menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah karena fasilitas pembuangan yang tidak memadai sehingga menimbulkan penumpukan sampah yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan siswa. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah melalui pembangunan tempat sampah berbahan batu bata yang juga berfungsi sebagai insinerator. Metodologi yang digunakan meliputi survei penilaian kebutuhan, pendekatan partisipatif, dan praktik konstruksi berkelanjutan. Hasil survei menunjukkan kebutuhan mendesak akan fasilitas pembuangan limbah yang memadai, dan keterlibatan komunitas sekolah dalam proses pembangunan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif. Tempat sampah tersebut, dibuat dari batu bata merah yang tidak diplester, dirancang untuk tahan terhadap suhu tinggi dan beroperasi secara efisien, sehingga memfasilitasi pengelolaan sampah yang lebih baik. Oleh karena itu, SDN 1 Padamara diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan serta mendorong lebih lanjut program pendidikan yang berfokus pada daur ulang. Kata kunci: pengelolaan sampah; tempat sampah; kesadaran lingkungan AbstractEducation emphasizing environmental awareness is critical, particularly at the elementary school level. SDN 1 Padamara faces significant challenges in waste management due to insufficient disposal facilities, resulting in waste accumulation that negatively impacts student health and comfort. This project aims to enhance the cleanliness of the school environment through the construction of waste bins made from bricks that also function as incinerators. The methodologies employed include needs assessment surveys, participatory approaches, and sustainable construction practices. Survey results indicate an urgent need for adequate waste disposal facilities, and the involvement of the school community in the construction process fosters a collective sense of responsibility. The bins, constructed from unplastered red bricks, are designed to withstand high temperatures and operate efficiently, thereby facilitating improved waste management. Consequently, SDN 1 Padamara is expected to serve as a model for effective and environmentally friendly waste management and to promote further educational programs focused on recycling Keywords: waste management; trash bin; environmental awareness
Diseminasi teknologi inovasi bioreaktor termodifikasi untuk perbanyakan bibit anggrek secara klonal di DD Orchid Nursery , Batu, Jawa Timur Restanto, Didik Pudji; Widuri, Laily Ilman; Kuswandi, Bambang; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Nurhasna, Rifqi; Firdauzi, Sandy Al
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26842

Abstract

Abstrak DD Orchid Nursery  merupakan salah satu nursery anggrek besar yang berlokasi di Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu-Malang. Produk anggrek dari DD Orchid Nursery  telah dikenal luas oleh masyarakat pecinta anggrek di Indonesia bahkan hingga internasional. Tingginya permintaan masyarakat terhadap tanaman hias anggrek yang memiliki karakter sama dengan induk perlu diimbangi dengan penerapan teknologi produksi terutama untuk perbanyakan anggrek klonal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mendiseminasikan teknologi inovasi bioreaktor termodifikasi dengan sistem kincir sederhana guna meningkatkan produksi perbanyakan anggrek secara klonal kepada masyarakat sekitar dan petani plasma DD Orchid Nursery. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat di tempat mitra DD Orchid Nursery  yakni karyawan bagian produksi laboratorium yang memegang kendali terhadap kualitas bibit yang dihasilkan. Metode pelaksanaan pengabdian berupa sosialiasi transfer teknologi bioreactor dan diseminasi dan praktik uji teknologi bioreactor. Hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yakni adanya peningkatan transfer of knowledge dan transfer of skill yang diberikan oleh tim kepada masyarakat maupun petani plasma. Selain bertujuan untuk mengenalkan inovasi bioreaktor termodifikasi dan memberikan materi serta cara kerja bioreact, kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan sebuah inovasi baru kepada DD Orchid Nursery  berupa bioreaktor yang telah dimodifikasi dengan harapan nantinya nursery ini dapat mengembangkan teknologi tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan bisa memproduksi anggrek klonal secara masal.Kata kunci: anggrek; bioreaktor termodifikasi; klonal; PLB (Protocorm Like Body)  Abstract DD Orchid Nursery is one of the big orchid nurseries located in Dadaprejo Village, Junrejo District, Batu City-Malang. Orchid products of DD Orchid Nursery have been popular in the national and international orchid communities. The high demand of identic orchid production in the market requires the implementation of technology to produce orchid seedlings using clonal propagation. This activity aimed to disseminate innovation of modified bioreactor technology using a simple pinwheel to increase clonal production of orchids for plasma farmers of DD Orchid and society. The target of community service activities at the DD Orchid Nursery partner site were employees of the laboratory production department who control the quality of the seedlings produced. Methods used in this activity were the socialization of bioreactor technology transfer and dissemination of bioreactor technology testing. The results of this activity contributed to the increased transfer of knowledge and skills for plasma farmers and society. In addition, this activity was conducted to introduce detailed information about modified bioreactor innovations, materials, and how bioreactors work. This activity was expected to provide DD Orchid Nursery and society innovation in orchid production. DD Orchid Nursery could increase orchid clonal seedling production to fulfill consumer demand by implementing this innovation. Keywords: orchid; modified bioreactor; clonal; PLB (Protocorm Like Body)
Pendampingan usaha mikro kecil dan menengah Angkringan Sadulur dengan mengoptimalkan pemanfaatan marketplace serta media sosial Auliya Syafira Mutmainah; Jalu Respati Handaru; Desthantri Desthantri; Silmi Eka Nur Alif; Hafid Aditya Pradesa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24059

Abstract

Abstrak  Teknologi informasi mempengaruhi bisnis dari berbagai skala, baik besar, menengah, maupun kecil. Perkembangan ini mendukung peningkatan pemasaran online melalui jangkauan luas yang dimiliki jaringan teknologi. Media sosial dan marketplace menjadi pusat perhatian masyarakat dan memberikan dampak besar pada bisnis. Manfaat yang diperoleh dari media sosial dan marketplace termasuk biaya yang lebih murah, efektivitas dan efisiensi, jangkauan luas, kecepatan dalam penyebaran informasi, pengenalan nama usaha yang lebih luas, serta kemudahan dalam evaluasi pemasaran online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan untuk mengedukasi UMKM tentang konsep dan manfaat aplikasi pesan makanan online, membuat dan mengaktifkan akun di platform tersebut, serta meningkatkan daya tarik dan kepercayaan pelanggan melalui media sosial. Metode pelaksanaan dimulai dengan diskusi bersama UMKM Angkringan Sadulur mengenai kebutuhan pemanfaatan internet sebagai sarana promosi, dilanjutkan dengan edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Pelaksanaan PKM melibatkan pemilik usaha dan karyawan Angkringan Sadulur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mampu memanfaatkan internet untuk membuat akun di marketplace seperti Shopeefood dan Gofood, serta menggunakan media sosial sebagai sarana promosi. Kesimpulannya, UMKM mendapatkan pemahaman, manfaat, dan kemampuan dalam menggunakan marketplace dan media sosial untuk pemasaran online. Kata kunci: marketplace, media sosial, UMKM. Abstract  Information technology influences businesses of all sizes, from large to small. This advancement supports the enhancement of online marketing through the broad reach of technological networks. Social media and marketplaces have become focal points for the public and have a significant impact on businesses. The benefits of social media and marketplaces include lower costs, effectiveness and efficiency, wide reach, rapid information dissemination, increased brand recognition, and ease of evaluating online marketing efforts.The community service program (PKM) aims to educate small and medium-sized enterprises (SMEs) on the concepts and benefits of using online food delivery applications, creating and activating accounts on these platforms, and enhancing customer appeal and trust through social media. The implementation method begins with discussions with the SME Angkringan Sadulur about their needs in utilizing the internet as a promotional tool, followed by education, mentoring, and evaluation. The PKM involves the participation of the business owner and employees of Angkringan Sadulur.The results show that SMEs are capable of leveraging the internet to create accounts on marketplaces such as Shopeefood and Gofood, and to use social media for promotion. In conclusion, SMEs gain insights, benefits, and the ability to use marketplaces and social media as tools for online marketing. Keywords:  marketplace, social media, small medium enterprise.
Pelatihan penggunaan classpoint sebagai media pembelajaran interaktif guru di Smk Negeri Kebasen Ikhsan, Ali Nur; Kuncoro, Adam Prayogo; Iftinani, Alifah Dafa; Fadilah, Alif Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27056

Abstract

Abstrak Pelatihan Penggunaan ClassPoint sebagai Media Pembelajaran Interaktif Guru di SMK Negeri Kebasen bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengajaran dan pembelajaran guru dalam mengintegrasikan teknologi modern ke dalam ruang kelas. Dalam kegiatan ini, dilakukan workshop yang berfokus pada pengenalan dan penerapan ClassPoint sebagai alat pembelajaran interaktif. Metode workshop melibatkan sesi presentasi, demonstrasi praktis, dan diskusi interaktif untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang potensi serta penggunaan efektif ClassPoint dalam menyampaikan materi pelajaran. Hasil pelatihan ini dapat memberikan wawasan baru bagi guru-guru SMK Negeri Kebasen dalam memanfaatkan teknologi pendidikan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik bagi siswa Kata kunci: pelatihan; pengabdian masyarakat; video pembelajaran; classpoint. Abstract The Training on Using ClassPoint as an Interactive Learning Tool for Teachers at Kebasen State Vocational School aims to enhance teachers' skills in integrating modern technology into the classroom. This training includes a workshop focused on the introduction and application of ClassPoint as an interactive learning tool. The workshop involves presentation sessions, practical demonstrations, and interactive discussions to provide a comprehensive understanding of the potential and effective use of ClassPoint in delivering lesson material. The outcome of this training is expected to provide new insights for Kebasen State Vocational School teachers, enabling them to utilize educational technology to create a more dynamic and engaging learning environment for students. Keywords: training; community service; learning videos; classpoint.