cover
Contact Name
Muhammad Shaleh Assingkily
Contact Email
assingkily27@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27770052     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The focus of the Edu Society: Journal of Education, Social Sciences, and Community Service is on various problems in the fields of Education, Social Sciences and Community Service, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and observers in the field of Education and Social Sciences to publish their research results in our journals, articles of which are focused on, among others: 1. Development and Design of Learning in the Field of Education 2. Learning Strategies in the Field of Education 3. Evaluation of Learning in the Field of Education 4. Educational Management 5. Inclusive Education 6. Social-Based Research on Education 7. Teacher Professionalism in Education 8. Utilization of Information and Digital Technology in Education 9. Community Service in the Field of Education and Social Sciences
Articles 843 Documents
Utilizing Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) with Mobile Learning to Enhance Students’ Reading Comprehension Maspa, Maspa; Sunubi, Abd. Haris; Arqam, Arqam; Saepudin, Saepudin; Dalle, H. Ambo
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1890

Abstract

Several phenomena related to students' reading comprehension are observed at SMAN 7 Mimika. Many students struggle to grasp the main ideas of texts and often face challenges in interpreting details and drawing conclusions. Limited vocabulary and a lack of effective reading strategies further hinder their ability to understand complex passages. Research objectives: To analyze the impact of using Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) with Mobile Learning on students' reading comprehension. To identify the challenges encountered by students when applying CIRC with Mobile Learning in reading activities. The research employed mixed-methods approach. The classical approach to categorize mixed methods designs organizes them into two major categories, sequential and concurrent. The number of sample was 19 students of 64 students. The result of research shows the frequency and percentage of students' pre-test of 19 students. As explained, the highest of students classification in students pre-test was in poor classification with 84,2% or as many 16 students. The results of the study demonstrated a significant enhancement in the students' comprehension of written texts following the implementation of the treatment. future studies may investigate long-term impacts of CIRC with mobile learning, compare with other strategies, explore student motivation, examine teacher training, and apply mixed-method approaches for deeper insights.
Implementasi Total Quality Management dalam Pendidikan Agama Islam Sebagai Strategi Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Zulkarnaen, Zulkarnaen; Mahrus, Mahrus; Ahadi, Abdi; Suratman, Suratman
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai strategi untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan untuk menganalisis konsep TQM, nilai-nilai pendidikan Islam, serta relevansi keduanya dalam peningkatan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip TQM seperti perbaikan berkelanjutan, fokus pada peserta didik, dan keterlibatan total sejalan dengan nilai-nilai Islam seperti ihsan, amanah, istiqamah, dan musyawarah. Integrasi TQM dalam sistem pembelajaran PAI berkontribusi pada peningkatan mutu perencanaan, proses pembelajaran, serta evaluasi karakter berbasis spiritual dan moral. Secara keseluruhan, TQM bukan hanya kerangka manajemen modern, tetapi juga strategi pendidikan komprehensif yang menggabungkan efisiensi organisasi dengan nilai-nilai spiritual Islam untuk menghasilkan peserta didik yang kompeten, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat.
Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Moderasi Beragama: Analisis Teoritis dan Implementasinya Ahadi, Abdi; Sugeng, Sugeng
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1897

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan implementasi evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis moderasi beragama melalui pendekatan studi pustaka. Evaluasi berbasis moderasi beragama menjadi semakin penting seiring meningkatnya tantangan intoleransi, polarisasi keagamaan, dan radikalisme di lingkungan pendidikan. Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, dan pedoman resmi Kementerian Agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran PAI yang terintegrasi dengan moderasi beragama mampu memperkuat karakter siswa melalui pengukuran aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara komprehensif. Integrasi nilai-nilai moderasi seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya dapat diimplementasikan melalui asesmen autentik, portofolio, observasi sikap, dan rubrik perilaku moderat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis moderasi beragama tidak hanya menilai capaian akademik, tetapi sekaligus menjadi instrumen strategis dalam membangun budaya sekolah yang harmonis dan membentuk generasi yang berkarakter wasathiyah.
Efektivitas Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Peserta Didik MTs Plus Al-Ishlah Bondowoso Cabang Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah Sutriani, Sutriani; Ahdar, Ahdar; Jufri, Muhammad; Marhani, Marhani; Herdah, Herdah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1909

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektivitas Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik MTs Plus Al-Ishlah Bondowoso Cabang Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbdaan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik sebelum dan sesudah penerapan metode Ummi serta menganalisis efektivitas Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik, yang diukur melalui aspek makharijul huruf, tajwid, fashahah, dan irama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenisQuasy-eksperiment dengan model Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-VIII-IX dengan teknik pengambilan sampel adalah cluster sampling. Teknik pengumpulann data meliputi tes (Pretest dan Posttest), angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal tes lisan, lembar angket untuk mengukur tingkat efektivitas dan kemampuan peserta didik selama pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif dan inferensial melalui uji Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) adanya perbedaan signifikan antara kemampuan awal dan akhir pada kedua kelas. Setelah penerapan Metode Ummi, kelas eksperimen mengalami peningkatan yang jauh lebih tinggi dengan nilai posttest 84,67, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 67,86. (2) Efektivitas metode Ummi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik dibuktikan melalui uji independent samples t-test berdasarkan uji independent samples t-test dengan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai t-hitung = -5,737 yang lebih besar secara dibanding t-tabel, sehingga H? ditolak dan H? diterima.
Membangun Sikap Karakter Toleransi di Sekolah Multikultural: Strategi Guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 5 Mimika Kamsir, Kamsir; Saleh, Muhammad; Ahdar, Ahdar; Halik, Abdul; Musyarif, Musyarif
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1910

Abstract

Tulisan ini menyelidiki bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menggunakan strategi pembelajaran untuk meningkatkan toleransi beragama pada siswa di SD Negeri 5 Mimika, sebuah sekolah dasar multikultural yang memiliki keberagaman agama, suku, dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis metode pedagogis yang digunakan oleh guru PAI untuk membangun sikap toleransi dalam lingkungan belajar yang heterogen. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dan fenomenologis. Observasi kelas, dokumentasi, dan wawancara menyeluruh digunakan untuk mengumpulkan data. Informasi penelitian terdiri dari guru pendidikan anak-anak (PAI), kepala sekolah, guru kelas, dan siswa Muslim dan non-Muslim. Hipotesis awal penelitian ini adalah bahwa perkembangan sikap toleransi pada peserta didik sangat dipengaruhi oleh peran guru PAI sebagai contoh, mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, dan membantu siswa dari berbagai agama berinteraksi dengan baik. Temuan penelitian ini mendukung hipotesis ini. Melalui contoh, kegiatan kolaboratif, pembelajaran kontekstual, dan pendekatan komunikasi pribadi, guru PAI terbukti meningkatkan toleransi. Sementara hal-hal yang mendukung adalah budaya sekolah yang inklusif, hal-hal yang menghambat adalah konflik kecil antara siswa dan kurangnya dukungan orang tua. Secara keseluruhan, guru PAI memainkan peran penting dalam menciptakan keseimbangan keberagaman dengan menggunakan strategi pedagogis yang kontekstual dan adaptif.
Analisis Penerapan Teknik Non-Tes dalam Menilai Karakter Religius Siswa di SDN 060834 Kecamatan Medan Petisah Palem, Nur Halizah; Darmawan, Fery; Hasibuan, Fitri Diana; Nawawi, Muhammad; Nurmawati, Nurmawati
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik non-tes dalam menilai karakter religius siswa di SDN 060834 Kecamatan Medan Petisah. Fokus penelitian ini meliputi bentuk penerapan teknik non-tes, kendala yang dihadapi guru, serta efektivitasnya dalam menggambarkan nilai-nilai religius peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam di SDN 060834 telah menerapkan berbagai teknik non-tes, seperti observasi sikap, jurnal perilaku, penilaian diri, dan penilaian antar teman dalam proses pembelajaran. Penerapan teknik non-tes terbukti mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang karakter religius siswa dibandingkan dengan penilaian berbasis tes. Namun, ditemukan beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu guru, subjektivitas penilaian, dan kurangnya panduan standar dalam penyusunan instrumen non-tes. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penguatan sistem evaluasi karakter agar teknik non-tes dapat diterapkan secara optimal di sekolah dasar.
Optimalisasi Peran Kepolisian dalam Mewujudkan Rule of Law di Indonesia: Tantangan dan Strategi Pembangunan Hukum Ivona, Sofia Ayu; Trisiana, Anita; Rahmadani, Linda; Randita, Nabila Putri; Astuti, Nurul; Gea, Yunita Priscilia Kristiani
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1917

Abstract

Penerapan prinsip rule of law di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada level penegakan hukum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti di kepolisian sektor (Polsek). Polsek Banjarsari sebagai ujung tombak pelayanan dan penegakan hukum memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta konsistensi supremasi hukum. Namun, pelaksanaannya masih terhambat oleh keterbatasan personel dan sarana, kurang optimalnya kualitas layanan publik, serta potensi penyimpangan yang dapat mengganggu keadilan dan kepastian hukum. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kinerja Polsek Banjarsari agar kontribusinya terhadap pembangunan hukum nasional lebih efektif, berlandaskan transparansi, akuntabilitas, dan penghormatan HAM. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Polsek Banjarsari dalam mewujudkan rule of law, mengidentifikasi tantangan utama di lapangan, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum di tingkat lokal. Melalui pendekatan kuantitatif dipadukan kualitatif analisis data empiris, penelitian ini diharapkan memberikan gambaran menyeluruh tentang penguatan Polsek sebagai bagian penting dalam membangun sistem hukum yang lebih responsif, efektif, dan berkeadilan.
Optimalisasi Penggunaan Teknologi dalam Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Zulkarnaen, Zulkarnaen; Sugeng, Sugeng
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1918

Abstract

Penelitian ini mengkaji optimalisasi penggunaan teknologi dalam pengembangan evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut adaptasi strategis dalam sistem evaluasi pembelajaran yang lebih objektif, efisien, dan komprehensif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan tiga guru Pendidikan Agama Islam, satu kepala sekolah, dan tiga puluh siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi teknologi evaluasi mencapai sembilan puluh persen dengan platform utama yang digunakan meliputi Google Forms, Quizizz, dan Kahoot. Implementasi teknologi memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi waktu hingga enam puluh persen, peningkatan objektivitas penilaian, serta peningkatan motivasi belajar siswa. Namun demikian, terdapat berbagai tantangan kompleks seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan kompetensi digital guru, kesulitan mengukur aspek afektif dan psikomotorik, serta potensi kecurangan dalam evaluasi daring. Strategi optimalisasi yang dikembangkan mencakup peningkatan kompetensi digital guru, pendekatan blended assessment, pengembangan kreativitas instrumen evaluasi, kolaborasi profesional, dan advokasi kebijakan institusional. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model techno-spiritual dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta rekomendasi praktis bagi guru, kepala sekolah, dan pengambil kebijakan pendidikan dalam mengoptimalkan transformasi digital evaluasi pembelajaran yang berkelanjutan dan merata.
Peningkatan Kompetensi Keluarga Sakinah Melalui Pendampingan Terpadu Berbasis Pendidikan Agama Islam, Anak Usia Dini, Hukum Keluarga, dan Literasi Ekonomi Syariah di Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Hasibuan, Rabitah Hanum; Putra, Wiene Surya; Ningsih, Arie Dwi; Salim, Agus; Iqbal, Muhammad; Munthe, Safaruddin
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1920

Abstract

Keluarga Sakinah merupakan pondasi utama ketahanan sosial bangsa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya krisis yang ditandai dengan tingginya kasus perceraian, terutama di Kabupaten Deli Serdang, yang mencatat ribuan kasus per tahun, dengan proyeksi mencapai lebih dari 3.700 kasus pada tahun 2025 di Pengadilan Agama Lubuk Pakam. Data ini mengindikasikan bahwa instabilitas keluarga adalah isu kronis yang menuntut intervensi komprehensif. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi Keluarga Sakinah di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang memiliki populasi padat dan menghadapi tekanan sosio-ekonomi yang tinggi. Metode yang digunakan adalah Pendampingan Terpadu berbasis transfer of knowledge melalui workshop, penyuluhan interaktif, dan studi kasus, dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan. Pendekatan ini mengintegrasikan empat pilar inti, yaitu Pendidikan Agama Islam (fondasi moral dan etika), Hukum Keluarga (proteksi legal dan hak), Anak Usia Dini/Parenting (stabilitas psikologis), dan Literasi Ekonomi Syariah (ketahanan finansial). Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, khususnya mengenai pentingnya pencatatan perkawinan (Hukum Keluarga) dan strategi manajemen keuangan mikro berbasis syariah. Model pendampingan yang holistik dan preventif ini terbukti efektif dalam mengatasi akar masalah multidimensi yang menghambat terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Analisis Penyerapan Gairaigo dalam Bahasa Jepang pada Buku Marugoto: Bahasa dan Kebudayaan Jepang A1 Setiadi, Nyoman Darma; Antartika, I Kadek; Adnyani, Kadek Eva Krishna
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1925

Abstract

Penelitian ini menganalisis penyerapan gairaigo dan asal bahasa dari kosakata yang diserap dalam buku Marugoto A1. Metode kualitatif dengan teknik simak dan catat digunakan untuk mengumpulkan 51 data. Berdasarkan teori Kakkenbusshu & Oso (1990), yang diperkuat oleh teori morfologi Koizumi (1993) dan teori fonetik Tsujimura (2014). hasilnya menunjukkan adaptasi tanpa penghilangan mendominasi (46 data), terutama melalui pemanjangan vokal (22 data), perubahan minimal (15 data), dan penggandaan konsonan (9 data). Sementara itu, adaptasi penyingkatan berjumlah 5 data. Bahasa Inggris menjadi asal bahasa utama (47 data), diikuti Bahasa Belanda, Italia, serta Portugis. Proses penyerapan gairaigo lebih mengutamakan penyesuaian bunyi untuk mematuhi kaidah fonotaktik Bahasa Jepang tanpa mengubah makna dasar.