cover
Contact Name
Irma Inesia Sri Utami
Contact Email
irma.inesia@unida.ac.id
Phone
+6285891651283
Journal Mail Official
educivilia@unida.ac.id
Editorial Address
Jln. Tol Ciawi No.1, Ciawi-Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 27211541     EISSN : 27215113     DOI : 10.30997
Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor P-ISSN 2721-1541 dan E-ISSN 2721-5113 dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan diterbitkan oleh Universitas Djuanda Bogor.
Articles 138 Documents
Inovasi Pendidikan Qur’ani Berbasis Literasi Digital melalui Program KDMB di TPQ Nurul Bayan Karawang Nabila Nasution; Umi Khakimah; Najwa Nurfaiza; Shofiyyah; Hamnah; Amallia Sumayyah; Salsabila Az-Zarqo; Hana 'Indah Milati; Hanifah; Danang Dwi Basuki
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21635

Abstract

Program Kuliah Dakwah Masyarakat Berdampak (KDMB) di TPQ Nurul Bayan merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan Qur’ani tradisional dengan inovasi literasi digital Islami. Latar belakang kegiatan ini adalah kebutuhan TPQ dalam memperkuat pembelajaran Al-Qur’an melalui metode talaqqi dan kitab dasar, sekaligus menghadirkan pendekatan kreatif sesuai perkembangan zaman. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan literasi Qur’ani santri melalui kombinasi kegiatan rutin, lomba Islami, serta inovasi berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan rutin mencakup zikir petang, talaqqi/talqin, ziyadah hafalan, muroja’ah, mufrodat 3-in-1, doa, dan praktik ibadah. Kegiatan kreatif berupa lomba Islami, sedangkan inovasi diwujudkan melalui Qur’anic Adventure berbasis gamifikasi dan Digital Story Qur’an yang memperkenalkan literasi digital Islami. Hasil menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, partisipasi santri, serta kemampuan mereka mengingat kandungan Qur’an melalui metode kreatif. Guru menilai storytelling digital efektif menciptakan suasana belajar yang menarik. Evaluasi juga menyoroti kendala keterbatasan waktu, sehingga diperlukan pengembangan media belajar mandiri untuk mendukung keberlanjutan. Kesimpulannya, KDMB mampu memadukan tradisi, kreativitas, dan inovasi digital dalam bingkai pendidikan Qur’ani. Disarankan agar kegiatan serupa memperpanjang durasi pembelajaran dan menambahkan media pendukung agar manfaatnya lebih optimal.
Penguatan UMKM Dodongkal Desa Palasari Melalui Digital Marketing dan Penyediaan Media Promosi : Studi Kasus Peran Mahasiswa KKN dalam Pembuatan Label dan Banner Produk Muhamad Agus Mulyana; Aurellia Septiara Az Zahra; Em Yusril Abdul Karim; Fakar Mudzakir Alhak; Ghozin Fauzi; Muhammad Irsan zulkarnain; Putri Khairunnisa; Rafli Adriansyah; Siti Athiyyah Zahiroh; Syabila Melania; Zahra Fitria
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21654

Abstract

UMKM Dodongkal di desa palasari memiliki potensi ekonomi lokal yang belum optimal dalam aspek promosi dan pemasaran digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing produk Dodongkal melalui strategi digital marketing dan penyedian media promosi yang relevan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui program kuliah kerja nyata (KKN) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kasus. Mahasiswa KKN terlibat dalam pembuatan label produk dan desain banner promosi. Produk dodongkal menjadi lebih dikenal oleh konsumen lokal dan regional, serta mengalami peningkatan interaksi di media sosial. Hasil dari kegiatan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat melalui digital marketing dan media promosi berhasil meningkatkan daya saing UMKM Dodongkal di Desa Palasari. Dukungan desain label, banner, dan adanya media promosi digital memperkuat identitas produk serta memperluas jangkauan pasar secara efektif. Kesimpulan utama dari kegiatan ini adalah kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM dapat memperkuat identitas produk lokal dan memperluas akses pasar. Saran yang diberikan adanya perlunya keberlanjutan pendampingan digital dan pengembangan desain promosi agar UMKM mampu beradaptasi dengan tren pemasaran yang terus berkembang.
Pemberdayaan Santri Melalui Inovasi Budidaya Ayam Kampung Berbasis Pakan Lokal Dan Digital Marketing Menuju Eco-Green Pesantren Agussalim Beddu Malla; Syahrul Mubarak Abdullah; Bahtiar Ibrahim
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21804

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan santri melalui inovasi budidaya ayam kampung berbasis pakan lokal dan digital marketing sebagai langkah menuju eco-green pesantren. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari potensi besar pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus penggerak ekonomi berbasis kemandirian. Namun, keterbatasan pengetahuan santri dalam manajemen budidaya ayam kampung serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran masih menjadi tantangan. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan teknis budidaya ayam kampung dengan pakan lokal ramah lingkungan, pendampingan manajemen produksi, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan santri dalam mengelola usaha ternak ayam kampung, pemanfaatan bahan pakan lokal yang lebih ekonomis dan berkelanjutan, serta terbentuknya strategi pemasaran digital yang memperluas jangkauan pasar. Penerapan program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi santri, tetapi juga mendukung konsep eco-green pesantren yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi.
Pemberdayaan UMKM melalui Literasi Digital dan Pendampingan Teknologi di Desa Cenrana Baru Kabupaten Maros Januar Kulsaputro; Nur Andini Sudirman; Dara Ayu Niati; Sarifuddin Arief; Sofyan Hamid; Andi Djalalante; Muh. Syilfa Nooviar
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21933

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat bertahan dan berkembang dalam persaingan global. Namun, rendahnya literasi digital dan keterbatasan pemanfaatan teknologi masih menjadi kendala utama bagi UMKM di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Cenrana Baru, Kabupaten Maros. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM melalui workshop literasi digital, demonstrasi penggunaan aplikasi, dan pendampingan implementasi teknologi. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2025 oleh tim dosen dan mahasiswa, dengan melibatkan lebih dari 30 pelaku UMKM lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pentingnya digitalisasi (dari 35% menjadi 85%), kepemilikan akun media sosial usaha (20% menjadi 70%), serta penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital (15% menjadi 60%). Program ini membuktikan bahwa pendekatan terstruktur dan kolaboratif efektif dalam mendorong UMKM naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan, selanjutnya perlu dilanjutkan melalui pendampingan berkelanjutan agar adopsi teknologi dapat terus diterapkan secara konsisten oleh pelaku UMKM 
Penguatan Kesadaran Hak Cipta Karya Pembelajaran Bagi Guru di Kota Tegal melalui Katalogisasi dan Digitalisasi Tommi Yuniawan; Meina Febriani; Rio Anugrah Rizkiansyah; Ning Imas Ati; Desyfa Cahya Aina; Muhammad Farchan Muntaha
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.22688

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan karya inovatif pembelajaran berbasis digital yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan peningkatan hasil belajar siswa. Sasaran program ini adalah para guru di Kota Tegal yang memiliki potensi besar namun menghadapi kendala dalam pengembangan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan era digital. Dengan demikian SMP 1 Tegal sangat cocok sebagai mitra UNNES untuk memperluas jejaring tridarma perguruan tinggi sesuai dengan visi UNNES sebagai PTNBH dan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK). Masalah utama yang dihadapi guru meliputi: (1) kurangnya wawasan terkait pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung inovasi pembelajaran, (2) minimnya pemahaman tentang mekanisme perlindungan hak cipta atas karya pembelajaran, dan (3) terbatasnya akses ke pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan profesional.Program ini mengusung metode pelaksanaan berbasis partisipatif, meliputi pelatihan, pendampingan teknis, dan penyusunan karya inovatif. Guru dibimbing untuk menciptakan berbagai bentuk media pembelajaran, seperti modul digital interaktif, video pembelajaran, atau presentasi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, program juga mengintegrasikan sesi pendampingan untuk membantu guru dalam proses pendaftaran hak cipta di Kemenkumham sehingga karya inovatif mereka mendapatkan perlindungan hukum sekaligus dapat digunakan untuk keperluan kenaikan angka kredit. Untuk menjaga keberlanjutan program, tim pengabdi merencanakan pendampingan lanjutan berupa klinik hak cipta dan inovasi pembelajaran yang dilakukan secara berkala, baik secara luring maupun daring. Dengan demikian, program ini tidak hanya berhenti pada peningkatan kompetensi individual, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di Kota Tegal.
Penguatan Pendidikan Islam Kontekstual melalui Sinergi DKM Al-Ikhlas Cibuntu dan Masyarakat dalam Pembinaan Remaja Masjid Cibuntu Cicurug Sukabumi Muhamad Ibnu Malik; Muhamad Syamsudin Nurfalah; Ai Nurmiati; Deny Ahmad Jaelani
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.23367

Abstract

Rendahnya partisipasi dan keterikatan remaja terhadap kegiatan masjid menjadi tantangan serius dalam pembinaan generasi muda Muslim di tingkat komunitas. Kondisi ini juga dialami oleh Remaja Masjid Al-Ikhlas Cibuntu Cicurug Sukabumi, yang menunjukkan minimnya keterlibatan dalam aktivitas keagamaan dan sosial masjid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan Islam kontekstual melalui sinergi antara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Ikhlas dan masyarakat dalam pembinaan remaja masjid. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pengurus DKM, remaja masjid, dan tokoh masyarakat melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan program, serta refleksi dan evaluasi. Program pembinaan dilaksanakan dalam bentuk kajian tematik interaktif, mentoring keagamaan, pelatihan literasi keislaman, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi remaja, kualitas pemahaman keagamaan yang lebih kontekstual, serta berkembangnya karakter religius dan kepedulian sosial. Pembahasan menegaskan bahwa pendidikan Islam kontekstual berbasis partisipasi komunitas efektif dalam membangun keterikatan remaja dengan masjid. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa sinergi DKM dan masyarakat berperan strategis dalam penguatan pembinaan remaja masjid. Disarankan agar model pembinaan ini dikembangkan secara berkelanjutan dan direplikasi di masjid lain dengan penyesuaian konteks lokal.
Penerapan Media Edukatif Celengan dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Dasar di SDN Sukaharja 03 Lise Purnamasari; Zayeha Azzahra; Mina Marlina; Adlan Rafiqi; Muhamad Ibnu Darda; Nurul Azizah Mutmainnah; Muhammad Fauzan Kamil; Wahyu Laksamana Herandi; Nur Asiyah Jamil Ismaya; Putri Septiana
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21486

Abstract

Kemampuan literasi, termasuk literasi keuangan, merupakan keterampilan penting yang perlu dikuasai generasi abad ke-21 sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman. Namun, literasi keuangan siswa sekolah dasar masih rendah, salah satunya karena kurangnya pemahaman tentang pengelolaan uang saku secara bijak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah pada siswa melalui edukasi berbasis media interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan tahapan: persiapan, pelaksanaan sosialisasi, diskusi, praktik pengelolaan uang saku, serta refleksi bersama. Kegiatan ini melibatkan siswa sekolah dasar yang diberikan pemahaman mengenai konsep menabung, alokasi uang saku, serta pentingnya pengendalian konsumtif sesuai prinsip syariah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mengelola uang secara sederhana namun tepat sasaran, terlihat dari kemampuan mereka merancang alokasi kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Diskusi kelompok juga memperlihatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam menyampaikan pendapat dan pengalaman pribadi. Simpulan dari kegiatan ini adalah literasi keuangan syariah dapat ditanamkan sejak dini dengan pendekatan kontekstual, menyenangkan, dan sesuai usia anak. Saran yang diajukan adalah perlunya keberlanjutan program dengan dukungan guru dan orang tua agar literasi keuangan tidak hanya dipahami dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Revitalisasi Perpustakaan sebagai Strategi Peningkatan Budaya Literasi Siswa di MTs Sunanul Huda Lilis Fauziah Balgis; Siti Nurul Zalzilah Rahmah Rahmah; Lu’lu’ul Fuadiyah; Shofwa Nursiniah; Nur Asiah Jamil; Adisa Fatyra
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21525

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di MTs Sunanul Huda dengan fokus pada revitalisasi perpustakaan sebagai strategi peningkatan budaya literasi siswa. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kondisi perpustakaan yang kurang memadai, terbatasnya koleksi buku, serta rendahnya pemanfaatan perpustakaan oleh siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan guru, siswa, dan pihak sekolah dalam setiap tahapan kegiatan. Revitalisasi dilakukan melalui penataan ulang ruang perpustakaan (pembersihan, pengecatan, dekorasi), penambahan koleksi buku bacaan melalui donasi, penyuluhan literasi, pelatihan pengelolaan perpustakaan, serta launching dan seremonial penyerahan perpustakaan. Hasil program menunjukkan peningkatan pada aspek kenyamanan dan kerapihan ruang perpustakaan, bertambahnya koleksi buku, meningkatnya antusiasme siswa dalam kegiatan literasi, serta terbangunnya kapasitas pengelolaan perpustakaan yang lebih baik. Dengan demikian, revitalisasi perpustakaan terbukti dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung peningkatan budaya literasi siswa sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar di sekolah.
Pelatihan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris melalui Media Visual dan Interaktif Bagi Tutor Siswa SD Dan SMP di Komunitas Kampung Bojong Yoga Pratama; Suranto; Fridolini; Nurul Fitriani; Danny Faturachman; Bambang Trisno Adi; Rusydi M. Yusuf; Alia Afiyati; Karina Adinda
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.21368

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris bagi tutor yang mengajar siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di komunitas Kampung Bojong melalui penggunaan media visual dan interaktif. Lembaga pendidikan nonformal, Lembaga Sosial Gerakan Masyarakat Peduli (LSGMP), menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya pengajaran dan metode pembelajaran yang konvensional, sehingga berdampak pada kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Program ini melibatkan 10 tutor dan menggabungkan ceramah, demonstrasi, serta praktik langsung menggunakan alat multimedia seperti flashcards, video, dan aplikasi desain Canva. Model pelaksanaan mengadopsi prinsip pembelajaran aktif, teori konstruktivisme, pembelajaran multimedia, dan experiential learning untuk meningkatkan keterlibatan dan kompetensi tutor. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata tutor dengan rata-rata kenaikan nilai sebesar 30,6% dari pre-test ke post-test. Para tutor juga melaporkan peningkatan rasa percaya diri dan kreativitas dalam menyusun materi pembelajaran, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa. Studi ini menegaskan bahwa pemberdayaan tutor dengan keterampilan menggunakan media visual dan interaktif dapat meningkatkan kualitas pengajaran kosakata dan motivasi belajar siswa di lingkungan pendidikan yang terbatas sumber daya.
Efektivitas Program Anti Bullying di Sekolah: Sebuah Tinjauan Kritis atas Potensi Seminar sebagai Intervensi Edukatif Terstruktur Mutiara Sabila Ramdhaliani; Duna Izfanna; Amara Tanjia; Dona Kirani Purnomo; Amara Tanjia; Alyka Putri Lestari; A’isyah Tul Alya; Selly Najwa Shadrina
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24293

Abstract

Perundungan di lingkungan sekolah Indonesia menunjukkan peningkatan yang berkelanjutan: kasus kekerasan di satuan pendidikan naik dari 91 kasus pada 2020 menjadi 573 kasus pada 2024 dan 641 kasus pada 2025, sedangkan sepanjang Januari–Maret 2026 saja telah tercatat 233 kasus dengan 19% diantaranya berupa perundungan, mengindikasikan kesenjangan antara fungsi ideal sekolah sebagai ruang aman dan realitas kekerasan yang terjadi. Tinjauan ini bertujuan menganalisis efektivitas program pencegahan perundungan, dengan fokus khusus pada potensi seminar sebagai intervensi edukatif terstruktur. Metode pelaksanaan yang dikaji merujuk pada kegiatan seminar di SDN Melati, Bogor, yang menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan media visual untuk meningkatkan pemahaman 32 peserta didik kelas VI tentang bentuk-bentuk perundungan serta strategi pencegahannya. Analisis literatur mengungkapkan bahwa pendekatan kebijakan top-down dan seminar generik sering gagal beresonansi di tingkat siswa karena kurangnya kontekstualisasi dengan budaya sekolah. Temuan utama menegaskan bahwa intervensi efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang dinamika sosial sekolah, termasuk peran saksi dalam memutus siklus perundungan. Dampak perundungan bersifat multidimensi, psikologis, akademik, dan sosial dengan risiko jangka panjang seperti depresi hingga perilaku suicidal. Studi menunjukkan pendekatan multi-komponen yang melibatkan seluruh komunitas sekolah cenderung lebih efektif dibandingkan intervensi tunggal. Namun, implementasi kebijakan di tingkat satuan pendidikan masih belum konsisten, dan pengetahuan siswa terhadap kebijakan anti-bullying sering terbatas. Tinjauan ini memosisikan seminar anti-perundungan sebagai wahana dialogis potensial untuk mentransformasi pemahaman kognitif menjadi komitmen etis menumbuhkan empati. Keterbatasan utama kegiatan ini terletak pada desainnya yang berdosis tunggal selama 60 menit pada satu rombongan belajar tanpa pengukuran prates–pascates dan tindak lanjut, sehingga dampaknya baru dapat diklaim pada tataran reaksi dan pengetahuan, belum pada perubahan perilaku. Penelitian mendatang perlu menggunakan desain longitudinal dan komparatif untuk mengkaji faktor kontekstual seperti budaya sekolah dan lanskap digital dalam memediasi efektivitas program. Pengembangan intervensi berbasis seminar yang sistematis dan terintegrasi dengan pendekatan partisipatif digital menjadi agenda riset kritis untuk menjembatani kesenjangan antara retorika kebijakan dan realitas keamanan yang dialami peserta didik.