cover
Contact Name
Intje Picauly
Contact Email
JPkM_KeLaKer@pergizipanganntt.id
Phone
+6282237145517
Journal Mail Official
JPkM_KeLaKer@pergizipanganntt.id
Editorial Address
Jl. Cakdoko No. 40
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering
ISSN : -     EISSN : 27462234     DOI : https://doi.org/10.51556/jpkmkelaker
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat (PKM) ini merupakan jurnal pengembangan dan penerapan IPTEKS yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam aspek pemenuhan kebutuhan hidup keluarga dan masyarakat. Jurnal ini dibentuk oleh Perhimpunan Pakar Pangan dan Gizi Indonesia (Pergizi Pangan), Dewan Pimpinan Cabang Daerah NTT pada 17 Maret 2020 dan selanjutnya diproses pengurusan ISSN online dan e-ISSN setelah terbitan pertama dikeluarkan yaitu di bulan April 2020 secara Blogger. Penyempurnaan dokumen selanjutnya dilakukan pada Bulan September 2020 untuk memperoleh ijin terbit berbentuk ISSN online dan e-ISSN. Artikel diterbikan 2 kali dalam setahun yaitu periode April dan Oktober tahun berjalan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 73 Documents
PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI SOLUSI KRISIS AIR BERSIH DAN KONSERVASI AIR TANAH DI WILAYAH SEMI-RINGKAI, TIMOR TENGAH SELATAN Tamelan, Paul Gabriel; Nendissa, Doppy Roy; Chamdra, Santhy; Lerik, Mariana Dinah Charlota
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.399

Abstract

Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu daerah semi-ringkai di Indonesia yang sering menghadapi krisis air bersih, terutama di musim kemarau. Akses terhadap air bersih yang terbatas menyebabkan masyarakat terpaksa mengambil air dengan jarak yang jauh atau tergantung pada bantuan distribusi air. Disis lain, ketika musim hujan, air yang melimpah tetapi tanpa pemanfaatan secara optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi air melalui penerapan sistem Pemanenan Air Hujan (PAH) sebagai alternatif penyediaan air bersih rumah tangga dan pelestarian air tanah. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis, dan pembangunan sistem PAH sederhana. Sebanyak 25 peserta dari masyarakat lokal mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembuatan talang, instalasi tandon berkapasitas 2.000 liter, hingga pemeliharaan sistem. Monitoring selama tiga bulan menunjukkan bahwa sistem mampu memenuhi kebutuhan air rumah tangga selama musim kemarau dan memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi air. Evaluasi partisipasi menunjukkan tingkat kepuasan mencapai 92%, meskipun masih ada tantangan teknis seperti kebocoran talang. Dengan keberhasilan ini, PAH terbukti menjadi solusi praktis, hemat biaya, dan dapat direplikasi di daerah lain dengan kondisi serupa. Dukungan lebih lanjut dari pemangku kepentingan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program ini.
PENGOLAHAN TERIPANG PASIR (HOLOTHURIA SCABRA) DALAM RANGKA PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA BERISIKO STUNTING DI WILAYAH PESISIR PANTAI DESA KENEBIBI KECAMATAN KALKULUK MESAK KABUPATEN BELU Koeshendrajana, Sonny; Karomah Yaumidin, Umi Karomah; Picauly, Intje; Mewa, Mewa; Ramadhan, Andrian; Pramoda, Radityo; Huda, Hakim Miftakhul; Putri, Hertria Maharani; Hidayatina, Achsanah
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.400

Abstract

Teripang, trepang, timun laut, atau gamat adalah istilah yang diberikan untuk hewan invertebrata Holothuroidea yang dapat dimakan dan tersebar luas di lingkungan laut di seluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat termasuk Indonesia. Selain itu, Teripang juga  dipakai dalam bentuk segar atau kering dalam berbagai masakan dan dalam konteks budaya, jenis pangan ini (teripang) dapat dipakai dalam bidang pengobatan. Masyarakat pesisir Desa Kenebibi Kecamatan Kalkuluk Mesak Kabupaten Belu sampai saat ini belum memaksimalkan jenis pangan ini dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi karena terbatas dengan jenis pengolahan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan keluarga berisiko stunting untuk maksimal memanfaatkan teripang baik dalam konsumsi keluarga maupun dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Kantor desa Kenebibi Kecamatan Kalkuluk Mesak Kabupaten Belu pada bulan Oktober 2024 dengan melibatkan 30 kepala keluarga dan ibu keluarga dari keluarga berisiko stunting.  Kegiatan pengabdian menggunakan metode Penyuluhan dan Simulasi dengan tujuan dapat memantik pengetahuan siap dan ide peserta dalam mengolah jenis pangan taripang sampai ke bentuk usaha yang akan dijalankan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa semua peserta berhasil dilatih dalam mengolah jenis pangan teripang pasir dan semua peserta menyimpulkan bahwa hasil olahan yang sangat baik untuk dipasarkan adalah dalam bentuk olahan teripang kering.
OPTIMALISASI HASIL BUDIDAYA DAN PEMASARAN KERANG HIJAU DI DUKUH BEDONO, DESA BEDONO, SAYUNG, DEMAK Mege, Stacia Reviany; Yusim, Adi Kurniawan; Windriya, Anafil
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.401

Abstract

Budidaya kerang hijau yang dilakukan oleh masyarakat di Dukuh Bedono, Desa Bedono belum memberikan hasil yang maksimal. Hal tersebut karena masih kurangnya pengetahuan masyrakat tentang budidaya kerang hijau, serta masih kurangnya kualitas dari bahan yang digunakan untuk membangun tambak budidaya kerang hijau. Masalah yang lain adalah hasil panen kerang hijau yang tidak tersalurkan sehingga masyarakat tidak mendapat keuntungan. Pemberdayaan kemitraan masyarakat ini menyajikan solusi dengan memberikan pelatihan budidaya kerang hijau, melakukan pengadaan material pembuatan tambak budidaya dengan inovasi menggunakan pipa PVC, serta menyusun strategi pemasaran dan mempraktekannya. Hasil temuan adalah adanya peningkatan pengetahuan dalam budidaya serta penerapan strategi pemasaran, dan tersedianya material berkualitas baik dan tahan lama untuk membangun tambak budidaya kerang hijau. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut cukup efektif sebagai langkah awal untuk meningkatkan produktivitas maupun penjualan.
EDUKASI KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK SEKOLAH DASAR Mega Liufeto; Sirait, Rinawati; Takaeb, Afrona
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.423

Abstract

Penyakit cacingan merupakan salah satu bentuk infeksi yang disebabkan oleh parasit usus dan ditularkan melalui tanah, yang dikenal sebagai Soil-Transmitted Helminths (STH). Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada anak-anak usia sekolah dasar yang memiliki tingkat kerentanan tinggi akibat rendahnya pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang tidak higienis, kebiasaan tidak mencuci tangan, serta konsumsi makanan yang terkontaminasi menjadi faktor risiko utama penularan infeksi ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai jenis-jenis penyakit infeksi, khususnya cacingan, dan cara-cara pencegahannya melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Tunfeu 1, Kabupaten Kupang, dan melibatkan 97 siswa dari kelas 4, 5, dan 6. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif menggunakan media edukatif seperti PowerPoint, poster, banner, dan praktik mencuci tangan yang benar melalui modelling. Evaluasi dilakukan dengan pemberian pertanyaan lisan (pre-test) sebelum kegiatan, serta pertanyaan kuis (post-test) setelah edukasi diberikan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan mencegah penyakit infeksi. Kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Diharapkan edukasi ini mampu mendorong perubahan perilaku jangka panjang dan menurunkan risiko cacingan di lingkungan sekolah maupun rumah.
PELATIHAN PEMBUATAN BROWNIES SUKUN SUBTITUSI UBI UNGU SEBAGAI MAKANAN SELINGAN ALTERNATIF KAYA ANTIOKSIDAN Nurdin Rahman; Tangkas, I Made; Ariani, Ariani; Rakhman, Aulia; Khatimah, Husnul; Fandir, Abdul
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.483

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menetralisir radikal bebas sehingga berperan dalam pencegahan penyakit degeneratif. Kabupaten Sigi memiliki potensi pangan lokal kaya antioksidan, seperti buah sukun dan ubi jalar ungu, namun pemanfaatannya masih rendah karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pengolahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Beka dalam mengolah sukun dan ubi ungu menjadi brownies sebagai makanan selingan alternatif kaya antioksidan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik pembuatan produk, dan diskusi. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu rumah tangga di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah pangan lokal menjadi produk fungsional yang bergizi, disukai, dan berpotensi memiliki nilai jual. Brownies sukun substitusi ubi ungu yang dihasilkan memiliki tekstur lembut, rasa enak, dan aroma khas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal. Kesimpulannya, produk brownies sukun substitusi ubi ungu berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan berbasis pangan lokal yang mendukung peningkatan kesehatan dan ekonomi masyarakat.
PEMANFAATAN E-COMMERCE DALAM PEMASARAN PRODUK UMKM KONVEKSI DI ERA SOCIETY 5.0 Supriono, Agus; Nafilah, Kamilah Abidatun; Faidah, Ainun; Amam; Harsita, Pradiptya Ayu; Putri, Maharani Karunia; Andika, Fajar
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.487

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 telah mendorong transformasi besar dalam sektor ekonomi, khususnya melalui pemanfaatan e-commerce sebagai media pemasaran. UMKM di Indonesia memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran, terutama UMKM konveksi di Desa Wonojati, Kabupaten Jember, yang masih mengandalkan cara konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM konveksi melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan platform e-commerce, khususnya Shopee. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan toko online, pengemasan produk kreatif, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan e-commerce, mulai dari pembuatan akun, penggunaan fitur, hingga strategi promosi produk. Dampak yang dirasakan adalah meningkatnya jangkauan pasar, kenaikan omset penjualan, serta terbukanya peluang kerja baru di bidang pengemasan. Program ini juga berkontribusi pada perubahan pola pikir masyarakat agar lebih adaptif terhadap teknologi digital. Dengan demikian, pemanfaatan e-commerce terbukti berperan strategis dalam pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi lokal.
PENINGKATAN CIRCULAR ECONOMI MELALUI INOVASI PRODUK LIMBAH TERKONVERSI DAN EKSTRAKSI MINYAK SEREH MERAH MENUJU KELURAHAN GEDOG BERDAMPAK Puspitorini, Palupi; Endrawati, Tri; Sholihah, Mar’atus; Darmadji
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.491

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Bina Desa ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, melalui dua mitra utama yaitu Bank Sampah Gong Lestari dan Kelompok Masyarakat Mandiri Hidrofarm. Masalah utama yang dihadapi adalah pengelolaan limbah plastik yang belum optimal serta rendahnya nilai tambah produk pertanian sereh merah. Solusi yang diusulkan meliputi inovasi teknologi pengolahan limbah plastik menjadi produk pressing dengan nilai ekonomi lebih tinggi dan peningkatan kualitas ekstraksi minyak sereh dengan standar nasional. Selain itu, program juga mencakup peningkatan manajemen bisnis dan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar produk mitra. Pendekatan partisipatif melibatkan mitra secara aktif dalam sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan evaluasi sehingga tercipta kemandirian berkelanjutan. Targetnya adalah peningkatan kapasitas produksi serta omzet, yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan indikator kinerja perguruan tinggi. Program ini bertujuan mendukung ekonomi sirkular, pemberdayaan UMKM, dan pembangunan desa berdampak sosial dan ekonomi yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan PRA.   Hasil pelaksanaan PKM meliputi tercapainya tercapainya target produksi plastik press 5000 kg/bulan dan produksi minyak sereh 5000 kg raw material. Program ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan ekonomi circular masyarakat melalui UMKM yangs esuai dengan permasalahan pemerintahan kelurahan Gedog Blitar.
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM MELALUI PEMANFAATAN META ADS DAN GOOGLE BUSINESS PROFILE DALAM PROGRAM PENDAMPINGAN DI P4S DAMAI Nendissa, Doppy Roy; Elvani, Siska; Siubelan, Yakobus C.W.; Bano, Maria; Rohi, Jullyo G.
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.495

Abstract

Transformasi digital menjadi keharusan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing dalam era ekonomi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital UMKM mitra P4S Damai di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, melalui pemanfaatan Google Business Profile dan Meta Ads sebagai strategi pemasaran berbasis teknologi. Tiga UMKM mitra diberi pendampingan intensif selama dua minggu, mencakup pembuatan akun Google Business, pelatihan penggunaan media sosial, produksi konten promosi, serta pelaksanaan kampanye iklan digital melalui platform Meta Ads. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan praktik langsung dengan bimbingan bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketiga UMKM berhasil memiliki akun Google Business aktif dan terintegrasi dengan media sosial, sehingga meningkatkan visibilitas usaha di pencarian Google dan Google Maps. Salah satu mitra, Manoki Koe, menjalankan kampanye iklan Meta Ads selama 14 hari dan berhasil menjangkau 4.434 pengguna dengan total tayangan 11.019 kali serta menghasilkan 29 interaksi. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap strategi digital marketing, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan dalam pengelolaan konten dan evaluasi performa iklan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, UMKM lokal memiliki potensi besar untuk naik kelas melalui transformasi digital.
PENGUATAN KAPASITAS TOKOH AGAMA DALAM UPAYA PERCEPATAN PENURUNAN PREVALENSI STUNTING DI WILAYAH KECAMATAN ROTE BARAT LAUT, KABUPATEN ROTE NDAO Picauly, Intje; Tira, Deviarbi Sakke; Wahyuni, Maria M. D.
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.508

Abstract

The problem of stunting has a significant impact on the development of human resource quality. SSGI data (2024) states that NTT Province in 2024 contributed the highest prevalence of stunting (37.9%) in Indonesia (19.8%). Rote Ndao Regency is one of the regencies that also contributed a lot of stunted children (18.8%) among the 22 regencies/cities in NTT. This community service activity was carried out with the aim of 1). improving the perception and perspective of religious leaders regarding food, nutrition and health including stunting, 2). religious leaders are able to assess the nutritional status of individuals or community groups and are able to prepare a Diverse, Nutritious, Balanced and Safe (B2SA) menu using counseling and simulation methods in the Busalangga Village Service Area, Northwest Rote District, Rote Ndao Regency in July 2025. The results showed that there was a change in the level of knowledge and attitudes about food, nutrition and health including stunting and its determinants, religious leaders were able to prepare a B2SA menu and use nutrition discs properly. It is recommended that the Rote Ndao district government support the formation of the behavior and perspectives of religious leaders so that they are able to play a perfect role as good partners of the government
LANSIA AKTIF DAN DESA PRODUKTIF: PEMBERDAYAAN LANSIA HIPERTENSI MELALUI PROGRAM EDUKASI DAN PEMANFAATAN OBAT HERBAL Zainuddin; Abd Azis, Moh Nisyar; Yusuf, Nur Ayun R.; Hunowu, Sri Yulian
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.516

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang umum dialami oleh lansia. Berdasarkan data di Kemenkes (2019) prevalensi kejadian hipertensi pada lansia di Indonesia sebesar 45,9% pada umur 55 – 64 tahun, 57,6% umur 65 – 74 tahun dan 63,8% umur >75 tahun, termasuk di Kota Gorontalo dengan prevalensi mencapai 29,0%. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo, di desa Pulubala, metode yang digunakan adalah metode ceramah melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi senam hipertensi.Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku lansia. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan lansia. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana pada pretest terdapat 10 responden (83,3%) dengan skor ≤65 dan hanya 2 responden (16,7%) dengan skor >65. Setelah post test, 11 responden (91,7%) memperoleh skor >65 dan hanya 1 responden (8,3%) yang masih berada pada kategori ≤65. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai hipertensi. Program ini penting sebagai model pemberdayaan lansia dalam upaya promotif dan preventif kesehatan, serta dapat diadopsi secara berkelanjutan oleh desa dalam mewujudkan lansia aktif dan desa produktif.