cover
Contact Name
Zetriuslita
Contact Email
ecej@journal.uir.ac.id
Phone
+6281364689313
Journal Mail Official
ecej@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Department of Teacher Training and Education Faculty, Universitas Islam Riau. Jl. Kaharuddin Nasution No. 113 Perhentian Marpoyan Pekanbaru Riau Indonesia, Kode Pos : 28284.
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Education Engagement Journal
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 26866129     DOI : https://doi.org/10.25299/ceej.v2i1.6175
Core Subject : Education,
Community Education Engagement Journal (CEEJ) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat dari berbagai multidisiplin ilmu di bidang pendidikan (Pendidikan MIPA, Pendidikan Bahasa, Pendidikan Olahraga, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Seni) yang berisi hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat
Articles 141 Documents
Penerapkan Model Pembelajaran Berbasis Karakter Pada Pendidikan Jasmani Kepada Guru-Guru Pendidikan Jasmani Se-Kuantan Singingi Dupri, Dupri; Candra, Oki; Nazirun, Novia; Sari, Merlina
Community Education Engagement Journal Vol. 1 No. 1 (2019): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v1i1.3871

Abstract

This activity aims to provide training to physical education teachers in Kuantan Singingi district in the application of the character-based Jasamani education learning model when learning physical education in schools. So that the implementation of the K13 curriculum in schools goes well and the role of a physical education teacher in the future will be in handling the character of students to be better and to educate people who have the character of the qarimah. Activities include training in the application of physical education learning models to physical education teachers in Kuantan Regency. This activity was carried out at SMA N Pintar of Kuantan Bay, Kuantan Singingi Regency. The activity was attended by 35 high school level physical education teachers who are equal in the Kuantan Singingi Kabutapan. The results of this activity are very good because it is very helpful to the knowledge of high school physical education teachers in the application of learning models that must be realized in the K13 curriculum.
Sosialisasi Penggunaan Model Pembelajaran 5EIM Berbantuan Media Adobe Animate Bagi Guru di Era Digital Wahyuni, Astri; Abdurrahman; Ain, Siti Quratul; Yuliawan, Tri; Herlina, Sari; Fadilla, Jihan; Safitri, Endang; Zafrullah; Angraini, Lilis Marina
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.24972

Abstract

Latar Belakang: SMP 25 Pekanbaru belum mengimplementasikan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran, sehingga banyak guru masih mengandalkan metode pengajaran tradisional. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Tujuan: Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMP 25 Pekanbaru dalam menggunakan model pembelajaran 5EIM dengan media pembelajaran yang dirancang menggunakan aplikasi adobe animate, yang dapat membantu guru mengembangkan materi pembelajaran yang lebih menarik dan dinamis. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 September 2025, dan terdiri dari beberapa sesi pelatihan yang meliputi presentasi materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil: Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang dipimpin oleh siswa, dilanjutkan dengan doa, sambutan dari kepala SMP 25 Pekanbaru dan perwakilan dosen Universitas Islam Riau, serta materi dari beberapa dosen yang membahas topik seperti pentingnya penggunaan 5EIM dalam pengajaran, implementasi model 5EIM dengan media pembelajaran berbantuan adobe animate untuk guru SMP. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Kesimpulan: Kesimpulan dari Program Pengabdian Masyarakat ini adalah bahwa kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan berhasil memberikan pemahaman baru kepada para guru tentang penggunaan model 5EIM yang dibantu oleh media adobe animate yang digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan pada peserta, meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran dan memotivasi mereka untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.
Pendampingan Optimalisasi Potensi Genetik Siswa SMA melalui Deteksi Dini Minat dan Bakat Widiati, Indah; Qudsi, Rahma; Istikomah, Endang; Suripah
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.26826

Abstract

Latar Belakang: Siswa SMAN 1 Pekanbaru pada umumnya telah memiliki perencanaan pendidikan lanjut dan karier. Namun sebagian besar mengambil keputusan tersebut belum didasarkan pada potensi genetik yang dimiliki, maupun minat bakatnya. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi optimalisasi potensi genetik siswa SMA melalui deteksi dini minat dan bakat sebagai dasar perencanaan pendidikan dan karier. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pekanbaru dengan melibatkan 40 siswa. Metode: Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Teknologi diterapkan melalui media digital dan tes potensi genetik STIFIn untuk mengidentifikasi minat dan bakat siswa. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai potensi diri (87%), perbedaan minat dan bakat, serta pentingnya deteksi dini dalam menentukan arah pendidikan dan karier. Pendampingan dan self-assessment membantu siswa meningkatkan kesadaran diri, kepercayaan diri (86%), dan motivasi dalam merencanakan jenjang pendidikan lanjut yang sesuai dengan karakteristik pribadi. Selain itu, kegiatan ini memperkuat peran sekolah sebagai mitra strategis dalam pengembangan potensi siswa secara terarah dan berkelanjutan. Kesimpulan: Dengan demikian, kegiatan PkM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan potensi siswa SMA dan dapat dijadikan model pendampingan deteksi dini minat dan bakat yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk melatih mental dan juga moral dari peserta didik. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam merencanakan pendidikan sesuai potensi serta memperkuat peran sekolah, dan direkomendasikan untuk berkelanjutan melalui layanan BK dan kolaborasi perguruan tinggi.
Gerakan Sekolah Peduli: Cegah Bullying dan Cinta Lingkungan Suryanti; Ritawati, Tengku; Ferazona, Sepita; Robiah, Siti; Hajar, Ibnu; Kalsum, Ummi; Hidayat, Dimas Ridwan; Simatupang, Mona Kristina
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27075

Abstract

Latar Belakang: Kasus perundungan yang terus berulang di berbagai institusi pendidikan di Indonesia menuntut perlindungan menyeluruh bagi peserta didik. Hal ini krusial karena dampak negatif perunduangan tidak hanya memengaruhi perkembangan fisik, tetapi juga secara signifikan merusak kesehatan psikologis mereka. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan mewujudkan gerakan sekolah peduli melalui pencegahan perundungan (bullying) dan penumbuhan budaya cinta lingkungan. Metode: Metode pelaksanaan dalam kegiatan meliputi tahap persiapan , penyuluhan pada hari Rabu, tanggal 28 Oktober 2025. Dari jam 08.00 sampai 12.00. Jumlah siswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 30 orang, pendampingan dan evaluasi. Pada tahap evaluasi menggunakan instrumen angket terdiri dari 50 item, kisi-kisi angket yang berisikan 3 jawaban menggunakan google form. Hasil: Hasil pengisian angket menunjukkan tingkat kesadaran siswa terhadap aspek gerakan sekolah peduli berada pada kategori baik, dengan rata-rata skor sebesar 76,49. Secara spesifik, pemahaman terkait bullying verbal mencatat skor tertinggi 79,59, sementara aspek cyberbullying menjadi area yang paling membutuhkan perhatian lebih lanjut dengan skor 73,38. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kegiatan implentasi gerakan sekolah peduli: cegah bullying dan cegah lingkungan dengan kategori baik.
Peningkatan Kapasitas Penanganan Cedera Bulutangkis dengan PRICE di Kelurahan Madyopuro Kota Malang Aldhany, Ahmad Kresna Putra; Rosadi, Rahmad
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27282

Abstract

Latar Belakang: Komunitas penggiat bulutangkis di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, memiliki risiko cedera olahraga yang cukup tinggi, namun pengetahuan dan keterampilan tentang penanganan pertama cedera masih sangat terbatas. Sebagian besar anggota hanya mengenal istirahat dan kompres es, sementara komponen penting seperti perlindungan dan elevasi belum dipahami sama sekali. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi penerapan teknik PRICE (Protection, Rest, Ice, Compression, Elevation) sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan penanganan pertama cedera olahraga pada penggiat hobi bulutangkis di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang. Kegiatan dilaksanakan di GOR Bulutangkis Kelurahan Madyopuro dengan melibatkan 10 orang peserta. Metode: Metode yang digunakan terdiri dari dua tahap, yaitu observasi awal untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi menggunakan media poster dan simulasi praktik langsung penerapan teknik PRICE. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Peserta yang awalnya hanya mengenal komponen istirahat (100%) dan kompres es (90%), setelah edukasi mampu memahami dan mempraktikkan seluruh lima langkah PRICE secara sistematis. Kesimpulan: Edukasi teknik PRICE efektif meningkatkan literasi kesehatan dasar komunitas olahraga, meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cedera, serta menumbuhkan kemandirian dalam penanganan darurat cedera olahraga.
Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran IPA Guna Meningkatkan Kemampuan Guru di SDN 03 Simpang Utara Rahmi, Ennike Gusti; Silvina, Rini; Sudirman, Destaria
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27429

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan media pembelajaran IPA merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah dasar, namun pemanfaatannya oleh guru masih belum optimal. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada guru tentang pentingnya media pembelajaran, meningkatkan pemahaman guru mengenai peran media dalam proses pembelajaran, serta menjelaskan cara pembuatan media pembelajaran IPA. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu sosialisasi melalui penyampaian materi terkait pentingnya penggunaan media pembelajaran, pelatihan melalui praktik langsung dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran IPA yang sederhana, kreatif, dan interaktif, serta pendampingan melalui pemberian bimbingan langsung kepada guru dalam menerapkan media pembelajaran melalui kegiatan simulasi di kelas. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan motivasi guru SDN 03 Simpang Utara dalam menggunakan dan mengembangkan media pembelajaran IPA. Pada aspek kualitas materi sekitar 78% peserta menyatakan sangat setuju, sedangkan sekitar 22% menyatakan setuju. aspek pemahaman dan penerapan media pembelajaran IPA sekitar 71% peserta sangat setuju dan sekitar 29% setuju dan pada aspek manfaat kegiatan serta peningkatan motivasi guru dalam mengembangkan media pembelajaran sekitar 75% peserta sangat setuju dan sekitar 25% setuju. Kesimpulan: Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA secara optimal dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembuatan Preparat Biologi sebagai Media Pembelajaran di SMAN 1 Bonjol Kabupaten Pasaman Fahrina, Ririn; Rahmi, Ennike Gusti
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27434

Abstract

Latar Belakang: Mutu pendidikan IPA di Indonesia, khususnya pada mata pelajaran Biologi, masih memerlukan peningkatan melalui inovasi pembelajaran yang menekankan keterampilan proses sains serta pemanfaatan media yang efektif. Kenyataannya, pembelajaran berbasis praktikum belum berjalan optimal karena keterbatasan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media, terutama preparat awetan biologi. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam pembuatan preparat biologi, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan preparat sebagai media pembelajaran. Metode: Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan, observasi untuk menilai keterampilan, dan angket untuk mengetahui respon peserta. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan guru, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 58 menjadi 85. Keterampilan peserta juga berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata skor 3,33. Selain itu, respon peserta terhadap pelatihan berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 3,65. Kesimpulan: Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru secara kognitif dan psikomotorik. Kegiatan ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan untuk mendukung pembelajaran biologi berbasis praktikum.
Pendampingan Pengukuran Keterampilan Gerak Dasar Melalui Instrument Test TGMD-2 pada Siswa Sekolah Dasar Ma'arif, Ilmul; Setyawan, Risfandi
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27492

Abstract

Latar Belakang: Kondisi pemahaman pendidik terkait dengan pengukuran untuk gerak dasar masih belum sepenuhnya faham dan juga belum pernah melakukan pengukuran terkait gerak dasar. Tujuan: Tujuan pada pelaksanaan kegiatan ini memberi pemahaman dan pengetahuan terhadap pengukuran keterampilan gerak dasar dengan tes TGMD–2. Metode pendekatan pendampingan partisipatif dan kegiatan ini dilakukan di SDN Pandanwangi yang berjumlah 34 siswa, materi pendampingan ini dengan memberi pemahaman tentang pengukuran TGMD–2 dan praktek tes di lapangan. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini melalui ceramah dan praktek. Hasil: Hasil pada kegiatan ini dengan melakukan pengukuran tes keterampilan gerak menunjuk hasil masuk pada kategori sedang dengan 17 siswa (50 %). Kesimpulan: Kesimpulan menunjukkan adanya antusias siswa dalam pelaksanaan tes dan juga hasilnya dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya kategori sedang, sehingga bisa di pahami bahwa hasil tersebut berdampak positif dan menjadi acuan dalam proses pembelajaran.
Edukasi Matematika Berbasis Isu Banjir & Ketahanan Pangan Untuk Penguatan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Nora, Siti Nadla; Yulis, Sarah; Annisaturrahmi; Husna, Rima Nur; Novianti
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27536

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan numerasi penting bagi siswa Sekolah Dasar, namun pembelajaran masih cenderung abstrak. Konteks banjir yang berdampak pada ketahanan pangan dapat dimanfaatkan untuk membuat pembelajaran lebih bermakna. Tujuan: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkuat kemampuan numerasi siswa melalui edukasi matematika berbasis isu banjir dan ketahanan pangan. Kegiatan dilaksanakan di UPTD SD Negeri 10 Peusangan dengan melibatkan 30 siswa kelas IV menggunakan pendekatan edukatif berbasis konteks. Metode: Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 47% pada pretest menjadi 82% pada posttest. Siswa mampu menyelesaikan soal kontekstual terkait perhitungan kebutuhan pangan dan distribusi bantuan saat banjir. Selain itu, siswa mulai memahami konsep ketahanan pangan secara sederhana, seperti pentingnya ketersediaan dan pengelolaan bahan makanan dalam kondisi darurat. Kesimpulan: Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan numerasi, tetapi juga menumbuhkan pemahaman kontekstual terkait ketahanan pangan. Pendekatan ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pembelajaran numerasi di Sekolah Dasar.
Pengenalan Konsep Borrowing dalam Bahasa Inggris Berbasis Aplikasi sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Linguistik di Kalangan Siswa SMA _IT Imam Syafi’I 2 Cendikia Pekanbaru Rugaiyah, Rugaiyah; Ariyanto, Joko
Community Education Engagement Journal Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v7i2.27565

Abstract

Latar Belakang: Sebagai lingua franca global, bahasa Inggris memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Dalam pembelajaran bahasa, selain keterampilan komunikatif, literasi linguistik juga menjadi aspek penting untuk dipahami. Salah satu fenomena linguistik yang relevan namun jarang diperkenalkan dalam pembelajaran adalah borrowing, yaitu proses peminjaman kosakata dari satu bahasa ke bahasa lain. Tujuan: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi linguistik siswa melalui pengenalan konsep borrowing words dalam bahasa Inggris berbasis aplikasi. Kegiatan dilaksanakan di SMA IT Imam Syafii 2 Pekanbaru dengan melibatkan 19 siswa sebagai peserta. Metode: Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis intervensi edukatif dengan desain pre-test dan post-test yang dipadukan dengan penggunaan aplikasi kuis interaktif kahoot sebagai media evaluasi dan penguatan materi. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui empat pertemuan yang mencakup pengenalan konsep dasar borrowing, jenis-jenis borrowing words seperti loanwords, loan translation, dan loan blends, serta latihan aplikatif dalam konteks kalimat. Hasil: Hasil program PkM menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 5,03 pada pre-test menjadi 7,16 pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis aplikasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep borrowing sekaligus memperkuat literasi linguistik mereka. Program ini juga meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kesimpulan: Oleh sebab itu, pendekatan pembelajaran berbasis aplikasi ini berpotensi untuk dikembangkan dan diterapkan pada sekolah lain dengan karakteristik yang serupa.