cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
Pemberdayaan ekonomi lokal melalui kemitraan UMKM: kolaborasi perdagangan indonesia dan thailand melalui aplikasi Sipesat Dewi Kurniasih; Lilis Puspitawati; Apriani Puti Purfini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.33725

Abstract

Abstrak Program Kemitraan ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi lokal melalui kolaborasi perdagangan Indonesia dan Thailand dengan memanfaatkan teknologi informasi. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah SIPESAT (Sistem Informasi Perdagangan Antar Asia Tenggara) sebuah aplikasi berbasis sistem informasi yang memungkinkan UMKM di kedua negara untuk saling berinteraksi, melakukan transaksi, dan mempermudah distribusi produk antar negara. Aplikasi ini tidak hanya memfasilitasi pengelolaan pesanan secara efisien, tetapi juga memberikan kemudahan dalam hal pembayaran, pelacakan pengiriman, serta pemasaran produk UMKM Indonesia dan Thailand di pasar internasional. Melalui implementasi SIPESAT, diharapkan UMKM di Indonesia dan Thailand dapat menjalin kemitraan yang lebih kuat, memperluas jaringan pasar, serta meningkatkan kompetensi dalam hal pemasaran dan manajemen bisnis. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal dengan memperkenalkan produk lokal kepada konsumen internasional. Dengan adanya sistem ini, diharapkan tercipta ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat hubungan perdagangan antara Indonesia dan Thailand di kawasan Asia Tenggara Kata kunci: pemberdayaan ekonomi lokal; perdagangan internasional; aplikasi Sipesat. Abstract This partnership program aims to empower the local economy through the collaboration of Indonesian and Thailand trade by utilizing information technology. One of the innovations introduced is Sipesat (inter -Southeast Asian trade information system) an information system -based application that allows MSMEs in both countries to interact, conduct transactions, and facilitate the distribution of products between countries. This application not only facilitates order managing orders efficiently, but also provides convenience in terms of payment, tracking delivery, and marketing of Indonesian and Thailand MSME products in the international market. Through the implementation of Sipesat, it is hoped that MSMEs in Indonesia and Thailand can establish stronger partnerships, expand market networks, and increase competence in terms of marketing and business management. In addition, this collaboration is also expected to encourage economic growth at the local level by introducing local products to international consumers. With this system, it is expected to create a more inclusive and sustainable economy, which in turn can improve the welfare of the community and strengthen trade relations between Indonesia and Thailand in the Southeast Asian region. Keywords: local economic empowerment; international trade; Sipesat application.
Peningkatan kapasitas manajemen keuangan UMKM melalui penerapan aplikasi keuangan digital “BukuKas” Try Wulandari; Shafiera Lazuarni; Wahyudin Abdullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32487

Abstract

AbstrakUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam hal pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan teknologi digital, khususnya aplikasi keuangan seperti BukuKas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pencatatan dan pengelolaan keuangan melalui pelatihan penggunaan aplikasi BukuKas. Metode yang digunakan adalah pelatihan interaktif yang mencakup pengenalan aplikasi, simulasi penggunaan, dan pendampingan langsung. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Alai dan melibatkan pelaku UMKM. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pencatatan keuangan digital dan kemampuan peserta dalam menggunakan BukuKas secara mandiri. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat lebih tertib dalam pengelolaan keuangan usahanya sehingga mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha. Kata kunci: bukukas; digital; keuangan; UMKM Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the national economy, yet they still face various challenges in managing their finances effectively and efficiently. One potential solution is the utilization of digital technology, particularly financial applications such as BukuKas. This community service activity aims to enhance the capacity of MSME actors in financial recording and management through training in the use of the BukuKas application. The method used is interactive training, which includes application introduction, usage simulations, and direct assistance. This activity was carried out in Alai Village and involved MSME participants. The results of the training showed an increase in participants' understanding of the importance of digital financial recording and their ability to independently use BukuKas. It is expected that through this training, MSME actors will be more organized in managing their business finances, thereby supporting business growth and sustainability. Keywords: bukukas; digital; finance; MSMEs
Pendampingan pemasaran digital melalui penggunaan digitalisasi koperasi bagi pemilik UMKM di Desa Kalisidi Dorojatun Prihandono; Irnin Miladdyan Airyq; Angga Pandu Wijaya; Rini Setyo Witiastuti; Nurul Kamilia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32471

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kalisidi dalam bidang pemasaran digital sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa. Masalah utama yang dihadapi UMKM setempat adalah keterbatasan dalam mengakses teknologi digital, rendahnya literasi digital, serta kurangnya pemahaman mengenai strategi pemasaran modern. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan bentuk pemaparan materi dan group coaching yang melibatkan 44 pelaku UMKM, dengan fokus pada teknik branding, pemanfaatan media sosial, serta penggunaan aplikasi koperasi digital sebagai platform promosi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan strategi pemasaran digital serta mampu menggunakan aplikasi koperasi digital secara mandiri. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya aspek peningkatan literasi digital dan penguatan infrastruktur desa untuk meningkatkan keberlanjutan UMKM melalui pemasaran digital. Pengabdian ini menekankan pentingnya sinergi serta kolaborasi antar pelaku UMKM dan mitra eksternal untuk mewujudkan ekosistem ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan. Kata kunci: UMKM; pemasaran digital; koperasi digital; SDGs Desa. Abstract This community engagement initiative aims to build the digital marketing capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalisidi Village as part of broader efforts to advance the Sustainable Development Goals (SDGs) at the village level. Local MSMEs face key challenges, including limited access to digital technologies, low digital literacy, and a lack of familiarity with contemporary marketing strategies. The program was delivered through a combination of instructional sessions and group coaching involving 44 MSME participants, with a focus on branding, effective use of social media, and the adoption of a digital cooperative platform for collective promotion. The results show that participants improved their understanding and skills in digital marketing and demonstrated the ability to use the digital cooperative application independently. The program also emphasizes the importance of enhancing digital literacy and strengthening rural infrastructure to support the long-term sustainability of MSMEs through digital channels. Furthermore, it highlights the critical role of collaboration between MSMEs and external partners in fostering an inclusive and resilient local economic ecosystem. Keywords: MSMEs; digital marketing; digital cooperatives; rural SDGs.
Babonisasi sebagai upaya peningkatan ekonomi rumah tangga pedesaan di Desa Nangabulik, Bulik, Lamandau Erlina Astuti; Adhityawan Nugroho; Riskayanti Riskayanti; Monasdir Monasdir; Lailatun Nisfi; Firdaus Husein
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31566

Abstract

Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan memberi motivasi kepada masyarakat agar tertarik memelihara ayam pedaging sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi rumahtangga. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Politeknik Lamandau sebagai percontohan masyarakat bahwa beternak ayam pedaging itu mudah dan mendapat untuk yang besar. Kegiatan babonisasi sebagai upaya peningkatan ekonomi dilaksanakan dengan sosialisasi kepada pengurus desa, pembagian ayam broiler kepada warga sekitar kampus yang membutuhkan, penjualan ayam broiler dengan harga di bawah standar pasar, serta keuntungan penjualan diberikan ke gereja sebagai bantuan kontribusi kegiatan keagamaan. Semua kegiatan terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat agar berkelanjutan. Kata kunci: pengabdian; babonisasi; lamandau; ekonomi;  rumah tangga AbstractThis community service program aims to provide information and motivate the community to become interested in raising broiler chickens as an effort to improve the household economy. This activity involved students from Lamandau Polytechnic as role models for the community that raising broiler chickens is easy and can yield large profits. The broiler chicken program, as an effort to improve the economy, was carried out through outreach to village administrators, distribution of broiler chickens to residents around the campus in need, sale of broiler chickens at prices below market standards, and donation of sales profits to the church as a contribution to religious activities. All activities were carried out well and received a positive response from the community, which is expected to be sustainable. Keywords: community service; babonization; lamandau; economy; household
Pelatihan dasar Arduino untuk siswa MTs Unggulan Darul Mutjaba Pakisaji Soraya Norma Mustika; Ryannanta Ar-Rahman Putra Andriyanto; Rizki Boby Destaangrianto; Moza Naila Syakira; Saga Al-Mi’roj
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.31980

Abstract

AbstrakPelatihan dasar Arduino ini diselenggarakan untuk memberikan pengenalan awal kepada siswa MTs Unggulan Darul Mutjaba Pakisaji mengenai konsep teknologi otomasi dan dasar-dasar elektronika. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8, dengan materi berupa pengenalan komponen elektronik, pemrograman dasar menggunakan Arduino IDE, serta praktik proyek sederhana menggunakan sensor dan aktuator. Pembagian peserta dalam kelompok kecil memungkinkan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Pelatihan ini dilakukan secara offline synchronous, di mana pelaksana memberikan pengenalan singkat tentang Traier Arduino kit kepada para siswa, serta beberapa proyek seperti pembacaan sensor suhu yang akan ditampilkan secara langsung di layar OLED. Selain aspek teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Evaluasi dilakukan melalui post-test praktik menggunakan multimeter untuk mengukur hambatan resistor. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan minat dan keterlibatan siswa dalam bidang STEM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi siswa di bidang teknologi, dan dapat terus dilanjutkan melalui program ekstrakurikuler. Kata kunci: pelatihan; arduino ; mikrokontroler Abstract This basic Arduino training is organized to provide an introduction to the students of MTs Unggulan Darul Mutjaba Pakisaji regarding automation technology concepts and the fundamentals of electronics. The one-day event was attended by 7th and 8th-grade students, with materials including an introduction to electronic components, basic programming using Arduino IDE, and practical projects using sensors and actuators. The division of participants into small groups allows for a more interactive and effective learning process. This training was conducted offline synchronously, where the instructors provided a brief introduction to the Arduino kit trailer to the students, as well as several projects such as temperature sensor readings displayed directly on an OLED screen. In addition to the technical aspects, this training also fosters collaboration, communication, and problem-solving skills. Evaluation was conducted through a post-test practical using a multimeter to measure the resistance of resistors. The results of the training show an increase in students' interest and engagement in STEM fields. This activity is expected to serve as the first step in developing students' potential in technology, and can continue through extracurricular programs. Keywords: training; arduino; microcontroler
Pendampingan bahasa inggris berbasis e-learning bagi anggota POKDARWIS Desa Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Ilham Ilham; Irwandi Irwandi; Fira Fira; Chinta Shaqila; Rima Rahmaniah; Hidayati Hidayati; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Nurmiwati Nurmiwati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.29629

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sejahtera di Desa Medana, Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan bahasa Inggris fungsional anggota Pokdarwis dalam melayani wisatawan asing. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana merancang pelatihan bahasa Inggris berbasis e-learning dengan pendekatan komunikatif yang kontekstual dan praktis. Pelatihan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi observasi kebutuhan dan penyusunan modul pembelajaran. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan metode blended learning melalui sesi tatap muka dan daring menggunakan Google Classroom dan WhatsApp. Peserta dilibatkan secara aktif dalam kegiatan simulasi, diskusi, dan praktik langsung. Evaluasi program dilakukan melalui penyebaran kuesioner Likert kepada seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta, terutama dalam konteks pariwisata. Selain itu, pelatihan juga meningkatkan motivasi peserta untuk terus belajar secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan bahasa Inggris berbasis e-learning dapat menjadi alternatif solusi pembelajaran di daerah wisata pedesaan. Kata kunci: pengabdian kepada masyarakat; bahasa inggris; pokdarwis; e-learning; pembelajaran kontekstual; pariwisata. Abstract This community service activity aims to improve the English communication skills of members of the Sejahtera Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in Medana Village, North Lombok Regency. This activity was motivated by the low level of functional English proficiency among Pokdarwis members in serving foreign tourists. To address this issue, the implementation team designed an e-learning-based English language training program using a communicative, contextual, and practical approach. The training was conducted in three phases: preparation, implementation, and monitoring and evaluation. The preparation phase involved needs assessment and the development of learning modules. The implementation phase was carried out using a blended learning method, combining face-to-face sessions and online sessions via Google Classroom and WhatsApp. Participants were actively involved in simulations, discussions, and hands-on practice. Program evaluation was conducted through the distribution of Likert questionnaires to all participants. Evaluation results indicated that the training was effective in improving participants' English language skills, particularly in the context of tourism. Additionally, the training enhanced participants' motivation to continue learning independently. These findings suggest that e-learning-based English language training can serve as an alternative solution for education in rural tourist areas. Keywords: community service; english language; pokdarwis; e-learning; contextual learning; tourism
Pelatihan dasar SPSS untuk menunjang penelitian tindakan kelas bagi guru MA Kalifa Nusantara Denpasar Bali Windy Lestari; Alfian Anhar; Adika Setia Brata; Suci Rahmawati; Erlinda Mandasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32249

Abstract

AbstrakPendidikan mempunyai peran yang penting dalam membangun peradaban bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas, seperti tertuang dalam 17 target Pembangunan Berkelanjutan. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme guru, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Agar PTK dapat dilakukan secara objektif, efektif, dan terukur, diperlukan pemahaman yang baik terhadap konsep statistika dan alat bantu pengolah data, seperti SPSS. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan guru MA Kalifa Nusantara Denpasar Bali tentang statistika dan meningkatkan keterampilan dalam menggunakan software SPSS untuk menunjang pelaksanaan PTK. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan pelatihan yang dilakukan secara luring atau tatap muka yang terdiri dari penyampaian materi berupa ceramah lisan dan praktik pengolahan data dengan software SPSS, dan dievaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan kemampuan mengolah data dengan statistika deskriptif menggunakan software SPSS dibuktikan dengan pengujian hipotesis rata-rata dua sample berpasangan dengan p-value sebesar 0,025 yang lebih kecil dari taraf signifikan (α) 5%. Kata kunci: pelatihan; SPSS; penelitian tindakan kelas; statistika; pendidikan. AbstractEducation has an important role in building the nation's civilization in order to realize the Golden Indonesia, as stated in the 17 Sustainable Development Goals. In an effort to improve the quality of education and professionalism of teachers, one approach that can be taken is through Classroom Action Research (CAR). To ensure that CAR is conducter objectively, effectively, and measurably, a good understanding of statistical concepts and processing tools such as SPSS is required. This community service activity aims to improve the understanding and knowledge of teachers at  MA Kalifa Nusantara Denpasar Bali, regarding statistics and to improve their skills in using SPSS to support the implementation of CAR. The program was carried out through offline or face-to-face training, consisting of lectures and hands-on data analysis using SPSS, and evaluated through pretest and posttest assessments. The results showed that the training significantly improved teachers’ ability to process data using descriptive statistics with SPSS, as evidenced by a paired sample t test that produced a p-value of 0.025, which is smaller than the 5% significance level (α). Keywords: training; SPSS; classroom action research; statistics; education.
Pelatihan penulisan ilmiah dan sosialisasi dampak negatif plagiasi dan perjokian untuk mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tamansiswa Palembang Boni Junita; Putri Afifa Nur Oktadina; Mutiara Putri; Muhammad Noviansyah Nugraha; Lety Trisnaliani; Sahrul Effendy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31728

Abstract

AbstrakPelatihan penulisan ilmiah dan sosialisasi dampak negatif plagiasi serta perjokian untuk mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tamansiswa Palembang merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah yang berintegritas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap maraknya kasus plagiarisme dan praktik perjokian di kalangan mahasiswa, yang disebabkan oleh faktor seperti tekanan akademik, kurangnya pemahaman tentang teknik penulisan, dan akses mudah terhadap jasa tidak etis. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap utama: pemaparan materi tentang penulisan ilmiah, sosialisasi dampak negatif plagiasi dan perjokian, serta pelatihan praktis penggunaan alat pendeteksi plagiarisme seperti Turnitin dan Grammarly. Mahasiswa peserta kegiatan yang terlibat aktif dalam diskusi interaktif dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa mengenai teknik penulisan ilmiah, etika akademik, dan cara menghindari pelanggaran. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh keterampilan menggunakan alat bantu untuk memastikan orisinalitas karya tulis. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi risiko plagiarisme dan perjokian tetapi juga membangun budaya akademik yang jujur dan bertanggung jawab. Dampak jangka panjangnya adalah peningkatan kualitas lulusan dan reputasi institusi. Saran untuk keberlanjutan kegiatan ini adalah menjalin kerjasama lebih luas dan mengadakan pelatihan berkala untuk memastikan pemahaman yang berkelanjutan. Kata kunci: pelatihan; sosialisasi; penulisan ilmiah; plagiasi; perjokian. AbstractScientific writing training and socialization of the negative impact of plagiarism and cheating for Mechanical Engineering students of Tamansiswa University Palembang is a community service activity with the aim of increasing students' understanding and skills in writing scientific papers with integrity. This activity was carried out in response to the rampant cases of plagiarism and cheating among students, caused by factors such as academic pressure, lack of understanding of writing techniques, and easy access to unethical services. The implementation method consisted of three main stages: material presentation on scientific writing, socialization of the negative impact of plagiarism and cheating, and practical training on the use of plagiarism detection tools such as Turnitin and Grammarly. Students participating in the activity were actively involved in interactive discussions and hands-on practice. The results showed a significant increase in students' understanding of scientific writing techniques, academic ethics, and how to avoid violations. In addition, students also acquire the skills to use tools to ensure the originality of the written work. These activities not only reduce the risk of plagiarism and cheating but also build an honest and responsible academic culture. The long-term impact is to improve the quality of graduates and the reputation of the institution. Suggestions for the sustainability of this activity are to establish wider cooperation and conduct periodic training to ensure continuous understanding. Keywords: training; socialization; scientific writing; plagiarism; cheating.
Lingkungan binaan design taman penitipan anak pengembangan rumah cerdas timiomi daycare Endang Sri Lestari; Sandra Eka Febrina; Raden Ahmad Nur Ali; Anta Sastika; Lesi Hertati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31295

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini membahas perancangan dan pengembangan lingkungan binaan pada Taman Penitipan Anak (TPA) berbasis konsep rumah cerdas dengan studi kasus Timiomi Daycare. Fokus utama terletak pada penciptaan ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak usia dini melalui integrasi teknologi serta pendekatan desain yang ramah anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini beradaptasi dengan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan pengelola daycare serta orang tua. Hasil pengabdian masyarakat dari studi ini menunjukkan bahwa pengembangan lingkungan fisik yang didukung teknologi pintar seperti sistem monitoring keamanan, pencahayaan otomatis, dan kontrol suhu ruangan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan rasa aman bagi anak dan orang tua. Fasilitas dilengkapi mainan edukatif, puzzle, balok, buku cerita, dan area bermain lunak (soft play), area taman dengan permainan fisik seperti perosotan, jungkat-jungkit, dan ayunan yang aman, berujuan untuk menstimulasi motorik kasar dan halus, serta melatih interaksi sosial. Selain itu, penataan ruang yang fleksibel, pemilihan material non-toksik, serta integrasi area bermain edukatif turut menunjang perkembangan motorik dan kognitif anak. Hasil ppengabdian masyarakat  ini merekomendasikan model pengembangan lingkungan TPA yang adaptif terhadap kebutuhan anak, berkelanjutan, dan mendukung sistem pengasuhan modern berbasis rumah cerdas. Kata kunci: lingkungan binaan; taman penitipan anak; rumah cerdas; desain rumah anak; timiomi daycare Abstract This community service discusses the design and development of a built environment in a Child Care Center (TPA) based on the concept of a smart home with a case study of Timiomi Daycare. The main focus is on creating a safe, comfortable space that supports the growth and development of early childhood through the integration of technology and a child-friendly design approach. The purpose of this community service is adapted from literature studies, field observations, and interviews with daycare managers and parents. The results of community service from this study indicate that the development of a physical environment supported by smart technology such as a security monitoring system, automatic lighting, and room temperature control can improve the quality of service and provide a sense of security for children and parents. The facilities are equipped with educational toys, puzzles, blocks, story books, and soft play areas, garden areas with safe physical games such as slides, seesaws, and swings, aimed at stimulating gross and fine motor skills, and training social interaction. In addition, flexible spatial planning, selection of non-toxic materials, and integration of educational play areas also support children's motor and cognitive development. The results of this community service recommend a model for developing a TPA environment that is adaptive to children's needs, sustainable, and supports a modern care system based on smart homes.Keywords: built environment; childcare; smart home; child-friendly design; timiomi daycare.
Sosialisasi kedudukan anak perempuan dalam sistem pewarisan adat Suku Karo di Permata GBKP Kota Kupang Imanta Immanuel Perangin Angin; Lenny Sofia BireManoe; Hotlif Arkilaus Nope; Aelsthri Ndandara; Yeheskial Adrian Roen; Hildigardis M.I Nahak
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32037

Abstract

Abstrak Hukum Indonesia dalam keberagaman adatnya mengakui kebiasaan-kebiasaan adat dalam penentuan mengenai kewarisan atas siapa yang berhak mewarisi, besaran hak waris dan ketetapan lain yang berlaku dalam berbagai sistem pewarisan adat. Kondisi ini menyebabkan perbedaan dalam pelaksanaan pewarisan atau dalam penyelesaian masalah pewarisan di berbagai wilayah di Indonesia. Kenyataan yang terjadi pada masyarakat Suku Karo masih terjadi perbedaan penafsiran dalam memutuskan siapa yang berhak menguasai harta peninggalan orang tua, dimana yang terjadi bahwasanya anak laki-laki yang berhak menjadi ahli waris. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah Pendampingan dan penguatan komitmen dalam mempelajari adat dan budaya Suku Karo, Memberi pengetahuan dan pendampingan terkait adat dan budaya mengenai sistem pewarisan Suku Karo, Pendampingan dalam memahami realitas sosial yang berkembang dan relevansinya dengan Sistem Pewarisan Suku Karo. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipatif berbentuk ceramah, diskusi bagi Kelompok Pemuda Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kupang. Bentuk kegiatan berupa  sosialisasi ditujukan kepada bagi Kelompok Pemuda Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kupang. Hasil kegiatan pengabdian meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian tentang pembagian harta warisan yang dilakukan pada masyarakat Suku Karo. Meskipun masyarakat Karo secara tradisional menganut sistem patriarki yang menempatkan anak laki-laki sebagai penerus utama, terdapat pergeseran nilai sosial yang mendukung hak waris perempuan. Kata kunci: kedudukan anak perempuan; sistem pewarisan adat; suku karo Abstract Indonesian law acknowledges tradition in inheritance matters, encompassing the determination of heirs, the scope of inherited rights, and other restrictions pertinent to various customary inheritance systems. This circumstance results in disparities in the execution or resolution of inheritance matters throughout different regions of Indonesia. The Karo community has divergent interpretations about the entitlement to inherit parental property, whereas male offspring are designated as heirs. The goal of this PKM activity is to help people learn about and become more committed to studying the Karo Tribe's customs and culture, to teach people about and support their inheritance system, and to make it easier to understand how changing social conditions affect the Karo Tribe's inheritance system. This PKM program employs a participative approach through lectures and discussions for the Youth Group of the Batak Karo Protestant Church (GBKP) in Kupang. The activity's format, centered on socializing, targets the Youth Group of the Batak Karo Protestant Church (GBKP) in Kupang. The outcomes of the community service initiatives enhanced the participants' understanding of inheritance distribution within the Karo ethnic group. The Karo society historically follows a patriarchal system designating male children as principal heirs; nonetheless, there is a notable shift in social attitudes advocating for women's inheritance rights. Keywords: the position of daughters; traditional inheritance system; karo tribe