cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Analisis Keterampilan Menulis Teks Deskripsi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Sandy Liviana; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92161

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting untuk dikuasai siswa, tetapi seringkali dianggap sebagai keterampilan yang paling sulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis teks deskripsi pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV sekolah dasar beserta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sampel pada penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Karangduwur dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan tes. Menggunakan teknik analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan yang ditemukan dalam keterampilan menulis siswa meliputi penulisan huruf tidak konsisten, penempatan huruf salah, tidak menggunakan spasi, dan tulisan tidak terbaca dengan jelas. Faktor-faktor yang memengaruhi keterampilan menulis siswa yaitu kurangnya motivasi, minimnya penguasaan kosakata, kesulitan dalam mengorganisasikan ide, serta kurangnya pemahaman terhadap aturan tata bahasa dan ejaan. Maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar keterampilan menulis siswa belum optimal.
Analisis Kesulitan Guru Kelas dalam Menerapkan 5 Unsur KSE (Kompetensi Sosial Emosional) pada Saat Proses Pembelajaran di Kelas VI SDN 20 Kota Bengkulu Aulia Astika Nengsih; Neza Agusdianita; Betha Oktariya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91559

Abstract

Guru kelas memiliki peran krusial dalam menerapkan KSE ini dalam konteks pembelajaran sehari-hari di kelas. Namun, implementasi KSE tidak selalu berjalan mulus di lapangan. Sejumlah guru kelas, terutama di kelas 6 SDN 20 Bengkulu, mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan dan mengajarkan semua unsur KSE ini kepada siswa mereka. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh guru kelas dalam menerapkan 5 Unsur Kompetensi Sosial Emosional (KSE) selama proses pembelajaran di Kelas VI SDN 20 Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara mendalam dengan guru kelas VI SDN 20 Bengkulu. Hasil analisis menunjukkan beberapa tantangan utama yang dihadapi guru, antara lain kurangnya pemahaman tentang konsep dan manfaat Kompetensi Sosial Emosional, kesulitan dalam mengintegrasikan Kompetensi Sosial Emosional ke dalam pembelajaran sehari-hari, serta keterbatasan sumber daya dan dukungan untuk pengembangan kompetensi sosial emosional siswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan profesionalisme guru dalam menghadapi tuntutan baru dalam pendidikan karakter di sekolah dasar khususnya pada aspek sosial emosional peserta didik.
Implementation of Educational Professional Development in Improving The Quality of Education in Elementary Schools Fitri Jumiyati; Hanifah Chairryn Nada; Naura Nadhifa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91644

Abstract

Kualitas pendidikan suatu bangsa tidak hanya dilihat dari fasilitas yang memadai, akan tetapi profesi kependidikan juga sangat penting dilakukan karena pendidikan berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia di masa mendatang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengembangan profesi kependidikan dengan harapan dapat memperbesar peluang guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi pustaka/literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesi guru dapat meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar bagi  guru dan siswa karena terdapat banyak aspek yang mendukung proses dan hasil pendidikan. Peran paling penting dalam meningkatkan kualitas dan hasil Pendidikan terletak pada para profesional pendidikan yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai untuk mengelola, membimbing, dan mengarahkan siswa dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan lebih lanjut profesi guru dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar sangat penting dilakukan karena guru mempengaruhi kualitas pendidikan yang sangat bergantung pada kemampuan, komitmen, dan profesionalisme pendidik.
Pengembangan Bahan Ajar Seni Kuliner Berbasis Web Book Creator Untuk Mahasiswa Pendidikan Tata Boga Siti Sutanti; Dian Agustina; Laurena Ginting; Erli Mutiara
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92276

Abstract

Book Creator merupakan sebuah alat sederhana yang berguna untuk membuat buku yang berbasis e-book (elektronik book) yang berisi tulisan dan gambar selain itu juga dapat ditambah dengan audio dan video. Tujuan penelitian : 1) Mengembangkan bahan ajar Seni Kuliner Berbasis Web Book Creator; 2) Mengetahui respon mahasiswa terhadap bahan ajar Seni Kuliner Berbasis Web Book Creator. Waktu Penelitian bulan Maret-Mei 2024. Metode penelitian model ADDIE.  Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif yang memaparkan hasil pengembangan bahan ajar. Hasil penelitian adalah produk e-book menggunakan aplikasi Book Creator berbasis QR Code yang dikembangkan memperoleh presentase 90,86%, sedangkan validasi ahli materi memperoleh skor 90,83%, sangat valid. Angket respon siswa mendapat presentase skor sebesar 92,5% dengan kategori sangat praktis. Simpulan penelitian bahwa bahan ajar Seni Kuliner Berbasis Web Book Creator yang dikembangkan dinyatakan valid dan dapat di gunakan oleh mahasiswa.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis CTL dengan Berbantuan Big Book Untuk Meningkatkan Literasi Finansial Peserta Didik Fase B Devi Aulia Oktaviani; Babang Robandi; Mubarok Somantri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91601

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penerapan program literasi finansial secara optimal dan belum adanya modul ajar yang khusus berfokus pada program tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan desain awal, menilai kelayakan, dan mengevaluasi hasil dari pengembangan modul ajar berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi finansial peserta didik Fase B. Metode yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dengan model ADDIE (analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Hasil penilaian dari ahli desain, materi, dan pembelajaran menunjukkan skor rata-rata sebesar 98,75%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Setelah modul ajar diuji coba pada peserta didik Fase B dengan menggunakan pre-test dan post-test, nilai rata-rata peserta meningkat dari 65 menjadi 86,36. Selain itu, uji N-gain menunjukkan hasil rata-rata 0,61, yang tergolong dalam kategori sedang. Oleh karena itu, modul ajar berbasis CTL ini dinyatakan layak untuk digunakan dan efektif dalam meningkatkan literasi finansial peserta didik Fase B.
Optimalisasi Permainan Tradisional Nusantara bagi Guru SD di Indonesia Idam Ragil Widianto Atmojo; Matsuri Matsuri; Chumdari Chumdari; Fadhil Purnama Adi; Roy Ardiansyah; Dwi Yuniasih Saputri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91727

Abstract

Permainan tradisional Nusantara kaya akan nilai budaya dan edukasi, namun kurang optimal dalam pemanfaatannya sebagai media pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji strategi optimalisasi permainan tradisional Nusantara bagi guru SD di Indonesia. Artikel ini merupakan kajian literatur terkait permainan tradisional Nusantara dan pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian ini yaitu kajian literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil kajian literatur ditemukan berbagai strategi optimalisasi permainan tradisional Nusantara, antara lain integrasi dengan materi pelajaran, modifikasi aturan dan permainan, pemanfaatan media pembelajaran, dan penyelenggaraan festival permainan tradisional. Implementasi strategi tersebut menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar dan halus, kerjasama tim dan komunikasi, dan pengetahuan budaya dan nilai-nilai luhur. Kesimpulan hasil kajian literatur yaitu optimalisasi permainan tradisional nusantara dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar di Indonesia.
Peran Tenaga Pendidik Dalam Pembelajaran di Era Digital Sri Widiyaningsih; Ulil Ma'rifah; Umuma'rifah Umuma'rifah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92343

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan, menuntut tenaga pendidik untuk meningkatkan keterampilan digital mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tenaga pendidik dalam pembelajaran di era digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan keterampilan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literatur Review dengan desain PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses). Studi penelitian pada metode ini dilakukan dengan merancang peninjauan sumber kutipan secara sistematis yang mencakup fase berikut: identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan banyaknya artikel akhir yang akan dilakukan penelaahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga pendidik berperan penting dalam merancang pembelajaran digital yang efektif, namun masih menghadapi kendala terkait keterampilan digital, pemahaman TPACK, dan infrastruktur teknologi yang terbatas. Simpulan penelitian ini adalah tenaga pendidik berperan penting dalam pembelajaran digital namun menghadapi kendala keterampilan, TPACK, dan infrastruktur, sehingga diperlukan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan sumber daya serta infrastruktur teknologi.
The Importance of Teacher Competence in The 21st Century in Improving The Critical Thinking Skills of Elementary School Students in IPAS Learning Ella Anggun Ferdiansyah; Faathira Adillia; Andhiena Rizka Camalia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91618

Abstract

Pada abad 21, kompetensi guru menjadi salah satu hal penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD agar dapat membimbing proses pembelajaran dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi hubungan antara kompetensi guru dan kemampuan berpikir kritis siswa SD melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan penelitian metode deskripsi, beberapa kajian review dengan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis pentingnya kompetensi guru di abad 21. Prosedur penelitian ini terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memiliki kompetensi pedagogik yang baik mampu membimbing siswa secara efektif, sehingga kemampuan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui pembelajaran IPAS dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Dengan demikian, dapat disimpulkan kompetensi guru, terutama dalam bidang pedagogik, sangat berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD melalui pembelajaran IPAS dengan mengembangkan model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Laili Ulviah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91788

Abstract

Penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar perlu diterapkan sebagai alat bantu dalam proses penyampaian materi dari guru kepada siswa untuk menjadikan siswa lebih aktif dan memiliki keterampilan seperti keterampilan berpikir kritis. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kembali penggunaan multimedia interaktif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka menggunakan metode kuantitatif meta analisis dan kualitatif sistematis. Penelitian dilakukan dengan mencari jurnal-jurnal nasional selama 5 tahun taerakhir, ada 10 artikel yang relevan dengan judul yang kemudian dikaji untuk menarik kesimpulan. Hasil dari kajian pustaka ini adalah bahwa ada beberapa model dan pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran menggunakan multimedia interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, seperti model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), inkuiri, dan Discovery Learning, serta pendekatan Science, Environment, Technology, and Society (SETS), Socio Scientific Issues (SSI), dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Selain itu, penggunaan multimedia interaktif berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Berdasarkan kajian pustaka yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Developing Teacher Profesional Competence through Continous Development in the Industrial Era 4.0 towards Superior Education Zulvalia Zulvalia; Wirisha Salini
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92386

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat,  guru harus senantiasa meningkatkan keahlian dan kompetensi profesionalnya, serta bisa mengikuti perkembangannya untuk dapat menghadapi tantangan pada di era revolusi industri 4.0 untuk mewujudkan pendidikan unggul di era industry 4.0.  Oleh karena itu perlu pembinaan keberlanjutan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode systematic literature review (SLR). Penelitian SLR yaitu untuk menambah ilmu pengetahuan dan menjadi dasar teori pengambilan kebijakan atau praktik. Data dan sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian berasal dari data sekunder berupa artikel jurnal dan buku yang diperoleh melalui database elektronik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dengan mengikuti tahap systematic literature review SiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan profesionalisme guru melalui kualifikasi akademik dengan pemasaran materi/mata kuliah serta ijazah sarjana PGSD dan guru harus memiliki 4 kompetensi yaitu kompetensi pedagogic,  kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, dan kompetensi professional. 

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue