cover
Contact Name
Dr. Mashud, S. P.d., M.Pd
Contact Email
multilateral.journal@ulm.ac.id
Phone
+628115128680
Journal Mail Official
multilateral.journal@ulm.ac.id
Editorial Address
PJKR JPOK FKIP ULM JL. Taruna Praja Raya Kampus JPOK FKIP ULM Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga
ISSN : 14123428     EISSN : 25491415     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analisis kritis setara dengan hasil penelitian bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jurnal Multilateral Pendidikan Jasmani dan Olahraga berfokus pada Analisis Pembelajaran, Penelitian dalam pendidikan jasmani dan Olahraga serta masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang olahraga sebagai berikut: 1. Pendidikan Olahraga 2. Kepelatihan Olahraga 3. Olahraga Rekreasi 4. Olahraga Tradisional Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat peminat pembaca adalah dari kalangan aktivis olahraga dan guru Pendidikan Jasmani.
Articles 308 Documents
Hubungan sumber daya manusia dan fasilitas olahraga terhadap partisipasi kegiatan olahraga siswa mts di jawa barat Rabbani, Muhamad Daffa; Carsiwan, Carsiwan; Hambali, Burhan
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i2.21623

Abstract

Pendidikan formal di Indonesia memiliki berbagai jenjang, salah satunya adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang memiliki populasi siswa yang besar. Partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga merupakan komponen penting dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Sumber Daya Manusia (SDM) dan fasilitas olahraga terhadap partisipasi siswa MTs di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara Purposive sampling dengan kriteria sekolah MTs yang memiliki populasi yang besar, dan diperinci siswa yang konsisten melakukan partisipan olahraga melalui kuesioner. Analisis data menggunakan korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah partisipan memiliki hubungan negatif dengan jumlah SDM (r = -0,439) dan total fasilitas (r = -0,132), meskipun tidak signifikan secara statistik. Di sisi lain, jumlah SDM menunjukkan hubungan positif yang kuat dengan total fasilitas (r = 0,632). Temuan ini mengindikasikan adanya tantangan dalam pengelolaan sumber daya di sekolah MTs, di mana peningkatan jumlah siswa tidak selalu diikuti oleh peningkatan sumber daya yang memadai. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya yang strategis untuk memastikan ketersediaan SDM dan fasilitas yang seimbang dalam mendukung partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga. Implikasi praktis dari penelitian ini antara lain perlunya alokasi anggaran yang lebih besar untuk peningkatan fasilitas dan pengembangan kompetensi guru olahraga di sekolah MTs.
Program pembelajaran motorik di sekolah dasar: tinjauan dari perspektif siswa, guru, dan orang tua Indahwati, Nanik; Rohman, Moh. Fathur; Nurhayati, Faridha; Kristiyandaru, Advendi; Kuncoro, Bambang Ferianto Tjahyo; Prakoso, Bayu Budi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i1.21697

Abstract

Penelitian crossectional study ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi orang tua, guru dan siswa terhadap program pembelajaran motorik di sekolah dasar. Sebanyak 254 responden yang terdiri atas 72 siswa, 66 guru, dan 93 orang tua terlibat dalam penelitian ini. Angket persepsi dengan jawaban tidak tahu sampai dengan sangat yakin digunakan untuk mengukur persepsi para responden. Analisis data menggunakan deskriptif statistik, t-test (uji beda berdasarkan gender, kelas, dan jenis sekolah), dan anova (uji beda berdasarkan pengalaman guru mengajar). Aplikasi SPSS digunakan dalam proses analisis data. Hasil menunjukkan bahwa persepsi siswa, orang tua, dan guru terhadap program pembelajaran motorik di sekolah dasar sudah baik. Ditemukan bahwa siswa SD dan MI memiliki persepsi berbeda (t= 4.515, p= 0.000<0.05). Begitu pula persepsi orang tua yang memiliki anak di SD dan MI berbeda (t= 4.276, p= 0.000<0.05). Kualitas keterlaksanaan PJOK menjadi faktor paling mungkin memengaruhi perbedaan persepsi ini. Disimpulkan bahwa perbedaan kualitas keterlaksanaan PJOK di sekolah dapat menimbulkan perbedaan persepsi program pembelajaran motorik di sekolah.
Analitik Prediktif Sepakbola: Model Machine Learning BRI Liga 1 Indonesia Hidayat, Rodhi Rusdianto; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Sinaga, Evi; CS, Ansar; Ibrahim, Ibrahim; Kardi, Ipa Sari; Putra, Miftah Fariz Prima; Samal, Asmathil Bari; Babingga, Hariyanto
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.21889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi model prediktif berbasis machine learning guna memprediksi hasil pertandingan BRI Liga 1 Indonesia musim 2023-2024. Dengan menggunakan algoritma XGBoost untuk klasifikasi hasil pertandingan dan Gradient Boosting Regressor untuk prediksi skor, penelitian ini menganalisis berbagai variabel seperti penguasaan bola, akurasi tembakan, jumlah umpan sukses, tendangan sudut, serta faktor lain yang berkontribusi terhadap hasil pertandingan. Data pertandingan dikumpulkan dari sumber resmi dan diproses menggunakan metode statistik serta teknik Machine Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model XGBoost mencapai akurasi sebesar 98.4% dengan precision, recall, dan F1-score yang hampir sempurna. Model Gradient Boosting Regressor juga menunjukkan performa yang sangat baik dengan R-squared score sebesar 0.992 dan tingkat kesalahan yang sangat rendah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model prediktif berbasis analitik dapat menjadi alat yang andal dalam mendukung strategi tim sepak bola, meningkatkan performa permainan, dan membantu pengambilan keputusan berbasis data dalam kompetisi profesional. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut dengan memasukkan variabel eksternal seperti kondisi cuaca, cedera pemain, serta penggunaan model deep learning untuk meningkatkan akurasi prediksi.
Inovasi model pembelajaran pendidikan jasmani untuk meningkatkan karakter kejujuran siswa Ulfah, Amalia; Mashud, Mashud
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.22035

Abstract

Pembentukan karakter yang berkualitas melalui pendidikan adalah kunci untuk melahirkan generasi bangsa yang hebat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengharuskan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berintegritas. Namun pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa rendahnya perkembangan karakter sisiwa seperti nilai kejujuran yang telah dianggap wajar. Pendidikan jasmani berperan dalam mengembangkan karakter khsusnya kejujuran. Strategi pembelajaran yang tepat tentunya diperlukan untuk mengembangkan sikap kejujuran. Self check style dirasa tepat diimplementasikan dalam pembelajaran untuk menangani permasalahan sikap seperti kejujuran. Self check style memiliki ciri khas berupa sisiwa diberikan peran sebagai pengamat dan penilai kemampuan mereka sendiri sehingga dapat memelihara dan meningkatkan kejujuan sisiwa. Namun tujuan pendidikan jasmani tidak hanya mengembangkan aspek apektif saja, tetapi turut aspek psiomotor dan kognitif. Model pembelajaran yang secara epektif dapat membantu siswa dalam menguasai kognitif dan afektif adalah model direct intruction. Integrasi dari gaya mengajar dan model pembelajaran tersebut merupakan salah satu solusi yang efektif. Pada artikel ini bertujuan untuk mengkaji integrasi self check style dan direct intruction dalam meningkatkan aspek apektif yaitu sikap kejujuran tanpa mengesampingkan aspek psikomotor dan kognitif.
Teacher and student perspectives in developing physical literacy corners (surfs) in elementary schools Angga, Prayogi Dwina; Makki, Muhammad; Nurwahidah, Nurwahidah; Putra, Gita Prima; Kardiyanto, Deddy Whinata
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i1.21011

Abstract

Fenomena gaya hidup sedentary pada anak sekolah dasar semakin meningkat, sehingga mengakibatkan berbagai risiko kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan pojok literasi fisik di SDN 1 Kekait untuk mendukung literasi fisik siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 35 siswa kelas 5 dan lima guru. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara semi terstruktur untuk mengidentifikasi preferensi desain, jenis media, dan tantangan dalam penerapan pojok literasi fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami konsep pojok literasi, namun keberadaannya di sekolah masih perlu ditingkatkan. Siswa menginginkan pojok literasi yang nyaman, menarik, dan interaktif dengan media seperti buku bergambar, poster olahraga, dan alat peraga miniatur. Guru menekankan pentingnya konten edukasi yang sesuai dan desain visual yang indah untuk memotivasi siswa. Tantangan utama dalam pengembangan pojok literasi adalah keterbatasan dana dan pengelolaan fasilitas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pojok literasi fisik berpotensi menjadi media yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang aktivitas fisik dan gaya hidup sehat. Implementasi yang melibatkan dukungan sekolah, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan sudut literasi berkelanjutan yang berdampak positif pada kualitas hidup siswa.
Analisis Faktor Psikologis dan Sosial Terhadap Perkembangan Motorik Lansia Aeni, Nurul; Gustiawati, Resty
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.21787

Abstract

Perkembangan motorik pada lansia merupakan aspek penting yang mempengaruhi kualitas hidup dan kemandirian individu di usia senja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor psikologis dan sosial yang berkontribusi terhadap perkembangan motorik lansia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap lansia yang tinggal di panti dan komunitas di Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis, seperti motivasi, kepercayaan diri, dan kondisi mental, berperan signifikan dalam menentukan tingkat kemampuan motorik lansia. Selain itu, faktor sosial, seperti dukungan dari keluarga, interaksi sosial, dan keterlibatan dalam kegiatan komunitas, juga ditemukan memiliki dampak positif terhadap perkembangan motorik. Lansia yang aktif berinteraksi dengan lingkungan sosial dan memiliki dukungan emosional yang kuat cenderung memiliki kemampuan motorik yang lebih baik dibandingkan mereka yang sebaliknya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi yang mengintegrasikan aspek psikologis dan sosial dapat meningkatkan perkembangan motorik lansia, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka. Rekomendasi diberikan untuk program-program yang dapat memfasilitasi dukungan sosial dan psikologis bagi lansia, serta peningkatan aktivitas fisik yang sesuai. 
Model inovasi latihan meningkatkan keterampilan smash badminton Putra Hadi, Muhammad Rizky; Mashud, Mashud
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.22037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model inovasi pelatihan guna meningkatkan keterampilan smash dalam olahraga badminton melalui integrasi tiga pendekatan, yaitu Direct Instruction (DI), Practice Style (PS), dan Inclusion Style (IS). Direct Instruction digunakan untuk memberikan pemahaman teknis yang sistematis, Practice Style memastikan latihan yang terstruktur dan konsisten, sementara Inclusion Style memungkinkan atlet memilih tingkat kesulitan latihan sesuai dengan kemampuannya. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memperhatikan motivasi dan kemandirian atlet dalam proses pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber akademik terkait model pelatihan dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan motorik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi ketiga pendekatan ini dapat meningkatkan efektivitas pelatihan dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih adaptif, mendukung perkembangan keterampilan secara progresif, serta meningkatkan kepercayaan diri atlet dalam menguasai teknik smash. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pelatihan berbasis integrasi DI, PS, dan IS dapat diterapkan dalam berbagai tingkat pembinaan atlet, baik di sekolah, klub, maupun akademi olahraga. Rekomendasi bagi penelitian selanjutnya adalah melakukan uji coba empiris untuk mengukur efektivitas model ini secara langsung dalam lingkungan pelatihan yang lebih luas. Dengan penerapan yang tepat, model ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelatihan badminton serta membentuk atlet yang lebih kompetitif dan mandiri.
Latihan passing movement dan keterampilan short pass: penelitian kuantitatif pada siswa sekolah sepakbola 89 selindung u14 Gunawan, Candra; Budayati, Eka Swasta; Rismayanthi, Cerika
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 24, No 1 (2025): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v24i1.20777

Abstract

Kemampuan shortpass masih kurang, variasi latihan yang monoton sehingga siswa mengalami kejenuhan dalam latihan, dan setelah melakukan passing siswa tidak movement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan passing movement terhadap keterampilan shortpass pada siswa U14 di Sekolah Sepakbola 89 Selindung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental Design, khususnya One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswa U14 dari Sekolah Sepakbola 89 Selindung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes passing bola rendah dalam sepakbola. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t-test, diperoleh nilai thitung 27,606, sedangkan dengan taraf signifikan 0,05% diperoleh nilai ttabel 1,729. Ternyata nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (27,606 > 1,729), maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan passing movement terhadap keterampilan short pass siswa SSB 89 Selindung U14. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan latihan passing movement merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan shortpass pada siswa SSB 89 Selindung U14.
Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Ke- XVII Solo, Jawa Tengah 2024: Bagaimana Kesiapan Kondisi Fisik Atlet Cabang Olahraga Atletik Papua Ibrahim, Ibrahim; Suharjana, Suharjana; Widiyanto, Widiyanto; Ita, Saharuddin; Samal, Asmathil Bari; Sinaga, Evi; Kardi, Ipa Sari; CS, Ansar; Putra, Miftah Fariz Prima
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.21887

Abstract

Penelitian ex post facto ini bertujuan memberikan informasi awal kepada pelatih dalam merancang program latihan pada Tahap Persiapan Umum (TPU) melalui dua kali tes fisik berkala. Tes pertama digunakan sebagai pedoman penyusunan program latihan, sedangkan tes kedua untuk menilai perkembangan kondisi fisik atlet di akhir TPU. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto, yaitu pendekatan kausal-komparatif untuk mengeksplorasi perbedaan antar kelompok tanpa memberikan perlakuan tertentu. Sampel penelitian terdiri dari 43 atlet atletik NPCI Papua yang mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada aerobic capacity, 25 atlet mengalami peningkatan rata-rata 58.14%, sementara 18 atlet mengalami penurunan rata-rata 41.86%. Pada an-aerobic capacity, yang diukur melalui tes lari 300 meter, 23 atlet mengalami peningkatan rata-rata 53.49%, sementara 20 atlet mengalami penurunan rata-rata 46.51%. Namun, strength endurance (arms) turun 11.9%, strength endurance (abdominal) turun 35.1%, dan core stabilization turun 16.2%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi fisik atlet, meskipun beberapa komponen mengalami penurunan. Faktor penyebabnya meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya interaksi dengan pelatih, serta minimnya motivasi. Tahap persiapan umum memiliki peran strategis dalam menghadapi PEPARNAS XVII Solo, Jawa Tengah tahun 2024, namun tantangan infrastruktur menghambat hasil maksimal.
Inovasi pembelajaran pendidikan jasmani berbasis teaching factory model Afandi, Arif; Mashud, Mashud
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 4 (2024): Special Issue National Conference: Mengembalikan Marwah PJOK dan Penerapan Tekn
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i4.22024

Abstract

InPres Nomor 9 tahun 2019 tentang revitalisasi SMK untuk meningkatkan kualitas dan daya saing. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan generasi yang berkompeten sesuai dengan bidangnya setelah lulus dari SMK. Sedangkan dalam Permendikbudristek no 22 tahun 2022 tentang strategi penguatan Link and Match dan mengembangkan Teaching Factory. Namun, pada kenyataannya banyak guru SMK kurang memahami konsep teaching Factory terutama guru non produktif. Pendidikan jasmani sebagai salah satu mata pelajaran non produktif di SMK seharusnya berpartisipasi dalam menyukseskan peraturan yang berlaku. Inovasi pembelajaran pendidikan jasmani berbasis teaching factory menjadi solusi dalam turut serta pembiasaan terhadap Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Inovasi yang dikembangkan adalah dengan mengintregasikan Cooperatif Model sebagai pembelajaran kerjasama tim serta membentuk interpersonal pada siswa dan Inquiri model sebagai pembelajaran cara berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi berbagai tantangan. Sedangkan teaching factory itu sendiri membiasakan siswa untuk mengenal Standar Operasional Prosedural yang biasa diterapkan di dunia usaha dan dunia industri serta menghasilkan sebuah produk atau jasa. Dalam hal ini tentunya produk yang terkait aktivitas gerak, strategi permainan ataupun variasi dan kombinasi gerak. Dalam artikel ini bertujuan untuk mengkaji inovasi pembelajaran pendidikan jasmani berbasis teaching factory dalam meningkatkan kemampuan afektif, kognitif dan psikomotor secara menyeluruh.