cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
The Role of Collaborative Attitude towards Commitment through Mediation of Life Satisfaction and Emotional Behavior (Empirical Study on Non-ASN Teachers in Cilegon City Lithasari, Agustine; Suparmoko, Muhammad; Mukhlis, Ahmad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i4.82663

Abstract

Komitmen guru merupakan esksistensi guru pada kemajuan Pendidikan dan pengetahuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengoptimalkan peran mediasi kepuasan hidup, dan perilaku emosi sebagai predictor pengaruh langsung atau tidak langsung antara sikap kolaboratif terhadap kepuasan guru. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey pada guru sekolah dasar sebanyak 150 responden. Teknik analisis data adalah menganalisis data responden dan membahas pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabelnya dengan statistic structural equation Modelling (SEM). Hasil penelitian antara lain: (1) ada pengaruh sikap kolaboratif terhadap kepuasan hidup; (2) ada pengaruh sikap kolaboratif terhadap perilaku emosi; (3) ada pengaruh sikap kolaboratif terhadap komitmen guru; (4) ada pengaruh kepuasan hidup terhadap komitmen guru; (5) bahwa tidak ada pengaruh perilaku emosi terhadap komitmen; serta (6)  peran mediasi (kepuasan hidup dan perilaku emosi) dapat memediasi secara penuh antara variable independent (sikap kolaboratif) terhadap komitmen guru). Simpulan penelitian ini yaitu komitmen guru dipengaruhi banyak factor seperti sikap kolaboratif, dan kepuasan hidup yang menggambarkan keikhlasan bekerja pada Pendidikan.
Kajian Literatur: Self-Confidence, Self-Concept dan Sikap Tafa’ul Safitri, Vivi; Prabawa, Abi Fa’izzarahman
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92348

Abstract

Fenomena rendahnya sikap tafa’ul di kalangan mahasiswa akhir merupakan salah satu masalah yang terjadi di perguruan tinggi, sehingga diperlukan layanan intervensi untuk meningkatkan sikap tafa’ul tersebut. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji keterkaitan secara teoritik antara self-confidence, self-concept dan sikap tafa’ul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research). Proses pelaksanaan penelitian meliputi: 1) pemilihan topik; 2) eksplorasi informasi; 3) penentuan fokus penelitian; 4) pengumpulan sumber data; 5) penyiapan penyajian data; dan 6) penyusunan laporan (Mizaqon & Purwoko, 2013). Hasil penelitian memberikan penguatan bahwa self-confidence, self-concept dan sikap tafa’ul mempunyai keterkaitan secara teoritik. Sikap tafa’ul, yang mencerminkan optimisme dengan pandangan positif dan realistis, penting dalam psikologi karena memengaruhi kehidupan seseorang secara signifikan melalui kepercayaan diri, harapan masa depan, dan semangat kerja keras, meskipun tantangan dapat mengurangi sikap ini, sehingga usaha peningkatan melalui pelatihan berpikir positif, pengembangan harga diri, dan pemahaman identitas diri menjadi kunci untuk memperkuat sikap tafa’ul yang berhubungan positif dengan kepercayaan diri dan konsep diri.
Telaah kesulitan belajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar: A Case Study Qualitative Fajari, Laksmi Evasufi Widi; Umalihayati, Umalihayati; Ningsih, Puji Rahayu; Lestari, Icha Tantri; Sihombing, Milawaty; Adawiyah, Salma Rodiyatul; Hanifatunnufus, Fera
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91793

Abstract

Bahasa Indonesia pada hakikatnya mengajarkan manusia tentang keterampilan bahasa yang baik dan benar sesuai fungsi dan tujuannya. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kesulitan belajar bahasa Indonesia dan upaya guru mengatasi kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa. Metode penelitian menggunakan kualitatif studi kasus dengan subjek penelitian guru dan 4 siswa kelas 5 yang berkesulitan belajar melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan 4 tahapan meliputi mengumpulkan data, reduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan permasalahan kesulitan belajar bahasa Indonesia pada siswa sekolah dasar yang meliputi kesulitan belajar membaca, menulis, berbicara dan menyimak yang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. (1) Kesulitan membaca disebabkan karena faktor internal yaitu siswa sakit/ kurang fokus pada isi bacaan yang terlalu formal. (2) Kesulitan belajar menulis disebabkan karena faktor internal kesulitan dalam memegang pensin/pena sedangkan faktor ekternal kurangnya motivasi dari guru maupun orangtua. (3) Kesulitan belajar berbicara disebabkan karena faktor internal kurang percaya diri. (4) Kesulitan belajar menyimak disebabkan karena faktor internal tidak fokus pada isi bacaan. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa sekolah dasar dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya fokus pada mata pelajaran tertentu. Faktor eksternal meliputi kurangnya motivasi dari orang tua atau teman sebaya.
Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital Putri, Ike Trisna Ayu; Agusdianita, Neza; Desri, Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jurnal-jurnal ilmiah dalam rangka pengumpulan sumber-sumber yang relevan yang berkaitan dengan peran literasi sekolah terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Penulisan artikel ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review). Tujuan pustaka dilakukan dengan mengumpulkan jurnal dan artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yaitu dari tahun 2019 hingga 2024. Hasil dari penelitian literatur mengungkapkan bahwa Literasi memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Semakin tinggi kemampuan literasi siswa, semakin tinggi juga tingkat kekritisan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca dan memahami teks dengan baik dapat mempengaruhi bagaimana siswa mengevaluasi dan membangun argumen. Proses implementasi budaya literasi mencakup beberapa tahapan penting, seperti Pemantauan pemahaman teks, Penggunaan literasi multimoda (berbagai jenis media dan format), Instruksi yang jelas dan eksplisit, Respon terhadap berbagai jenis pertanyaan, Pembuatan pertanyaan oleh siswa, Proses literasi yang mencakup analisis, sintesis, evaluasi dan Meringkas isi teks. Melalui tahapan ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan identifikasi, analisis, konstruksi argumen, evaluasi, dan menyimpulkan informasi.
Pemanfaatan Kearifan Lokal sebagai Media Pembelajaran: Permainan Tradisional Congklak untuk Mengajarkan Operasi Perkalian di Sekolah Dasar Hamidah, Hana Rifa; Istiqomah, Laili Nur; Aisyah, Mita Rahma
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91832

Abstract

Perkalian merupakan salah satu dasar hitung yang penting untuk dapat memahami operasi hitung lainnya. Congklak sebagai salah satu permainan tradisional Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun juga dapat digunakan sebagai alat edukatif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi perkalian. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, siswa akan diajak untuk bermain congklak dengan konsep lubang terakhir yang ditempati akan dikalikan dengan lubang yang sudah dilewati. Apabila siswa gagal dalam menjawab, maka biji yang ada di lubang terakhir akan diberikan kepada lumbung lawan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis cara meningkatkan motivasi belajar siswa, membuat suasana belajar lebih menyenangkan, dan meningkatkan keterampilan siswa dalam mempelajari operasi perkalian. Dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Studi kepustakaan adalah salah satu jenis penelitian yang dilakukan dengan seorang peneliti dengan mengumpulkan data- data yang bersumber dari buku, jurnal, artikel dan tulisan-tulisan tertentu. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Jadi dalam artikel ini penulis tertarik untuk membahas tentang permainan tradisional congklak yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran, yaitu dalam mengajarkan operasi perkalian di sekolah dasar.
The Influence of Image Media And Puzzle Games on Conceptual Understanding (Research on Social Studies Lesson (IPS) at Elementary School) Widyaningsih, Yennie Indriati; Muslihah, Neni Nadiroti; Pujiasti, Dea Asri; Nurseha, Alamsayah; Zahra, Febi Aulia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92671

Abstract

Conceptual understanding is a person's ability to understand what is taught, capture the meaning of what is learned, and utilize the contents of the material being studied, as well as solve problems related to the material being studied. This study aims to determine the effect of using picture and puzzle media on conceptual understanding in social studies lessons in elementary schools. This research method is Quasi Experimental Design, this research instrument uses a test to measure conceptual understanding. The sample in this study was 20 students of class VA as the control class and 20 students of class VC as the experimental class. Data analysis techniques used the Normality Test, Homogeneity Test and t-Test. The results of the study showed that the application of picture media and puzzle games on students' conceptual understanding in social studies learning was better and showed a significant effect than those who did not use learning media. This is evidenced by the results of the hypothesis test, namely to 2.03> 1.90 for conceptual understanding. There is a difference between the control class and experimental class, the test results of the experimental class are greater than the control class. So it can be said that picture media and puzzle games can be used as an alternative in the learning process in the classroom.
From a Hinterland to an Alternative Borobudur Destination (Experiential Landscape Evaluation of Karangrejo Tourism Village, Magelang) A Bakty, Andi Fatimah Maoudy; Muchlis, Nur Farah Fajriaty; Lantang, Ayu Gardenia; Rahayu, Mia; Ridwan, Masri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92252

Abstract

Tinjauan ini menyelidiki pengembangan pariwisata berbasis lanskap eksperiensial di lingkungan desa, dengan menekankan bentuk lanskap budaya dan alam dalam menciptakan pengalaman pariwisata yang otentik. Meskipun memiliki potensi, konsep Lanskap Eksperiensial masih kurang dimanfaatkan di Indonesia. Penelitian ini berfokus di Desa Wisata Karangrejo Magelang, Jawa Tengah, sebuah inisiatif pariwisata alternatif di dekat Borobudur Super Destinasi Prioritas. Dengan menggunakan kerangka kerja kualitatif wawancara dan observasi. Survei lapangan dilakukan untuk mendokumentasikan lanskap fisik desa. Delapan pertanyaan dengan enam informan kunci  sebagai data lapangan dianalisis melalui lensa teori Lanskap Pengalaman. Penelitian ini mengidentifikasi tiga tema utama: (1) Keaslian desa secara keseluruhan, (2) Fasilitas layanan desa, dan (3) Ketersediaan panorama dan pemandangan. Tema ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang karakteristik lanskap Desa Karangrejo dan perannya dalam pariwisata alternatif. Temuan-temuan tersebut berkontribusi pada perencanaan pariwisata pedesaan dan menekankan pentingnya mempertahankan keaslian dalam inisiatif pariwisata berbasis desa.
Kajian Etnosains dalam Aktivitas Manongkah Kerang di Kabupaten Indragiri Hilir Riau sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Yektyastuti, Resti; Muzzazinah, Muzzazinah; Erlangga, Sony Yunior; Usgianti, Rivana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92114

Abstract

Manongkah Kerang merupakan kearifan lokal dari suku Duano di kabupaten Indragiri Hilir provinsi Riau yang dilakukan sebagai  proses menangkap kerang di padang lumpur ketika air sungai surut dengan menggunakan alas sebilah papan yang berguna sebagai tumpuan kaki untuk berseluncur sementara kaki yang lains sebagai pendorong. Manongkah kerang mengandung nilai-nilai pengetahuan lokal yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik manongkah kerang oleh Suku Duano dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar IPA yang efektif. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tinjauan literatur digunakan untuk memberikan deskripsi aktivitas manongkah kerang, nilai-nilai etnosains yang terkandung di dalamnya, dan strategi integrasinya dalam kurikulum IPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa menongkah kerang memiliki muatan konsep IPA dan nilai konservasi ekosistem. Konsep IPA yang terkadung dalam manongkah kerang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA terpadu maupun dalam pembelajaran biologi, fisika, dan kimia secara terpisah. Guru dapat pula melaksanakan pembelajaran IPA berbasis field study dengan pendekatan lingkungan. Selain itu, pendekatan berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis tempat, integrasi pengetahuan lokal dengan kurikulum modern, dan penggunaan teknologi adalah beberapa strategi yang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran dengan kearifan lokal ini.
Analisis Keaktifan Siswa Pada Model Pembelajaran Project-Based Learning Berbasis STEAM Kelas V Robikho, Alif; Ngazizah, Nur; Muttaqin, Hendra Pratisnojati Sholeh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keaktifan siswa pada materi Magnet, Listrik, dan Teknologi bagi Kehidupan dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL) dengan berbasis STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Penelitian dilakukan di kelas V SDN Sokoharjo, Purworejo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model pembelajaran Project Based Learning memberikan peran penting pada keaktifan siswa selama pembelajaran. Dengan berbasis STEAM mendorong pembelajaran menjadi lebih bermakna. Hasil penelitian ini memberikan dukungan terhadap efektivitas pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penerapan pengetahuan lintas disiplin (STEAM) dan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam meningkatkan keterlibatan dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran PjBL berbasis STEAM meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN Sokoharjo dalam belajar materi Magnet, Listrik, dan Teknologi. Proyek miniatur lampu lalu lintas melibatkan konsep STEAM: Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika. Dengan menggunakan alat seperti gunting, cutter, dan penggaris, siswa belajar merangkai kabel dan memahami prinsip listrik paralel. Pendekatan ini juga meningkatkan keterampilan 4C: communication (komunikasi), collaborative (kolaborasi), critical thinking (berpikir kritis), and creative (kreatif).
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar tentang Materi Luas Bangun Datar pada Siswa Kelas V SD Negeri Pasarkliwon Tahun Ajaran 2023/2024 Handayani, Salma; Susila, Herwinda Putra; Salimi, Moh; Akaddiyah, Faridatul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92151

Abstract

Hasil belajar sangat penting dalam sebuah pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan media konkret untuk meningkatkan hasil belajar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sampel yang digunakan adalah 16 siswa kelas V yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi tes, dengan alat pengumpulan data berupa lembar evaluasi dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning, dari 68,80% menjadi 80,40%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tentang materi luas bangun datar dengan media konkret pada siswa kelas V SD Negeri Pasarkliwon tahun ajaran 2023/2024.

Page 83 of 152 | Total Record : 1517


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue