cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 565 Documents
Pelatihan Dasar Master of Ceremony sebagai Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep Sulhana, Ridy; Fabri, R. Raditya Wira; Syakina, Annisa; Jasuli, Akis; Natalia, Ria
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2603

Abstract

Public communication skills and self-confidence are an important part of developing soft skills in adolescents, but remain a challenge for children in orphanages who have limited opportunities to appear in public spaces. Based on these conditions, this community service activity aims to increase the self-confidence of children at the Muhammadiyah Sumenep Orphanage through basic Master of Ceremony (MC) training. This activity was carried out using a qualitative descriptive approach through practice-based training attended by approximately two high school students from the Muhammadiyah Sumenep Orphanage. Three participants were selected as the main subjects for practice in order to obtain a more in-depth observational picture of changes in communication behavior. The results showed that MC training was able to encourage the participants' courage to perform, improve their understanding of the structure of hosting an event, and improve their mastery of intonation and body language, although some participants still needed further training to achieve consistent performance. These findings are descriptive and reflective and show that MC training has the potential to be a strategy for strengthening the confidence of children in orphanages in the context of community service.ABSTRAKKeterampilan komunikasi publik dan kepercayaan diri merupakan bagian penting dari pengembangan soft skill anak remaja, namun masih menjadi tantangan bagi anak panti asuhan yang memiliki keterbatasan kesempatan untuk tampil di ruang publik. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep melalui kegiatan pelatihan dasar Master of Ceremony (MC). Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pelatihan berbasis praktik yang diikuti oleh sekitar 2 anak Panti Asuhan Muhammmadiyah Sumenep tingkat SMA. Tiga peserta dipilih sebagai subjek praktik utama untuk memperoleh gambaran observasi yang lebih mendalam terhadap perubahan perilaku komunikasi. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan MC mampu mendorong keberanian tampil peserta, meningkatkan pemahaman terhadap struktur membawakan acara, serta memperbaiki penguasaan intonasi dan bahasa tubuh, walaupun sebagian peserta masih memerlukan latihan lanjutan untuk mencapai konsistensi performa. Temuan ini bersifat deskriptif dan reflektif dan menunjukkan bahwa pelatihan MC dapat berpotensi menjadi strategi penguatan kepercayaan diri anak panti asuhan dalam konteks pengabdian kepada masyarakat.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan pada BUMDes Desa Lukpanenteng Kabupaten Banggai Kepulauan Pakawaru, Muhammad Ilham; Mile, Yuldi; Bakry, Mohammad Iqbal; Rhamadhani, Rika Febby; Bass, Muhammad Bashri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2313

Abstract

The Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Lukpanenteng Village plays a central role in strengthening the village economy. The background to this service is the low level of understanding among BUMDes managers regarding financial transparency and accountability, which results in unstructured transaction recording and budget planning. In addition, the community's lack of understanding of the role of BUMDes has led to low levels of active participation. The activities were designed with a socialization and practical training approach involving BUMDes managers and the village community. The implementation process included the delivery of materials and intensive training on transaction recording, budget preparation, and monthly financial reporting. The results showed a significant increase in the managers' financial management skills, resulting in more structured recording. The financial transparency of BUMDes improved as regular reports were published. The village community showed more active participation, both as consumers, suppliers, and contributors of suggestions. Thus, this intervention succeeded in strengthening the capacity of BUMDes as the main pillar of a transparent and accountable village economy.ABSTRAKBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Lukpanenteng berperan sentral dalam penguatan ekonomi desa. Latar belakang dari pengabdian ini adalah rendahnya pemahaman pengelola BUMDes mengenai transparansi dan akuntabilitas keuangan, yang berakibat pada pencatatan transaksi dan perencanaan anggaran yang tidak terstruktur. Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat tentang peran BUMDes menyebabkan rendahnya partisipasi aktif mereka. Kegiatan dirancang dengan pendekatan sosialisasi dan pelatihan praktis yang melibatkan pengelola BUMDes dan masyarakat desa. Proses pelaksanaan mencakup penyampaian materi dan pelatihan intensif mengenai pencatatan transaksi, penyusunan anggaran, serta pembuatan laporan keuangan bulanan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan terkait pemahaman dalam pengelolaan keuangan BUMDes melalui forum diskusi dan juga pendampingan langsung dalam penyusunan keuangannya melalui hasil pencatatan yang lebih terstruktur atas proses pelaporannya. Transparansi keuangan BUMDes meningkat karena laporan rutin yang dipublikasikan. Serta. Masyarakat desa menunjukkan partisipasi yang lebih aktif, baik sebagai konsumen, pemasok, maupun penyumbang saran. Dengan demikian, intervensi ini berhasil memperkuat kapasitas BUMDes sebagai pilar utama perekonomian desa yang transparan dan akuntabel.
Penguatan Empati dan Literasi Psikologi Masyarakat Melalui Bedah Buku Psikologi Anak Jalanan Supriatna, Ecep; Aulizalsini A, Wahyu; Muzzamil, Ferdy; Afriyenti, Lenny Utama
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2472

Abstract

This Community Service Program (PKM) was initiated in response to the low level of public literacy in psychology regarding the psychosocial conditions of street children, particularly in relation to emotional development, parenting patterns, and the impact of traumatic experiences. The objective of this program was to enhance participants’ understanding, empathy, and humanistic attitudes toward the psychological dynamics of street children as a vulnerable group. The program was implemented through a hybrid book review activity of Psychology of Street Children, involving the book’s author, psychologists, and academics as resource persons. This method was integrated with the presentation of developmental psychology theories, interactive discussions, and case analyses of street children. The main materials were based on Ecological Systems Theory, Attachment Theory, chronic stress, negative self-concept, and resilience to explain the influence of family systems, social environments, and structural factors on the behavior and development of street children. The results of the program indicate an improvement in participants’ understanding, as reflected in their ability to identify ecological and psychosocial factors affecting street children, as well as a shift in attitudes toward greater empathy and reduced stigmatization. The implications of this program underscore the importance of a multidisciplinary approach to addressing the needs of street children through emotional support, psychosocial assistance, and creative interventions, and serve as a foundation for the development of comprehensive and sustainable support programs that bridge academic literature with community educational needs.ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi psikologi masyarakat mengenai kondisi psikososial anak jalanan, khususnya terkait perkembangan emosional, pola pengasuhan, dan dampak pengalaman traumatis. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, empati, dan sikap humanis peserta terhadap dinamika psikologis anak jalanan sebagai kelompok rentan. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui kegiatan bedah buku Psikologi Anak Jalanan secara hybrid yang melibatkan penulis buku, psikolog, dan akademisi sebagai narasumber. Metode ini dikombinasikan dengan pemaparan teori psikologi perkembangan, diskusi interaktif, dan analisis kasus anak jalanan. Materi utama mengacu pada Teori Ecological Systems, Attachment Theory, stres kronis, konsep diri negatif, dan resilience untuk menjelaskan pengaruh sistem keluarga, lingkungan sosial, serta faktor struktural terhadap perilaku dan perkembangan anak jalanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang tercermin dari kemampuan mengidentifikasi faktor ekologis dan psikososial yang memengaruhi anak jalanan, serta adanya perubahan sikap peserta menjadi lebih empatik dan tidak stigmatis terhadap anak jalanan. Implikasi kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penanganan anak jalanan melalui dukungan emosional, pendampingan psikososial, dan intervensi kreatif, serta menjadi dasar bagi pengembangan program pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan yang menjembatani literatur akademik dengan kebutuhan edukasi masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Berbasis Praktik dengan Manekin pada Kader PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) di Kelurahan Ciroyom, Bandung Prawiradilaga, Rizky Suganda; Rachmawati, Meike; Dewi, Mira Dyani; Sabirin, Muhammad Syah Misuari; Afiati, Afiati; Firmansyah, Mochammad Agus; Dinariansyah, Faradilla Azzahra; Darmawan, Nabilah Yahdiani; Rahmat, Reyiena Kusumaryani; Aulia, Yatasya; Hasanah, Afni Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2185

Abstract

Breast cancer remains the most common type of cancer found in women in Indonesia. The high proportion of diagnoses at an advanced stage is closely related to the low level of early case detection. Breast Self-Examination (BSE) is a simple, self-administered early detection strategy, but its implementation in the community, including in the Bandung area, is still suboptimal. This activity aims to assess the impact of the BSE education and training program, which emphasizes hands-on practice using a breast cancer mannequin, on improving the knowledge and skills of Family Welfare Movement (PKK) cadres in Ciroyom Village, Bandung City. The community service program was designed through three main phases: preparation, implementation, and evaluation. In the implementation phase, participants received training on breast cancer and participated in BSE training using a mannequin. A total of 55 PKK cadres participated and were divided into small groups accompanied by facilitators. Participants' understanding was evaluated through pre- and post-activity measurements, while their ability to practice BSE was assessed using a checklist. The analysis showed a statistically significant increase in knowledge (p-value 0.05). The skills evaluation yielded an average score of 1.83, with the highest achievement in the standing and bending position observation stage (1.88) and the lowest score in the breast palpation stage (1.80). These findings confirm that the direct practice-based SADARI educational approach with a mannequin is effective in increasing the knowledge and skills capacity of PKK cadres.ABSTRAKKanker payudara masih menjadi jenis kanker yang paling sering ditemukan pada perempuan di Indonesia. Tingginya proporsi diagnosis pada fase lanjut berkaitan erat dengan rendahnya upaya penemuan kasus sejak dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan salah satu strategi deteksi awal yang sederhana dan dapat dilakukan secara mandiri, namun penerapannya di masyarakat, termasuk di wilayah Bandung, masih belum optimal. Kegiatan ini bertujuan menilai dampak program edukasi dan pelatihan SADARI yang menitikberatkan pada praktik langsung dengan bantuan manekin kanker payudara terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader PKK di Kelurahan Ciroyom, Kota Bandung. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dirancang melalui tiga fase utama, yaitu tahap persiapan, implementasi kegiatan, dan evaluasi. Pada fase implementasi, peserta memperoleh pembekalan mengenai kanker payudara serta mengikuti pelatihan SADARI dengan media manekin. Sebanyak 55 kader PKK terlibat dan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang didampingi fasilitator. Tingkat pemahaman peserta dievaluasi melalui pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan, sedangkan kemampuan praktik SADARI dinilai menggunakan instrumen daftar periksa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik (p-value 0,05). Evaluasi keterampilan menghasilkan skor rata-rata 1,83, dengan capaian tertinggi pada tahap observasi posisi berdiri dan membungkuk (1,88) serta nilai terendah pada tahap perabaan payudara (1,80). Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi SADARI berbasis praktik langsung dengan manekin efektif dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan kader PKK. 
Pemberdayaan PKK melalui Pengembangan Taman Herbal Rumah Tangga di Desa Leboea sebagai Upaya Ketahanan Kesehatan Mandiri Fathir. B, Fahrul; Tahir, Tahir; Safarudin, Safarudin; Akbar, Haerul; Rika, Rika; Sarlina, Sarlina; Irma, Irma; Akrab, Zahwaqina; Asrini, Tiara; Wa Mawar, Wa Mawar; Halisa, Halisa; Vizriani, Vizriani; Nurfa, Nurfa; Ainun, Ainun
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2432

Abstract

The development of a household herbal garden is a community empowerment strategy based on local potential to strengthen independent health resilience. Leboea Village has environmental characteristics that support the development of Family Medicinal Plants (TOGA), supported by the availability of yard space and the tradition of utilizing herbal plants. This community service activity aims to increase the capacity of Family Welfare Empowerment (PKK) cadres in developing household herbal gardens as a medium for family health education. The method used is community empowerment-based cadre mentoring through four stages: preparation, training and empowerment of cadres, field mentoring, and monitoring and evaluation. The activity involved 10 PKK cadres and 25 assisted households in Leboea Village. The results of the activity showed an increase in the capacity of PKK cadres in understanding and practicing herbal plant cultivation techniques, as demonstrated by the cadres' ability to plant, maintain, and provide education to the community. All assisted households successfully developed herbal gardens with main plant species such as ginger, turmeric, lemongrass, and galangal with good initial growth rates. In addition, there was an increase in community knowledge about the use of TOGA as an alternative for maintaining family health.  This activity encourages the formation of home herbal gardens that are managed independently and sustainably and strengthens public awareness of health based on local resources.ABSTRAKPengembangan taman herbal rumah tangga merupakan strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal untuk memperkuat ketahanan kesehatan mandiri. Desa Leboea memiliki karakteristik lingkungan yang mendukung pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), ditunjang oleh ketersediaan lahan pekarangan dan tradisi pemanfaatan tanaman herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mengembangkan taman herbal rumah tangga sebagai media edukasi kesehatan keluarga. Metode yang digunakan adalah pendampingan kader berbasis pemberdayaan masyarakat melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelatihan dan pemberdayaan kader, pendampingan lapangan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 10 kader PKK dan 25 rumah tangga binaan di Desa Leboea. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas kader PKK dalam memahami dan mempraktikkan teknik budidaya tanaman herbal, yang ditunjukkan melalui kemampuan kader melakukan penanaman, pemeliharaan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Seluruh rumah tangga binaan berhasil mengembangkan taman herbal dengan jenis tanaman utama seperti jahe, kunyit, serai, dan lengkuas dengan tingkat tumbuh awal yang baik. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA sebagai alternatif pemeliharaan kesehatan keluarga. Kegiatan ini mendorong terbentuknya taman herbal rumah tangga yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan berbasis sumber daya lokal.
Pendidikan Kemaritiman dan Sosialisasi Biota Laut Dilindungi Sebagai Upaya Keberlanjutan Sumberdaya Perikanan di Desa Galo-Galo Nurafni, Nurafni; Koroy, Kismanto; Asy’ari, Asy’ari; Alwi, Djainudin; Wahab, Iswandi; Muhammad, Sandra Hi; Kodobo, Jihar; Pina, Fijai; Alican, Ismawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2385

Abstract

Raising public awareness about the threats to protected marine life in Galo-Galo Village is crucial, given the continued decline in the population of these species. Through maritime outreach and education, it is hoped that the community will understand the importance of marine resource sustainability. This activity not only provides information about protected species but also encourages the community to protect and monitor marine life and teaches environmentally friendly fishing techniques. This outreach and education program is scheduled to take place from November 13 to 16, 2025, at various locations, including elementary schools, Islamic junior high schools, village halls, and frequently visited coastal areas. This activity will involve 35 students from elementary schools and Islamic junior high schools, as well as 40 community members from the village. The implementation stages include surveys, observations, preparation, implementation, and closing. This activity is expected to provide students with a better understanding of protected animals and strengthen maritime education materials. With a comprehensive introduction to ecosystems, marine resources, coastal management, and maritime culture, students are expected to be more aware of the importance of sustainability. Community outreach also yielded positive results, with interactive dialogues increasing participation and awareness of marine biota protection issues.ABSTRAKPeningkatan kesadaran masyarakat tentang ancaman terhadap biota laut yang dilindungi di Desa Galo-Galo menjadi sangat penting, mengingat populasi spesies tersebut terus menurun. Melalui sosialisasi dan edukasi kemaritiman, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya keberlanjutan sumber daya laut. Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi mengenai spesies yang dilindungi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menjaga dan mengawasi biota laut serta mengajarkan teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Program sosialisasi dan edukasi ini direncanakan berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 November 2025, di lokasi-lokasi seperti Sekolah Dasar, Madrasah Tsanawiyah, balai desa, dan area pantai yang sering dikunjungi. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa dari sekolah dasar dan madrasah, serta 40 anggota masyarakat desa. Tahapan pelaksanaan mencakup survei, observasi, persiapan, pelaksanaan, dan penutupan. Dari kegiatan ini, diharapkan siswa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai hewan yang dilindungi serta memperkuat materi pendidikan kemaritiman. Dengan pengenalan menyeluruh tentang ekosistem, sumber daya laut, pengelolaan pantai, dan budaya maritim, siswa diharapkan lebih menyadari pentingnya kelestarian. Sosialisasi dengan masyarakat juga menunjukkan hasil positif, dengan dialog interaktif yang meningkatkan partisipasi dan kepedulian terhadap isu perlindungan biota laut.
Peningkatan Kompetensi CAD 3D Siswa SMK Negeri 5 Surabaya Melalui Pelatihan Autodesk Inventor Berbasis Project-Based Learning Primaningtyas, Widya Emilia; Hamzah, Fais; Pratiwi, Sindi Wahyu; Ni'matuzzahroh, Ludia; Fadhli, Muhammad Rizqi Khoironi; Fitriyah, Nadiyatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2455

Abstract

Vocational High Schools (SMK) have a strategic function in preparing graduates who are in line with the demands of the industrial world. However, approximately 55% of SMK graduates in Indonesia still do not achieve the expected competency standards, especially in the fields of digital technology-based engineering and manufacturing. One factor contributing to this condition is the limited mastery of 3D Computer-Aided Design (CAD) software, especially Autodesk Inventor. This activity is designed to improve the ability of SMK students in operating Autodesk Inventor through an intensive training program organized by the Design and Manufacturing Engineering Study Program of the Surabaya State Polytechnic of Shipping (PPNS) for students of SMK Negeri 5 Surabaya. The training program was attended by 85 students and was implemented using a participatory approach and Project-Based Learning. Assessment of learning outcomes was carried out through a comparison of pre-test and post-test scores analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank test. The results of the analysis showed a significant increase in students' abilities in using Autodesk Inventor, as reflected in the difference in scores before and after the training. In general, this activity contributes positively to strengthening the technical skills of vocational school students while strengthening collaboration between universities and vocational schools in developing industrial technology-based competencies.ABSTRAKSekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki fungsi strategis dalam menyiapkan lulusan yang selaras dengan tuntutan dunia industri. Akan tetapi, sekitar 55% lulusan SMK di Indonesia masih belum mencapai standar kompetensi yang diharapkan, terutama pada bidang teknik dan manufaktur berbasis teknologi digital. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah keterbatasan penguasaan software Computer-Aided Design (CAD) 3D, khususnya Autodesk Inventor. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan siswa SMK dalam mengoperasikan Autodesk Inventor melalui program pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Desain dan Manufaktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) bagi siswa SMK Negeri 5 Surabaya. Program pelatihan diikuti oleh 85 siswa dan dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan partisipatif serta Project-Based Learning. Penilaian capaian pembelajaran dilakukan melalui perbandingan skor pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa secara signifikan dalam penggunaan Autodesk Inventor, yang tercermin dari perbedaan skor sebelum dan sesudah pelatihan. Secara umum, kegiatan ini berkontribusi positif terhadap penguatan keterampilan teknis siswa SMK sekaligus mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan dalam pengembangan kompetensi berbasis teknologi industri.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN PENDAMPINGAN MANAJERIAL PADA KOPERASI ALOHA MANDIRI SEJAHTERA Andaryanto, Andaryanto; Hermawan, Agus; Winarno, Agung
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2383

Abstract

The Aloha Mandiri Pilot Cooperative (AMS) is a pioneering cooperative for residents of RW 09 Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo, which was established in 2018 to improve the welfare of security and cleaning officers. The development of members reached 102 people, but cooperative management still faces various problems, especially in recording deposits, loans, and calculation of Residual Business Results (SHU) which are still carried out manually. This condition has an impact on the slow administrative process, the risk of errors, and a decrease in member trust. This mentoring activity aims to carry out managerial digitization, improve SOPs and AD/ART, and prepare a cooperative sustainability roadmap. The methods used are a participatory approach through the stages of observation, problem identification, solution formulation, creation of simple digital applications based on Google Workspace, training, and the development of sustainable programs. The results of the assistance showed an increase in the speed of the recording process by up to 65%, a reduction in recording errors, and the ability to generate up to 10 types of reports automatically. In addition, managerial literacy of administrators has increased significantly. This program is a relevant model for the digitalization of residential community-based cooperatives to be developed more widely and is expected to increase member trust and long-term sustainability of cooperatives.ABSTRAKKoperasi Rintisan Aloha Mandiri (AMS) merupakan koperasi rintisan warga RW 09 Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo, yang berdiri sejak tahun 2018 untuk meningkatkan kesejahteraan petugas keamanan dan kebersihan. Perkembangan anggota mencapai 102 orang, namun manajemen koperasi masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama pada pencatatan simpanan, pinjaman, serta perhitungan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya proses administrasi, risiko kesalahan, serta menurunnya kepercayaan anggota. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi manajerial, penyempurnaan SOP dan AD/ART, serta menyusun roadmap keberlanjutan koperasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipasi melalui tahapan observasi, identifikasi masalah, perumusan solusi, pembuatan aplikasi digital sederhana berbasis Google Workspace, pelatihan, dan penyusunan program berkelanjutan. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kecepatan proses pencatatan hingga 65%, penurunan kesalahan pencatatan, serta kemampuan menghasilkan hingga 10 jenis laporan secara otomatis. Selain itu, literasi manajerial pengurus meningkat secara signifikan. Program ini menjadi model digitalisasi koperasi berbasis komunitas perumahan yang relevan untuk dikembangkan lebih luas dan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan anggota serta keberlanjutan koperasi secara jangka panjang.
Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas Melalui Pembuatan Reflektor Pembatas Jalan untuk Masyarakat Desa Cikasungka, Solear: Studi Pengabdian kepada Masyarakat Ramadhan, Naufal Ilham; Kirana, Yanti; Hidayat, Firmansyah; Eriza, Nova; Inayah, Sabrina Mediana; Laksana, Akbar Surya Putra; Sari, Tiara Putri; Permana, Mohammad Agung; Pebriyanti, Firda
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2494

Abstract

In Cikasungka Village, Solear District, the lack of lighting and visual signs along village roads contributes to an increased risk of accidents, especially at night. This community service program aims to design and manufacture road divider reflectors using simple and affordable materials, and to raise public awareness of the importance of road safety. The methods implemented include road condition surveys, reflector design, training in reflector manufacture and installation, and an evaluation of the benefits to the community. The results of the activity show improved road visibility at night and increased public awareness and participation in maintaining traffic safety. This initiative demonstrates that the application of simple technology through community service activities can have a significant impact on improving the safety and comfort of road users.ABSTRAKDi Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, minimnya penerangan dan tanda-tanda visual di sepanjang jalan desa berkontribusi pada meningkatnya kemungkinan kecelakaan, terutama pada malam hari. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendesain dan membuat reflektor pembatas jalan dengan menggunakan material yang sederhana dan terjangkau, serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Metode yang diterapkan meliputi survei kondisi jalan, desain reflektor, pelatihan dalam pembuatan dan pemasangan reflektor, dan juga evaluasi manfaat yang didapatkan oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan visibilitas jalan pada malam hari serta meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keselematan lalu lintas. Inisiatif ini membuktikan bahwa penerapan teknologi sederhana melalui kegiatan pengabdian masyarakat bisa memberikan dampak yang berarti terhadap peningkatan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Sosialisasi KIE Tentang Dampak Narkoba Terhadap Psikologi Remaja Di MTsN 6 Kabupaten Bireuen Agustina, Agustina; Raudhati, Sri; Maritalia, Dewi; Hanum, Zulfa; Yulian, Novianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2427

Abstract

Drug abuse among adolescents is a serious problem that negatively affects both physical and mental health, particularly because adolescents are in a phase of psychological development that is vulnerable to environmental influences. This activity aims to increase adolescents’ understanding and awareness of the dangers of drugs to mental health and psychological development, as well as to motivate them to stay away from drugs. The activity was conducted through Communication, Information, and Education (CIE) on the impact of drugs on adolescent psychology. The target of the activity was ninth-grade students of MTsN 6 Bireuen. The results of the activity showed an increase in students’ knowledge about the dangers of drugs to mental health and adolescent psychology. After the activity, students were better able to recognize the negative impacts of drugs and demonstrated a more positive attitude toward avoiding drug abuse. The CIE activity had a positive impact in improving students’ understanding of the dangers of drugs and is expected to encourage adolescents to protect themselves from drug abuse and contribute to building a healthier generation.ABSTRAKPenyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan masalah serius yang berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, terutama karena remaja berada pada fase perkembangan psikologis yang rentan terhadap pengaruh lingkungan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja tentang dampak bahaya narkoba terhadap kesehatan mental dan perkembangan psikologis, serta memotivasi mereka untuk menjauhi narkoba. Kegiatan dilaksanakan melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang dampak narkoba terhadap psikologi remaja. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas IX MTsN 6 Bireuen. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba terhadap kesehatan mental dan psikologi remaja. Setelah kegiatan, siswa lebih mampu mengenali dampak negatif narkoba dan menunjukkan sikap yang lebih positif untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba. Kegiatan KIE memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba dan diharapkan mampu mendorong remaja untuk melindungi diri dari penyalahgunaan narkoba serta berperan dalam membangun generasi yang lebih sehat.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue