cover
Contact Name
Irma Inesia Sri Utami
Contact Email
irma.inesia@unida.ac.id
Phone
+6285891651283
Journal Mail Official
educivilia@unida.ac.id
Editorial Address
Jln. Tol Ciawi No.1, Ciawi-Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 27211541     EISSN : 27215113     DOI : 10.30997
Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor P-ISSN 2721-1541 dan E-ISSN 2721-5113 dengan Focus dan Scope pada bidang pendidikan yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan diterbitkan oleh Universitas Djuanda Bogor.
Articles 138 Documents
Pelatihan Pemanfaatan AI (Chat Gpt & Gemini) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Interaktif Berlandaskan Nilai AIK Istanto; Muh. Nur Rochim Maksum; Nurul Latifatul Inayati; Mutohharun Jinan; Zainal Arifin; Sukirman; Mahasri Shobabiya; Arilana Nur Izzi; Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi; Fadhilla Nangroe Anggraini; Intan Dian Saputri; Linda Asmara; Latifah Insani Muslimah Murni; Diah Eka Sulistia Rini; Fahrudin
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24308

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi digital guru melalui pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran interaktif yang berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di SD Muhammadiyah Tegalgede Karanganyar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran di sekolah dasar berbasis keagamaan, khususnya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan mengkombinasikan data kuantitatif dan kualitatif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan dalam bentuk workshop dan praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test 58,40 dan post-test 84,60, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta kegiatan berjumlah 18 guru yang terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kesiapan, dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan media pembelajaran berbasis gamifikasi, sebagai alat bantu pembelajaran. Implementasi AI di kelas berdampak positif terhadap peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat diintegrasikan secara bijak dan selaras dengan nilai AIK, tanpa menggantikan peran guru sebagai pendidik utama. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran interaktif di sekolah dasar Islam serta dapat menjadi model praktik baik pemanfaatan AI dalam pendidikan dasar berbasis nilai keislaman.
Peningkatan Pemahaman Guru tentang Pembelajaran Inovatif pada Sekolah Penggerak di Surakarta Minsih Minsih; Anatri Desstya; Anggun Yunista Sari; Helzi Helzi
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24637

Abstract

Dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Sekolah Penggerak (PSP), pendekatan pembelajaran yang inovatif memegang peranan utama, khususnya untuk mendukung kesejahteraan siswa (student well-being) serta menampung beragam kecerdasan majemuk (multiple intelligence) yang dimiliki peserta didik. Kegiatan pengabdian ini memiliki dua target utama: pertama, memperluas wawasan guru tentang konsep pembelajaran inovatif dalam konteks sekolah penggerak; kedua, menyajikan pemahaman praktis mengenai bentuk-bentuk pembelajaran inovatif yang mampu menggali potensi siswa secara optimal. Pelaksanaan pelatihan berlangsung pada Maret 2024 di Kota Surakarta. Peserta yang terlibat adalah para guru dari tujuh sekolah dasar penggerak angkatan 2, yakni SD Muhammadiyah 1, SDN Gurawan, SDN Panularan, SDN Karang Asem 4, SDN Pajang 1, SD Muhammadiyah Semanggi, serta SD Diponegoro Surakarta. Adapun metode yang diterapkan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta sesi workshop. Berdasarkan hasil kegiatan, para guru menunjukkan kemampuan dalam memahami sekaligus menerapkan pembelajaran berdiferensiasi sebagai salah satu wujud nyata dari pembelajaran inovatif. Melalui workshop, terjadi peningkatan partisipasi aktif guru dalam menyusun rancangan pembelajaran yang berpusat pada siswa, bertumpu pada pengalaman langsung (learning by doing), serta disesuaikan dengan tingkat kesiapan belajar, minat, dan profil belajar masing-masing peserta didik. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kompetensi para guru penggerak dalam mewujudkan lingkungan belajar yang inovatif dan berkelanjutan.
Pendekatan Partisipatif Program KOMPAK dalam Penguatan Pendidikan Karakter Keagamaan dan Kesadaran Lingkungan Muhamad Zainul Umam; Mujiono; Slamet Munawar; Suhirmanto
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24807

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program KOMPAK (Kolaborasi Mahasiswa Peduli Agama dan Kelestarian) dilaksanakan sebagai upaya penguatan karakter keagamaan dan kesadaran lingkungan masyarakat di RW 01 Kelurahan Cilangkap, Jakarta Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan partisipatif dalam program KOMPAK serta dampaknya terhadap perubahan perilaku masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan pembinaan akhlak, serta meningkatnya kesadaran terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kegiatan kerja bakti dan edukasi lingkungan. Pembahasan menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program. Simpulan penelitian ini adalah bahwa pendekatan partisipatif dalam program KOMPAK efektif dalam memperkuat karakter keagamaan dan kesadaran lingkungan masyarakat. Disarankan agar program serupa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak.
Mitigasi Konflik Struktural Melalui Edukasi Love, Faith & Family Bagi Keluarga di Wilayah Urban Cilangkap Zaenal Arifin; Husnul Khotimah; Wahyudi; Prastian Muhamad Alim; Septian Frestriyana
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.25246

Abstract

Konflik struktural dalam keluarga urban merupakan tantangan yang semakin kompleks di tengah dinamika sosial dan ekonomi perkotaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu-ibu rumah tangga di wilayah Cilangkap, Jakarta Timur, mengenai mitigasi konflik struktural melalui edukasi berbasis tiga pilar nilai: Love (cinta dan komunikasi), Faith (iman dan spiritualitas), dan Family (fungsi dan ketahanan keluarga). Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan partisipatif dengan melibatkan 26 peserta yang dipilih secara purposive. Pengukuran hasil dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin yang terdiri atas 20 item pernyataan. Hasil analisis menunjukkan skor sebesar 76% (mean = 3,82) yang berada pada kategori sedang mendekati tinggi. Dimensi Love memperoleh persentase tertinggi (79%), diikuti Dimensi Family (75%) dan Dimensi Faith (75%). Temuan menonjol mencakup tingginya pemahaman peserta tentang makna sakinah holistik (P1 = 91%) serta kesadaran bahwa konflik harus dikelola secara konstruktif, bukan dihindari (P18 = 39%). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyuluhan berbasis nilai Love, Faith & Family memberikan indikasi positif dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap fondasi keluarga sakinah dan strategi mitigasi konflik, dengan rekomendasi tindak lanjut berupa program pendampingan berkelanjutan.
Pendidikan Lingkungan Hidup “Eco-Art: Peduli Lingkungan Melalui Daur Ulang Sampah” Meylan Saleh; Nurfadliah; Hadi Yamin Assel; Meyiska Naysilla Nadine
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.25257

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian murid SDN 5 Kabila terhadap lingkungan melalui kegiatan Eco Art berbasis daur ulang sampah. Permasalahan sampah yang terus meningkat memerlukan upaya edukatif yang mampu menanamkan perilaku peduli lingkungan sejak usia dini. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan pendampingan praktik pembuatan karya dari bahan bekas. Peserta kegiatan merupakan siswa sekolah dasar yang terlibat secara aktif dalam proses pengolahan sampah anorganik menjadi produk kreatif dan bernilai guna. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga lingkungan, pengenalan jenis sampah, demonstrasi pembuatan karya Eco Art, serta praktik langsung secara berkelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa murid memiliki antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu menghasilkan berbagai karya kreatif dari bahan daur ulang. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga membantu menumbuhkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan kesadaran murid terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dengan demikian, kegiatan Eco Art dapat menjadi alternatif pembelajaran lingkungan hidup yang inovatif, menyenangkan, dan aplikatif untuk diterapkan pada jenjang sekolah dasar.
Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan dan Pemberian Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja Kabupaten Bogor Hasan Bisri; Abdul Kholik; Rahayu Anggraeni; Asyafina Nurul Aulia; Irmalasari
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.26029

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilatarbelakangi kurangnya kesadaran dan pemahaman remaja dalam pencegahan stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak disebabkan kekurangan gizi kronis. Masalah stunting dapat dicegah sejak dini, mulai dari pra-konsepsi hingga masa remaja. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pentingnya asupan zat besi serta konsumsi tablet tambah darah dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat adalah penyuluhan atau sosialisasi di SMK Nuansa, Bogor. Prosedur yang dilakukan  dengan tahapan: 1) perizinan kepada Puskesmas Cigombong, bidan pendamping desa, dan SMK Nuansa; 2) pengajuan tablet tambah darah ke farmasi Puskesmas Cigombong; dan 3) penyuluhan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan siswi tentang stunting. Analisis data melalui deskriptif kuantitatif pengetahuan siswi sebelum dan dan sesudah kegiatan penyuluhan. Hasil kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang stunting. Pengetahuan siswi tentang stunting pada materi istilah, penyebab, dan pencegahan stunting meningkat dari rerata 44% menjadi 88%. Sekitar 92% siswi mengetahui cara mencegah stunting. Namun, masih terdapat  16% siswi yang tidak mengetahui penyebab stunting. Kegiatan penyuluhan, selain meningkatkan pengetahuan tentang stunting, juga membagikan tablet tambah darah atau tablet Fe untuk mencegah anemia. Sebanyak 320 tablet dibagikan kepada siswi SMK Nuansa, Bogor.
Peningkatan Kemampuan Guru: Workshop Penyusunan Modul Ajar Deep Learning berbantuan AI Untuk Guru SDN 4 Palangka Misericordias Domini; Aditya Putri Anugrahni; Olga Dona Retsi; Emeral
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24196

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk merespons keterbatasan kemampuan guru SDN 4 Palangka dalam memanfaatkan laptop dan internet ketika dituntut menyusun modul ajar dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Kegiatan dirancang dalam bentuk workshop penyusunan modul ajar berbantuan kecerdasan artifisial (AI) yang diselenggarakan oleh mahasiswa PLP II Universitas Palangka Raya angkatan 2022 bekerja sama dengan SDN 4 Palangka. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan penguatan konsep pembelajaran mendalam, demonstrasi penggunaan AI, serta praktik intensif penyusunan modul ajar dengan pendampingan langsung. AI yang digunakan mencakup ChatGPT, Gemini, dan Padlet TA sebagai alternatif alat bantu untuk ideasi, penyusunan kerangka, dan perapian komponen modul ajar. Pendampingan difokuskan pada perumusan prompt yang kontekstual, pengorganisasian komponen modul, serta verifikasi dan penyuntingan keluaran AI agar selaras dengan karakteristik murid sekolah dasar dan kondisi sarana pembelajaran. Luaran kegiatan berupa modul ajar pembelajaran mendalam yang disusun dan dikumpulkan peserta pada akhir kegiatan, sedangkan evaluasi pelaksanaan dilakukan melalui dokumentasi, catatan fasilitator, dan kuesioner respons peserta. Workshop ini relevan sebagai strategi percepatan perencanaan pembelajaran sekaligus penguatan kompetensi guru pada konteks kesiapan perangkat dan literasi digital yang beragam.
Optimalisasi Kapasitas Digital UMKM Fashion melalui Pengembangan Platform Bisnis Digital dan Strategi Pemasaran Berkelanjutan di Kota Malang Ajeng Atma Kusuma; Nurul Hidayati; Rizka Sarah Heydarina F A; Bunga Fefiana Mustikasari; Agus Sunandar; Febrilian Sudrajat; Al Fiandini
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.26201

Abstract

Sebagian besar UMKM fashion di Kota Malang telah hadir secara daring, namun kehadiran tersebut belum disertai kapasitas digital yang memadai. Pemetaan awal terhadap 15 pelaku usaha dari 11 UMKM menunjukkan seluruh peserta (100%) aktif di Instagram, tetapi tidak satu pun memiliki situs web resmi yang aktif, dan 67% menjalankan promosi secara spontan tanpa perencanaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas digital mitra melalui tiga luaran, yaitu pengembangan platform bisnis digital berupa situs web resmi, penyusunan strategi pemasaran digital terintegrasi, serta penguatan kapasitas mitra melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dalam empat tahap: analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan platform, implementasi dan pelatihan, serta evaluasi. Mitra utama kegiatan adalah Dua Sisi Fashion Studio, dengan pelibatan sepuluh UMKM fashion lain sebagai mitra ekstensi. Hasil kegiatan menunjukkan telah dihasilkan situs web resmi yang responsif dan memuat profil, program, galeri karya, serta kanal kontak terintegrasi. Rata-rata skor pemahaman peserta meningkat dari 22,33 (44,66%) menjadi 43,73 (87,46%) dari skor maksimal 50, dengan nilai N-Gain 0,77 yang tergolong kategori tinggi. Capaian keterampilan praktis mencapai 87,47% dan tingkat kepuasan mitra mencapai 92,67% dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyediaan platform bisnis digital yang disertai pelatihan dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas digital UMKM fashion.